Kabupaten Dompu

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Kabupaten Dompu
Nusa Tenggara 1rightarrow blue.svg Nusa Tenggara Barat
Lambang Kabupaten Dompu
Lambang
Julukan: 
Motto: 
Nggahi Rawi Pahu
Lokasi NTB Kabupaten Dompu.svg
Kabupaten Dompu berlokasi di Kepulauan Sunda Kecil
Kabupaten Dompu
Kabupaten Dompu
Kabupaten Dompu berlokasi di Indonesia
Kabupaten Dompu
Kabupaten Dompu
Koordinat: 8°32′S 118°28′E / 8.53°S 118.47°E / -8.53; 118.47
Negara Indonesia
ProvinsiNusa Tenggara Barat
Ibu kotaDompu
Pemerintahan
 • BupatiDrs. H. Bambang M. Yasin
 • Wakil BupatiAriffudin, SH.
Luas
 • Total2,391,54 km²[1] km2 (Formatting error: invalid input when rounding sq mi)
Populasi
 ((2017)[1])
 • Total214,795 jiwa jiwa
Zona waktuWITA (UTC+08:00)
Kode telepon0373
Kode Kemendagri52.05 Edit the value on Wikidata
Jumlah kecamatan8[1]
Jumlah kelurahan9[1]
Jumlah desa72[1]
DAURp. 572.061.726.000,-(2018)[2]
PADRp. 88.817.233.931,-
APBDRp.1.073.864.010.816,-[2]
IPM65,48 (2016)[3]
Situs webhttp://www.dompukab.go.id/

Kabupaten Dompu, adalah sebuah kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Barat, Indonesia. Ibu kotanya adalah Dompu. Kabupaten ini berada di bagian tengah Pulau Sumbawa. Wilayahnya seluas 2.321,55 km² dan jumlah penduduknya sekitar 218.000 jiwa. Kabupaten Dompu berbatasan dengan Kabupaten Sumbawa dan Teluk Saleh di barat, Kabupaten Bima di utara dan timur serta Samudera Hindia di selatan.

Dompu terkenal sebagai penghasil susu kuda liar dan madu. Selain itu Dompu juga dikenal sebagai daerah yang kaya akan keragaman genetik hewan penghasil daging misalnya kerbau rawa atau kerbau lumpur (sahe dalam bahasa Dompu) yang selama ini belum juga diketahui tingkat keragaman genetiknya dengan kerbau di daerah lain untuk menambah sumber informasi akan kekayaan plasma nutfah di Dompu akan segera dilakukan penelitian yang akan memberikan hasil nyata dari pertanyaan oleh pakar kerbau selama ini. Budaya masyarakat Dompu sangat dekat dengan Kabupaten Bima, Meskipun terdapat sedikit perbedaan dari logat dan bahasanya.

Tokoh yang berasal dari Dompu antara lain adalah Muhammad Feisal Tamin, Burhanuddin Magenda dan beberapa lagi yang mempunyai tempat dalam pergulatan Nasional, bahkan internasional.

Pemerintahan[sunting | sunting sumber]

Daftar Bupati[sunting | sunting sumber]

(1958 – 1960) Sultan Dompu Muhammad Tajul Arifin Siradjuddin - Daerah Swatantra Tingkat II Dompu (1960 – 1966) H.Abdurrahman Mahmud - Bupati Kepala Daerah Tingkat II Dompu (1967 - 1979) Letkol TNI H. Suwarno Atmojo - Bupati Kepala Daerah Tingkat II Dompu (1979 - 1984) H. Heru Sugiyo (Perwira TNI) - Bupati Kepala Daerah Tingkat II Dompu (1984 - 1989) Drs. H. Moh. Yakub, MT - Bupati Kepala Daerah Tingkat II Dompu (1989 - 1994) Drs. H. Umar Yusuf - Bupati Kepala Daerah Tingkat II Dompu (1994 - 1999) Drs. H. Hidayat Ali - Bupati Kepala Daerah Tingkat II Dompu (1999 - 2000) Drs. H. Lalu Djafar Suryadi - Pejabat Sementara Bupati Dompu (2000 - 2007) H. Abubakar Ahmad, SH - Bupati Dompu (2007 - 2010) H. Syaifurrahman Salman - Bupati Dompu (2010 - sekarang) H. Bambang M. Yasin

Dewan Perwakilan[sunting | sunting sumber]

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Dompu

Kecamatan[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Dompu dengan ibu kota di Dompu terdiri dari 8 kecamatan, yaitu:

  1. Dompu, jumlah penduduk = 49.854 jiwa
  2. Hu'u, jumlah penduduk = 16.050 jiwa
  3. Kempo, jumlah penduduk = 18.185 jiwa
  4. Kilo, jumlah penduduk = 11.971 jiwa
  5. Manggelewa, jumlah penduduk = 27.777 jiwa
  6. Pajo, jumlah penduduk = 12.545 jiwa
  7. Pekat, jumlah penduduk = 30.887 jiwa
  8. Woja, jumlah penduduk = 51.704 jiwa

Serta terdiri dari 9 kelurahan, 44 desa definitif dan 4 desa persiapan.

Geografi[sunting | sunting sumber]

Geografi wilayah Kabupaten Dompu dapat dijelaskan sebagai berikut:

Keadaan kemiringan tanah dan ketinggian[sunting | sunting sumber]

Kemiringan tanah (lereng)[sunting | sunting sumber]

Berdasarkan data yang telah diklarifikasi dapat diketahui bahwa:

  • Lereng 0-2,5% (datar) seluas 42.950 ha atau 18,48%
  • Lereng 2,5-15% (landai) seluas 73.349 ha atau 31,55%
  • Lereng 15-40% (begelombang sampai dengan berbukit) seluas 87,911 ha atau 37,82%
  • Lereng di atas 40% (terjal) seluas 28.250 ha atau 12,15% masing-masing dari luas wilayah

Ketinggian[sunting | sunting sumber]

Ketinggian tempat dari permukaan air laut merupakan faktor yang perlu diperhatikan di dalam menilai fisik suatu wilayah/daerah terutama yang berhubungan dengan penyediaan sumber daya tanah. Bersumber pada perhitungan peta ketinggian Kabupaten Dompu pada skala 1:100.000, diperoleh data ketinggian sebagai berikut:

  • Ketinggian 0–100 m dpl seluas 7.705 ha (31,28%)
  • Ketinggian 100–500 m dpl seluas 107.815 ha (46,38%)
  • Ketinggian 500-1.000 m dpl seluas 34.150 ha (14,69%)
  • Ketinggian di atas 1.000 m dpl seluas 17.790 ha (7,65%)

Dari data tersebut di atas terlihat bahwa wilayah Kabupaten Dompu terbesar berada pada ketinggian 100–500 m dpl, menyebar pada masing-masing kecamatan.

Iklim[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Dompu termasuk daerah yang beriklim tropis basah dan kering (Aw) dengan musim hujan rata-rata bulan November sampai April setiap tahun, mempunyai tipe iklim D, E dan F (menurut Ferguson dan Smith). Pada musim kemarau, suhu udara relatif rendah (20 °C - 30 °C) pada siang hari dan di bawah 20 °C pada malam hari. Curah hujan di wilayah Kabupaten Dompu berkisar antara 900–1.400 mm per tahun dengan dengan jumlah hari hujan berkisar pada 60–120 hari hujan per tahun.

Data iklim Dompu, Nusa Tenggara Barat, Indonesia
Bulan Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agt Sep Okt Nov Des Tahun
Rata-rata tertinggi °C (°F) 30.1
(86.2)
30.7
(87.3)
31.6
(88.9)
31.9
(89.4)
30.3
(86.5)
29.9
(85.8)
29.7
(85.5)
30.7
(87.3)
31.1
(88)
32.3
(90.1)
31.7
(89.1)
30.7
(87.3)
30.89
(87.62)
Rata-rata harian °C (°F) 25.5
(77.9)
26.4
(79.5)
27
(81)
26.9
(80.4)
25.1
(77.2)
24.5
(76.1)
24
(75)
24.2
(75.6)
25.9
(78.6)
26.7
(80.1)
27
(81)
26.6
(79.9)
25.82
(78.53)
Rata-rata terendah °C (°F) 21
(70)
22.1
(71.8)
22.4
(72.3)
21.9
(71.4)
20.9
(69.6)
19.1
(66.4)
18
(64)
19.1
(66.4)
20.3
(68.5)
21.1
(70)
22.8
(73)
22.1
(71.8)
20.9
(69.6)
Presipitasi mm (inci) 227
(8.94)
201
(7.91)
214
(8.43)
125
(4.92)
40
(1.57)
24
(0.94)
10
(0.39)
7
(0.28)
20
(0.79)
61
(2.4)
130
(5.12)
234
(9.21)
1.293
(50,9)
Rata-rata hari hujan 15 12 13 8 3 2 0 0 2 4 8 16 83
% kelembapan 83 81 82 80 78 73 69 68 69 70 77 83 76.1
Rata-rata sinar matahari bulanan 150 152 194 227 241 235 246 251 255 250 213 181 2.595
Sumber #1: Climate-Data.org[4]
Sumber #2: Weatherbase[5]

Air Tanah[sunting | sunting sumber]

Air cukup tersedia di Kabupaten Dompu. Persediaan air cukup untuk kebutuhan hidup sehari-hari dan untuk kebutuhan pengairan bagi daerah pertanian. Di Kabupaten Dompu terdapat 19 buah sungai besar dengan debit yang bervariasi. Pada musim hujan sering terjadi kebanjiran yang kadang-kadang merusak tanaman pertanian ataupun pemukiman penduduk. Selanjutnya disamping 19 buah sungai besar tersebut masih ada beberapa buah sungai kecil serta mata air yang berair sepanjang tahun sebagai sumber penghidupan masyarakat.

Geologi[sunting | sunting sumber]

Berdasarkan peta Geologi Pulau Sumbawa keadaan geologi di Kabupaten Dompu adalah sebagai berikut:

  1. Endapan permukaan, menyebar diseluruh wilayah kecamatan dengan luas areal 11.602 ha atau 5% dari luas wilayah. Endapan permukaan terdiri dari kerikil, pasir dan lempung.
  2. Batuan gunung api, terdiri dari gunung api muda, hasil gunung api tua dan lebih tua. Tersebar di wilayah Kecamatan Pekat, Kecamatan Kempo dan Kecamatan Dompu bagian timur. Luas areal 113.557 ha atau 48,85% dari luas wilayah Kabupaten Dompu.
  3. Batuan endapan, lempung tufan, tersebar di wilayah Kecamatan Pekat dengan luas areal penyebaran 1.562,5 ha.

Jenis tanah[sunting | sunting sumber]

Jenis tanah dijadikan sebagai dasar pemanfaatan tanah, terutama untuk menentukan jenis tanaman yang cocok sesuai dengan jenis tanahnya dan juga menentukan sifat fisik, yaitu kepekatan terdapat erosi sehingga sangat penting dalam menentukan fungsi lindung.

Berdasarkan peta Provinsi Nusa Tenggara Barat diperoleh data bahwa jenis tanah yang ada di Kabupaten Dompu antara lain kompleks litosal mediteran coklat, kompleks renzina dan litosal dengan luas areal 63.460 ha.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c d e "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diakses tanggal 05-12-2018. 
  2. ^ a b "APBD 2018 ringkasan update 04 Mei 2018". 2018-05-04. Diakses tanggal 2018-07-06. 
  3. ^ "Indeks Pembangunan Manusia 2016". Diakses tanggal 2018-07-06. 
  4. ^ "Dompu, Nusa Tenggara Barat, Indonesia". Climate-Data.org. Diakses tanggal 21 Oktober 2020. 
  5. ^ "Nusa Tenggara Barat". Weatherbase. Diakses tanggal 21 Oktober 2020. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]