Kabupaten Lombok Utara

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Lombok Utara)
Jump to navigation Jump to search
Kabupaten Lombok Utara
Lambang Kabupaten Lombok Utara.png
Lambang Kabupaten Lombok Utara



Lokasi NTB Kabupaten Lombok Utara.svg
Peta lokasi Kabupaten Lombok Utara di Nusa Tenggara Barat
Koordinat:
Provinsi Nusa Tenggara Barat
Dasar hukum UU No. 26 Tahun 2008
Ibu kota Tanjung
Pemerintahan
-Bupati Dr. H. Najmul Akhyar, S.H. M.H.
-Wakil Bupati Sarifuddin, S.H. M.H.
-Sekretaris Daerah Drs. H. Suardi, M.H
-Ketua DPRD Dra. N.W. Sri Pradianti
APBD
-APBD Rp.959.400.883.063,-[1]
-PAD Rp.200.002.769.135,-
-DAU Rp.392.932.943.000,-(2018)[1]
Luas 776,25 km²[2]
Populasi
-Total 233.691 jiwa (2017)[2]
-Kepadatan 301 jiwa/km2 (2017)
Demografi
-Bahasa Indonesia
-IPM 62,24 (2016)[3]
-Zona waktu UTC +8 WITA
-Kode area telepon 0374
Pembagian administratif
-Kecamatan 5[2]
-Kelurahan -[2]
-Desa 33[2]
Simbol khas daerah
Situs web http://www.lombokutarakab.go.id/

Kabupaten Lombok Utara (KLU) adalah sebuah kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Barat, Indonesia. Ibukotanya adalah Tanjung. Kabupaten ini dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2008 yang merupakan pemekaran dari Kabupaten Lombok Barat.[4] Merupakan kabupaten termuda di NTB yang memiliki luas 776,25 Km², dan secara geografis berada di Kaki Utara Gunung Rinjani. Daerah ini memiliki sejumlah objek Wisata yang cukup terkenal di mancanegara, seperti Gili Air, Gili Meno, Gili Trawangan, Air Terjun Sendang Gila (Desa Senaru, Bayan), serta keindahan Danau Segara Anak yang ada di Lereng Gunung Rinjani.

Batas Wilayah[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Lombok Utara menjadi salah satu dari 10 (sepuluh) Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Barat, yang posisinya terletak di bagian utara pulau lombok dengan batas-batas wilayah sebagai berikut:

Utara Laut Jawa
Selatan Kabupaten Lombok Barat Dan Kabupaten Lombok Tengah
Barat Selat Lombok Dan Kabupaten Lombok Barat
Timur Kabupaten Lombok Timur

Kabupaten Lombok Utara mempunyai luas wilayah daratan yakni seluas 776,25 Km², dan secara administrastif terbagi dalam 5 (lima) Kecamatan, 33 Desa dan 322 Dusun, yang mana Kecamatan Bayan memiliki luas wilayah terbesar dengan luas wilayah 329,10 Km² dan terkecil adalah Kecamatan Pemenang dengan luas wilayah 81,09 Km².

Geografis[sunting | sunting sumber]

Ditinjau dari keadaan geografisnya Kabupaten Lombok Utara terbagi menjadi: Daerah Pegunungan, yaitu gugusan pegunungan yang membentang dari Kecamatan Bayan sampai Kecamatan Pemenang. Gugusan pegunungan ini merupakan sumber air sungai yang mengalir ke wilayah-wilayah daratan dan bermuara di sepanjang pesisir pantai.

Letak Kabupaten Lombok Utara sangat strategis yaitu terletak pada daerah tujuan pariwisata sedangkan jalur perhubungan laut dengan Selat Lombok sebagai jalur perhubungan laut yang semakin ramai, dari arah timur tengah untuk lalu lintas bahan bakar minyak dan dari Australia berupa mineral logam ke Asia Pasifik.

Di wilayah Kabupaten Lombok Utara juga terdapat gugusan pulau-pulau kecil yang cukup terkenal dengan wisata alam laut dan pantainya yakni, Gili Air, Gili Meno, dan Gili Trawangan. Berdasarkan data dari Badan Metereologi dan Geofisika (BMG), Kabupaten Lombok Utara tergolong daerah yang beriklim tropis dengan temperatur berkisar 23,1 derajat Celcius dengan temperatur tertinggi terjadi pada bulan Juli-Agustus 32,9 derajat celcius dan terendah pada bulan April yaitu 20,9 derajat celcius.

Demografi[sunting | sunting sumber]

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Lombok Utara tahun 2012, berada pada posisi 10 dari 10 kabupaten/kota di Provinsi NTB, dengan Indeks Skor 61,37. Sebagai kabupaten yang baru, Pemerintah KLU tengah berupaya keras untuk meningkatkan IPM tersebut sehingga bisa bersaing dengan daerah lainnya. Dengan keterbatasan yang dimilikinya, KLU telah berhasil meraih predikat Peringkat 2 Nasional sebagai Daerah Otonomi Baru Terbaik di Indonesia.

Pemerintah[sunting | sunting sumber]

Daftar Bupati[sunting | sunting sumber]

Daftar Bupati Lombok Utara

Pada tahun 2010-2015, Kabupaten Lombok Utara dipimpin oleh Bupati, H. Djohan Sjamsu, S.H. dan Wakil Bupati Dr. H. Najmul Ahyar, SH, M.H. Masa kepemimpinan pasangan Johan-Najmul berakhir pada tanggal 2 Agustus 2015, sehingga Gubernur NTB, Dr. TGH. Zainul Majdi, M.A., berdasarkan kewenangannya, memutuskan untuk melantik Penjabat Bupati Kabupaten Lombok Utara. Tanggal 3 Agustus 2015, Kabupaten Lombok Utara dipimpin oleh Penjabat Bupati, yaitu Ashari, S.H. M.H., yang sebelumnya adalah Sekretaris DPRD Provinsi NTB.

Pada tanggal 17 Februari 2016, Dr. H. Najmul Akhyar, S.H. M.H (Bupati) dan Sarifuddin, S.H. (Wakil Bupati) resmi dilantik oleh Gubernur NTB sebagai pasangan yang memimpin KLU Periode 2016-2021.

Dengan diterbitkannya Undang Undang Nomor 26 Tahun 2008 tentang Pembentukan Kabupaten Lombok Utara, dilanjutkan dengan peresmian dan pelantikan Penjabat Bupati Lombok Utara pada tanggal 30 Desember 2008, menjadikan Kabupaten Lombok Utara sebagai Daerah Otonomi baru di Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Kecamatan[sunting | sunting sumber]

Wilayah Kabupaten Lombok Utara dibagi menjadi 5 kecamatan, yaitu:

  1. Bayan
  2. Gangga
  3. Kayangan
  4. Pemenang
  5. Tanjung

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b "APBD 2018 ringkasan update 04 Mei 2018". 2018-05-04. Diakses tanggal 2018-07-06. 
  2. ^ a b c d e "Permendagri no.137 tahun 2017". 27 Desember 2017. Diakses tanggal 12 Juni 2018. 
  3. ^ "Indeks Pembangunan Manusia 2016". Diakses tanggal 2018-07-06. 
  4. ^ Undang-undang Nomor 26 Tahun 2008 tentang Pembentukan Kabupaten Lombok Utara di Provinsi Nusa Tenggara Barat

Pranala Luar[sunting | sunting sumber]