Kabupaten Sikka

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Kabupaten Sikka
Lambang Kabupaten Sikka.png
Lambang Kabupaten Sikka


Moto: -



Lokasi Nusa Tenggara Timur Kabupaten Sikka.svg
Peta lokasi Kabupaten Sikka di Nusa Tenggara Timur
Koordinat: -
Provinsi Nusa Tenggara Timur
Dasar hukum UU nomor 69 tahun 1958
Tanggal peresmian 1 Maret 1958
Ibu kota Maumere
Pemerintahan
-Bupati Drs. Yoseph Ansar Rera[1]
APBD
-DAU Rp. 498.499.639.000.-(2013)[2]
Luas 1.731,9 km2
Populasi
-Total 300.328 jiwa (2010)
-Kepadatan 173,41 jiwa/km2
Demografi
-Kode area telepon 0382
Pembagian administratif
-Kecamatan 21 kecamatan
-Kelurahan 147 desa, 13 kelurahan
Simbol khas daerah
Situs web http://www.sikkakab.go.id/

Kabupaten Sikka adalah sebuah kabupaten yang terletak di provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Ibu kotanya adalah Maumere.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Dahulu Kabupaten Sikka merupakan sebuah Onderafdeling dan kemudian menjadi Swapraja yang dipimpin oleh 12 raja dan ratu secara turun temurun. Yakni sejak pemerintahan Portugis saat dipimpin oleh Raja Don Alesu Ximenes da Silva hingga masa pemerintahan Belanda oleh Raja Andreas Djati da Silva pada tahun 1874. Saat kepemimpinan Raja J. Nong Meak da Silva pada tahun 1902 sistem pemerintahan Swapraja Sikka diubah dengan sistem Desentralisasi. Hingga kemudian berlakunya Undang - undang nomor 69 tahun 1958 tentang pembentukan daerah tingkat I Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur maka pada tanggal 1 Maret 1958, daerah Swapraja Sikka dijadikan Daerah Tingkat II dengan ibukotanya Maumere dengan kepala daerah pertama pada masa itu adalah D. P. C. Ximenes da Silva. Penyelengaraan pemerintahannya di dasarkan atas Undang - undang nomor I tahun 1957 tentang pokok - pokok pemerintahan daerah. Pada tahun 1967 daerah tingkat II Swapraja Sikka di ganti namanya menjadi Kabupaten Sikka dengan kepala daerahnya Laurensius Say[3].

Geografi[sunting | sunting sumber]

Batas wilayah[sunting | sunting sumber]

Batas-batas wilayahnya adalah sebagai berikut:

Utara Laut Flores
Selatan Laut Sawu
Barat Kabupaten Ende
Timur Kabupaten Flores Timur

Daftar kecamatan[sunting | sunting sumber]

Wilayah Kabupaten Sikka dibagi menjadi 21 kecamatan, yaitu:

  1. Paga
  2. Mego
  3. Lela
  4. Bola
  5. Talibura
  6. Waigete
  7. Kewapante
  8. Nelle
  9. Palue
  10. Nitta
  11. Alok
  12. Alok Barat
  13. Alok Timur
  14. Tanawawo
  15. Koting
  16. Kangae
  17. Hewokloang
  18. Doreng
  19. Mapitara
  20. Waiblama
  21. Magepanda

Daftar pemimpin Sikka[sunting | sunting sumber]

Daftar Bupati dan Wakil Bupati Yang Pernah Memimpin Kabupaten Sikka
No. Nama Bupati Wakil Bupati Periode Kepimpinan
1 D. P. C. Ximenes da Silva - 1958 - 1960
2 Paulus Samador da Cunha - 1960 - 1967
3 Laurensius Say - 1967 - 1977
4 Drs. Daniel Woda Palle - 1977 - 1988
5 Drs. A. M. Conterius - 1988 - 1993
6 Alexander Idong - 1993 - 1998
7 Drs. Paulus Moa - 1998 - 2003
8 Drs. Alexander Longginus Drs. Yoseph Ansar Rera 2003 - 2008
9 Drs. Sosimus Mitang Dr. Wera Damianus, M.M 2008 - 2013
10 Drs. Yoseph Ansar Rera Drs. Paulus Nong Susar 2013 - 2018

Penduduk[sunting | sunting sumber]

Desa Konga di Kabupaten Sikka pada tahun 1915

Penduduk Kabupaten Sikka 91% beragama Katolik, mulai tahun 2005 menjadi keuskupan baru, yakni keuskupan Maumere, di bawah Keuskupan Agung Ende. Uskup bernama Mgr. Vincentius "sensi" Poto Kota. Kawasan pesisir utara cukup banyak dihuni oleh warga keturunan etnik Tidung-Bajo, Bugis serta Jawa dan Tionghoa.

Penduduk Kabupaten Sikka tersebar di 21 kecamatan, kawasan berpenduduk padat adalah di kawasan utara yang berbatasan dengan Laut Flores, sedang kawasan selatan yang berbatasan dengan Laut Sawu/Lautan Hindia berpenduduk jarang. Konsentrasi penduduk perkotaan ada di Kota Maumere (Kecamatan Alok/Alok Timur/Alok Barat) dan kawasan Geliting di Kewapante.

Perkantoran[sunting | sunting sumber]

Beberapa perusahaan papan atas skala Nasional yang sudah masuk di Maumere - Flores adalah Adira Finance (Jl Anggrek), Apotek K-24, Lab. Prodia, Apotek Kimia Farma, Batavia Air, Telkomsel, Bank Danamon, Bank BNI 46, Bank Mandiri, Gramedia, Bank Sinarmas dan sisanya lagi adalah perusahaan lokal atau daerah provinsi.

Bencana[sunting | sunting sumber]

Pada 12 Desember 1992 Maumere dilanda gempa dengan kekuatan 6,8 SR yang menyebabkan terjadinya tsunami, mengakibatkan sekitar 2000 penduduk meninggal dunia. Gempa tersebut disebabkan oleh penunjaman Lempeng Eurasia-Lempeng Indo-Australia yang terletak di sisi utara Maumere, yakni di Laut Flores. Korban terbanyak berasal dari penduduk yang tinggal di pulau-pulau di teluk Maumere, seperti Pulau Pemanaa, Pulau Besar dan Pulau Babi.

Transportasi[sunting | sunting sumber]

  • Kota Maumere dapat diakses via udara dari Denpasar (transit dari Jakarta, Yogyakarta, Surabaya dan Makassar), Ende, Kupang dan Labuanbajo. Bandara bernama Wai Otiyang sejak bulan July 2010 telah diganti dengan nama Bandar Udara Frans Seda dengan panjang landasan aspal 2500 meter, dan dapat didarati oleh jenis pesawat Boeing. saat ini terdapat 3 maskapai penerbangan yang melayani mobilitas penduduk antar pulau dan aktivitas ekspor dan impor. transportasi laut pun sangat lancar melalui pelabuhan laut Laurensius Say seperti kapal 5 lantai Bukit Siguntang dll.

Kekayaan Alam[sunting | sunting sumber]

Kawasan ini memiliki potensi kekayaan alam yang cukup beragam, misalnya:

  1. Ikan laut
  2. Jambu mente (organik)
  3. Kakao (organik)
  4. Rumput laut
  5. Kemiri
  6. Asam

Pariwisata[sunting | sunting sumber]

Pantai Magepanda
Flores Wodong Gunung landscape.jpg

Kabupaten Sikka juga memiliki tempat tujuan wisata yang layak untuk dikunjungi, yaitu:

  1. Wisata Selam dan Pantai (Eko-Wisata) di Kojogete, Pulau Pemanaa, Pulau Babi, Pantai Magepanda dan Pantai Paga.
  2. Wisata Lansekap atau Saujana (Eko-Wisata) Gunung Api Egon dan Gunung Kimangbuleng.
  3. Wisata Budaya di gereja antik peninggalan Portugis di Lela, Katedral St. Yosef di Maumere dan regalia peninggalan raja-raja Sikka.

Wisata Kuliner[sunting | sunting sumber]

Beberapa wisata Kuliner yang menjadi andalan Maumere adalah :

  1. Bakso babi - Khas Tana Toraja bisa anda peroleh di sebelah kantor PDAM
  2. Wares 78 - Makanan khas Jawa Timuran, ada bakso goreng, cumi, ikan, tahu, tempe, lodeh dll pedas dan menggugah selera
  3. Warung Anggrek (dikenal warna birunya) dikenal murah, enak, serta lengkap pilihan menu makanan, serta terkenal dengan citarasa masakan khas jawa yang kaya akan bumbu pilihan terbaik. Tersedia pilihan menu nasi ayam,ikan,telurr,rendang,pecel,soto,bakso ,gado gado dan lainnya serta pilihan minuman hot and cool
  4. Warung Bandung - Depan kantor Adira Finance jl Anggrek. Ada terang bulan,Cireng, Es buah, nasgor, Batagor, Siomay dan makanan bandung lainnya
  5. My Bread: Samping lapangan umum dekat kantor pos, ada beragam roti, ice cream, cake dan puding
  6. Amazi : Dekat bank danamon ada burger, steak, friedchicken dan spagetty.
  7. Pasar senja : Dekat sungai, Semua makanan yang hanya disediakan ketika mulai senja sampai malam
  8. Pujasera Samador : Warung malam semua makanan yang disediakan selama 6 jam dari jam 18:00 sampai jam 12 malam
  9. Warung Ta Lepo : Nama Ta Lepo berarti duduk bersila di bawah lantai dan berbanyak. Istilah ini dikenal dengan "lesehan" Dinamakan warung agar bisa lebih mendekatkan diri pada konsumen. Konsep tata exterior dengan ciri khas bali, dihiasi dengan tanaman yang rindang dan sejuk, dikelilingi kolam ikan membuat suasana yang membuat kita betah. Ciri khas Warung Ta Lepo adalah dengan menu masakan khas Bali, lengkap dengan penyajian dan cara makan a la Bali. Anek masakan bumbu Bali, seperti Ayam Betutu, Sate be Pasih, Jukut Ares, Lawar Bali, Berengkes, Sate lilit, Nasi yasa, Jukut urap, Tum Bali dan msih banyak lagi.

Referensi[sunting | sunting sumber]