Temon, Kulon Progo

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Temon
Kecamatan
Negara  Indonesia
Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
Kabupaten Kulon Progo
Pemerintahan
 • Camat Djaka Prasetya, SH
Luas 36,30 km²
Jumlah penduduk 24.471 Jiwa (Tahun 2010)
Kepadatan 674 jiwa/km²
Desa/kelurahan 15

Temon adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Kulon Progo, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia. Kecamatan ini merupakan pintu masuk sebelah barat dari Daerah Istimewa Yogyakarta di jalur selatan Jawa, berbatasan dengan Kabupaten Purworejo di Jawa Tengah. Bandar Udara Nyi Ageng Serang terletak di kecamatan ini. Ibu kota Kecamatan Temon berada di Desa Temon Kulon yang berjarak sekitar 11 Km dari ibu kota Kabupaten Kulon Progo melalui pertigaan Triharjo.

Batas wilayah[sunting | sunting sumber]

Batas-batas wilayahnya adalah sebagai berikut:

Utara Kecamatan Kokap
Selatan Samudera Hindia
Barat Provinsi Jawa Tengah
Timur Kecamatan Wates dan Kecamatan Pengasih

Desa/kelurahan[sunting | sunting sumber]

  1. Demen
  2. Glagah
  3. Jangkaran
  4. Janten
  5. Kalidengen
  6. Kaligintung
  7. Karangwuluh
  8. Kebonrejo
  9. Kedundang
  10. Kulur
  11. Palihan
  12. Plumbon
  13. Sindutan
  14. Temon Kulon
  15. Temon Wetan

Pendidikan[sunting | sunting sumber]

Berikut nama-nama sekolah menengah di Kecamatan Temon:

  1. SMA Negeri 1 Temon
  2. SMK Negeri 1 Temon
  3. SMK Ma'arif 1 Temon
  4. SMK Ma'arif 2 Temon
  5. SMK Muhammadiyah Temon
  6. SMP Negeri 1 Temon
  7. SMP Negeri 2 Temon
  8. SMP Muhammdiyah Temon

Pariwisata[sunting | sunting sumber]

1. Pantai

Terdapat lima objek wisata pantai di Kecamatan Temon yang berdekatan yaitu Pantai Glagah beserta laguna Trisik di Desa Glagah dan merupakan salah satu wisata andalan Kabupaten Kulon Progo[1]. Kemudian Pantai Congot, Pantai Pasirkalidangu serta Pantai Api-api yang terletak di Desa Jangkaran. Terakhir adalah Pantai Sindutan di Desa Sindutan. Kelima pantai tersebut memiliki ombak besar dan bibir pantai yang panjang dengan pasirnya yang hitam berkilat.

2. Hutan Mangrove

Hutan Mangrove di Kecamatan Temon berada di Desa Desa Jangkaran yang berada di tepian Sungai Pasir sesaat bermuara ke Sungai Bogowonto. Terdapat tiga titik hutan mangrove yang dijadikan objek wisata yaitu Mangrove Wana Tirta[2], Mangrove Jembatan Api-api dan Mangrove Pasirkalidagu. Mangrove dilengkapi dengan jalur dan jembatan yang dibangun dengan bambu. Tiga jembatan diantaranya tersebut juga digunakan untuk menyeberang ke sejumlah pantai di selatan kawasan ini.

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]