Lompat ke isi

Glagah, Temon, Kulon Progo

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Glagah
Negara Indonesia
ProvinsiDaerah Istimewa Yogyakarta
KabupatenKulon Progo
KecamatanTemon
Kode Kemendagri34.01.01.2004 Suntingan nilai di Wikidata
Peta
Peta
Peta
Peta
Koordinat:

Glagah adalah kalurahan di kapanewon Temon, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia.

Glagah cukup terkenal sebagai tempat wisata di Kulon Progo.

Sejarah Desa

Pada tahun 600 M Glagah  sudah ada penghuninya  terbukti  di wilayah  Glagah ada peninggalan  Purbakala  yang terletak  di Pedukuhan  Sidorejo  atau dulu disebut  Sios.Sebelum  tahun  1987 Glagah  merupakan  daerah  Kademangan  dibawah Pemerintahan   Pakualaman,   Demang   terakhir  yang  berkuasa   adalah  Nurjahit, sampai tahun  1987.[1]

Pada tahun  1988 KGPAA  Paku Alam V dari makam  Giri Gonda  (Makam  Raja- Raja  Pakualaman)  menuju   Keselatan   melewati   rawa  naik  Perahu   sampai  di sebuah Kademangan,  yang dipenuhi  tanaman  Pohon  Glagah. Oleh  sebab   itu  Kademangan   tersebut   diberi  nama   Kademangan   Glagah   dan system Pemerintahanpun   diubah  menjadi  sebuah Pemerintahan  Kalurahan, Karena  melihat  sebuah  rawa  yang  tak  pemah  SAT  (air tuntas)  sehingga  beliau mengumpulkan    Warga  untuk  membuat   Saluran  menuju   laut,  hal  tersebut  bisa terlaksana,  sehingga  rawa tersebut  menjadi  area sawah yang sangat  subur.  Disamping   itu  KGPAA   Paku  Alam  V  juga   membuat   sebuah   Pasanggrahan, sesuai  dengan  Prasasti  yang  terpasang   didepan  Bangunan  menunjukkan   angka tahun    1988,   sampai   saat   ini   bangunan   tersebut   menjadi   bangunan    Cagar Budaya.[2]

B. Sejarah Pemerintahan Desa Glagah

Pada tahun  1912 Desa Glagah masih dibagi menjadi 2 Kalurahan :

  1. Kelurahan Kretek mencakup  Wilayah
  • Pedukuhan Macanan
  • Pedukuhan Kretyek
  • Pedukuhan Sios (Sidorejo)
  • Pedukuhan Bapangan
  • Pedukuhan Kepek

Dipimpin  Lurah  R.Sutorejo.

  1. Kelurahan Glagah mencakup  wilayah  :
  • Pedukuhan Bebekan
  • Pedukuhan Logede
  • Pedukuhan Sangkretan
  • Pedukuhan Glagah

Dipimpin  Lurah R. Kariyo  Pawiro.

Pada tahun  1935 dua Desa tersebut  oleh beliau  KGPAA  Paku Alam V dijadikan satu menjadi  Desa Glagah,  dipimpin  seorang lurah benama  R. Sutorejo. Tahun  1942 Lurah Desa  R.Sutorejo  meninggal  dunia, digantikan  oleh R.M Joyo Sumarto  (Carik Desa) sampai dengan tahun  1947.

Tahun  1947 Desa  Glagah  dijadikan  Daerah  Otonom  dibawah  pimpinan  Lurah R.Ngb.  Prapto  diharjo,   karena  Desa  belum  memiliki   Kantor  dan  Balai  Desa sehingga  pelayanan  administrasi  dilaksanakan  di rumah kediaman  Lurah Desa. Pada tahun  1979 Desa Glagah  baru bisa membuat  sebuah Kantor Desa, sehingga pelayanan   administrasi   pindah   di  Kantor  Desa,  tahun   1982  Pemerintah   Desa membangun    Sebuah   Gedung   Balai   Desa   dengan   biaya   Inpres   Bandes   dan Swadaya masyarakat yang dilengkapi dengan  Gedung PKK dan Gedung LPMD. Pada tahun  1987 Lurah  Desa mengundurkan   diri sehingga  Pemerintahan  dijabat oleh Kepala Urusan Pembangunan  Bapak M.Ngb.Doelah  Soepangat.[3]

Tahun    1989   sampai   tahun    1997   Lurah   Desa   dljabat   oleh   Edi   Sujanto berdasarkan  UU No.5 tahun  1974, Pembangunan  yang dilaksanakan  antara lain :[4]

  1. Membangun Saluran Drainase tersier Gendong (APBD I)
  2. Penataan Kawasan Pantai
  3. Bangket Jalan dana lnpres Bandes dan Swadaya
  4. Rehab Kantor Desa Dana Inpres Bandes dan Swadaya
  5. Membangun Mushola  dana Swadaya dan APPKD
  6. UED-SP bantuan  dari APBD I
  7. Gedung TK Melati II dengan dana Sawadaya dan APPKD.

Tahun  1997-1999  Kepala  Desa  dijabat  oleh  Sekretaris  Desa, Suprapto  adapun Pembangunan  yang dilaksanakan  antara lain :[5]

  1. Rehab Gedung Balai Desa dengan dana APPKD  dan Swadaya
  2. Polindes (Poliklinik  Desa) dana APBD dan APPKD
  3. PDMDKE dengan  dana APBN
  4. Sertifikasi Tanah secara Masal biaya Swadaya
  5. Bangket sungai  Serang dana APBD I
  6. Sumur pompa dan Saluran Irigasi dana PKK dan Swadaya.

Tahun 1999-2004  Kepala Desa dijabat  oleh  Sukidjo, SH.  Pembangunan   yang dilaksanakan  antara lain:[6]

  1. Rehabilitasi Kantor Desa dana APBDesa
  2. Mushola Kantor Desa dengan dana APBDesa.
  3. Rumah Penjaga malam dana APBDesa.
  4. Pengerasan Jalan Macanan  Kepek dengan dana PPK dan Swadaya.
  5. Jaringan SUTET dengan  dana APBN
  6. Pembelian Tanah Kas Desa dengan Dana APBDesa.

Tahun 2004-2007 Kepala Desa dijabat Sekretaris Desa, Suprapto, Pembangunan  yang dilaksanakan  antara lain :[7]

  1. Pasang Keramik Balai Desa dana Swadaya
  2. Pembangunan Bendung  Gerak sejumlah  3 (tiga) dana APBDesa
  3. Pengaspalan Jalan Kepek-Ngringgit  dana PPK dan Swadaya.
  4. Rehabilitasi TK Melati II dana PPK  dan Swadaya.
  5. Pengerasan Jalan Pedukuhan  Sangkretan  dana PPK dan Swadaya.
  6. Pembelian Tanah  untuk  Kas  Desa  berupa  Sawah dan  Pekarangan dana APBDesa.

Tahun 2007-2013 Kepala Desa dijabat oleh Supiyono adapun. Pembangunan  yang dilaksanakan  antara lain:[8]

  1. Puskesmas Pembantu  dana APBD I
  2. Pembangunan Dermaga  Wisata dana APBN
  3. Saluran tersier Pedukuhan Glagah dana APBN
  4. Pendirian LKM dana APBD II
  5. Rehabilitasi Pintu Balai Desa dana APBDesa
  6. Rehabilitasi Teras Balai Desa dana APBDesa
  7. Rehabilitasi Tempat  Sepeda dana APBDesa
  8. Rehabilitasi Kios Desa dana APBDesa
  9. Pembangunan Kios Desa dana Bantuan  Pemerintah  Daerah (CD)
  10. Pembuatan Jalan Cor Blok dana Bantuan  Pemerintah  Daerah (CD)

Tahun 2013-2019 Kepala Desa dijabat oleh Agus Parmono adapun. Pembangunan  yang dilaksanakan  antara lain:[9]

  1. Pembangunan Rabat Beton Jalan Pemukiman
  2. Pembangunan Rabat Beton Jalan Sawah
  3. Pembangunan Bangket Jalan
  4. Pembangunan Talud
  5. Pembangunan Irigasi/Drainase
  6. Pembangunan Gedung TK Melati II
  7. Pembuatan Jalan Gonjo
  8. Pembangunan Pagar Makam

Tahun 2019-2021 Kepala Desa dijabat oleh Murdiyono, S.IP adapun. Pembangunan  yang dilaksanakan  antara lain:[10]

  1. Pembangunan Rabat Beton Jalan Pemukiman
  2. Pembangunan Rabat Beton Jalan Sawah
  3. Pembangunan Bangket Jalan
  4. Pembangunan Talud
  5. Pembangunan Irigasi/Drainase
  6. Pembangunan Kantor Kalurahan
  7. Pembuatan Jalan Gonjo

Tahun 2021-2029 Kepala Desa dijabat oleh Sigit Pramono adapun. Pembangunan  yang dilaksanakan  antara lain :[11]

  1. Beteng relokasi di sebelah utara Jelontoro
  2. Beteng relokasi di sebelah timur
  3. Penerangan RTH Relokasi
  4. Rabat Beton Jalan Gonjo s/d Jalan Sawah
  5. Bangket dan corblok terbis / Gonjo – Jalan Sawah
  6. Jalan Gonjo
  7. Rabat Beton Jalan Diponegoro dari Macanan sampai Sidorejo
  8. Rabat jalan sebelah barat makam Sowangsan
  9. Listrik Pertanian
  10. Perbaikan jalan rabat beton Bebekan
  11. Pagar makam Megontoro
  12. Rabat beton mushola – batas Sangkretan
  13. Pagar makam Rejo Winartan
  14. Bendung gerak
  15. Bangket Ledeng
  16. Pembangunan corblok JUT / tanggul sisi selatan ledeng
  17. Pembangunan talut saluran drainase ledeng
  18. Rabat beton Sidorejo
  19. Aspal jalan Diponegoro


  1. "Sejarah Desa". Kalurahan GLAGAH (dalam bahasa Indonesia). Diakses tanggal 2025-11-24. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  2. "Sejarah Desa". Kalurahan GLAGAH (dalam bahasa Indonesia). Diakses tanggal 2025-11-24. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  3. "Sejarah Desa". Kalurahan GLAGAH (dalam bahasa Indonesia). Diakses tanggal 2025-11-24. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  4. "Sejarah Desa". Kalurahan GLAGAH (dalam bahasa Indonesia). Diakses tanggal 2025-11-24. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  5. "Sejarah Desa". Kalurahan GLAGAH (dalam bahasa Indonesia). Diakses tanggal 2025-11-24. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  6. "Sejarah Desa". Kalurahan GLAGAH (dalam bahasa Indonesia). Diakses tanggal 2025-11-24. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  7. "Sejarah Desa". Kalurahan GLAGAH (dalam bahasa Indonesia). Diakses tanggal 2025-11-24. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  8. "Sejarah Desa". Kalurahan GLAGAH (dalam bahasa Indonesia). Diakses tanggal 2025-11-24. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  9. "Sejarah Desa". Kalurahan GLAGAH (dalam bahasa Indonesia). Diakses tanggal 2025-11-24. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  10. "Sejarah Desa". Kalurahan GLAGAH (dalam bahasa Indonesia). Diakses tanggal 2025-11-24. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  11. "Sejarah Desa". Kalurahan GLAGAH (dalam bahasa Indonesia). Diakses tanggal 2025-11-24. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)