Lompat ke isi

Kabupaten Intan Jaya

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Kabupaten Intan Jaya
Bandar Udara Bilorai
Bandar Udara Bilorai
Lambang resmi Kabupaten Intan Jaya
Peta
Peta
Kabupaten Intan Jaya di Maluku dan Papua
Kabupaten Intan Jaya
Kabupaten Intan Jaya
Peta
Kabupaten Intan Jaya di Indonesia
Kabupaten Intan Jaya
Kabupaten Intan Jaya
Kabupaten Intan Jaya (Indonesia)
Koordinat: 3°24′37″S 136°42′30″E / 3.41016°S 136.70837°E / -3.41016; 136.70837
Negara Indonesia
ProvinsiPapua Tengah
Tanggal berdiri26 November 2008
Dasar hukumUU Nomor 54 Tahun 2008 [1]
Ibu kotaSugapa
Jumlah satuan pemerintahan
Daftar
  • Distrik: 8
  • Kampung: 97
Pemerintahan
  BupatiAner Maisini
  Wakil BupatiElias Igapa
  Sekretaris DaerahAsir Mirip
Luas
  Total3.922,00 km2 (1,514,29 sq mi)
Populasi
 (31 Desember 2024)[2]
  Total137.696
  Kepadatan35/km2 (91/sq mi)
Demografi
  Agama
  • 0,28% Islam
  • 0,06% Kepercayaan
  • 0,01% Hindu[2][3]
  BahasaIndonesia (resmi)
Moni
  IPMKenaikan 50,39 (2023)
 rendah [4]
Zona waktuUTC+09:00 (WIT)
Kode BPS
9435 Suntingan nilai di Wikidata
Pelat kendaraanPA xxxx I**
Kode Kemendagri94.07 Suntingan nilai di Wikidata
DAURp 724.911.374.000,00- (2020)
Situs webwww.intanjayakab.go.id

Kabupaten Intan Jaya adalah salah satu kabupaten di Provinsi Papua Tengah, Indonesia. Daerah ini dulunya pernah menjadi bagian dari wilayah Kabupaten Paniai. Kabupaten ini diresmikan oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, H. Mardiyanto pada tanggal 26 November 2008. Kabupaten ini berpenduduk 137.696 jiwa pada akhir tahun 2024.[2][5]

Kabupaten Intan Jaya terletak di kawasan Pegunungan Tengah Papua. Wilayahnya didominasi oleh dataran tinggi, tetapi wilayah dataran rendah dapat ditemukan di Distrik Tomosiga serta sebagian kecil wilayah Distrik Mbiandoga dan Agisiga.[6]

Intan Jaya terbagi atas beberapa Distrik yaitu :

  • Distrik Agisiga
  • Distrik Biandoga
  • Distrik Hitadipa
  • Distrik Sugapa (Ibukota)
  • Distrik Homeyo
  • Distrik Tomosiga
  • Distrik Ugimba
  • Distrik Wandai

Batas Wilayah

[sunting | sunting sumber]

Batas Wilayah Kabupaten Intan Jaya adalah sebagai berikut;[5]

UtaraMasirei (Kabupaten Waropen)
TimurDoufo, Beoga, Ilaga (Kabupaten Puncak)
SelatanDumadama, Bibida, Ekadide, Aradide (Kabupaten Paniai)
BaratBogoboida (Kabupaten Paniai), Napan (Kabupaten Nabire)

Letak geografis Kabupaten Intan Jaya yang berada di dataran tinggi menyebabkan suhu udara yang rendah di wilayah tersebut. Suhu udara maksimum adalah 25,02 derajat celcius dan suhu minimum adalah 12,15 derajat celcius dimana suhu tertinggi terjadi pada bulan April yaitu 28,8 derajat celcius sedangkan suhu terendah pada bulan September adalah 9,2 derajat celcius.

Data iklim Intan Jaya, Papua Tengah, Indonesia
Bulan Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agt Sep Okt Nov Des Tahun
Rata-rata tertinggi °C (°F) 19.6
(67.3)
19.7
(67.5)
19.6
(67.3)
19.5
(67.1)
19.1
(66.4)
18.7
(65.7)
18.1
(64.6)
18.3
(64.9)
18.9
(66)
19.6
(67.3)
19.8
(67.6)
19.8
(67.6)
19.23
(66.61)
Rata-rata terendah °C (°F) 12.6
(54.7)
12.7
(54.9)
12.6
(54.7)
12.5
(54.5)
12.2
(54)
11.8
(53.2)
11.2
(52.2)
11.3
(52.3)
11.9
(53.4)
12.1
(53.8)
12.3
(54.1)
12.5
(54.5)
12.14
(53.86)
Presipitasi mm (inci) 240
(9.45)
307
(12.09)
253
(9.96)
291
(11.46)
255
(10.04)
311
(12.24)
352
(13.86)
239
(9.41)
276
(10.87)
276
(10.87)
227
(8.94)
263
(10.35)
3.290
(129,54)
Rata-rata hari hujan 14 13 14 14 12 11 11 10 10 11 13 15 148
% kelembapan 86 84 85 87 89 90 91 88 85 83 87 88 86.9
Rata-rata sinar matahari harian 6.5 6.0 5.6 5.3 4.6 3.7 3.9 4.5 5.1 5.7 6.6 6.4 5.33
Sumber #1: Climate-Data.org [7]
Sumber #2: BMKG[8]

Pemerintahan

[sunting | sunting sumber]

Kepala daerah

[sunting | sunting sumber]
No Bupati Mulai Menjabat Akhir Menjabat Periode Wakil Bupati
(2) Aner Maisini 20 Februari 2025 Petahana 3
(2024)
Elias Igapa

Dewan Perwakilan

[sunting | sunting sumber]

DPRD Intan Jaya beranggotakan 25 orang yang dipilih melalui pemilihan umum setiap lima tahun sekali. Anggota DPRD Intan Jaya yang sedang menjabat saat ini adalah hasil Pemilu 2019 yang dilantik pada 18 Desember 2019 oleh Ketua Pengadilan Negeri Nabire, Erenst Jannes Ulaen, di Aula Maranatha Malompo, Nabire.[9][10] Komposisi anggota DPRD Intan Jaya periode 2019-2024 terdiri dari 12 partai politik di mana Partai Demokrat adalah partai politik pemilik kursi terbanyak setelah berhasil meraih 4 kursi, kemudian disusul oleh PDI Perjuangan, Partai NasDem, dan Partai Hanura yang masing-masing berhasil meraih 3 kursi.[11]Berikut ini adalah komposisi anggota DPR Kabupaten Intan Jaya dalam tiga periode terakhir.

Partai Politik Jumlah Kursi pada Periode
2014–2019[12] 2019–2024[13] 2024–2029[14]
PKB 2 Penurunan 1 Penurunan 0
Gerindra 0 Kenaikan 2 Steady 2
PDI-P 2 Kenaikan 3 Steady 3
Golkar 1 Penurunan 0 Kenaikan 1
NasDem 0 Kenaikan 3 Steady 3
PKS 1 Steady 1 Steady 1
PKN (baru) 2
Hanura 4 Penurunan 3 Steady 3
Garuda (baru) 2 Penurunan 1
PAN 2 Steady 2 Kenaikan 5
Demokrat 5 Penurunan 4 Penurunan 2
PSI (baru) 0 Penurunan 1
Perindo (baru) 2 Penurunan 1
PPP 1 Steady 1 Penurunan 0
PKPI 2 Penurunan 1
Jumlah Anggota 20 Kenaikan 25 Steady 25
Jumlah Partai 9 Kenaikan 12 Steady 12

Konflik bersenjata

[sunting | sunting sumber]
  • 17 September 2020: Pratu Dwi Akbar tewas ditembak oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kali Hiabu.[15] Pasca kejadian, TNI mengumpulkan warga setempat untuk mencari senjata api yang dirampas oleh KKB.[16]
  • 19 September 2020: Pendeta Yeremia Zanambani ditemukan tewas tertembak. Pendeta Yeremia merupakan Ketua Klasis Gereja Kemah Injil Indonesia Hitadipa, Kabupaten Intan Jaya, Papua. Puteri korban meyakini bahwa pelaku penembakan merupakan anggota TNI yang memiliki kedekatan dengan keluarganya.[17] Pihak TNI membantah hal tesebut dan menuduh KKB memutarbalikkan fakta.[18] Berdasarkan hasil penyelidikan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) diduga ada keterlibatan aparat dan kemungkinan pihak ketiga dalam kasus penembakan ini.[19]
  • Pasca penembakan pendeta Yeremia, penduduk Hitadipa mengungsi.[20]
  • Setidaknya telah terjadi lima kali konflik bersenjata antara aparat keamanan dengan KKB yang menewaskan 2 prajurit TNI, 1 orang warga sipil, dan 1 orang anggota KKB sejak Januari sampai dengan Februari tahun 2021.[21]
  • Polres Intan Jaya menetapkan status keamanan siaga satu di Intan Jaya akibat aksi penembakan yang dilakukan oleh KKB. Gangguan keamanan ini juga membuat roda pemerintahan di Kabupaten Intan Jaya tidak berjalan. Bupati Intan Jaya dan jajarannya meninggalkan ibukota Sugapa. Diperkirakan sekitar 1.000 orang warga mengungsi ke Kompleks Pastoran Gereja Katholik Mikael Bilogai, Distrik Sugapa. Untuk mengatasi gangguan keamanan ini, pemerintah mengirimkan pasukan tambahan ke Kabupaten Intan Jaya.[22]
  • Intan Jaya merupakan basis (markas) dari 3 Kodap (Komando Daerah Perjuangan) OPM yaitu Kodap VIII/IntanJaya bermarkas di Kp. Soanggama dengan pimpinan Undius Kogoya,[23] Kodap III/D Dulla bermarkas di Kp. Tausiga dengan pimpinan Daniel Aibon Kogoya,[24] Kodap VIII/Kemabu bermarkas di Kp. Ugimba dengan pimpinan Sabinus Waker[25]
  • Beberapa Satgas Mobile yang pernah ditugaskan di wilayah Intan Jaya yaitu Yonif 433/JS,[26] Yonif 400/BR,[27] Yonif 501/BY,[28] Yonif 328/Dirgahayu,[29] Yonif 305/Tengkorak,[30] Yonif 330/TD,[31] Yonif 509/BY,[32] Yonif 500/Sikatan,[33] Yonif 712/Wiratama.[34]
  • Karena tingginya eskalasi konflik di Intan Jaya, Satgas TNI Koops HABEMA[35] ditugaskan untuk menjaga keamanan Dan menanggulangi konflik yang terjadi di Intanjaya.
  • Kontak tembak terjadi pada Selasa, 13 Mei 2025 yang mengakibatkan 18 TPNPB-OPM (Kelompok Daniel Aibon Kogoya dan Kelompok Undius Kogoya)[36][37] tewas saat operasi yang dilakukan oleh Tim Satgas Rajawali 2 Kopassus dan Yonif 500/Sikatan di Kp. Dugusiga, Bambu Kuning Dan Sugapa Lama serta didapatkan 1 pucuk AK47, sebelumnya diketahui Kelompok TPNPB-OPM tersebut sedang melaksanakan pertemuan di Kp. Sugapa Lama diduga mereka berkumpul dalam rangka perencanaan penyerangan heli dan personel pembangunan Tower B3 yang sedang berlangsung di perbatasan Beoga.[38]
  • Pasukan TNI Satgas Habema terpaksa menembak mati Komandan Batalyon Kodap 8 Soanggama Intan Jaya, Papua Tengah, Enos Tipagau.[39] Enos Tipagau ditembak karena melawan dan menyerang saat hendak diamankan dari tempat persembunyiannya.[40]
  • 11 Agustus 2025, Pasukan TNI Satgas Habema (Tim Satgas Rajawali II Kopassus Dan Yonif 500/Sikatan) menyisir Kampung Mamba, pasukan kembali terlibat kontak senjata dengan kelompok OPM Kodap VIII Kemabu dengan hasil, satu anggota OPM meninggal dunia atas nama Dece Mujijau, Danyon Titigi Kodap VIII Kemabu. Ia merupakan tokoh di bawah pimpinan Sabinus Waker.[41][42]
  • 15 Oktober 2025, Pasukan TNI Satgas Habema (Tim Satgas Rajawali II Kopassus, Yonif 500/Sikatan, dan Yonif 72/Wiratama) merebut markas TPNPB-OPM Kodap VIII/Soanggama yaitu di Kp.Soanggama serta berhasil menewaskan 14 OPM dengan 3 tokoh OPM dan Salah 1 nya kepala staf operasi Kodap VIII/Soanggama Dan adik kandung Undius Kogoya yaitu Ipe Kogoya.[43][44]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. "Pembentukan Daerah-Daerah Otonom di Indonesia s/d Tahun 2014" (PDF). www.otda.kemendagri.go.id. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2019-07-12. Diakses tanggal 16 Februari 2020.
  2. 1 2 3 "Visualisasi Data Kependudukan - Kementerian Dalam Negeri 2024" (Visual). www.dukcapil.kemendagri.go.id. Diakses tanggal 23 Agustus 2025.
  3. "Penduduk Menurut Wilayah dan Agama yang Dianut di Kabupaten Intan Jaya". www.sp2010.bps.go.id. Diakses tanggal 16 Februari 2020.
  4. "[Metode Baru] Indeks Pembangunan Manusia (Umur Harapan Hidup Hasil Long Form SP2020) 2021-2023". www.papua.bps.go.id. Diakses tanggal 9 April 2024.
  5. 1 2 "Kabupaten Intan Jaya Dalam Angka 2020". www.intanjayakab.bps.go.id. Diarsipkan dari asli tanggal 2020-06-10. Diakses tanggal 10 Juni 2020.
  6. "Keadaan Geografis – Kabupaten Intan Jaya" (dalam bahasa American English). Diarsipkan dari asli tanggal 2021-04-10. Diakses tanggal 2021-04-10.
  7. "Bilogai, Papua Tengah, Indonesia". Climate-Data.org. Diakses tanggal 28 April 2025.
  8. "Buku Peta Rata-Rata Curah Hujan Dan Hari Hujan Periode 1991-2020 Indonesia" (PDF). BMKG. hlm. 89 & 154. Diakses tanggal 28 April 2024.
  9. Rumyaan (19-12-2019). "25 Anggota DPRD Intan Jaya Periode 2019-2024 Dilantik". papualives.com. Diakses tanggal 08-01-2020. ;
  10. "25 Anggota DPRD Intan Jaya Dilantik". suarapapua.com. Radar Pagi. 18-12-2019. Diakses tanggal 08-01-2020.
  11. "25 Anggota DPRD Intan Jaya Periode 2019-2024 Dilantik". nabire.net. 18-12-2019. Diakses tanggal 08-01-2020.
  12. "Info Pemilu 2019". KPU RI. Diakses tanggal 08-01-2020.
  13. "KPU Intan Jaya Tetapkan 25 Daftar Calon Terpilih Aggota DPRD". papuasatu.com. 07-08-2019. Diakses tanggal 08-01-2020.
  14. "Keputusan KPU Kabpaten Intan Jaya Nomor 267 Tahun 2024" (PDF). JDIH KPU. 18 Maret 2024. Diakses tanggal 16 Oktober 2024.
  15. Briantika, Adi. "Kematian Pendeta Yeremia: Cari Pembunuh Tentara, Warga Ditembak". Tirto.id. Diarsipkan dari asli tanggal 2021-04-10. Diakses tanggal 2021-04-10.
  16. "Pendeta Yeremia tewas ditembak di Papua, keluarga tuntut pelakunya diadli di peradilan HAM". BBC News Indonesia. Diarsipkan dari asli tanggal 2021-04-10. Diakses tanggal 2021-04-10.
  17. "Putri Pendeta Yeremia: Ayah Bilang pada Ibu Ditembak TNI". CNN Indonesia. Diarsipkan dari asli tanggal 2021-04-10. Diakses tanggal 2021-04-10.
  18. Sulaiman, M. Reza (2020-09-21). "Bantah TNI, Ini Kronologi Penembakan Pendeta Yeremia Versi OPM". Suara.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2021-04-10. Diakses tanggal 2021-04-10.
  19. Rachmawati, ed. (2020-11-10). "Menyoal Penembakan Pendeta Yeremia di Papua, Keluarga Tuntut Pelaku Diadili di Peradilan HAM". Kompas.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2021-04-10. Diakses tanggal 2021-04-10.
  20. "Warga Hitadipa Papua Masih Mengungsi Minta TNI Ditarik Keluar". CNN Indonesia. Diarsipkan dari asli tanggal 2021-04-10. Diakses tanggal 2021-04-10.
  21. "Penembakan di Intan Jaya membuat sekitar 600 warga 'mengungsi karena takut', mengapa konflik terus terjadi?". BBC News Indonesia. Diarsipkan dari asli tanggal 2021-04-10. Diakses tanggal 2021-04-10.
  22. Kurniati, Pythag, ed. (2021-02-18). "Fakta-fakta KKB Masuk Kota di Intan Jaya, Ribuan Warga Mengungsi hingga Ratusan Brimob Dikirim ke Papua". Kompas.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2021-04-10. Diakses tanggal 2021-04-10.
  23. "Markas KKB Pimpinan Undius Kogoya Berhasil Diduduki". Tribrata News (dalam bahasa American English). 2024-06-17. Diakses tanggal 2025-10-28.
  24. Okezone (2025-05-15). "Profil Daniel Aibon Kogoya, Pentolan OPM yang 18 Anak Buahnya Tewas Ditembak : Okezone News". https://news.okezone.com/. Diakses tanggal 2025-10-28.
  25. "Bupati: Kelompok Sabinus Waker tidak terlibat konflik di Intan Jaya – Jubi – Berita Papua Jujur Bicara". arsip.jubi.id. Diakses tanggal 2025-10-28.
  26. Hermawan, Oleh Nandang. "Pertama Kali, Warga Papua dan Satgas Yonif 433 Rayakan Lebaran dengan Bakar Batu". tniad.mil.id. Diakses tanggal 2025-10-28.
  27. antaranews.com (2021-02-16). "Tercatat 11 Prajurit Yonif 400/BR gugur dalam tugas di Intan Jaya". Antara News. Diakses tanggal 2025-10-28.
  28. AD, Oleh Admin TNI (2021-08-28). "Kompak Bersama Warga Intan Jaya, Satgas Yonif 501/BY Gelar Berbagai Lomba Rangkaian HUT Ke 76 RI". tniad.mil.id. Diakses tanggal 2025-10-28.
  29. AD, Oleh Admin TNI (2022-06-08). "Satgas Yonif PR 328/DGY Berikan Bantuan Alkitab Warga Intan Jaya, Papua". tniad.mil.id. Diakses tanggal 2025-10-28.
  30. AD, Oleh Admin TNI (2022-10-25). "Peduli Warga Intan Jaya, Satgas Yonif PR 305/Tkr Resmikan Sarana Hiburan dan Broadcast On Air". tniad.mil.id. Diakses tanggal 2025-10-28.
  31. AD, Oleh Admin TNI (2023-10-02). "Pos Satgas 330 Layaknya Rumah Kedua Bagi Warga Intan Jaya". tniad.mil.id. Diakses tanggal 2025-10-28.
  32. "Satgas Yonif 509 Kostrad Pererat Hubungan dengan Warga Intan Jaya". SINDOnews Daerah. Diakses tanggal 2025-10-28.
  33. Latowa, Syarifah (2025-04-30). "Satgas Yonif 500 Sikatan Gelar Pengobatan Gratis untuk Pendeta di Intan Jaya". TIMES Indonesia. Diakses tanggal 2025-10-28.
  34. SATU, INDONESIA (2025-10-27). "Menjalin Persaudaraan di Tanah Intan Jaya: Satgas Yonif 712/Wiratama Eratkan Hubungan dengan Warga Bulapa". INDONESIA SATU. Diakses tanggal 2025-10-28.
  35. Okezone (2025-05-18). "Koops Habema, Gabungan 3 Pasukan Elite TNI yang Tembak Mati 18 OPM dan Pengkhianat Negara : Okezone News". https://news.okezone.com/. Diakses tanggal 2025-10-28.
  36. "Kronologi 18 Anggota OPM Tewas Ditembak TNI di Intan Jaya, Bocah 6 Tahun Kena Serpihan Peluru". Serambinews.com. Diakses tanggal 2025-10-28.
  37. "Operasi Badai 25B Satgas Rajawali dan Yonif 500/Sikatan Tewaskan Belasan Anggota OPM". 2025-05-15. Diakses tanggal 2025-10-28.
  38. TV, Metro. "8 Fakta Penembakan 18 Anggota OPM oleh TNI di Intan Jaya Papua Tengah". https://www.metrotvnews.com. Diakses tanggal 2025-10-28.
  39. Redaksi, Tim. "Jejak Enos Tipagau, Anggota KKB yang Tewas dalam Kontak Senjata di Intan Jaya". Berita Nasional. Diakses tanggal 2025-10-28.
  40. TV, Metro. "TNI Tembak Mati Tokoh OPM Enos Tipagau". https://www.metrotvnews.com. Diakses tanggal 2025-10-28.
  41. "TNI Lumpuhkan 8 Anggota OPM Papua Usai Kontak Tembak Terjadi - PAGE 2 : Okezone News". news.okezone.com. Diakses tanggal 2025-10-28.
  42. "Operasi Satgas Habema Tewaskan Sejumlah Anggota OPM Jelang HUT RI". papua60detik.id (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-10-28.
  43. Pulo, Paulus. "Kontak Tembak dengan TNI, 14 Anggota OPM Undius Kogoya Tewas di Intan Jaya". detiknews. Diakses tanggal 2025-10-28.
  44. "Pangdam XIII/Merdeka Apresiasi Keberhasilan Yonif 712/Wiratama Bersama Satgas Rajawali Usai Bebaskan Warga Soanggama Papua dari Cengkraman OPM - Manado News". 2025-10-21. Diakses tanggal 2025-10-28.

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]