Panjatan, Kulon Progo

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Panjatan
Negara Indonesia
ProvinsiDaerah Istimewa Yogyakarta
KabupatenKulon Progo
Pemerintahan
 • CamatSapto Wardoyo, SE
Luas44,56 jiwa/km²
Jumlah penduduk3.9003 jiwa(2016)

Panjatan adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Kulon Progo, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia.

Geografis[sunting | sunting sumber]

Luas Wilayah: 4.459 Ha atau 44,59 Km2 atau 7,61 % dari wilayah Kabupaten Kulon Progo. Kecamatan Panjatan merupakan salah satu kecamatan dari 12 kecamatan di wilayah Kabupaten Kulon Progo, yang terletak di sebelah selatan Kabupaten Kulon Progo. Dengan Batas wilayah: Timur: Kecamatan Galur dan Kecamatan Lendah Kabupaten Kulon Progo Utara: Kecamatan Pengasih dan Kecamatan Wates Barat: Kecamatan Wates Selatan: Samudra Hindia Belanda

Pembagian Administratif Desa[sunting | sunting sumber]

BUGEL 10 20 41 KANOMAN 6 12 25 DEPOK 11 22 44 BOJONG 11 22 44 TAYUBAN 7 14 28 GOTAKAN 8 16 32 PANJATAN 5 10 20 CERME 10 20 40 KREMBANGAN 12 24 48 JUMLAH 100 200 402
DESA Jumlah Dukuh RW RT
GARONGAN 9 18 36
PLERET

11 22 44

Potensi Wilayah[sunting | sunting sumber]

1. Ekonomi

Wilayah Panjatan merupakan wilayah bagian selatan Kulon Progo memiliki potensi ekonomi wilayah sebagai berikut:

  • Potensi ekonomi yang cukup menonjol adalah sentra produksi pertanian dan holtikultura. Kusus produksi cabe di sepanjang pesisir di desa Bugel, Desa Pleret dan desa Garongan. Bididaya kelapa bojong bulat dan kelapa kopyor di Bojong dan Garongan. Selama ini pemesaran cabe telah dilakukan dengan sistem lelang cabe yang dikoordinasikan oleh Asosiasi Pasar Tani (ASPARTAN). Bojong bulat telah mendapatkan pengakuan dari pemerintah dan masyarakat lokal dan regional.
  • Potensi produksi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMK) yang bergerak di bidang: makanan/mimunan, kerajinan enceng gondok, mebel dan pupuk organik dll.
  • Potensi produski perikanan tangkap di pantai Bugel dan sekitarnya

2. Budaya Merupakan wilayah kecamatan yang memiliki potensi budaya seni yang cukup beragam. Memiliki desa yang berstatus desa budaya, yaitu Desa Bugel dan Rintisan Desa Budaya Tayuban. Berikut ini data potensi budaya yang dimiliki: DATA POTENSI BUDAYA KECAMATAN PANJATAN

DESA SENI PERTUNJUKAN APACARA ADAT LAINNYA Garongan 4 3 - Pleret 6 1 2 Bugel 11 3 2 Kanoman 6 3 2 Depok 6 2 2 Bojong 10 1 7 Tayuban 6 3 12 Gotakan 4 3 - Panjatan 7 1 4 Cerme 7 4 - Krembangan 5 1 - JUMLAH 72 25

3. Wisata Merupakan wilayah selatan Kabupaten Kulon Progo yang memiliki wisata pantai Bugel dan Wisata Edukasi Goa Kebon. Wisata pantai Bugel merupakan wilayah pantai Selatan Jawa yang dalam arah pengembangan. Memiliki pemandangan yang indah dan ditopang oleh lingkungan wilayah agro pantai. Wisata Edukasi Goa Kebon merupakan tempat wisata bagi para pelajar dan umum khusunya bagi yang akan mengedukasi anak didik dan masyarakat dalam memahami proses alam munculnya goa stalagtit dan stalagmit.

4. Sosial Merupakan wilayah yang masih memiliki semangat gotong royong warga yang cukup tinggi sebagai local wisdom masyarakat pedesaan. Sehingga program pembangunan banyak yang berlangsung karena gotong royong warga dan swadaya masyarakat.

5. Pertambangan Merupakan wilayah yang memiliki potensi tambang biji besi terbaik daerah pesisir desa Garongan, Pleret dan Bugel. Sehingga dlam kebijakan RTRW sebagai kawasan pertambangan.

Referensi[sunting | sunting sumber]