Lompat ke isi

Kabupaten Karo

Halaman yang dilindungi semi
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Kabupaten Karo
Transkripsi bahasa daerah
  Karoᯂᯒᯨ
Lambang resmi Kabupaten Karo
Motto: 
Pijer podi
(Batak Karo) Gotong royong
Peta
Peta
Kabupaten Karo di Sumatra
Kabupaten Karo
Kabupaten Karo
Peta
Kabupaten Karo di Indonesia
Kabupaten Karo
Kabupaten Karo
Kabupaten Karo (Indonesia)
Koordinat: 3°07′00″N 98°18′00″E / 3.11667°N 98.3°E / 3.11667; 98.3
Negara Indonesia
ProvinsiSumatera Utara
Tanggal berdiri24 November 1956[1]
Dasar hukumUU No. 15 Tahun 2024[1]
Hari jadiMaret 8, 1946; 79 tahun lalu (1946-03-08)
Ibu kotaKabanjahe
Jumlah satuan pemerintahan
Daftar
  • Kecamatan: 17
  • Kelurahan: 10
  • Desa: 259
Pemerintahan
  BupatiAntonius Ginting
  Wakil BupatiKomando Tarigan
  Sekretaris DaerahGelora Kurnia Putra Ginting
  Ketua DPRDIriani Tarigan
Luas
  Total2.206,88 km2 (852,08 sq mi)
Populasi
 (31 Desember 2024)[2]
  Total422.495
  Kepadatan190/km2 (500/sq mi)
Demografi
  Agama
  • 25,91% Islam
  • 0,41% Buddha
  • 0,35% Pemena
  • 0,03% Hindu[3]
  BahasaIndonesia (resmi), Batak (Batak Karo)
  IPMKenaikan 77,49 (2024)
 tinggi [4]
Zona waktuUTC+07:00 (WIB)
Kode BPS
1211 Suntingan nilai di Wikidata
Kode area telepon0628
Pelat kendaraanBK
Kode Kemendagri12.06 Suntingan nilai di Wikidata
APBDRp 1.471.790.000.000,- (2024)[5]
PADRp 124.000.000.000,- (2024)[5]
DAURp 741.308.543.000,- (2024)[6]
DAKRp 280.766.889.000,- (2024)[7]
Situs webkarokab.go.id

Kabupaten Karo (Karo: ᯂᯒᯨ) adalah salah satu kabupaten yang berada di Provinsi Sumatera Utara, Indonesia. Ibu kota kabupaten ini terletak di Kecamatan Kabanjahe.[8][9]

Kabupaten Karo memiliki luas wilayah 2.127,25 km² dan jumlah penduduk pada tahun 2022 sebanyak 412.427 jiwa, dengan kepadatan 194 jiwa/km², dan pada akhir 2024, penduduk Kabupaten Karo sebanyak 422.495 jiwa.[2] Beberapa warga Kabupaten Karo merupakan penganut penghayat kepercayaan Pemena.[3]

Kabupaten Karo berlokasi di Dataran Tinggi Karo, Pegunungan Bukit Barisan. Terletak sejauh 77 km dari Kota Medan, ibu kota Provinsi Sumatera Utara. Wilayah Kabupaten Karo terletak di dataran tinggi dengan ketinggian antara 600 sampai 1.400 meter di atas permukaan laut. Karena berada di ketinggian tersebut, Tanah Karo Simalem, nama lain dari kabupaten ini mempunyai iklim yang sejuk dengan suhu berkisar antara 16-17°C.

Sejarah

Kerajaan Karo

Kabupaten Karo saat ini dulu merupakan bagian dari Kerajaan Haru. Selanjutnya juga pernah ada 5 kebayakan (kerajaan) di Tanah Karo:

  1. Kerajaan Sibayak Lingga (asal mula marga Karokaro Sinulingga)
  2. Kerajaan Sibayak Sarinembah (asal mula marga Sembiring Meliala)
  3. Kerajaan Sibayak Suka (asal mula marga Ginting Suka)
  4. Kerajaan Sibayak Barusjahe (asal mula marga Karokaro, Barus)
  5. Kerajaan Sibayak Kutabuluh (asal mula marga Peranginangin)

Geografi

Perbatasan Kabupaten Karo dengan Kabupaten Deli Serdang.

Batas wilayah

Kabupaten Karo memiliki batas wilayah yaitu sebagai berikut:

UtaraKabupaten Langkat dan Kabupaten Deli Serdang
TimurKabupaten Simalungun dan Kabupaten Samosir
SelatanKabupaten Dairi
BaratKabupaten Aceh Tenggara (Provinsi Aceh)

Secara geografis, Kabupaten Karo terletak pada koordinat 02° 50' sampai 03° 19' Lintang utara dan 97° 55' sampai 98° 38' Bujur timur.[butuh rujukan]

Sungai

Kabupaten Karo yang terletak di ketinggian 1400 meter di atas permukaan laut, merupakan daerah hulu sungai (DHS) bagi sejumlah sungai primer di Provinsi Sumatera Utara. Tidak kurang 50 buah sungai ada di daerah ini. Sebagian besar bermuara ke Selat Malaka atau Pantai Timur sedangkan 1 buah bermuara ke Danau Toba. Sungai-sungai yang bermuara ke Pantai Timur adalah Lau Biang, Lau Bengap, Lau Borus, Lau Gunung dan lain-lain. Sementara sungai yang bermuara ke Danau Toba adalah sungai yang mewujudkan Air Terjun Sipisopiso.[butuh rujukan]

Air Terjun

Kabupaten Karo memiliki keindahan alam yang membuat para wisatawan banyak datang ke Kabupaten Karo. Salah satu penarik wistawan untuk berkunjung adalah wisata alam air terjun. Salah satu air terjun yang banyak dikunjungi para wisatawan adalah Air terjun Sikulikap. Air terjun Sikulikap ini berlokasi di Desa Doulu Tanah Berastagi, Martelu, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara 20357. Lokasinya tepat dibawah daerah penatapan Doulu. Air terjun ini memiliki ketinggian mencapai hingga 30 meter. Dalam bahasa lokal daerah tersebut, Air terjun Sikulikap disebut sebagai Sampuren Sikulikap.[butuh rujukan]

Gunung

Di daerah daratan tinggi Kabupaten Karo dan sepanjang Pegunungan Bukit Barisan terdapat sejumlah puncak atau gunung. Dua di antaranya gunung berapi aktif yaitu: Gunung Sinabung (2412 meter) dan Gunung Sibayak (2172 meter). Selain kedua gunung berapi tersebut, masih terdapat sejumlah gunung lainnya yang tinggi belum diukur seperti Gunung Ketaren, Gunung Barus, Gunung Sibuatan, Gunung Macik, Gunung Sipiso-piso, Gunung Sembah Bala, Gunung Kutu, Gunung Pabo, Gunung Singkut, Gunung Gajah, Gunung Pertekteken dan lainnya.[butuh rujukan]

Danau

Di Kabupaten Karo terdapat dua buah danau yang cukup luas dan terkenal yaitu sebagian Danau Toba (Tongging) dan Danau Lau Kawar yang memiliki luas lebih kurang 200 Ha. Danau Lau Kawar ini diapit oleh alam pegunungan yang dikelilingi hutan tropis. Di tepi Danau Lau Kawar terbentang lahan seluas 3 hektare yang digunakan turis lokal maupun asing untuk berkemah.[butuh rujukan]

Daerah ketinggian

Kabupaten Karo terletak pada ketinggian 140 sampai dengan 1.400 meter di atas permukaan laut dengan perbandingan luas sebagai berikut:[butuh rujukan]

Ketinggian Luas Persentase
140–200 m 9.550 ha 4,49 %
200–500 m 11.373 ha 5,35 %
500-1.000 m 79.215 ha 37,24 %
1.000-1.400 m 112.587 ha 52,92 %

Bila dilihat dari sudut kemiringan atau lereng tanahnya dapat dibedakan sebagai:[butuh rujukan]

Karakter Luas Persentase
Datar 2 % 23.900 ha 11,24 %
Landai 2-5 % 74.919 ha 35,22 %
Miring 15-40 % 41.169 ha 19,35 %
Curam 40 % 72.737 ha 34.19 %

Iklim

Oleh karena letaknya yang dekat dengan garis khatulistiwa, wilayah Kabupaten Karo beriklim tropis dengan tipe iklim (Af). Sebagai akibat dari daerah beriklim tropis, wilayah kabupaten ini mempunyai dua musim, yaitu musim hujan dan musim kemarau. Musim hujan pertama mulai bulan September sampai dengan bulan Januari dan musim kedua pada bulan Maret sampai dengan bulan Mei, sedangkan musim kemarau biasanya berlangsung pada bulan Februari, Juni, dan Juli. Curah hujan tahunan berkisar antara 1000–4000 mm per tahun. Suhu udara rata-rata di Kabupaten karo berkisar antara 17°–20 °C. Tingkat kelembapan nisbi rata-rata adalah ±82%.[10]

Data iklim Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Indonesia
Bulan Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agt Sep Okt Nov Des Tahun
Rata-rata tertinggi °C (°F) 25.2
(77.4)
25.7
(78.3)
25.9
(78.6)
25.8
(78.4)
25.9
(78.6)
25.7
(78.3)
25.4
(77.7)
25.3
(77.5)
24.8
(76.6)
24.5
(76.1)
24.4
(75.9)
24.8
(76.6)
25.28
(77.5)
Rata-rata harian °C (°F) 20.2
(68.4)
20.3
(68.5)
20.6
(69.1)
20.7
(69.3)
20.7
(69.3)
20.4
(68.7)
20.1
(68.2)
20.1
(68.2)
20
(68)
19.9
(67.8)
19.7
(67.5)
20.2
(68.4)
20.24
(68.45)
Rata-rata terendah °C (°F) 15.2
(59.4)
15
(59)
15.3
(59.5)
15.7
(60.3)
15.6
(60.1)
15.2
(59.4)
14.8
(58.6)
14.9
(58.8)
15.3
(59.5)
15.6
(60.1)
15.5
(59.9)
15.5
(59.9)
15.3
(59.54)
Presipitasi mm (inci) 155
(6.1)
128
(5.04)
163
(6.42)
194
(7.64)
178
(7.01)
116
(4.57)
106
(4.17)
146
(5.75)
193
(7.6)
248
(9.76)
255
(10.04)
242
(9.53)
2.124
(83,63)
Rata-rata hari hujan 10 8 10 12 11 8 8 9 12 14 16 14 132
% kelembapan 81 79 80 82 83 80 79 82 83 85 86 84 82
Rata-rata sinar matahari bulanan 195 211 198 196 202 207 205 191 162 160 154 180 2.261
Sumber #1: Climate-Data.org[11]
Sumber #2: BMKG[12] & Weatherbase[13]

Pemerintahan

Bupati dan wakil bupati

Bupati Karo adalah pemimpin tertinggi di lingkungan pemerintah Kabupaten Karo. Bupati Karo bertanggung jawab kepada gubernur Provinsi Sumatera Utara. Saat ini, bupati atau kepala daerah yang menjabat di Kabupaten Karo ialah Antonius Ginting, dengan wakil bupati Komando Tarigan. Mereka menang pada Pemilihan umum Bupati Karo 2024. Antonius Ginting merupakan bupati Karo ke-20 setelah kabupaten ini didirikan, dan pada periode sebelumnya, setelah Cory Sriwaty Sebayang 3,5 tahun menjabat sebagai bupati Karo. Antonius dan Komando dilantik oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, pada 20 Februari 2025 di DKI Jakarta.[14]

No Bupati Mulai jabatan Akhir jabatan Prd. Ket. Wakil Bupati
20 Antonius Ginting 20 Februari 2025 Petahana (2024) Periode 1 Komando Tarigan

Dewan perwakilan

Berikut ini adalah komposisi anggota DPRD Kabupaten Karo dalam tiga periode terakhir.

Partai Politik Jumlah Kursi dalam Periode
2014–2019[15] 2019–2024[16] 2024–2029
PKB 0 Steady 0 Kenaikan 2
Gerindra 6 Penurunan 5 Steady 5
PDI-P 6 Kenaikan 8 Kenaikan 10
Golkar 5 Penurunan 4 Steady 4
NasDem (baru) 1 Kenaikan 4 Kenaikan 5
Gelora (baru) 3
PKS 0 Steady 0 Kenaikan 1
Hanura 4 Steady 4 Penurunan 2
PAN 3 Steady 3 Steady 3
Demokrat 6 Penurunan 3 Kenaikan 4
Perindo (baru) 2 Penurunan 1
PKPI 4 Penurunan 2
Jumlah Anggota 35 Steady 35 Kenaikan 40
Jumlah Partai 8 Kenaikan 9 Kenaikan 11

Kecamatan

Pembagian wilayah kecamatan di Kabupaten Karo.

Sesuai dengan yang tertuang dalam surat keputusan Menteri Dalam Negeri No.118 tahun 1991 dan Surat Keputusan Gubernur KDH Tkt I Provinsi Sumatera Utara No. 138/21/1994 tanggal 21 Mei 1994 tentang data wilayah administrasi pemerintahan di Indonesia dan Sumatera Utara serta Peraturan Daerah Kabupaten Karo No.04 tentang Pembentukan Kecamatan Dolat Rayat, Kecamatan Merdeka, Kecamatan Naman Teran dan Kecamatan Tiganderket serta pemindahan Ibu kota Kecamatan Payung.

Kabupaten Karo terdiri dari 17 kecamatan, 10 kelurahan, dan 259 desa dengan luas wilayah mencapai 2.127,25 km² dan jumlah penduduk sekitar 404.998 jiwa (2020) dengan kepadatan penduduk 190 jiwa/km².[17][8][9]

Daftar kecamatan dan kelurahan di Kabupaten Karo, adalah sebagai berikut:

Kode
Kemendagri
KecamatanJumlah
Kelurahan
Jumlah
Desa
StatusDaftar
Desa/Kelurahan
12.06.03 Barusjahe 19Desa
12.06.02 Berastagi 46Desa
Kelurahan
12.06.14 Dolat Rayat 7Desa
12.06.07 Juhar 25Desa
12.06.01 Kabanjahe 58Desa
Kelurahan
12.06.13 Kuta Buluh 16Desa
12.06.09 Laubaleng 15Desa
12.06.10 Mardingding 12Desa
12.06.15 Merdeka 9Desa
12.06.05 Merek 19Desa
12.06.06 Munte 22Desa
12.06.16 Naman Teran 14Desa
12.06.11 Payung 8Desa
12.06.12 Simpang Empat 17Desa
12.06.08 Tigabinanga 119Desa
Kelurahan
12.06.17 Tiganderket 17Desa
12.06.04 Tigapanah 29Desa
TOTAL10259

Demografi

Suku bangsa

Pakaian adat pernikahan etnis Batak Karo.

Mayoritas dan penduduk asli dari Kabupaten Karo adalah etnis Batak Karo, dan tersebar di semua kecamatan Kabupaten Karo. Selain itu, ada sebagian lagi etnis terdekat Batak Karo yakni etnis Batak Pakpak, Batak Toba, Batak Simalungun, dan Batak Angkola. Ada pula sebagian kecil suku pendatang lainnya seperti Jawa, Minangkabau, Aceh dan Tionghoa-Indonesia, yang umumnya banyak terdapat di Kecamatan Kabanjahe dan Kecamatan Berastagi, serta kecamatan perbatasan dengan Provinsi Aceh, seperti di Kecamatan Mardingding dan Kecamatan Laubaleng.

Suku Bangsa di Kabupaten Karo (2024)[18]
Suku Bangsa Persen
Suku Karo
 
74,20%
Pakpak
 
6,73%
Batak Toba
 
5,34%
Suku Simalungun
 
4,93%
Suku Alas
 
3,80%
Suku Lainnya
 
5%

Agama

Gereja Batak Karo Protestan di Kecamatan Kabanjahe.

Penduduk di Kabupaten Karo umumnya adalah etnis Batak Karo dan mayoritas menganut agama Kekristenan. Berdasarkan data GIS Dukcapil Kementerian Dalam Negeri Tahun 2020, penduduk yang beragama Kekristenan sebanyak 73,3%, di mana Kristen Protestan 58,22% dan Kristen Katolik 15,08%. Selain itu agama Islam juga dianut sebagian kecil penduduk Kabupaten Karo, yakni mencapai 25,9% dan selebihnya menganut agama Buddha yakni 0,4% dan Hindu 0,03% dan umumnya berada di Kecamatan Kabanjahe dan Kecamatan Berastagi.[3]

Jumlah rumah ibadah menurut jenis rumah ibadah pada tahun 2021 di Kabupaten Karo sebagai berikut:[3]

  • Gereja Kristen Protestan sebanyak 766 bangunan.
  • Gereja Kristen Katolik sebanyak 149 bangunan.
  • Masjid sebanyak 229 bangunan dan 4 musholah.
  • Pura sebanyak 6 bangunan.
  • Wihara sebanyak 4 bangunan.
Agama di Kabupaten Karo 2020
Agama Percent
Kristen Protestan
 
58,22%
Islam
 
25,91%
Kristen Katolik
 
15,08%
Buddha
 
0,41%
Pemena
 
0,35%
Hindu
 
0,03%

Pariwisata

Sampuren Lau Beteneng di Desa Pola Tebu, Kecamatan Kutabuluh, Kabupaten Karo.

Objek wisata

Kabupaten Karo memiliki tempat wisata alam yang banyak dikunjungi wisatawan. Beberapa wisata andalan yang ada di Kabupaten Karo ialah;

Referensi

  1. 1 2 "Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2024 tentang Kabupaten Karo di Provinsi Sumatera Utara" (PDF). Lembaran Negara Republik Indonesia. 2024-07-02. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2024-07-15. Diakses tanggal 2024-07-15.
  2. 1 2 "Visualisasi Data Kependudukan - Kementerian Dalam Negeri 2024" (Visual). www.dukcapil.kemendagri.go.id. Diakses tanggal 19 Juni 2025.
  3. 1 2 3 4 "Kabupaten Karo Dalam Angka 2021". www.karokab.bps.go.id. hlm. 7, 50, 116–117. Diarsipkan dari asli (pdf) tanggal 2021-04-15. Diakses tanggal 15 April 2021.
  4. "Indeks Pembangunan Manusia (Umur Harapan Hidup Hasil Long Form SP2020), 2023-2024". www.bps.go.id. Badan Pusat Statistik. Diakses tanggal 23 November 2024.
  5. 1 2 "Postur APBD Kabupaten Karo Tahun 2024". djpk.kemenkeu.go.id. (2024). Diakses tanggal 23 November 2024.
  6. "Rincian Dana Transfer Umum T.A 2024 Menurut Provinsi/Kabupaten/Kota" (PDF). www.djpk.kemenkeu.go.id. (2024). Diakses tanggal 23 November 2024.
  7. "Buku Alokasi dan Rangkuman Kebijakan Transfer Ke Daerah T.A 2024 Provinsi Sumatera Utara". djpk.kemenkeu.go.id. (2024). hlm. 26. Diakses tanggal 23 November 2024.
  8. 1 2 "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari asli tanggal 29 Desember 2018. Diakses tanggal 3 Oktober 2019.
  9. 1 2 "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 72 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Permendagri nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 25 Oktober 2019. Diakses tanggal 15 Januari 2020.
  10. "Salinan arsip" (PDF). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2021-06-20. Diakses tanggal 2020-09-03.
  11. "Kabanjahe, Sumatera Utara, Indonesia". Climate-Data.org. Diakses tanggal 3 September 2020.
  12. "Buku Peta Rata-Rata Curah Hujan Dan Hari Hujan Periode 1991-2020 Indonesia" (PDF). BMKG. hlm. 66 & 131. Diakses tanggal 3 September 2024.
  13. "KABANJAHE, INDONESIA". Weatherbase. Diakses tanggal 3 September 2020.
  14. "Presiden Prabowo Lantik Bupati dan Wakil Bupati Karo Periode 2025-2030". metrodaily.jawapos.com. 23 Februari 2025. Diakses tanggal 19 Juni 2025.
  15. Perolehan Kursi DPRD Kabupaten Karo Periode 2014-2019
  16. Perolehan Kursi DPRD Kabupaten Karo 2019-2024
  17. "Kabupaten Karo Dalam Angka 2021" (pdf). www.karokab.bps.go.id. hlm. 7, 50, 116. Diakses tanggal 15 April 2021.
  18. "Visualisasi Data Kependudukan". www.dukcapil.kemendagri.go.id. Diakses tanggal 10 Januari 2025.

Lihat pula

Pranala luar