Tanjung, Lombok Utara

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Tanjung
Kecamatan
Negara  Indonesia
Provinsi Nusa Tenggara Barat
Kabupaten Lombok Utara
Luas 115,64 km²
Jumlah penduduk - jiwa
Kepadatan - jiwa/km²
Desa/kelurahan 7 desa
Vihara Dhamma di Tanjung
Pura Medana di Tanjung
Vihara Sutta Dhamma Lenek di Tanjung

Tanjung merupakan salah satu kecamatan yang juga merupakan ibu kota di Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, Indonesia. Pusat perdagangan dan pemerintahan kabupaten ada di kecamatan ini. Tanjung berjarak sekitar 35 Km ke arah utara dari Kota Mataram.

Batas wilayah[sunting | sunting sumber]

Batas-batas wilayahnya adalah sebagai berikut:

Utara Laut Bali
Selatan Kabupaten Lombok Barat
Barat Kecamatan Pemenang
Timur Kecamatan Gangga

Desa/ kelurahan[sunting | sunting sumber]

  1. Jenggala
  2. Medana
  3. Sigar Penjalin
  4. Sokong
  5. Tanjung
  6. Tegal Maja
  7. Teniga

Penduduk[sunting | sunting sumber]

Penduduk Kecamatan Tanjung sangat heterogen, ada Suku Sasak, Bali, Jawa, Bima, Sumbawa dan suku-suku lainnya. Tanjung menyimpan potensi untuk menjadi sentra perdagangan yang bisa disejajarkan dengan kota-kota lain di Nusa Tenggara Barat.

Agama dan suku[sunting | sunting sumber]

Mayoritas penduduk kota Tanjung memeluk agama Islam. Kebanyakan pemeluknya adalah Suku Sasak, Jawa, Bima, Sumbawa. Agama lain yang dianut di kota ini adalah Buddha, dan Hindu, yang kebanyakan dianut oleh penduduk dari suku Bali. Beragam tempat peribadatan juga dijumpai di kota ini. Selain didominasi oleh masjid, Pura dan Vihara juga terdapat di kota Tanjung.

Pariwisata[sunting | sunting sumber]

Wisata alam[sunting | sunting sumber]

  1. Pantai Sire
  2. Pantai Sejuk
  3. Pantai Sorong Jukung

Wisata kuliner[sunting | sunting sumber]

Tidak hanya terkenal dengan keindahan alamnya, Lombok Utara juga mempunyai beberapa kuliner khas yang tidak akan bisa ditemui di tempat lain. Salah satu kuliner khas tersebut adalah Sate Ikan Tanjung. Sate yang hanya ditemui di sekitar daerah Tanjung. Tidak seperti sate ikan di daerah lain, keunikan aroma dan rasa dari sate ini membuat setiap orang akan langsung bisa membedakan nya dengan  sate – sate ikan di daerah lain .

Di daerah asalnya Lombok Utara, pedagang sate Ikan Tanjung hanya bisa kita jumpai di waktu – waktu tertentu yaitu mulai dari pukul empat sampai dengan enam sore hari. Lewat dari jam-jam itu kita tidak akan menemukannya karena  harganya yang cukup terjangkau membuat Sate ini sangat cepat terjual. Selain itu keberadaan pedagangnya yang berjajar di sepanjang jalan menuju daerah Tanjung juga membuat setiap pengunjung yang kebetulan lewat bisa langsung menikmatinya atau membawanya pulang sebagai oleh- oleh.