Kabupaten Sumba Barat Daya

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Kabupaten Sumba Barat Daya
Pantai Mandorak, Sumba Barat Daya.jpg
Pantai Mandorak di Kecamatan Kodi
Lambang Kabupaten Sumba Barat Daya
Motto: 
Loda Wee Maringi Pada Wee Malala
Lokasi Nusa Tenggara Timur Kabupaten Sumba Barat Daya.svg
Peta
Kabupaten Sumba Barat Daya di Kepulauan Sunda Kecil
Kabupaten Sumba Barat Daya
Kabupaten Sumba Barat Daya
Peta
Kabupaten Sumba Barat Daya di Indonesia
Kabupaten Sumba Barat Daya
Kabupaten Sumba Barat Daya
Kabupaten Sumba Barat Daya (Indonesia)
Koordinat: 9°33′44″S 119°05′21″E / 9.56216°S 119.08905°E / -9.56216; 119.08905
Negara Indonesia
ProvinsiNusa Tenggara Timur
Tanggal berdiri22 Mei 2007
Dasar hukumUU Nomor 16 Tahun 2007[1]
Ibu kotaKota Tambolaka
Jumlah satuan pemerintahan
Daftar
Pemerintahan
 • BupatiKornelius Kodi Mete
 • Wakil bupatiMarthen Christian Taka
Luas
 • Total1.445,32 km2 (558,04 sq mi)
Populasi
 • Total317.000
 • Kepadatan219/km2 (570/sq mi)
Demografi
 • AgamaKristen 97,35%
Katolik 54,51%
Protestan 42,84%
Islam 1,92%
Marapu 0,69%
Hindu 0,04%[2][3]
 • IPMKenaikan 62,29 (2021)
Sedang[4]
Zona waktuUTC+08:00 (WITA)
Pelat kendaraanED xxxx C*
Kode Kemendagri53.18 Edit the value on Wikidata
DAURp 518.607.789.000,- (2020)[5]
Situs websbdkab.go.id
Pantai Mbawana di Kecamatan Kodi

Kabupaten Sumba Barat Daya adalah salah satu kabupaten yang berada di pulau Sumba, provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Sumba Barat Daya merupakan pemekaran dari Kabupaten Sumba Barat, dan dibentuk berdasarkan UU No.16 tahun 2007. Peresmian dilakukan oleh Penjabat Mendagri Widodo A.S. pada tanggal 22 Mei 2007.[6] Pada tahun 2021 jumlah penduduk kabupaten ini sebanyak 317.000 jiwa. Pusat pemerintahan berada di kecamatan Kota Tambolaka.[2]

Geografi[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Sumba Barat Daya adalah salah satu Kabupaten dari 4 (empat) Kabupaten yang ada di Pulau Sumba. Kabupaten Sumba Barat Daya memiliki luas wilayah daratan sebesar 1.445,32 km² meliputi 11 (sebelas) wilayah Kecamatan yang terdiri dari 129 desa dan 2 (dua) kelurahan. Secara geografis, Kabupaten Sumba Barat Daya terletak di bagian ujung barat Pulau Sumba yang tepatnya berada di antara 9°21'36.32" hingga 9°43'37.55" Lintang Selatan dan 118°55'40.53" hingga 119°24'40.76" Bujur Timur[7]

Batas Wilayah[sunting | sunting sumber]

Batas-batas wilayah Kabupaten Sumba Barat Daya adalah sebagai berikut:

Utara Selat Sumba
Timur Kabupaten Sumba Barat
Selatan Samudra Hindia
Barat Samudera Indonesia

Topografi[sunting | sunting sumber]

Secara topografis, Kabupaten Sumba Barat Daya terbagi ke dalam lima kelompok wilayah topografis, yaitu

  1. Wilayah gunung yang ditandai dengan kemiringan yang tinggi, wilayah ini meliputi Gunung Tanadaro.
  2. Wilayah perbukitan yang ditandai dengan kemiringan yang lebih rendah dari wilayah gunung.
  3. Wilayah undukan dekat laut yang ditandai undukan dan jurang yang curam sepanjang pantai selatan.
  4. Wilayah datar yang cukup luas dan dikelilingi bukit seperti dataran Anakalang.
  5. Wilayah dataran alluvial yang ditandai oleh dataran yang agak sempit sekitar sungai.

Keadaan kemiringan lahan di wilayah Kabupaten Sumba Barat Daya terdiri dari lahan datar hingga berbukit dengan ketinggian dari permukaan laut berkisar ±0 hingga 850 mdpl (di atas permukaan laut), sedangkan topografi kawasan sepanjang pantai relatif datar.[7]

Hidrologi[sunting | sunting sumber]

Kondisi hidrologi di Kabupaten Sumba Barat Daya sangat dipengaruhi oleh 3 (tiga) sumber air, yaitu air tanah bebas, air tanah tertekan, dan air permukaan tanah. Air tanah bebas merupakan sumber air tanah yang mengikuti kondisi morfologi tanah, sedangkan air tanah tertekan terletak jauh di dalam tanah dengan lapisan yang kedap air. Sebagian besar penduduk di Kabupaten Sumba Barat Daya menggunakan air permukaan untuk keperluan sehari-harinya.

Kabupaten Sumba Barat Daya memiliki 6 (enam) buah sungai dengan panjang yang cukup bervariasi. Sungai-sungai tersebut terletak di empat kecamatan yaitu Sungai Pola Pare dan Sungai Wai Ha dengan panjang 18 km dan 9 km di Kecamatan Kodi Balaghar, Sungai Wee Wagha dan Sungai Wee Lamboro dengan panjang masing-masing 10 km terletak di Kecamatan Wewewa Selatan, Sungai Wee Kalowo dengan panjang 7 km di Kecamatan Wewewa Timur dan Sungai Loko Kalada sepanjang 16 Km yang terletak di Kecamatan Loura.[7]

Iklim[sunting | sunting sumber]

Seperti wilayah lain di Indonesia, Kabupaten Sumba Barat Daya beriklim tropis dengan tipe tropis basah dan kering (Aw) yang ditandai dengan adanya dua musim, yaitu musim penghujan dan musim kemarau. Musim penghujan di wilayah Kabupaten Sumba Barat Daya berlangsung pada periode November hingga April dengan rerata curah hujan lebih dari 150 mm per bulannya pada bulan-bulan tersebut. Sementara itu, musim kemarau di wilayah Sumba Barat Daya berlangsung pada periode Mei hingga Oktober. Suhu udara rata-rata di wilayah Sumba Barat Daya berkisar antara 21°–34°C terutama di wilayah pesisir dan dataran rendah. Tingkat kelembapan di wilayah ini pun bervariasi antara 60%-90%.

Data iklim Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, Indonesia
Bulan Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agt Sep Okt Nov Des Tahun
Rata-rata tertinggi °C (°F) 30.1
(86.2)
30.1
(86.2)
30.4
(86.7)
31.1
(88)
30.4
(86.7)
30.3
(86.5)
30.2
(86.4)
30.8
(87.4)
31.6
(88.9)
32.7
(90.9)
32.4
(90.3)
30.5
(86.9)
30.88
(87.59)
Rata-rata harian °C (°F) 27.5
(81.5)
27.5
(81.5)
27.7
(81.9)
27.9
(82.2)
27.4
(81.3)
26.8
(80.2)
26.2
(79.2)
26.7
(80.1)
27.4
(81.3)
28.5
(83.3)
28.9
(84)
27.9
(82.2)
27.53
(81.56)
Rata-rata terendah °C (°F) 24.9
(76.8)
24.9
(76.8)
24.9
(76.8)
24.8
(76.6)
24.4
(75.9)
23.3
(73.9)
22.2
(72)
22.6
(72.7)
23.1
(73.6)
24.3
(75.7)
25.4
(77.7)
25.3
(77.5)
24.17
(75.5)
Curah hujan mm (inci) 401
(15.79)
420
(16.54)
366
(14.41)
254
(10)
116
(4.57)
63
(2.48)
40
(1.57)
33
(1.3)
51
(2.01)
132
(5.2)
298
(11.73)
388
(15.28)
2.562
(100,88)
Rata-rata hari hujan 21 20 18 13 9 6 4 3 5 10 14 19 142
% kelembapan 85 83 81 77 72 68 64 62 65 70 76 80 73.6
Rata-rata sinar matahari harian 5.9 6.1 7.0 7.8 8.0 8.0 8.4 8.6 9.0 8.5 7.9 6.9 7.68
Sumber #1: BMKG[8]
Sumber #2: Climate-Data.org[9]

Pemerintahan[sunting | sunting sumber]

Daftar Bupati[sunting | sunting sumber]

No Bupati Mulai Jabatan Akhir Jabatan Prd. Ket. Wakil Bupati
1
No image available.svg Ir.
Emanual Babu Eha
M.Si.
22 Mei 2007
2008
1
[Ket. 1][10]
2
No image available.svg dr.
Kornelius Kodi Mete
27 Desember 2008
27 Desember 2013
2
[11]
Jacob Malo Bulu
-
No image available.svg Drs.
Antonius Umbu Zaza
M.Si.
27 Desember 2013
8 September 2014
-
[Ket. 2][12]
3
No image available.svg Markus Dairo Tallu
S.H.
8 September 2014
14 Februari 2018
3
[13]
Ndara Tanggu Kaha
-
No image available.svg Drs.
Ndara Tanggu Kaha
15 Februari 2018
23 Juni 2018
[Ket. 3][14]
(3)
No image available.svg Markus Dairo Tallu
S.H.
24 Juni 2018
8 September 2019
4
No image available.svg dr.
Kornelius Kodi Mete
8 September 2019
Petahana
4
[15]
Marthen Christian Taka
Catatan
  1. ^ Penjabat Bupati Sumba Barat Daya
  2. ^ Penjabat Bupati Sumba Barat Daya
  3. ^ Pelaksana Tugas Bupati Sumba Barat Daya


Dewan Perwakilan[sunting | sunting sumber]

Berikut ini adalah komposisi anggota DPRD Kabupaten Sumba Barat Daya dalam dua periode terakhir.[16][17]

Partai Politik Jumlah Kursi dalam Periode
2014-2019 2019-2024
  PKB 4 Steady 4
  Gerindra 1 Steady 1
  PDI-P 5 Steady 5
  Golkar 5 Penurunan 4
  NasDem 4 Steady 4
  Berkarya (baru) 1
  PKS 2 Steady 2
  Perindo (baru) 5
  PPP 3 Penurunan 1
  PAN 2 Kenaikan 5
  Hanura 3 Penurunan 2
  Demokrat 3 Penurunan 1
  PBB 1 Penurunan 0
  PKPI 2 Penurunan 0
Jumlah Anggota 35 Steady 35
Jumlah Partai 12 Steady 12

Kecamatan[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Sumba Barat Daya terdiri dari 11 Kecamatan, 2 Kelurahan, dan 173 Desa. Pada tahun 2017, jumlah penduduknya mencapai 307.331 jiwa dengan luas wilayah 1.480,46 km² dan sebaran penduduk 207 jiwa/km².[18][19]

Daftar kecamatan dan kelurahan di Kabupaten Sumba Barat Daya, adalah sebagai berikut:

Kode
Kemendagri
Kecamatan Jumlah
Kelurahan
Jumlah
Desa
Status Daftar
Desa/Kelurahan
53.18.07 Kodi 19 Desa
53.18.11 Kodi Balaghar 8 Desa
53.18.06 Kodi Bangedo 21 Desa
53.18.08 Kodi Utara 21 Desa
53.18.09 Kota Tambolaka 2 8 Desa
Kelurahan
53.18.01 Loura 11 Desa
53.18.04 Wewewa Barat 20 Desa
53.18.05 Wewewa Selatan 14 Desa
53.18.10 Wewewa Tengah 20 Desa
53.18.03 Wewewa Timur 19 Desa
53.18.02 Wewewa Utara 12 Desa
TOTAL 2 173

Pemekaran[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Sumba Barat Daya adalah 1 dari 16 kabupaten/kota baru yang dimekarkan pada tahun 2006, setelah DPR telah menyetujui Rancangan Undang-undangnya pada tanggal 8 Desember 2006.[20]

Wisata[sunting | sunting sumber]

Beberapa tempat wisata yang ada di Tambolaka:

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ UU No. 16 tahun 2007
  2. ^ a b c "Visualisasi Data Kependudukan - Kementerian Dalam Negeri 2021" (visual). www.dukcapil.kemendagri.go.id. Diakses tanggal 3 Agustus 2021. 
  3. ^ "Persentase Pemeluk Agama Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur 2018". www.nttprov.go.id. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2020-01-27. Diakses tanggal 16 Januari 2020. 
  4. ^ "Metode Baru Indeks Pembangunan Manusia 2020-2021" (pdf). www.bps.go.id. Diakses tanggal 7 Maret 2022. 
  5. ^ "Rincian Alokasi Dana Alokasi Umum Provinsi/Kabupaten Kota Dalam APBN T.A 2020" (pdf). www.djpk.kemenkeu.go.id. (2020). Diakses tanggal 3 Agustus 2021. 
  6. ^ "Berita peresmian di The Jakarta Post". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2007-09-26. Diakses tanggal 2007-05-23. 
  7. ^ a b c "Gambaran Kabupaten Sumba Barat Daya". Pemkab Sumba Barat Daya. Diakses tanggal 13 Mei 2022. 
  8. ^ "Buletin Prakiraan Musim Hujan 2022-2023 Provinsi NTT – Normal Curah Hujan Kabupaten Sumba Barat Daya Zona Musim 466 periode 1991-2020". BMKG – Stasiun Klimatologi Lasiana Kupang. September 2022. hlm. 22. Diakses tanggal 23 September 2022. 
  9. ^ "Tambolaka, Sumba Barat Daya, Indonesia". Climate-Data.org. Diakses tanggal 13 Mei 2020. 
  10. ^ Pemerintah Resmikan 3 Kabupaten Baru di NTT, diakses 31 Desember 2020.
  11. ^ Kornelius Kodi Mete menjabat Bupati SBD periode 2008-2013, diakses 31 Desember 2020.
  12. ^ Mendagri Tunjuk Sekda Sebagai PLT Bupati Sumba Barat Daya, diakses 1 Januari 2021.
  13. ^ Bupati SBD Dilantik Mendagri di Jakarta, diakses 1 Januari 2021.
  14. ^ Menggantikan Markus Dairo Tallu yang sedang cuti kampanye Pilkada SBD 2018.
  15. ^ Gubernur NTT Lantik Bupati dan Wakil Bupati Sumba Barat Daya, diakses 1 Januari 2021.
  16. ^ Perolehan Kursi DPRD Sumba Barat Daya 2014-2019
  17. ^ Perolehan Kursi DPRD Sumba Barat Daya 2019-2024
  18. ^ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari versi asli tanggal 29 Desember 2018. Diakses tanggal 3 Oktober 2019. 
  19. ^ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 72 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Permendagri nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 25 Oktober 2019. Diakses tanggal 15 Januari 2020. 
  20. ^ Ke-16 kabupaten/kota baru yang dimekarkan bersamaan tersebut adalah:

Pranala luar[sunting | sunting sumber]