Lompat ke isi

Pemilihan umum legislatif Indonesia 2024

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Pemilihan Umum Legislatif Indonesia 2024
Logo pemilihan umum
Logo pemilihan umum
Maskot pemilihan umum
Maskot pemilihan umum
14 Februari 2024
732 kursi Majelis Permusyawaratan Rakyat
(Dewan Perwakilan Rakyat: 580; Dewan Perwakilan Daerah: 152)
291 kursi untuk meraih status mayoritas
Jajak pendapat
Pemilih terdaftar206.670.717 (DPT+DPK)[1]
Kehadiran pemilih167.677.138 (81,13%)
Kandidat
  Partai pertama Partai kedua Partai ketiga
 
Ketua Megawati Soekarnoputri Airlangga Hartarto Prabowo Subianto
Partai PDI-P Golkar Gerindra
Aliansi Kerja Sama Indonesia Maju Indonesia Maju
Ketua sejak 24 Maret 1999 (1999-03-24) 13 Desember 2017 (2017-12-13) 20 September 2014 (2014-09-20)
Pemilu sebelumnya 19,33% suara
22,26% kursi
12,31% suara
14,78% kursi
12,57% suara
13,57% kursi
Kursi sebelumnya 128 85 78
Kursi yang dimenangkan 110 102 86
Perubahan kursi Penurunan 18 Kenaikan 17 Kenaikan 8
Suara rakyat 25.384.673 23.208.488 20.071.345
Persentase 16,72% 15,29% 13,22%
Swing Penurunan 2,61% Kenaikan 2,98% Kenaikan 0,65%
  Partai keempat Partai kelima Partai keenam
 
Ketua Surya Paloh Muhaimin Iskandar Ahmad Syaikhu
Partai NasDem PKB PKS
Aliansi Perubahan Perubahan Perubahan
Ketua sejak 25 Januari 2013 (2013-01-25) 25 Mei 2005 (2005-05-25) 10 Mei 2020 (2020-05-10)
Pemilu sebelumnya 9,05% suara
10,26% kursi
9,69% suara
10,09% kursi
8,21% suara
8,70% kursi
Kursi sebelumnya 59 58 50
Kursi yang dimenangkan 69 68 53
Perubahan kursi Kenaikan 10 Kenaikan 10 Kenaikan 3
Suara rakyat 14.660.328 16.115.358 12.781.241
Persentase 9,66% 10,62% 8,42%
Swing Kenaikan 0,61% Kenaikan 0,93% Kenaikan 0,21%
  Partai ketujuh Partai kedelapan
 
Ketua Zulkifli Hasan Agus Harimurti Yudhoyono
Partai PAN Demokrat
Aliansi Indonesia Maju Indonesia Maju
Ketua sejak 1 Maret 2015 (2015-03-01) 15 Maret 2020 (2020-03-15)
Pemilu sebelumnya 6,84% suara
7,65% kursi
7,77% suara
9,39% kursi
Kursi sebelumnya 44 54
Kursi yang dimenangkan 48 44
Perubahan kursi Kenaikan 4 Penurunan 10
Suara rakyat 10.984.639 11.283.053
Persentase 7,24% 7,43%
Swing Kenaikan 0,4% Penurunan 0,34%
Peta persebaran suara
Peta peraihan suara dan kursi di setiap daerah pemilihan
Komposisi DPR-RI setelah pemilu 2024.
  PDI-P   Golkar   Gerindra   PKB
  NasDem   PKS   Demokrat   PAN
Peta partai peraih suara terbanyak setiap provinsi untuk pemilihan anggota DPR-RI pada pemilu 2024.
Peta partai peraih suara terbanyak setiap provinsi untuk pemilihan anggota DPRD Provinsi pada pemilu 2024.
Kepemimpinan petahana
MPR: Bambang Soesatyo (Golkar)
DPR: Puan Maharani (PDI-P)
DPD: La Nyalla Mattalitti
Kepemimpinan baru

MPR: Ahmad Muzani (Gerindra)
DPR: Puan Maharani (PDI-P)
DPD: Sultan Bachtiar Najamudin

Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah 2024 (umumnya disingkat menjadi Pemilu Legislatif 2024 atau Pileg 2024) adalah Pemilihan Umum Indonesia yang diselenggarakan pada tanggal 14 Februari 2024[2][3][4][5][6][7] untuk memilih anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD), serta anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD Provinsi maupun DPRD Kabupaten/Kota (kecuali DKI Jakarta)) se-Indonesia periode 2024–2029.

Pemilu Legislatif (Pileg) tahun tersebut dilaksanakan bersamaan dengan Pemilihan umum Presiden Indonesia 2024 (Pilpres) dan Pemilihan Kepala Daerah 2024 (Pilkada).

Pelaksanaan Pileg, Pilpres dan Pilkada di waktu bersamaan ini masih menimbulkan kontroversi,[8] bahkan digugat ke Mahkamah Konstitusi.[9]

Alokasi kursi parlemen

[sunting | sunting sumber]
Alokasi kursi pemilihan umum legislatif 2024
Tingkat Institusi Kursi yang diperebutkan Perubahan dari Pemilu 2019
Nasional Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) 580 Kenaikan 5
Dewan Perwakilan Daerah (DPD) 152 Kenaikan 16
Provinsi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah I (DPRD I) 2.372 Kenaikan 165
Kabupaten/Kota Dewan Perwakilian Rakyat Daerah II (DPRD II) 17.510 Kenaikan 170
Total 20.614

Peserta pemilihan umum legislatif

[sunting | sunting sumber]

Pendaftaran peserta pemilihan umum

[sunting | sunting sumber]

Pendaftaran partai politik pada tanggal 1–13 Agustus 2022 pukul 8.00 – 16.00 WIB dan 14 Agustus pukul 8.00 – 23.59 WIB.

Partai Singkatan Verifikasi
Administrasi[10] Putusan Bawaslu Faktual[11]
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan PDI-P1 AgustusLangsung otomatis
Partai Keadilan Sejahtera PKS
Partai NasDem NasDem
Partai Demokrat Demokrat5 Agustus
Partai Gerakan Indonesia Raya Gerindra8 Agustus
Partai Kebangkitan Bangsa PKB
Partai Persatuan Pembangunan PPP10 Agustus
Partai Golongan Karya Golkar
Partai Amanat Nasional PAN
Partai Persatuan Indonesia Perindo14 Desember
Partai Bulan Bintang PBB14 Desember
Partai Kebangkitan Nusantara PKN2 Agustus
Partai Garda Republik Indonesia Garuda3 Agustus
Partai Gelombang Rakyat Indonesia Gelora7 Agustus
Partai Hati Nurani Rakyat Hanura8 Agustus
Partai Solidaritas Indonesia PSI10 Agustus
Partai Buruh Buruh12 Agustus
Partai Ummat Ummat30 Desember[12]
Partai Keadilan dan Persatuan PKP1 Agustus
Partai Republik 12 Agustus
Partai Republik Satu 14 Agustus
Partai Rakyat Adil Makmur Prima1 Agustus
12 Agustus
Partai Republiku Indonesia 8 Agustus
14 Agustus
Partai Swara Rakyat Indonesia Parsindo12 Agustus
14 Agustus
Partai Reformasi PR1 Agustus
Partai Negeri Daulat Indonesia Pandai
Partai Demokrasi Rakyat Indonesia PDRI6 Agustus
Partai Kedaulatan Rakyat PKR11 Agustus
Partai Berkarya Berkarya12 Agustus
Partai Indonesia Bangkit Bersatu Ibu
Partai Pelita Pelita13 Agustus
Partai Kongres Kongres
Partai Pemersatu Bangsa PPB14 Agustus
Partai Karya Republik Pakar
Partai Pandu Bangsa PPB
Partai Bhinneka Indonesia PBI
Partai Pergerakan Kebangkitan Desa Perkasa
Partai Masyumi Masyumi
Partai Damai Kasih Bangsa PDKB
Partai Kedaulatan Kedaulatan

Keterangan warna:

  1. Hijau: Mendaftar dan dinyatakan lengkap pada hari sama.
  2. Biru: Mendaftar kemudian dinyatakan lengkap pada hari beda.
  3. Merah: Mendaftar dan belum dinyatakan lengkap.

Dari 40 partai politik yang mendaftar, hanya terdapat 18 partai yang memenuhi syarat administrasi dan verifikasi faktual secara nasional. Verifikasi ini mencakup keberadaan pengurus inti parpol di tingkat pusat, keterwakilan perempuan minimal 30% dan domisili kantor tetap di tingkat DPP. Kemudian, di tingkat Provinsi, ada tambahan syarat, yakni memenuhi keanggotaan di 75% Kabupaten/Kota di 34 provinsi. Syarat terakhir, yakni status sebaran pengurus minimal 50% kecamatan pada 75% Kabupaten/Kota di 34 provinsi.[13] Urutan partai politik peserta Pemilu Legislatif 2024 adalah sebagai berikut.[14]

Partai politik nasional

[sunting | sunting sumber]
Nomor urut Partai politik Pemimpin Pendaftaran Verifikasi faktual Koalisi Hasil Pemilu 2019
Suara (%) Kursi
1 Partai Kebangkitan BangsaPKB Muhaimin Iskandar 8 Agustus 2022 8 Agustus 2022 Perubahan 9,69
58 / 575
2 Partai Gerakan Indonesia RayaGerindra Prabowo Subianto 8 Agustus 2022 8 Agustus 2022 Indonesia Maju 12,57
78 / 575
3 Partai Demokrasi Indonesia PerjuanganPDI-P Megawati Soekarnoputri 1 Agustus 2022 1 Agustus 2022 Kerja Sama 19,33
128 / 575
4 Partai Golongan KaryaGolkar Airlangga Hartarto 10 Agustus 2022 10 Agustus 2022 Indonesia Maju 12,31
85 / 575
5 Partai NasDemNasDem Surya Paloh 1 Agustus 2022 1 Agustus 2022 Perubahan 9,05
59 / 575
6 Partai BuruhBuruh Said Iqbal 12 Agustus 2022 14 Desember 2022 Netral (baru)
7 Partai Gelombang Rakyat IndonesiaGelora Anis Matta 7 Agustus 2022 14 Desember 2022 Indonesia Maju (baru)
8 Partai Keadilan SejahteraPKS Ahmad Syaikhu 1 Agustus 2022 1 Agustus 2022 Perubahan 8,21
50 / 575
9 Partai Kebangkitan NusantaraPKN Anas Urbaningrum 2 Agustus 2022 14 Desember 2022 Netral (baru)
10 Partai Hati Nurani RakyatHanura Oesman Sapta Odang 8 Agustus 2022 14 Desember 2022 Kerja Sama 1,54
0 / 575
11 Partai Garda Perubahan IndonesiaGaruda Ahmad Ridha Sabana 3 Agustus 2022 14 Desember 2022 Indonesia Maju 0,50
0 / 575
12 Partai Amanat NasionalPAN Zulkifli Hasan 10 Agustus 2022 10 Agustus 2022 Indonesia Maju 6,84
44 / 575
13 Partai Bulan BintangPBB Yusril Ihza Mahendra 1 Agustus 2022 14 Desember 2022 Indonesia Maju 0,79
0 / 575
14 Partai DemokratDemokrat Agus Harimurti Yudhoyono 1 Agustus 2022 1 Agustus 2022 Indonesia Maju 7,77
54 / 575
15 Partai Solidaritas IndonesiaPSI Kaesang Pangarep 10 Agustus 2022 14 Desember 2022 Indonesia Maju 1,89
0 / 575
16 Partai Persatuan IndonesiaPerindo Hary Tanoesoedibjo 1 Agustus 2022 14 Desember 2022 Kerja Sama 2,67
0 / 575
17 Partai Persatuan PembangunanPPP Muhamad Mardiono 10 Agustus 2022 10 Agustus 2022 Kerja Sama 4,52
19 / 575
24 Partai UmmatUmmat Ridho Rahmadi 12 Agustus 2022 30 Desember 2022 Perubahan (baru)

Partai politik lokal Aceh

[sunting | sunting sumber]
Nomor urut Partai politik Pemimpin Koalisi Hasil Pemilu 2019
Suara (%) Kursi
18 Partai Nanggroe AcehPNA Irwandi Yusuf Netral 6,81
6 / 81
19 Partai Generasi Atjeh Beusaboh Tha'at Dan TaqwaGabthat Ahmad Tajuddin Netral (baru)
20 Partai Darul AcehPDA Muhibbussabri A. Wahab Perubahan 3,30
3 / 81
21 Partai AcehPA Muzakir Manaf Indonesia Maju 21,35
18 / 81
22 Partai Adil Sejahtera AcehPAS Aceh Tu Bulqaini Tanjongan Perubahan (baru)
23 Partai Soliditas Independen Rakyat AcehSIRA Muslim Syamsuddin Perubahan 1,45
1 / 81

Daerah pemilihan dan alokasi kursi

[sunting | sunting sumber]

Dewan Perwakilan Rakyat

[sunting | sunting sumber]

Daerah pemilihan Pemilihan Umum Anggota DPR adalah provinsi atau gabungan kabupaten/kota dalam 1 provinsi, dengan total 84 daerah pemilihan. Jumlah kursi untuk setiap daerah pemilihan berkisar antara 3-10 kursi. Penentuan besarnya daerah pemilihan disesuaikan dengan jumlah penduduk di daerah tersebut.[15]

No. Provinsi Daerah Pemilihan Jumlah Kursi Keterangan
1.AcehAceh I
Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Aceh Besar, Aceh Jaya, Aceh Selatan, Aceh Singkil, Aceh Tenggara, Gayo Lues, Nagan Raya, Pidie, Pidie Jaya, Simeulue, Kota Banda Aceh, Kota Sabang, Kota Subulussalam
7
13
Aceh II
Aceh Tamiang, Aceh Tengah, Aceh Timur, Aceh Utara, Bener Meriah, Bireuen, Kota Langsa, Kota Lhokseumawe
6
2.Sumatera UtaraSumatera Utara I
Deli Serdang, Serdang Bedagai, Kota Medan, Kota Tebing Tinggi
10
30
Sumatera Utara II
Humbang Hasundutan, Labuhanbatu, Labuhanbatu Selatan, Labuhanbatu Utara, Mandailing Natal, Nias, Nias Barat, Nias Selatan, Nias Utara, Padang Lawas, Padang Lawas Utara, Samosir, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Toba, Kota Gunungsitoli, Kota Padang Sidempuan, Kota Sibolga
10
Sumatera Utara III
Asahan, Batu Bara, Dairi, Karo, Langkat, Pakpak Bharat, Simalungun, Kota Binjai, Kota Pematangsiantar, Kota Tanjungbalai
10
3.Sumatera BaratSumatera Barat I
Dharmasraya, Kepulauan Mentawai, Pesisir Selatan, Sijunjung, Solok, Solok Selatan, Tanah Datar, Kota Padang, Kota Padangpanjang, Kota Sawahlunto, Kota Solok
8
14
Sumatera Barat II
Agam, Limapuluh Koto, Padang Pariaman, Pasaman, Pasaman Barat, Kota Bukittinggi, Kota Pariaman, Kota Payakumbuh
6
4.RiauRiau I
Bengkalis, Kepulauan Meranti, Rokan Hulu, Rokan Hilir, Siak, Kota Dumai, Kota Pekanbaru
7
13
Riau II
Indragiri Hilir, Indragiri Hulu, Kampar, Kuantan Singingi, Pelalawan
6
5.Kepulauan RiauKepulauan Riau
4
4
6.JambiJambi
8
8
7.Sumatera SelatanSumatera Selatan I
Banyuasin, Musi Banyuasin, Musi Rawas, Musi Rawas Utara, Kota Lubuk Linggau, Kota Palembang
8
17
Sumatera Selatan II
Empat Lawang, Lahat, Muara Enim, Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir, Ogan Komering Ulu, Ogan Komering Ulu Selatan, Ogan Komering Ulu Timur, Penukal Abab Lematang Ilir, Kota Pagar Alam, Kota Prabumulih
9
8.Bangka BelitungBangka Belitung
3
3
9.BengkuluBengkulu
4
4
10.LampungLampung I
Lampung Barat, Lampung Selatan, Pesawaran, Pesisir Barat, Pringsewu, Tanggamus, Kota Bandar Lampung, Kota Metro
10
20
Lampung II
Lampung Tengah, Lampung Timur, Lampung Utara, Mesuji, Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, Way Kanan
10
11.DKI JakartaDKI Jakarta I
Kota Jakarta Timur
6
21
DKI Jakarta II
Kota Jakarta Pusat, Kota Jakarta Selatan, Luar Negeri
7
DKI Jakarta III
Kepulauan Seribu, Kota Jakarta Barat, Kota Jakarta Utara
8
12.Jawa BaratJawa Barat I
Kota Bandung, Kota Cimahi
7
91
Jawa Barat II
Bandung, Bandung Barat
10
Jawa Barat III
Cianjur, Kota Bogor
9
Jawa Barat IV
Sukabumi, Kota Sukabumi
6
Jawa Barat V
Bogor
9
Jawa Barat VI
Kota Bekasi, Kota Depok
6
Jawa Barat VII
Bekasi, Karawang, Purwakarta
10
Jawa Barat VIII
Cirebon, Indramayu, Kota Cirebon
9
Jawa Barat IX
Majalengka, Subang, Sumedang
8
Jawa Barat X
Ciamis, Kuningan, Pangandaran, Kota Banjar
7
Jawa Barat XI
Garut, Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya
10
13.BantenBanten I
Lebak, Pandeglang
6
22
Banten II
Serang, Kota Cilegon, Kota Serang
6
Banten III
Tangerang, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan
10
14.Jawa TengahJawa Tengah I
Kendal, Semarang, Kota Salatiga, Kota Semarang
8
77
Jawa Tengah II
Demak, Jepara, Kudus
7
Jawa Tengah III
Blora, Grobogan, Pati, Rembang
9
Jawa Tengah IV
Karanganyar, Sragen, Wonogiri
7
Jawa Tengah V
Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Kota Surakarta
8
Jawa Tengah VI
Magelang, Purworejo, Temanggung, Wonosobo, Kota Magelang
8
Jawa Tengah VII
Banjarnegara, Kebumen, Purbalingga
7
Jawa Tengah VIII
Banyumas, Cilacap
8
Jawa Tengah IX
Brebes, Tegal, Kota Tegal
8
Jawa Tengah X
Batang, Pekalongan, Pemalang, Kota Pekalongan
7
15.Daerah Istimewa YogyakartaDaerah Istimewa Yogyakarta
8
8
16.Jawa TimurJawa Timur I
Sidoarjo, Kota Surabaya
10
87
Jawa Timur II
Pasuruan, Probolinggo, Kota Pasuruan, Kota Probolinggo
7
Jawa Timur III
Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo
7
Jawa Timur IV
Jember, Lumajang
8
Jawa Timur V
Malang, Kota Batu, Kota Malang
8
Jawa Timur VI
Blitar, Kediri, Tulungagung, Kota Blitar, Kota Kediri
9
Jawa Timur VII
Magetan, Ngawi, Pacitan, Ponorogo, Trenggalek
8
Jawa Timur VIII
Jombang, Madiun, Mojokerto, Nganjuk, Kota Madiun, Kota Mojokerto
10
Jawa Timur IX
Bojonegoro, Tuban
6
Jawa Timur X
Gresik, Lamongan
6
Jawa Timur XI
Bangkalan, Pamekasan, Sampang, Sumenep
8
17.BaliBali
9
9
18.Nusa Tenggara BaratNusa Tenggara Barat I
Bima, Dompu, Sumbawa, Sumbawa Barat, Kota Bima
3
11
Nusa Tenggara Barat II
Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, Lombok Utara, Kota Mataram
8
19.Nusa Tenggara TimurNusa Tenggara Timur I
Alor, Ende, Flores Timur, Lembata, Manggarai, Manggarai Barat, Manggarai Timur, Nagekeo, Ngada, Sikka
6
13
Nusa Tenggara Timur II
Belu, Kupang, Malaka, Rote Ndao, Sabu Raijua, Sumba Barat, Sumba Barat Daya, Sumba Tengah, Sumba Timur. Timor Tengah Selatan, Timor Tengah Utara, Kota Kupang
7
20.Kalimantan BaratKalimantan Barat I
Bengkayang, Kayong Utara, Ketapang, Kubu Raya, Landak, Mempawah, Sambas, Kota Pontianak, Kota Singkawang
8
12
Kalimantan Barat II
Kapuas Hulu, Melawi, Sanggau, Sekadau, Sintang
4
21.Kalimantan TengahKalimantan Tengah
6
6
22.Kalimantan SelatanKalimantan Selatan I
Balangan, Banjar, Barito Kuala, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Utara, Tabalong, Tapin
6
11
Kalimantan Selatan II
Kotabaru, Tanah Bumbu, Tanah Laut, Kota Banjarbaru, Kota Banjarmasin
5
23.Kalimantan TimurKalimantan Timur
8
8
24.Kalimantan UtaraKalimantan Utara
3
3
25.Sulawesi UtaraSulawesi Utara
6
6
26.GorontaloGorontalo
3
3
27.Sulawesi TengahSulawesi Tengah
7
7
28.Sulawesi SelatanSulawesi Selatan I
Bantaeng, Gowa, Jeneponto, Kepulauan Selayar, Takalar, Kota Makassar
8
24
Sulawesi Selatan II
Barru, Bone, Bulukumba, Maros, Pangkajene dan Kepulauan, Sinjai, Soppeng, Wajo, Kota Parepare
9
Sulawesi Selatan III
Enrekang, Luwu, Luwu Timur, Luwu Utara, Pinrang, Sidenreng Rappang, Tana Toraja, Toraja Utara, Kota Palopo
7
29.Sulawesi TenggaraSulawesi Tenggara
6
6
30.Sulawesi BaratSulawesi Barat
4
4
31.MalukuMaluku
4
4
32.Maluku UtaraMaluku Utara
3
3
33.PapuaPapua
3
3
34.Papua BaratPapua Barat
3
3
35.Papua SelatanPapua Selatan
3
3
36.Papua TengahPapua Tengah
3
3
37.Papua PegununganPapua Pegunungan
3
3
38.Papua Barat DayaPapua Barat Daya
3
3
Total
580

Dewan Perwakilan Daerah

[sunting | sunting sumber]

Daerah pemilihan Pemilihan Umum Anggota DPD adalah provinsi sehingga terdapat 38 daerah pemilihan untuk 38 provinsi. Jumlah kursi untuk setiap daerah pemilihan atau provinsi adalah empat orang.

Daftar rencana jadwal pemilihan umum sebagai berikut:[16]

KeteranganAwalAkhir
Perencanaan program dan anggaran serta penyusunan
peraturan pelaksanaan penyelenggaraan pemilu
14 Juni 2022 14 Juni 2024
Pemutakhiran data pemilih dan penyusunan daftar pemilih 14 Oktober 2022 21 Juni 2023
Pendaftaran dan verifikasi peserta pemilu 29 Juli 2022 13 Desember 2022
Penetapan peserta pemilu 14 Desember 2022
Penetapan jumlah kursi dan penetapan daerah pemilihan 14 Oktober 2022 9 Februari 2023
Pencalonan anggota DPD 6 Desember 2022 25 November 2023
Pencalonan anggota DPR, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota 24 April 2023 25 November 2023
Pencalonan Presiden dan Wakil Presiden 19 Oktober 2023 25 Oktober 2023
Masa kampanye pemilu 28 November 2023 10 Februari 2024
Masa tenang 11 Februari 2024 13 Februari 2024
Pemungutan suara 14 Februari 2024
Penghitungan suara 14 Februari 2024 15 Februari 2024
Rekapitulasi hasil penghitungan suara 15 Februari 2024 20 Maret 2024
Penetapan hasil pemilu Paling lambat 3 hari setelah pemberitahuan MK
atau 3 hari setelah putusan MK
Pengucapan sumpah/janji DPR dan DPD[a] 1 Oktober 2024
Pengucapan sumpah/janji Presiden dan Wakil Presiden 20 Oktober 2024

Tahapan dan jadwal pemilu presiden dan wakil presiden jika terjadi putaran kedua:

  • Pemutakhiran data pemilih dan penyusunan daftar pemilih (22 Maret 2024 – 25 April 2024)
  • Masa kampanye pemilu (2 Juni 2024 – 22 Juni 2024)
  • Masa tenang (23 Juni 2024 – 25 Juni 2024)
  • Pemungutan suara (26 Juni 2024)
  • Penghitungan suara (26 Juni 2024 – 27 Juni 2024)
  • Rekapitulasi hasil penghitungan suara (27 Juni 2024 – 20 Juli 2024)

Jajak pendapat

[sunting | sunting sumber]

Hasil Pemilihan umum Anggota DPR-RI 2024

[sunting | sunting sumber]
No. urut Partai politik Perolehan suara Perolehan
kursi DPR-RI
Perubahan suara dan
kursi pada Pemilu 2019
Perolehan suara
14 Feb 2024
Hasil hitung dan rekapitulasi
ulang pasca putusan MK
% suara % kursi
3   PDI-P 25.387.279 16,72% 25.384.673 16,72%
110 / 580
18,97% Penurunan 2,61% Penurunan 18
4   Golkar 23.208.654 15,29% 23.208.488 15,29%
102 / 580
17,59% Kenaikan 2,98% Kenaikan 17
2   Gerindra 20.071.708 13,22% 20.071.345 13,22%
86 / 580
14,83% Kenaikan 0,65% Kenaikan 8
1   PKB 16.115.655 10,62% 16.115.358 10,62%
68 / 580
11,72% Kenaikan 0,92% Kenaikan 10
5   NasDem 14.660.516 9,66% 14.660.328 9,66%
69 / 580
11,90% Kenaikan 0,61% Kenaikan 10
8   PKS 12.781.353 8,42% 12.781.241 8,42%
53 / 580
9,14% Kenaikan 0,21% Kenaikan 3
14   Demokrat 11.283.160 7,43% 11.283.053 7,43%
44 / 580
7,59% Penurunan 0,34% Penurunan 10
12   PAN 10.984.003 7,24% 10.984.639 7,24%
48 / 580
8,28% Kenaikan 0,40% Kenaikan 4
17   PPP 5.878.777 3,87% 5.878.708 3,87%
0 / 580
0,00% Penurunan 0,64% Penurunan 19
15   PSI 4.260.169 2,81% 4.260.108 2,81%
0 / 580
0,00% Kenaikan 0,91% Steady
16   Perindo 1.955.154 1,29% 1.955.131 1,29%
0 / 580
0,00% Penurunan 1,38% Steady
7   Gelora 1.281.991 0,84% 1.282.000 0,84%
0 / 580
0,00% Kenaikan 0,84% (baru)
10   Hanura 1.094.588 0,72% 1.094.599 0,72%
0 / 580
0,00% Penurunan 0,82% Steady
6   Buruh 972.910 0,64% 972.898 0,64%
0 / 580
0,00% Kenaikan 0,64% (baru)
24   Ummat 642.545 0,42% 642.550 0,42%
0 / 580
0,00% Kenaikan 0,42% (baru)
13   PBB 484.486 0,32% 484.487 0,32%
0 / 580
0,00% Penurunan 0,47% Steady
11   Garuda 406.883 0,27% 406.884 0,27%
0 / 580
0,00% Penurunan 0,23% Steady
9   PKN 326.800 0,22% 326.803 0,22%
0 / 580
0,00% Kenaikan 0,22% (baru)
Jumlah suara sah / jumlah kursi 151.796.631 90,53% 151.793.293 90,53% 580 100,00% Kenaikan 5
Jumlah suara tidak sah 15.887.902 9,47% 15.883.845 9,47% Penurunan 1,64%
Partisipasi pemilih 167.684.533 81,14% 167.677.138 81,13%
Tidak menggunakan hak pilih / golput 38.986.172 18,86% 38.993.579 18,87% Penurunan 2,39%
Jumlah pemilih terdaftar (DPT+DPK) 206.670.705 100,00% 206.670.717 100,00%

Penjelasan:

  • Pembatasan garis hitam: Karena adanya penerapan ambang batas parlemen (parliamentary threshold, PT), partai politik yang memperoleh suara dengan persentase kurang dari 4% tidak berhak memperoleh kursi di DPR.
  • Meski mengalami penurunan suara tersignifikan, PDI Perjuangan tetap mempertahankan posisinya sebagai pemenang pemilu. Sementara PPP untuk pertama kalinya sejak berdiri tahun 1973, gagal menduduki satupun wakilnya di DPR karena terganjal ambang batas minimal perolehan suara. Sebaliknya, Partai Golkar mengalami peningkatan suara dan kursi tersignifikan, bahkan mampu melebihi partainya capres terpilih.[18]
  • Dari antara 66 gugatan hasil pemilu DPR ke MK, hanya tiga gugatan yang dikabulkan, yakni diperintahkan untuk:
    • Melakukan penyandingan ulang hasil suara dengan dokumen Model C terhadap 120 TPS di Dapil Banten II,
    • Melakukan penghitungan suara ulang terhadap 105 TPS di Dapil Jatim IV, dan
    • Melakukan penghitungan suara ulang terhadap 147 TPS di Dapil Kaltim.
  • Namun hasil akhir perolehan suara pascaputusan MK ini tidak mengalami perubahan yang signifikan sehingga tidak mengubah perolehan kursi serta caleg yang terpilih.[18]

Hasil berdasarkan kota/kabupaten

[sunting | sunting sumber]
Persentase suara pada 2024
[sunting | sunting sumber]
Persentase suara berdasarkan kota/kabupaten
Persentase suara berdasarkan kota/kabupaten
Persentase suara berdasarkan kota/kabupaten
Persentase suara berdasarkan kota/kabupaten
Persentase suara berdasarkan kota/kabupaten
Persentase suara berdasarkan kota/kabupaten
Persentase suara berdasarkan kota/kabupaten
Persentase suara berdasarkan kota/kabupaten
Persentase suara berdasarkan kota/kabupaten
Persentase suara berdasarkan kota/kabupaten
Persentase suara berdasarkan kota/kabupaten
Persentase suara berdasarkan kota/kabupaten
Persentase suara berdasarkan kota/kabupaten
Persentase suara berdasarkan kota/kabupaten
Persentase suara berdasarkan kota/kabupaten
Persentase suara berdasarkan kota/kabupaten
Persentase suara berdasarkan kota/kabupaten
Persentase suara berdasarkan kota/kabupaten
Pergerakan suara dari 2019
[sunting | sunting sumber]
Pergerakan suara dari 2019 berdasarkan kota/kabupaten
Pergerakan suara dari 2019 berdasarkan kota/kabupaten
Pergerakan suara dari 2019 berdasarkan kota/kabupaten
Pergerakan suara dari 2019 berdasarkan kota/kabupaten
Pergerakan suara dari 2019 berdasarkan kota/kabupaten
Pergerakan suara dari 2019 berdasarkan kota/kabupaten
Pergerakan suara dari 2019 berdasarkan kota/kabupaten
Pergerakan suara dari 2019 berdasarkan kota/kabupaten
Pergerakan suara dari 2019 berdasarkan kota/kabupaten
Pergerakan suara dari 2019 berdasarkan kota/kabupaten
Pergerakan suara dari 2019 berdasarkan kota/kabupaten

Hasil Pemilihan umum DPR Aceh 2024 untuk partai lokal Aceh

[sunting | sunting sumber]
Urutan Partai Jumlah suara % suara Jumlah kursi % kursi
1 21 Partai Aceh 673.085 21,89%
20 / 81
24,69%
10 22 Partai Adil Sejahtera Aceh 147.516 4,80%
4 / 81
4,94%
11 18 Partai Nanggroe Aceh 87.990 2,86%
1 / 81
1,23%
13 23 Partai SIRA 33.340 1,08%
0 / 81
0,00%
15 20 Partai Darul Aceh 22.663 0,74%
1 / 81
1,23%
19 19 Partai Generasi Atjeh Beusaboh Tha'at Dan Taqwa 10.878 0,35%
0 / 81
0,00%
Sumber: Komisi Independen Pemilihan Aceh

Hasil penghitungan cepat

[sunting | sunting sumber]
Partai politik Litbang Kompas[19][20] Charta Politika Indonesia[19][20] Metrotvnews
Indikator Politik Indonesia[19][20]
Saiful Mujani
Lembaga Survei Indonesia[19]
Lingkaran Survei Indonesia
Denny JA[20]
Poltracking[19][20] Populi Center[19] Politika Research & Consulting[20] Hasil Akhir KPU
PKB10,71%10,51%10,49%10,81%10,55%10,89%10,92%11,20%10,62%
Gerindra13,47%13,52%13,39%13,02%13,44%13,34%13,96%13,27%13,22%
PDI-P16,31%16,09%16,68%16,80%16,79%16,64%16,33%17,12%16,72%
Golkar14,64%13,84%14,97%14,85%14,93%15,18%15,54%15,68%15,29%
NasDem9,96%9,02%9,41%9,00%9,46%9,24%9,12%9,52%9,66%
Buruh0,68%0,67%0,79%0,80%0,83%0,63%0,73%0,75%0,64%
Gelora0,85%0,99%0,93%1,09%1,24%0,94%0,89%0,99%0,84%
PKS8,37%9,43%8,13%8,28%8,35%8,17%8,00%7,41%8,42%
PKN0,24%0,39%0,38%0,35%0,46%0,24%0,28%0,39%0,22%
Hanura0,86%0,85%0,88%1,00%0,96%0,74%0,89%0,78%0,72%
Garuda0,30%0,43%0,43%0,43%0,49%0,33%0,34%0,36%0,27%
PAN7,10%7,08%6,90%6,83%6,61%7,27%7,19%6,41%7,24%
PBB0,39%0,54%0,61%0,63%0,47%0,41%0,45%0,42%0,32%
Demokrat7,62%7,66%7,46%7,42%6,97%7,41%7,07%7,58%7,43%
PSI2,80%2,97%2,81%2,90%2,72%2,89%2,62%2,78%2,81%
Perindo1,37%1,50%1,41%1,40%1,37%1,33%1,34%1,21%1,29%
PPP3,86%3,97%3,64%3,79%3,91%3,84%3,85%3,68%3,87%
Ummat0,47%0,54%0,60%0,60%0,45%0,51%0,46%0,54%0,42%
Suara masuk100%96,90%97,80%92,15%99,90%99,30%99,88%98,67%100%

Ditebalkan: Partai dengan perkiraan suara terbanyak, Dimiringkan: Partai yang diperkirakan tak lolos ambang batas parlemen 4%

Hasil Pemilihan Umum Anggota DPD

[sunting | sunting sumber]

Hasil Pemilihan Umum Anggota DPRD

[sunting | sunting sumber]
Partai DPRD Provinsi DPRD Kabupaten/Kota
KursiKetuaKursiKetua
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan 389 12 2810 153
Partai Golongan Karya 363 14 2521 122
Partai Gerakan Indonesia Raya 322 4 2120 43
Partai Kebangkitan Bangsa 220 1 1833 39
Partai NasDem 266 3 1849 54
Partai Keadilan Sejahtera 214 2 1312 21
Partai Demokrat 206 0 1479 18
Partai Amanat Nasional 159 1 1236 27
Partai Persatuan Pembangunan 82 0 850 11
Partai Solidaritas Indonesia 32 0 149 2
Partai Persatuan Indonesia 31 0 349 4
Partai Gelombang Rakyat Indonesia 1 0 72 0
Partai Hati Nurani Rakyat 42 0 486 4
Partai Buruh 0 0 11 0
Partai Ummat 0 0 20 0
Partai Bulan Bintang 12 0 164 2
Partai Garda Perubahan Indonesia 3 0 34 0
Partai Kebangkitan Nusantara 4 0 52 0
Partai Aceh 20 1 116 7
Partai Adil Sejahtera Aceh 4 0 16 0
Partai Nanggroe Aceh 1 0 21 1
Partai Darul Aceh 1 0 7 0
Partai Soliditas Independen Rakyat Aceh 0 0 3 0
Partai Generasi Aceh Bersatu Taat dan Takwa 0 0 0 0
Total 2372 38 17510 508


Lihat pula

[sunting | sunting sumber]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. "DPT Pemilu 2024 Nasional, 204,8 Juta Pemilih". Komisi Pemilihan Umum. Jakarta. 2023-07-02. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-08-19. Diakses tanggal 2023-09-09.
  2. "KPU: Jadwal Pemilu 2024 Belum Final". Republika. 4 Juni 2021. Diarsipkan dari asli tanggal 2022-06-13. Diakses tanggal 6 Juni 2021.
  3. Ramadhan, Ardito (5 Juni 2021). Krisiandi (ed.). "KPU Sebut Jadwal Penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada 2024 Belum Final". Kompas.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-05-05. Diakses tanggal 6 Juni 2021.
  4. Adyatama, Egi (6 Juni 2021). Persada, Syailendra (ed.). "KPU Sebut Jadwal Pemilu 2024 Belum Pasti Maju". Tempo.co. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-05-07. Diakses tanggal 6 Juni 2021.
  5. Fajarta, Carlos Roy (5 Juni 2021). "KPU: Jadwal Pemilu dan Pilkada 2024 Belum Final". Okezone.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-06-01. Diakses tanggal 6 Juni 2021.
  6. "KPU Sebut Jadwal Penyelenggaraan Pemilu 2024 Belum Final". Merdeka.com. 5 Juni 2021. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-05-04. Diakses tanggal 6 Juni 2021.
  7. "Pemilu Serentak Diputuskan 14 Februari 2024, Ini Tahapannya". Cakaplah. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-05-02. Diakses tanggal 2022-02-16.
  8. Times. "CSIS: Pemilu Serentak 2024 Wajib Direvisi". Times.id. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-05-05. Diakses tanggal 2021-06-12.
  9. Times. "Gugat Pemilu 2024, Penyelenggara: Berat & Tak Layak". Times.id. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-05-05. Diakses tanggal 2021-06-12.
  10. "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2022-12-15. Diakses tanggal 2022-08-15.
  11. "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2023-03-22. Diakses tanggal 2023-03-14.
  12. "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2023-03-14. Diakses tanggal 2023-03-14.
  13. "KPU Tetapkan 17 Parpol Peserta Pemilu 2024". Kemenpan RB. 15 Desember 2022. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-06-08. Diakses tanggal 18 Desember 2022.
  14. "Daftar 17 Partai Peserta Pemilu 2024 Beserta Nomor Urutnya". detikNews. 15 Desember 2022. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-01-20. Diakses tanggal 18 Desember 2022.
  15. "Berita Pemilu 2024 Terkini dan Terbaru Hari Ini - SINDOnews". www.sindonews.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-10-09. Diakses tanggal 2023-03-03.
  16. "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2023-04-13. Diakses tanggal 2022-06-17.
  17. nasional.tempo.co/read/611039/hari-kesaktian-pancasila-560-anggota-dpr-dilantik
  18. 1 2 Bakanekobaka (Senin, 07 Oktober 2024). "BakaNekoBaka: Pemilu DPR-RI 2024". BakaNekoBaka. Diakses tanggal 2025-09-09.
  19. 1 2 3 4 5 6 "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2024-02-25. Diakses tanggal 2024-02-14.
  20. 1 2 3 4 5 6 "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2024-03-24. Diakses tanggal 2024-02-14.
  1. Didahului dengan seluruh anggota DPR dan DPD mengikuti upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur, sekaligus mengucapkan sumpah setia kepada Pancasila, pada hari yang sama. Sebagai perbandingan, seluruh anggota DPR dan DPD terpilih periode 2014–2019 juga diwajibkan mengikuti upacara serupa.[17]

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]