Kabupaten Mamasa

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Kabupaten Mamasa
Sulawesi 1rightarrow blue.svg Sulawesi Barat
Lambang Kabupaten Mamasa.jpg
Lambang
Motto: 
Mesa Kada Dipotuo Pantan Kada Dipomate
Lokasi Sulawesi Barat Kabupaten Mamasa.svg
Kabupaten Mamasa berlokasi di Sulawesi
Kabupaten Mamasa
Kabupaten Mamasa
Kabupaten Mamasa berlokasi di Indonesia
Kabupaten Mamasa
Kabupaten Mamasa
Koordinat: 3°06′S 119°24′E / 3.1°S 119.4°E / -3.1; 119.4
Negara Indonesia
ProvinsiSulawesi Barat
Tanggal peresmian-
Dasar hukum-
Ibu kotaMamasa
Pemerintahan
 • BupatiDrs.Ramlan Badawai, MH
Luas
 • Total2.759,23 km2 (106,534 sq mi)
Populasi
 (2015[1])
 • Total169.374 jiwa
Demografi
 • AgamaKristen Protestan 75.36%
Islam 12.86%
Hindu 8.26%
Katolik 3.52%[2]
Zona waktuWITA (UTC+08:00)
Kode telepon-
Kode Kemendagri76.03 Edit the value on Wikidata
DAURp. 410.741.106.000.-(2013)[3]
Situs webmamasakab.go.id
Pria berpakaian adat Toraja di Mamasa (tahun 1937)

Kabupaten Mamasa adalah salah satu Daerah Tingkat II di provinsi Sulawesi Barat, Indonesia. Ibu kota kabupaten ini terletak di Kota Mamasa, sekitar 340 km dari Kota Makassar, dapat ditempuh sekitar 6 jam dengan menggunakan mobil dari kota Pare-Pare, pusat kawasan pengembangan ekonomi terpadu di provinsi Sulawesi Selatan sekitar 190 km.

Batas Wilayah[sunting | sunting sumber]

Utara Kabupaten Mamuju
Timur Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan dan Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan
Selatan Kabupaten Polewali Mandar,
Barat Kabupaten Mamuju,Kabupaten Majene,Kabupaten Polewali Mandar

Pemerintahan[sunting | sunting sumber]

Daftar Bupati[sunting | sunting sumber]

No Bupati Mulai Jabatan Akhir Jabatan Prd. Ket. Wakil Bupati
2002
2003
1
M. Said Saggaf
2003
2008
1
Viktor Paotonan
2
Obed Nego Depparinding
18 September 2008
27 Juni 2011
2
Ramlan Badawi
Ramlan Badawi
27 Juni 2011
12 Agustus 2011
[4]
3
12 Agustus 2011
18 September 2013
[5]
18 September 2013
18 September 2018
3
[6]
Viktor Paotonan
(2013—16)
[7]
Bonggalangi
(2016—18)
19 September 2018
Petahana
4
[8]
Marthinus Tiranda

Dewan Perwakilan[sunting | sunting sumber]

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Mamasa

Kecamatan[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Mamasa awalnya terdiri dari 4 kecamatan, yakni kecamatan Mamasa, Mambi, Sumarorong dan Pana, kemudian berkembang menjadi 17 kecamatan dan 181 kelurahan/desa. [9]

Penduduk[sunting | sunting sumber]

Jumlah penduduk Kabupaten Mamasa sebanyak 125.088 orang yang terdiri dari laki-laki 62.132 orang dan perempuan 62.956 orang.

Kesehatan[sunting | sunting sumber]

  1. Rumah Sakit Umum: 1 buah
  2. Rumah Sakit Khusus: 1 buah
  3. Puskesmas: 3 buah
  4. Puskesmas Pembantu: 22 buah

Agama[sunting | sunting sumber]

Berdasarkan sensus 2015, penduduk Mamasa mayoritas memeluk agama Kristen Protestan, dengan presentasi sebagai berikut:

  1. Kristen Protestan: 75.36%
  2. Islam: 12.86%
  3. Hindu: 8.26%
  4. Katolik: 3.52%

Tempat peribadatan terdiri atas:

  1. Gereja: 542 buah
  2. Masjid: 93 buah
  3. Pura: 5 buah

[10]

Ekonomi[sunting | sunting sumber]

Pertanian[sunting | sunting sumber]

Hasil pertanian Kabupaten Mamasa di antaranya padi, jagung, ubi kayu, ubi jalar, kacang tanah, kacang hijau, kacang kedelai, sayur-sayuran dan buah-buahan.

Perkebunan[sunting | sunting sumber]

Hasil perkebunan Kabupaten Mamasa pada umumnya berupa kopi maupun kakao, yang dikelola petani secara tradisional. Tanaman kopi yang dihasilkan petani Kabupaten Mamasa, semasa masih menjadi bagian dari Kabupaten Polmas telah memberikan konstribusi dalam mengangkat nama Polmas sebagai penghasil kopi bahkan tidak sedikit kopi asal Mamasa yang di pasarkan di daerah tetangga seperti Kabupaten Tana Toraja.

Peternakan[sunting | sunting sumber]

Pembangunan sub sektor peternakan diarahkan untuk meningkatkan populasi dan produksi ternak untuk memenuhi konsumsi masyarakat akan makanan bergizi, disamping itu juga digunakan untuk meningkatkan pendapatan peternak. Di antara populasi ternak yang berkembang di Kabupaten Mamasa adalah ternak sapi, kerbau, kuda, kambing dan babi. Sedangkan untuk jenis unggas adalah ayam kampung, ayam ras dan itik lokal.

Pariwisata[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Mamasa merupakan destinasi utama Pariwisata di Provinsi Sulawesi Barat. [11] Kabupaten Mamasa memiliki beberapa objek wisata, yaitu Wisata Budaya Kuburan Tedong-tedong di Kecamatan Balla, Minanga di Sesenapadang, Wisata Alam Air Terjun Sarambu, Permandian Air Panas di Desa Rambusaratu' Kecamatan Mamasa,wisata alam air terjun Sambabo dengan ketinggian +/- 100 meter di kecamatan Bambang Agro Wisata Perkebunan Markisa di Kecamatan Mamasa, Wisata Budaya Rumah Adat, Perkampungan Tradisional Desa Ballapeu, Tradisi Mebaba' dan Mangngaro di Nosu merupakan tradisi yang unik.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Kabupaten Mamasa Dalam Angka 2016"
  2. ^ "Kabupaten Mamasa Dalam Angka 2016"
  3. ^ "Perpres No. 10 Tahun 2013". 2013-02-04. Diakses tanggal 2013-02-15. 
  4. ^ "Mendagri Berhentikan Bupati Mamasa". kemendagri.go.id. 28 Juni 2011. Diakses tanggal 24 Desember 2016. 
  5. ^ "Ramlan Badawi Dilantik Sebagai Bupati Mamasa". antaranews.com. 12 Agustus 2011. Diakses tanggal 24 Desember 2016. 
  6. ^ "Ramlan Badawi Dilantik Bupati Mamasa". antarasulsel.com. 18 September 2013. Diakses tanggal 24 Desember 2016. 
  7. ^ "Bonggalangi, Wakil Bupati Mamasa yang Baru". transtipo.com. 5 Desember 2016. Diakses tanggal 24 Desember 2016. 
  8. ^ Nurhadi (19 September 2018). Latif, Hasriyani, ed. "ABM Lantik Bupati dan Wakil Bupati Mamasa Terpilih". Tribun Timur. Diakses tanggal 18 Januari 2019. 
  9. ^ Mamasa Dalam Angka Tahun 2012
  10. ^ "Kabupaten Mamasa Dalam Angka 2016"
  11. ^ http://makassar.antaranews.com/berita/24804/pemprov-sulbar-canangkan-mamasa-destinasi-wisata-2011

Pranala luar[sunting | sunting sumber]