Tanjung, Lombok Utara

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Tanjung
Kecamatan
Negara  Indonesia
Provinsi Nusa Tenggara Barat
Kabupaten Lombok Utara

Tanjung merupakan salah satu kecamatan yang juga merupakan ibu kota di Kabupaten Lombok Utara. tempatnya berada di antara kecamatan pemenang dan gangga menjadikannya pusat perdagangan dan pemerintahan yang mudah dijangkau dari berbagai daerah lain yang ada di Lombok Utara. penduduk Tanjung sangat heterogen, ada Suku Sasak, Bali, Jawa, Bima, Sumbawa dan suku-suku lainnya. Tanjung menyimpan potensi untuk menjadi sentra perdagangan yang bisa disejajarkan dengan kota-kota lain di Nusa Tenggara Barat. Tanjung juga merupakan pusat pemerintahan sementara di kabupaten ini. Kantor DPRD dan kantor Bupati Lombok Utara merupakan beberapa di antara kantor yang telah dibangun di wilayah ini.

Agama[sunting | sunting sumber]

Vihara Sutta Dhamma Lenek di Tanjung
Vihara Dhamma di Tanjung
Pura Medana di Tanjung

Mayoritas penduduk kota Tanjung memeluk agama Islam. Kebanyakan pemeluknya adalah Suku Sasak, Jawa, Bima, Sumbawa. Agama lain yang dianut di kota ini adalah Buddha, dan Hindu, yang kebanyakan dianut oleh penduduk dari suku Bali. Beragam tempat peribadatan juga dijumpai di kota ini. Selain didominasi oleh masjid, Pura dan Vihara juga terdapat di kota Tanjung.

Kuliner[sunting | sunting sumber]

Tidak hanya terkenal dengan keindahan alamnya, Lombok Utara juga mempunyai beberapa kuliner khas yang tidak akan bisa ditemui di tempat lain. Salah satu kuliner khas tersebut adalah Sate Ikan Tanjung. Sate yang hanya ditemui di sekitar daerah Tanjung. Tidak seperti sate ikan di daerah lain, keunikan aroma dan rasa dari sate ini membuat setiap orang akan langsung bisa membedakan nya dengan  sate – sate ikan di daerah lain .

Di daerah asalnya Lombok Utara, pedagang sate Ikan Tanjung hanya bisa kita jumpai di waktu – waktu tertentu yaitu mulai dari pukul empat sampai dengan enam sore hari. Lewat dari jam-jam itu kita tidak akan menemukannya karena  harganya yang cukup terjangkau membuat Sate ini sangat cepat terjual. Selain itu keberadaan pedagangnya yang berjajar di sepanjang jalan menuju daerah Tanjung juga membuat setiap pengunjung yang kebetulan lewat bisa langsung menikmatinya atau membawanya pulang sebagai oleh- oleh .