Daftar kecamatan dan kelurahan di Sulawesi Tengah

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Peta Lokasi Provinsi Sulawesi Tengah di Indonesia

Berikut adalah daftar kecamatan dan kelurahan di Provinsi Sulawesi Tengah, Indonesia. Provinsi Sulawesi Tengah terdiri dari 12 kabupaten, 1 kota madya, 175 kecamatan, 175 kelurahan dan 1.842 desa. Pada tahun 2017, jumlah penduduknya diperkirakan mencapai 2.879.702 jiwa dengan total luas wilayah 61.841,29 km².[1]

No. Kode
Kemendagri
Kabupaten/Kota Luas Wilayah
(km2)
Penduduk
(jiwa)
2017
Kecamatan Kelurahan Desa
1 72.01 Kab. Banggai 9.672,70 359.495 23 46 291
2 72.07 Kab. Banggai Kepulauan 2.488,79 117.526 12 3 141
3 72.11 Kab. Banggai Laut 725,67 63.127 7 3 63
4 72.05 Kab. Buol 4.043,57 132.786 11 7 108
5 72.03 Kab. Donggala 4.275,08 293.470 16 9 158
6 72.06 Kab. Morowali 3.037,04 129.814 9 7 126
7 72.12 Kab. Morowali Utara 10.004,28 117.164 10 3 122
8 72.08 Kab. Parigi Moutong 5.089,91 444.513 23 5 278
9 72.02 Kab. Poso 7.112,25 243.025 19 28 142
10 72.10 Kab. Sigi 5.196,02 247.057 15 - 176
11 72.09 Kab. Tojo Una-Una 5.721,15 155.885 12 12 134
12 72.04 Kab. Tolitoli 4.079,77 211.973 10 6 103
13 72,71 Kota Palu 395,06 363.867 8 46 -
TOTAL 61.841,29 2.879.702 175 175 1842

Kabupaten Banggai[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Banggai terdiri dari 23 Kecamatan, 46 Kelurahan dan 291 Desa dengan luas wilayah 9.672,70 km² dan jumlah penduduk sebesar 359.495 jiwa dengan sebaran penduduk 37 jiwa/km².[2]

Kabupaten Banggai Kepulauan[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Banggai Kepulauan terdiri dari 12 Kecamatan, 3 Kelurahan dan 141 Desa dengan luas wilayah 2.488,79 km² dan jumlah penduduk sebesar 117.526 jiwa dengan sebaran penduduk 47 jiwa/km².[2]

Kabupaten Banggai Laut[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Banggai Laut terdiri dari 7 Kecamatan, 3 Kelurahan dan 63 Desa dengan luas wilayah 725,67 km² dan jumlah penduduk sebesar 63.127 jiwa dengan sebaran penduduk 87 jiwa/km².[2]

Kabupaten Buol[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Buol terdiri dari 11 kecamatan, 7 kelurahan dan 108 desa. Pada tahun 2017, luas wilayahnya mencapai 4.043,57 km² dan jumlah penduduk sebesar 132.786 jiwa dengan sebaran penduduk 33 jiwa/km².[2]

Kabupaten Donggala[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Donggala terdiri dari 16 Kecamatan, 9 Kelurahan dan 158 Desa dengan luas wilayah 4.275,08 km² dan jumlah penduduk sebesar 293.470 jiwa dengan sebaran penduduk 68 jiwa/km².[2]

Kabupaten Morowali[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Morowali terdiri dari 9 Kecamatan, 7 Kelurahan dan 126 Desa dengan luas wilayah 3.037,04 km² dan jumlah penduduk sebesar 129.814 jiwa dengan sebaran penduduk 43 jiwa/km².[2]

Kabupaten Morowali Utara[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Morowali Utara terdiri dari 10 Kecamatan, 3 Kelurahan dan 122 Desa dengan luas wilayah 10.004,28 km² dan jumlah penduduk sebesar 117.164 jiwa dengan sebaran penduduk 12 jiwa/km².[2]

Kabupaten Parigi Moutong[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Parigi Moutong terdiri dari 23 Kecamatan, 5 Kelurahan dan 278 Desa dengan luas wilayah 5.089,91 km² dan jumlah penduduk sebesar 444.513 jiwa dengan sebaran penduduk 87 jiwa/km².[2]

Kabupaten Poso[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Poso terdiri dari 19 kecamatan, 28 Kelurahan dan 142 Desa dengan luas wilayah 7.112,25 km² dan jumlah penduduk sebesar 243.025 jiwa (2017) dengan sebaran penduduk 34 jiwa/km².[2] Pada tahun 1999, melalui Undang-Undang Nomor 51 Tahun 1999, 8 kecamatan di bagian tenggara Poso membentuk kabupaten baru dengan nama Morowali. Pada tahun 2003, Kementerian Dalam Negeri mengesahkan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2003 tentang pelepasan 8 kecamatan untuk pembentukan kabupaten Tojo Una-Una.[3]

Pada bulan Oktober 2004, kecamatan Poso Pesisir dimekarkan menjadi tiga kecamatan: Poso Pesisir, Poso Pesisir Utara, dan Poso Pesisir Selatan.[4] Kecamatan Lore Barat dimekarkan dari Lore Selatan melalui Peraturan Daerah Nomor 3 pada bulan Februari 2006.

Setahun kemudian, bulan Agustus 2007, Pemerintah Daerah Kabupaten Poso kembali melakukan pemekaran di tingkat kecamatan. Kecamatan Lore Utara —yang saat itu terdiri dari 16 desa— dimekarkan menjadi kecamatan Lore Timur dan Lore Peore, masing-masing melalui Peraturan Daerah Nomor 3 dan 4 tahun 2007.

Kabupaten Sigi[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Sigi terdiri dari 15 Kecamatan dan 176 Desa dengan luas wilayah 5.196,02 km² dan jumlah penduduk sebesar 247.057 jiwa dengan sebaran penduduk 47 jiwa/km².[2]

Kabupaten Tojo Una-Una[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Tojo Una-Una terdiri dari 12 Kecamatan, 12 Kelurahan dan 134 Desa dengan luas wilayah 5.721,15 km² dan jumlah penduduk sebesar 155.885 jiwa dengan sebaran penduduk 27 jiwa/km².[2]

Kabupaten Toli Toli[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Toli Toli terdiri dari 10 Kecamatan, 6 Kelurahan dan 103 Desa dengan luas wilayah 4.079,77 km² dan jumlah penduduk sebesar 211.973 jiwa dengan sebaran penduduk 52 jiwa/km².[2]

Kota Palu[sunting | sunting sumber]

Kota Palu terdiri dari 8 Kecamatan dan 46 Kelurahan dengan luas wilayah 395,06 km² dan jumlah penduduk sebesar 363.867 jiwa dengan sebaran penduduk 921 jiwa/km².[2]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diakses tanggal 5 Desember 2018. 
  2. ^ a b c d e f g h i j k l m "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diakses tanggal 5 Desember 2018. 
  3. ^ Brown, Tajima & Hadi 2005, hlm. 40-41.
  4. ^ Brown, Tajima & Hadi 2005, hlm. 40-42.

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]