Akmal Malik

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Akmal Malik
Penjabat Gubernur Kalimantan Timur
Mulai menjabat
2 Oktober 2023
PresidenJoko Widodo
Sebelum
Pendahulu
Isran Noor
Pengganti
Petahana
Sebelum
Penjabat Gubernur Sulawesi Barat
Masa jabatan
12 Mei 2022 – 12 Mei 2023
PresidenJoko Widodo
Sebelum
Pengganti
Zudan Arif Fakrulloh (penjabat)
Sebelum
Direktur Jenderal Otonomi Daerah
Mulai menjabat
9 September 2019
Pelaksana tugas: 4 Maret – 9 September 2019
Sebelum
Pengganti
Petahana
Sebelum
Informasi pribadi
Lahir16 Maret 1970 (umur 53)
Pulau Punjung, Dharmasraya, Sumatera Barat, Indonesia
Alma materSekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri
Institut Ilmu Pemerintahan
Universitas Indonesia
Universitas Brawijaya
PekerjaanPegawai Negeri Sipil
ProfesiBirokrat
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Bantuan penggunaan templat ini

Dr. Akmal Malik, M.Si. (lahir 16 Maret 1970) merupakan birokrat Indonesia yang menjabat sebagai Direktur Jenderal Otonomi Daerah di Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Akmal pernah menjabat sebagai Penjabat Gubernur Sulawesi Barat periode 2022–2023. Sejak 2 Oktober 2023 ia juga menjadi Penjabat Gubernur Kalimantan Timur.[1]

Pendidikan[sunting | sunting sumber]

Akmal Malik meraih gelar Diploma III dari Sekolah Tinggi Ilmu Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) Jatinangor pada 1993. Ia meraih gelar S-1 Manajemen Pembangunan dari Institut Ilmu Pemerintahan (IIP) Jakarta pada 1996. Ia meraih gelar Magister Sains bidang Perencanaan dan Kebijakan Publik dari Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia pada 2002.[2][3] Ia meraih gelar doktor dalam bidang Administrasi Publik Universitas Brawijaya pada 2021.[4][5][6]

Karier[sunting | sunting sumber]

Akmal Malik sebagai Direktur Jenderal Otonomi Daerah

Akmal Malik saat ini menjabat sebagai Direktur Jenderal Otonomi Daerah pada Kementerian Dalam Negeri terhitung mulai tanggal 9 September 2019 sampai saat ini. Pada 12 Mei 2022 ia juga ditunjuk sebagai Pj. Gubernur Sulawesi Barat sampai 12 Mei 2023 Akmal juga pernah menjabat sebagai Plt. Direktur Jenderal Otonomi Daerah sejak 1 Maret 2019. Sebelumnya, menjabat sebagai Sekretaris Ditjen Otonomi Daerah (2018-2019). Akmal bergabung dengan Kementerian Dalam Negeri khususnya Direktorat Jenderal Otonomi Daerah pada tahun 2014 di Subbag Kepegawaian pada Bagian Perundang-Undangan dan Kepegawaian Setditjen Otonomi Daerah.[7]

Referensi[sunting | sunting sumber]

Jabatan politik
Didahului oleh:
Isran Noor
Penjabat
Gubernur Kalimantan Timur

2023–sekarang
Petahana
Didahului oleh:
Ali Baal Masdar
Penjabat
Gubernur Sulawesi Barat

2022–2023
Diteruskan oleh:
Zudan Arif Fakrulloh (penjabat)