Kabupaten Majene

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Kabupaten Majene
Sulawesi 1rightarrow blue.svg Sulawesi Barat
Lambang Kabupaten Majene
Lambang
Motto: 
"takkali nisobalang dotai lele ruppu' dadzi nalele tuali dilolangang"
Lokasi Sulawesi Barat Kabupaten Majene.svg
Kabupaten Majene berlokasi di Sulawesi
Kabupaten Majene
Kabupaten Majene
Kabupaten Majene berlokasi di Indonesia
Kabupaten Majene
Kabupaten Majene
Koordinat: 1°19′05″S 119°22′30″E / 1.3181°S 119.3751°E / -1.3181; 119.3751
Negara Indonesia
ProvinsiSulawesi Barat
Tanggal peresmian-
Dasar hukum-
Hari jadi15 Agustus 1545
Ibu kotaBanggae
Pemerintahan
 • BupatiDr. H. Fahmi Massiara, M.H
 • Wakil BupatiH.Lukman, S.Pd, M.Pd
Luas
 • Total947,84 km2 (36,596 sq mi)
Populasi
(2018)[1]
 • Total171,272 jiwa
Zona waktuWITA (UTC+08:00)
Kode telepon0422
Kode Kemendagri76.05 Edit the value on Wikidata
Jumlah kecamatan8
Jumlah kelurahan40
DAURp. 416.986.177.000.-(2013)[2]
Situs webhttp://www.majenekab.go.id/
Kota Majene pada tahun 1930-an

Kabupaten Majene adalah salah satu Daerah Tingkat II di provinsi Sulawesi Barat, Indonesia. Ibu kota kabupaten ini terletak di Banggae. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 947,84 km² dan berpenduduk sebanyak 169.072 jiwa.

Pemandangan Kota Majene pada malam hari.

Geografi[sunting | sunting sumber]

Secara geografis, Kabupaten Majene terletak pada 2°38' - 3°38' Lintang Selatan dan 118°45' - 119°4' Bujur Timur. Kabupaten Majene berada di pesisir barat Pulau Sulawesi yang berjarak sekitar 143 Km dari ibu kota provinsi Sulawesi Barat, Mamuju dan sejauh 378 Km berkendara dari Kota Makassar.

Batas wilayah[sunting | sunting sumber]

Batas-batas wilayahnya adalah sebagai berikut:

Utara Kabupaten Mamuju
Timur Kabupaten Polewali Mandar dan Kabupaten Mamasa
Selatan Teluk Mandar
Barat Selat Makassar

Topografi[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Majene memiliki topografi bervariasi mulai dari pesisir, dataran rendah, dan dataran tinggi dengan ketinggian wilayahnya antara 0-1.600 meter diatas permukaan air laut (mdpl). Namun sebagian besar wilayah Kabupaten Majene berupa perbukitan hingga pegunungan yang membentang dari utara ke selatan. Pesisir yang terletak di sepanjang batas barat wilayah ini cenderung datar dan sempit.

Pemerintahan[sunting | sunting sumber]

Daftar Bupati[sunting | sunting sumber]

Nomor Foto Nama Masa Jabatan Keterangan Wakil Bupati Ref
1 Baharuddin Lopa, SH 1959 - 1960
2 Abdul Rachman Tamma 1960 - 1965
3 Kol. H. Abdul Rauf 1965 - 1967
1967 -
.. Drs. H. Muhammad Darwis 2001–2006 H. Kalma Katta, S.Sos., M.M.
.. H. Kalma Katta, S.Sos., M.M. 2006–2011 Periode pertama Drs. H. Itol A. Syaiful Tonra, M.M.
2011–2016 Periode kedua Dr. H. Fahmi Massiara, M.H. [3]
.. Dr. H. Fahmi Massiara, M.H. 27 Juni 2016–sekarang H. Lukman, M.Pd. [4]

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah[sunting | sunting sumber]

Partai Politik Jumlah Kursi dalam Periode
2014-2019 2019-2024
Logo PKB.svg PKB 2 Steady 2
Logo Gerindra.svg Gerindra 2 3
LOGO- PDIP.svg PDI Perjuangan 2 Steady 2
GolkarLogo.png Partai Golkar 2 3
Partai NasDem.svg Partai NasDem 2 0
Contoh Logo Baru PKS.jpg PKS 2 Steady 2
Logo PPP.svg PPP 0 5
LogoPSI.svg PSI (baru) 1
Logo PAN.svg PAN 4 2
Logo Hanura.svg Hanura 2 1
Democratic Party (Indonesia).svg Demokrat 3 4
Bulan Bintang.jpg PBB 2 0
Lambang PKPI PKPI 2 0
Jumlah Anggota 25 Steady 25
Jumlah Partai 11 10
Nomor Ketua Wakil Ketua Periode Keterangan
1 Darmansyah Hajar Nuhung
Lukman
2014 – 2015
Hajar Nuhung
Hasbina Arief Saleh
2015 – 2018 [5][6]
M. Idwar
Hasbina Arief Saleh
2018 – 2019 [7]

Kecamatan[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Majene terbagi menjadi 8 kecamatan yaitu:

  1. Banggae
  2. Banggae Timur
  3. Malunda
  4. Pamboang
  5. Sendana
  6. Tammerodo Sendana
  7. Tubo Sendana
  8. Ulumanda

Penduduk[sunting | sunting sumber]

Jumlah penduduk[sunting | sunting sumber]

Penduduk Kabupaten Majene pada tahun 2017 menurut Badan Pusat Statistik (BPS) tercatat 169.072 jiwa, mengalami pertumbuhan sebesar 1,6% dari tahun sebelumnya, dengan jumlah rumah tangga sebanyak 34.939 rumah tangga. Jumlah penduduk laki-laki sebanyak 82.618 jiwa dan perempuan sebanyak 86.454 jiwa, sehingga sex-ratio-nya sebesar 100. Kepadatan penduduk Kabupaten Majene sebesar 178 jiwa/km², dengan Kecamatan Banggae merupakan daerah terpadat penduduknya dengan 1.675 jiwa/km² dan Kecamatan Ulumanda merupakan daerah terjarang penduduknya dengan 20 jiwa/km².

Suku dan bahasa[sunting | sunting sumber]

Penduduk Kabupaten Majene sebagian besar berasal dari Suku Mandar yang merupakan suku asli di Sulawesi Barat. Umumnya mereka berbahasa dengan menggunakan Bahasa Mandar. Bahasa ini bagian dari kelompok Utara dalam rumpun bahasa Sulawesi Selatan dalam cabang Melayu-Polinesia dari rumpun bahasa Austronesia. Bahasa Mandar yang digunakan oleh mereka memiliki dialek bahasa bervariasi, tetapi sebagian besar menggunakan Dialek Majene atau Banggae dan sisanya menggunakan dialek Pamboang yang umum digunakan di wilayah pesisir Pamboang sedangkan dialek Awok Sumakengu diucapkan hanya di Desa Onang, Kecamatan Tubo Sendana[8].

Transportasi[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Majene mempunyai posisi wilayah yang strategis, terletak sekitar 302 km sebelah utara Kota Makassar. Kabupaten ini dilengkapi dengan terminal induk dan terminal pembantu, sarana pelabuhan seperti pelabuhan Majene di kecamatan Banggae, Pelabuhan Palipi di kecamatan Sendana serta Pelabuhan Laut yang ada di kecamatan Pamboang dan kecamatan Malunda.

Perekonomian[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Majene juga didukung dengan keberadaan sarana perdagangan berupa pasar permanen dan pasar darurat.

Sebagian perekonomian majene berasal dari sektor perikanan dikarenakan letaknya berada di pesisir selat makassar.

Pendidikan[sunting | sunting sumber]

Di Kabupaten Majene, terdapat beberapa sekolah, mulai dari SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA, sampai perguruan tinggi negeri maupun swasta. Berikut ini daftar sekolah yg ada di Kabupaten Majene.

SMP/MTs[sunting | sunting sumber]

SMA/SMK/MA[sunting | sunting sumber]

Perguruan Tinggi[sunting | sunting sumber]

Pariwisata[sunting | sunting sumber]

Pantai Dato di Kabupaten Majene
  1. Mangrove Rewataa
  2. Pantai Dato
  3. Pantai Baluno
  4. Air terjun Baruga
  5. Air terjun Salutakaang
  6. Pemandian Air Panas Makula
  7. Museum Mandar
  8. Permandian Puncak Raja Bunga Baruga
  9. Pantai Munu
  10. Vila Andatama
  11. Buttu Pattumea
  12. Bukit Teletubies Tubo
  13. Taraujung
  14. Makam Raja-Raja dan Hadat Banggae
  15. Masjid Purbakala Syech Abdul Mannan Salabose

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ 2019.html. "Majene Dalam Angka 2019" Periksa nilai |url= (bantuan). 2020-02-04. Diakses tanggal 2020-09-03. 
  2. ^ "Perpres No. 10 Tahun 2013". 2013-02-04. Diakses tanggal 2013-02-15. 
  3. ^ "Pasangan Bupati majene Kalma-Fahmi Terpilih Dilantik". makassar.antaranews.com. 24 Juni 2011. Diakses tanggal 24 Desember 2016. 
  4. ^ "Bupati Baru Majene Dilantik Gubernur Sulbar". beritalima.com. 28 Juni 2016. Diakses tanggal 24 Desember 2016. 
  5. ^ Timur News, 20 November 2015, Kursi Wakil DPRD Majene Resmi Diduduki Hasbina, dikunjungi pada 13 Februari 2019.
  6. ^ Upeks, 20 November 2015, Hasbina, Wakil Ketua DPRD Majene, dikunjungi pada 13 Februari 2019.
  7. ^ Masalembo, September 2018, Kader Demokrat Dilantik Jadi Wakil Ketua DPRD Majene, dikunjungi pada 13 Februari 2019.
  8. ^ Uniknya Suku Mandar Mamuju dan Majene di Sulawesi

Pranala luar[sunting | sunting sumber]