Daftar kapanewon, kemantren, kalurahan dan kelurahan di Daerah Istimewa Yogyakarta

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Peta Lokasi Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta di Indonesia

Berikut daftar kapanewon/kemantren dan kelurahan/kalurahan di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia. Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta terdiri dari 4 kabupaten, 1 kota, 78 kapanewon/kemantren, 46 kelurahan dan 392 kalurahan. Pada tahun 2017, jumlah penduduknya diperkirakan mencapai 3.606.111 jiwa dengan total luas wilayah 3.133,15 km².[1][2]

Pada tahun 2020, terjadi perubahan nomenklatur pembagian administratif di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Pertama, kecamatan yang berada di Kabupaten, menjadi Kapanewon. Kedua, kecamatan yang ada di Kota Yogyakarta, menjadi Kemantren. Ketiga, Camat yang berada di Kabupaten memiliki panggilan baru Panewu dan Sekretaris Camatnya menjadi Panewu Anom. Keempat, Camat yang berada di Kota Yogyakarta memiliki panggilan Mantri Pamong Praja dan Sekretaris Camatnya menjadi Mantri Anom. Kelima, nama Desa menjadi Kalurahan. Keenam, kepala Desa menjadi alurah. Ketujuh, Sekretaris Desa menjadi Carik. Kedelapan, kelurahan yang berada di Kota Yogyakarta tidak berganti nama.[3]

No. Kode
Kemendagri
Kabupaten/Kota Luas Wilayah
(km²)
Penduduk
(jiwa)
2017
Kapanewon/Kemantren Kelurahan Kalurahan
1 34.02 Kab. Bantul 508,13 931.356 17 - 75
2 34.03 Kab. Gunung Kidul 1.431,42 755.977 18 - 144
3 34.01 Kab. Kulon Progo 586,28 445.655 12 1 87
4 34.04 Kab. Sleman 574,82 1.062.861 17 - 86
5 34.71 Kota Yogyakarta 32,5 410.262 14 45 -
TOTAL 3133,15 3.606.111 78 46 392

Kabupaten Bantul[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Bantul memiliki 17 kapanewon dan 75 kalurahan. Pada tahun 2017, jumlah penduduk mencapai 931.356 jiwa yang tersebar di wilayah seluas 508,13 km² dengan tingkat kepadatan penduduk 1.832 jiwa/km².[1][2]

Daftar kapanewon dan kalurahan di Kabupaten Bantul, adalah sebagai berikut:

Kode
Kemendagri
Kapanewon Jumlah
Kalurahan
Daftar
Kalurahan
34.02.05 Bambanglipuro
ꦧꦩ꧀ꦧꦁꦭꦶꦥꦸꦫ
3
34.02.12 Banguntapan
ꦧꦔꦸꦤ꧀ꦠꦥꦤ꧀
8
34.02.08 Bantul
ꦧꦤ꧀ꦠꦸꦭ
5
34.02.11 Dlingo
ꦢ꧀ꦭꦶꦔ
6
34.02.10 Imogiri
ꦲꦶꦩꦒꦶꦫꦶ
8
34.02.09 Jetis
ꦗꦼꦛꦶꦱ꧀
4
34.02.16 Kasihan
ꦏꦱꦶꦃꦲꦤ꧀
4
34.02.03 Kretek
ꦏꦿꦺꦠꦺꦏ꧀
5
34.02.07 Pajangan
ꦥꦗꦁꦔꦤ꧀
3
34.02.06 Pandak
ꦥꦤ꧀ꦝꦏ꧀
4
34.02.14 Piyungan
ꦥꦶꦪꦸꦁꦔꦤ꧀
3
34.02.13 Pleret
ꦥ꧀ꦭꦺꦫꦺꦠ꧀
5
34.02.04 Pundong
ꦥꦸꦤ꧀ꦝꦺꦴꦁ
3
34.02.02 Sanden
ꦱꦤ꧀ꦢꦺꦤ꧀
4
34.02.17 Sedayu
ꦱꦼꦢꦪꦸ
4
34.02.15 Sewon
ꦱꦺꦮꦺꦴꦤ꧀
4
34.02.01 Srandakan
ꦱꦿꦤ꧀ꦢꦏꦤ꧀
2
TOTAL 75

Kabupaten Gunung Kidul[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Gunungkidul memiliki 18 kapanewon dan 144 kalurahan. Pada tahun 2017, jumlah penduduk mencapai 755.977 jiwa yang tersebar di wilayah seluas 1.431,42 km² dengan tingkat kepadatan penduduk 528 jiwa/km².[1][2]

Daftar kapanewon dan kalurahan di Kabupaten Gunungkidul, adalah sebagai berikut:

Kode
Kemendagri
Kapanewon Jumlah
Kalurahan
Daftar
Kalurahan
34.03.14 Gedangsari 7
34.03.16 Girisubo 8
34.03.09 Karangmojo 9
34.03.13 Ngawen 6
34.03.02 Nglipar 7
34.03.05 Paliyan 7
34.03.06 Panggang 6
34.03.04 Patuk 11
34.03.03 Playen 13
34.03.10 Ponjong 11
34.03.18 Purwosari 5
34.03.11 Rongkop 8
34.03.15 Saptosari 7
34.03.08 Semanu 5
34.03.12 Semin 10
34.03.17 Tanjungsari 5
34.03.07 Tepus 5
34.03.01 Wonosari 14
TOTAL 144

Kabupaten Kulon Progo[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Kulon Progo memiliki 12 kapanewon, 1 Kelurahan, dan 87 kalurahan. Pada tahun 2017, jumlah penduduk mencapai 445.655 jiwa yang tersebar di wilayah seluas 586,28 km² dengan tingkat kepadatan penduduk 760 jiwa/km².[1][2]

Daftar kapanewon dan kalurahan/kelurahan di Kabupaten Kulon Progo, adalah sebagai berikut:

Kode
Kemendagri
Kapanewon Jumlah
Kelurahan
Jumlah
Kalurahan
Daftar
Kalurahan
34.01.04 Galur
ꦒꦭꦸꦂ
7
34.01.09 Girimulyo
ꦒꦶꦫꦶꦩꦸꦭ꧀ꦪ
4
34.01.12 Kalibawang
ꦏꦭꦶꦧꦮꦁ
4
34.01.08 Kokap
ꦏꦺꦴꦏꦥ꧀
5
34.01.05 Lendah
ꦊꦤ꧀ꦝꦃ
6
34.01.10 Nanggulan
ꦤꦁꦒꦸꦭ꧀ꦭꦤ꧀
6
34.01.03 Panjatan
ꦥꦤ꧀ꦗꦠ꧀ꦠꦤ
11
34.01.07 Pengasih
ꦥꦁꦔꦱꦶꦃ
7
34.01.11 Samigaluh
ꦱꦩꦶꦒꦭꦸꦃ
7
34.01.06 Sentolo
ꦱꦼꦤ꧀ꦠꦭ
8
34.01.01 Temon
ꦠꦼꦩꦺꦴꦤ꧀
15
34.01.02 Wates
ꦮꦠꦼꦱ꧀
1 7
TOTAL 1 87

Kabupaten Sleman[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Sleman memiliki 17 kapanewon dan 86 kalurahan. Pada tahun 2017, jumlah penduduk mencapai 1.062.861 jiwa yang tersebar di wilayah seluas 574,82 km² dengan tingkat kepadatan penduduk 1.849 jiwa/km².[1][2]

Daftar kapanewon dan kalurahan di Kabupaten Sleman, adalah sebagai berikut:

Kode
Kemendagri
Kapanewon Jumlah
Kalurahan
Daftar
Kalurahan
34.04.08 Berbah
ꦧꦼꦂꦧꦃ
4
34.04.17 Cangkringan
ꦕꦁꦏꦿꦶꦁꦔꦤ꧀
5
34.04.07 Depok
ꦝꦺꦥꦺꦴꦏ꧀
3
34.04.01 Gamping
ꦒꦩ꧀ꦥꦶꦁ
5
34.04.02 Godean
ꦒꦺꦴꦝꦺꦪꦤ꧀
7
34.04.10 Kalasan
ꦏꦭꦱꦤ꧀
4
34.04.04 Minggir
ꦩꦶꦁꦒꦶꦂ
5
34.04.06 Mlati
ꦩ꧀ꦭꦛꦶ
5
34.04.03 Moyudan
ꦩꦪꦸꦢꦤ꧀
4
34.04.12 Ngaglik
ꦔꦒ꧀ꦭꦶꦒ꧀
6
34.04.11 Ngemplak
ꦔꦼꦩ꧀ꦥ꧀ꦭꦏ꧀
5
34.04.16 Pakem
ꦥꦏꦼꦩ꧀
5
34.04.09 Prambanan
ꦥꦿꦩ꧀ꦧꦤꦤ꧀
6
34.04.05 Seyegan
ꦱꦺꦪꦺꦒꦤ꧀
5
34.04.13 Sleman
ꦱ꧀ꦭꦺꦩꦤ꧀
5
34.04.14 Tempel
ꦠꦺꦩ꧀ꦥꦺꦭ꧀
8
34.04.15 Turi
ꦠꦸꦫꦶ
4
TOTAL 86

Kota Yogyakarta[sunting | sunting sumber]

Kota Yogyakarta memiliki 14 Kemantren dan 45 Kelurahan. Pada tahun 2017, jumlah penduduk mencapai 410.262 jiwa yang tersebar di wilayah seluas 32,50 km² dengan tingkat kepadatan penduduk 12.623 jiwa/km².[1][2]

Daftar kecamatan dan kelurahan di Kota Yogyakarta, adalah sebagai berikut:

Kode
Kemendagri
Kemantren Jumlah
Kelurahan
Daftar
Kelurahan
34.71.04 Danurejan
ꦢꦤꦸꦸꦉꦗꦤ꧀
3
34.71.05 Gedongtengen
ꦒꦼꦝꦺꦴꦁꦠꦼꦔꦼꦤ꧀
2
34.71.03 Gondokusuman
ꦒꦤ꧀ꦢꦏꦸꦱꦸꦩꦤ꧀
5
34.71.10 Gondomanan

ꦒꦤ꧀ꦢꦩꦤꦤ꧀

2
34.71.02 Jetis

ꦗꦼꦛꦶꦱ꧀

3
34.71.14 Kotagede

ꦏꦸꦛꦒꦼꦝꦺ

3
34.71.09 Kraton

ꦏꦫꦠꦺꦴꦤ꧀

3
34.71.08 Mantrijeron

ꦩꦤ꧀ꦠꦿꦶꦗꦼꦫꦺꦴꦤ꧀

3
34.71.12 Mergangsan

ꦩꦼꦂꦒꦁꦱꦤ꧀

3
34.71.06 Ngampilan

ꦔꦩ꧀ꦥꦶꦭ꧀ꦭꦤ꧀

2
34.71.11 Pakualaman

ꦦꦏꦸꦄꦭꦩ꧀ꦩꦤ꧀

2
34.71.01 Tegalrejo

ꦠꦼꦒꦭ꧀ꦉꦗ

4
34.71.13 Umbulharjo

ꦲꦸꦩ꧀ꦧꦸꦭ꧀ꦲꦂꦗ

7
34.71.07 Wirobrajan

ꦮꦶꦫꦧꦿꦗꦤ꧀

3
TOTAL 45

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c d e f "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari versi asli tanggal 29 Desember 2018. Diakses tanggal 3 Oktober 2019. 
  2. ^ a b c d e f "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 72 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Permendagri nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 25 Oktober 2019. Diakses tanggal 15 Januari 2020. 
  3. ^ Nur Rohmi Aida. Sari Hardiyanto, ed. "Saat Kecamatan di DIY Disebut dengan Kapanewon di 2020... Halaman all". KOMPAS.com. Kompas Cyber Media. Diakses tanggal 2019-12-03. 

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]