Kabupaten Intan Jaya

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Kabupaten Intan Jaya
Kabupaten di Papua, Indonesia
Lambang Kabupaten Intan Jaya.png
Lambang
91.27.00 Papua Intan Jaya.svg
Kabupaten Intan Jaya is located in Maluku dan Papua
Kabupaten Intan Jaya
Kabupaten Intan Jaya
Kabupaten Intan Jaya is located in Indonesia
Kabupaten Intan Jaya
Kabupaten Intan Jaya
Koordinat: 3°24′37″S 136°42′30″E / 3.41016°S 136.70837°E / -3.41016; 136.70837
Negara Indonesia
ProvinsiPapua
Tanggal peresmian26 November 2008
Dasar hukumUU Nomor 54 Tahun 2008 [1]
Ibu kotaSugapa
Pemerintahan
 • BupatiNatalis Tabuni
 • Wakil BupatiYann Kobogoyauw
Luas
 • Total3.922,00 km2 (1,514,29 sq mi)
Populasi
 • Total135.968 jiwa
 • Kepadatan34,67/km2 (89,8/sq mi)
Demografi
 • AgamaKristen 99,42%
- Protestan 72,30%
- Katolik 27,12%
Islam 0,31%
Kepercayaan 0,26%
Lainnya 0,01%[2][4]
Zona waktuWIT (UTC+09:00)
Kode Kemendagri91.27 Edit the value on Wikidata
Jumlah kecamatan8
Jumlah kelurahan-
Jumlah desa97
DAURp 724.911.374.000,00- (2020)[5]
IPMKenaikan 47,79 (2020)
( Rendah )[6]
Situs webwww.intanjayakab.go.id

Kabupaten Intan Jaya adalah salah satu kabupaten di Provinsi Papua, Indonesia. Daerah ini dulunya pernah menjadi bagian dari wilayah Kabupaten Paniai. Kabupaten ini diresmikan oleh Menteri Dalam Negeri Indonesia, Mardiyanto pada tanggal 26 November 2008. Kabupaten ini berpenduduk 135.968 jiwa pada tahun 2020.[2]

Geografi[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Intan Jaya terletak di kawasan Pegunungan Tengah Papua. Wilayahnya didominasi oleh dataran tinggi, namun wilayah dataran rendah dapat ditemukan di Distrik Tomosiga serta sebagian kecil wilayah Distrik Mbiandoga dan Agisiga.[7]

Batas Wilayah[sunting | sunting sumber]

Batas Wilayah Kabupaten Intan Jaya adalah sebagai berikut;[3]

Utara Masirei (Kabupaten Waropen)
Timur Doufo, Beoga, Ilaga (Kabupaten Puncak)
Selatan Dumadama, Bibida, Ekadide, Aradide (Kabupaten Paniai)
Barat Bogoboida (Kabupaten Paniai), Napan (Kabupaten Nabire)

Iklim[sunting | sunting sumber]

Letak geografis Kabupaten Intan Jaya yang berada di dataran tinggi menyebabkan suhu udara yang rendah di wilayah tersebut. Suhu udara maksimum adalah 25,02 derajat celcius dan suhu minimum adalah 12,15 derajat celcius dimana suhu tertinggi terjadi pada bulan April yaitu 28,8 derajat celcius sedangkan suhu terendah pada bulan September adalah 9,2 derajat celcius.

Pemerintahan[sunting | sunting sumber]

Daftar Bupati[sunting | sunting sumber]

No Bupati Mulai Menjabat Akhir Menjabat Periode Wakil Bupati Ket.
GAMBAR TIDAK TERSEDIA.png Maximus Zonggonau
(Penjabat)
26 Mei 2009 26 Mei 2010 lowong [Ket. 1]
[8][9]
GAMBAR TIDAK TERSEDIA.png David Setiawan
(Penjabat)
26 Mei 2010 22 November 2012 lowong [Ket. 2]
1 Natalis Tabuni Bupati Intan Jaya.png Natalis Tabuni 22 November 2012 22 November 2017 1
(2012)
Yann Kabogoyauw [Ket. 3]
[Ket. 4]
GAMBAR TIDAK TERSEDIA.png Markus Airori
(Plh.)
26 Mei 2009 22 November 2017 lowong [Ket. 5]
(1) Intan Jaya Natalis Tabuni.png Natalis Tabuni 12 Desember 2017 petahana 2
(2017)
Yann Kabogoyauw [Ket. 6]
Catatan
  1. ^ Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Paniai.
  2. ^ Penjabat bupati.
  3. ^ Periode pertama.[10]
  4. ^ F.X. Mote menjabat sebagai Penjabat Bupati selama masa cuti kampanye Pilkada Intan Jaya 2017 (27 Oktober 2016-11 Februari 2017).[11][12]
  5. ^ Sekretaris Daerah Kabupaten Intan Jaya.
  6. ^ Periode kedua.[13]

Dewan Perwakilan[sunting | sunting sumber]

DPRD Intan Jaya beranggotakan 25 orang yang dipilih melalui pemilihan umum setiap lima tahun sekali. Anggota DPRD Intan Jaya yang sedang menjabat saat ini adalah hasil Pemilu 2019 yang dilantik pada 18 Desember 2019 oleh Ketua Pengadilan Negeri Nabire, Erenst Jannes Ulaen, di Aula Maranatha Malompo, Nabire.[14][15] Komposisi anggota DPRD Intan Jaya periode 2019-2024 terdiri dari 12 partai politik dimana Partai Demokrat adalah partai politik pemilik kursi terbanyak setelah berhasil meraih 4 kursi, kemudian disusul oleh PDI Perjuangan, Partai NasDem, dan Partai Hanura yang masing-masing berhasil meraih 3 kursi.[16]Berikut ini adalah komposisi anggota DPRD Intan Jaya dalam dua periode terakhir.[17][18]

Partai Politik Jumlah Kursi pada Periode
2014-2019 2019-2024
  PKB 2 Penurunan 1
  Gerindra 0 Kenaikan 2
  PDI-P 2 Kenaikan 3
  Golkar 1 Penurunan 0
  NasDem 0 Kenaikan 3
  Garuda (baru) 2
  PKS 1 Steady 1
  Perindo (baru) 2
  PPP 1 Steady 1
  PAN 2 Steady 2
  Hanura 4 Penurunan 3
  Demokrat 5 Penurunan 4
  PKPI 2 Penurunan 1
Jumlah Anggota 20 Kenaikan 25
Jumlah Partai 9 Kenaikan 12

Daftar Distrik[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Intan Jaya terdiri atas 8 distrik dan 97 kampung dengan luas wilayah 3.922,02 km² dan jumlah penduduk 137.050 jiwa (2017). Kode Wilayah Kabupaten Intan Jaya adalah 91.27.[19][20][21]

Kode Wilayah Nama Distrik Ibu kota Jumlah Kampung Daftar
91.27.01 Sugapa Bilogai 17
91.27.02 Homeyo Pogapa 21
91.27.03 Wandai Mbugulo 9
91.27.04 Biandoga Bugalaga 16
91.27.05 Agisiga Agisiga 10
91.27.06 Hitadipa Hitadipa 9
91.27.07 Ugimba Ugimba 6
91.27.08 Tomosiga Tomosiga 9
Total 97
No. Distrik Kampung/Desa
1 Agisiga Agisiga,Mbamogo, Pugusiga, Tousiga, Unabundaga
2 Biandoga Biandoga, Bugalaga, Danggatadi, Kalawa, Yagaito, Yanei
3 Hitadipa Wabui, Zanaba, Kulapa, Pugisiga, Balamai
4 Homeyo Bilai I, Bilai II, Degesiga, Kendetapa, Kobae, Mapa, Maya, Pogapa, Selemama, Zomban Doga
5 Sugapa Bilogai, Emondi, Jalai, Mamba, Mindau, Puyagiya, Ugimba, Yokatapa, Yoparu
6 Wandai Sabisa

Konflik bersenjata[sunting | sunting sumber]

  • 17 September 2020: Pratu Dwi Akbar tewas ditembak oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kali Hiabu.[22] Pasca kejadian, TNI mengumpulkan warga setempat untuk mencari senjata api yang dirampas oleh KKB.[23]
  • 19 September 2020: Pendeta Yeremia Zanambani ditemukan tewas tertembak. Pendeta Yeremia merupakan Ketua Klasis Gereja Kemah Injil Indonesia Hitadipa, Kabupaten Intan Jaya, Papua. Puteri korban meyakini bahwa pelaku penembakan merupakan anggota TNI yang memiliki kedekatan dengan keluarganya.[24] Pihak TNI membantah hal tesebut dan menuduh KKB memutarbalikkan fakta.[25] Berdasarkan hasil penyelidikan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) diduga ada keterlibatan aparat dan kemungkinan pihak ketiga dalam kasus penembakan ini.[26]
  • Pasca penembakan pendeta Yeremia, penduduk Hitadipa mengungsi.[27]
  • Setidaknya telah terjadi lima kali konflik bersenjata antara aparat keamanan dengan KKB yang menewaskan 2 prajurit TNI, 1 orang warga sipil, dan 1 orang anggota KKB sejak Januari sampai dengan Februari tahun 2021.[28]
  • Polres Intan Jaya menetapkan status keamanan siaga satu di Intan Jaya akibat aksi penembakan yang dilakukan oleh KKB. Gangguan keamanan ini juga membuat roda pemerintahan di Kabupaten Intan Jaya tidak berjalan. Bupati Intan Jaya dan jajarannya meninggalkan ibukota Sugapa. Diperkirakan sekitar 1.000 orang warga mengungsi ke Kompleks Pastoran Gereja Katholik Mikael Bilogai, Distrik Sugapa. Untuk mengatasi gangguan keamanan ini, pemerintah mengirimkan pasukan tambahan ke Kabupaten Intan Jaya.[29]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Pembentukan Daerah-Daerah Otonom di Indonesia s/d Tahun 2014" (PDF). www.otda.kemendagri.go.id. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 2019-07-12. Diakses tanggal 16 Februari 2020. 
  2. ^ a b c "Visualisasi Data Kependuduakan - Kementerian Dalam Negeri 2020". www.dukcapil.kemendagri.go.id. Diakses tanggal 22 Februari 2021. 
  3. ^ a b "Kabupaten Intan Jaya Dalam Angka 2020". www.intanjayakab.bps.go.id. Diakses tanggal 10 Juni 2020. 
  4. ^ "Penduduk Menurut Wilayah dan Agama yang Dianut di Kabupaten Intan Jaya". www.sp2010.bps.go.id. Diakses tanggal 16 Februari 2020. 
  5. ^ "Rincian Alokasi Dana Alokasi Umum Provinsi/Kabupaten Kota Dalam APBN T.A 2020" (PDF). www.djpk.kemenkeu.go.id. (2020). Diakses tanggal 22 Januari 2021. 
  6. ^ "Metode Baru Indeks Pembangunan Manusia 2019-2020". www.bps.go.id. Diakses tanggal 22 Januari 2021. 
  7. ^ "Keadaan Geografis – Kabupaten Intan Jaya" (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2021-04-10. 
  8. ^ "Pemerintah Resmikan 7 Daerah Otonom Baru". solopos.com. 26-05-2009. Diakses tanggal 24-04-2021. 
  9. ^ "Penjabat Bupati atau Walikota Dilarang Ikut Pilkada". jpnn.com. 26-05-2009. Diakses tanggal 24-04-2021. 
  10. ^ "Natalis-Yan Resmi Pimpin Intan Jaya". Tabloid Jubi. 22-11-2012. Diakses tanggal 22-11-2012. 
  11. ^ "Wakil Gubernur Papua Melantik 5 Plt.Bupati". nabire.net. 27-10-2016. Diakses tanggal 24-04-2021. 
  12. ^ "Akhiri Masa Cuti, Natalis Tabuni Kembali Pimpin Intan Jaya". nabire.net. 14-02-2017. Diakses tanggal 24-04-2021. 
  13. ^ "Bupati Intan Jaya dan Jayapura Hasil Pilkada Serentak 2017 Akhirnya Dilantik". kabartanahpapua.com. 12-12-2017. Diakses tanggal 24-04-2021. 
  14. ^ Rumyaan (19-12-2019). "25 Anggota DPRD Intan Jaya Periode 2019-2024 Dilantik". papualives.com. Diakses tanggal 08-01-2020. 
  15. ^ "25 Anggota DPRD Intan Jaya Dilantik". suarapapua.com. Radar Pagi. 18-12-2019. Diakses tanggal 08-01-2020. 
  16. ^ "25 Anggota DPRD Intan Jaya Periode 2019-2024 Dilantik". nabire.net. 18-12-2019. Diakses tanggal 08-01-2020. 
  17. ^ "Info Pemilu 2019". KPU RI. Diakses tanggal 08-01-2020. 
  18. ^ "KPU Intan Jaya Tetapkan 25 Daftar Calon Terpilih Aggota DPRD". papuasatu.com. 07-08-2019. Diakses tanggal 08-01-2020. 
  19. ^ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2019-09-19. Diakses tanggal 5 Desember 2018. 
  20. ^ "Statistik Potensi Desa Propinsi Papua 2018". BPS Provinsi Papua. Diakses tanggal 27 Februari 2019. 
  21. ^ "RPJIM Kabupaten Intan Jaya" (PDF). SIPPA Ditjen Cipta Karya Kemenpupera RI. Kementerian PU dan Perumahan Rakyat RI. Diakses tanggal 20 Maret 2019. 
  22. ^ Briantika, Adi. "Kematian Pendeta Yeremia: Cari Pembunuh Tentara, Warga Ditembak". tirto.id. Diakses tanggal 2021-04-10. 
  23. ^ "Pendeta Yeremia tewas ditembak di Papua, keluarga tuntut pelakunya diadli di peradilan HAM". BBC News Indonesia. Diakses tanggal 2021-04-10. 
  24. ^ Indonesia, C. N. N. "Putri Pendeta Yeremia: Ayah Bilang pada Ibu Ditembak TNI". nasional. Diakses tanggal 2021-04-10. 
  25. ^ "Bantah TNI, Ini Kronologi Penembakan Pendeta Yeremia Versi OPM". suara.com. 2020-09-21. Diakses tanggal 2021-04-10. 
  26. ^ Media, Kompas Cyber (2020-11-10). "Menyoal Penembakan Pendeta Yeremia di Papua, Keluarga Tuntut Pelaku Diadili di Peradilan HAM Halaman all". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2021-04-10. 
  27. ^ Indonesia, C. N. N. "Warga Hitadipa Papua Masih Mengungsi Minta TNI Ditarik Keluar". nasional. Diakses tanggal 2021-04-10. 
  28. ^ "Penembakan di Intan Jaya membuat sekitar 600 warga 'mengungsi karena takut', mengapa konflik terus terjadi?". BBC News Indonesia. Diakses tanggal 2021-04-10. 
  29. ^ Media, Kompas Cyber (2021-02-18). "Fakta-fakta KKB Masuk Kota di Intan Jaya, Ribuan Warga Mengungsi hingga Ratusan Brimob Dikirim ke Papua Halaman all". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2021-04-10. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]