Partai Garuda

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Partai Garuda
Gerakan Perubahan Indonesia
Ketua umum Ahmad Ridha Sabana
Sekretaris jenderal Abdullah Mansuri
Didirikan 16 April 2015; 3 tahun lalu (2015-04-16)
Kantor pusat Jl. Kwitang Raya, Jakarta
Keanggotaan  (2016) 400.000
Ideologi Pancasila
Warna resmi Merah
Kursi di DPR (2014)
0 / 560
Situs web
partaigaruda.org

Partai Gerakan Perubahan Indonesia atau Partai Garuda (bahasa Inggris: Garuda Party), adalah sebuah partai politik di Indonesia. Partai Garuda dideklarasikan pada tanggal 16 April 2015. Ahmad Ridha Sabana menjabat sebagai Ketua Umum partai. Pada tahun 2015, melalui surat keputusan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly, Partai Garuda mendapatkan ketetapan hukum dan resmi menjadi partai politik.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Pemilu 2019[sunting | sunting sumber]

Partai Garuda mendaftarkan diri sebagai peserta pemilihan umum 2019 pada tanggal 15 Oktober 2017.[1] Garuda merupakan partai politik ke-13 yang mendaftar di KPU untuk pemilu 2019.[2][3] Ahmad Ridha Sabana mengklaim bahwa Garuda sudah mencapai angka 98 persen kepengurusan di tingkat kabupaten dan kota. Ia memperhitungkan terdapat sekitar 400 ribu anggota partai di seluruh daerah.[4] Ahmad menambahkan bahwa Garuda dibentuk sebagai salah satu partai politik yang mengakomodasi anak muda, dengan memberikan wadah kepada para pemuda Indonesia yang memiliki minat untuk berpolitik untuk memenuhinya melalui mekanisme bergabung dengan partai politik, dalam hal ini Partai Garuda.[5][6][7] Pada tanggal 18 Oktober 2017, KPU mengumumkan empat belas partai politik yang memenuhi syarat administrasi, dan Partai Garuda termasuk salah satunya.[8]

Di luar politik, Ridha Sabana adalah Presiden Direktur PT Cipta Televisi Pendidikan Indonesia (TPI). Di sisi lain, Abdullah Mansuri merupakan Ketua Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI).[9]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ YUD (15 Oktober 2017). "PBI dan Partai Garuda Daftar ke KPU". BeritaSatu. Diakses tanggal 11 Desember 2017. 
  2. ^ Defianti, Ika (15 Oktober 2017). "Daftarkan Diri ke KPU, Partai Garuda Ingin Lolos Verifikasi". Liputan 6. Diakses tanggal 11 Desember 2017. 
  3. ^ Batubara, Puteranegara (15 Oktober 2017). "Daftarkan Diri ke KPU, Partai Garuda Ingin Lolos Verifikasi". Okezone. Diakses tanggal 11 Desember 2017. 
  4. ^ Triyogo, Arkhelaus Wisnu (15 Oktober 2017). "Partai Garuda, Pendatang Baru yang Ikut Mendaftar Pemilu ke KPU". Tempo. Diakses tanggal 11 Desember 2017. 
  5. ^ Wakik, Ahmad Kiflan (15 Oktober 2017). "Partai Garuda Dan PBI Ikut Mendaftar Di KPU". Rakyat Merdeka Online. Diakses tanggal 11 Desember 2017. 
  6. ^ Erika N., Dian (15 Oktober 2017). "Partai Garuda, Pendatang Baru yang Ikut Mendaftar Pemilu ke KPU". Republika Online. Diakses tanggal 11 Desember 2017. 
  7. ^ Destryawan, Dennis (15 Oktober 2017). "Daftar ke KPU, Partai Garuda Mengaku Punya Gerakan Senyap". Tribunnews. Diakses tanggal 11 Desember 2017. 
  8. ^ "13 Partai Tak Ikut Pemilu 2019, Dua Diantaranya Partai Bang Rhoma dan Yusril". Parlemen.co. 18 Oktober 2017. Diakses tanggal 11 Desember 2017. 
  9. ^ Suud, Yuswardi A. (18 Oktober 2017). "Menilik Partai Garuda, Siapa di Belakang Mereka?". Parlemen.co. Diakses tanggal 11 Desember 2017. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]