Kabupaten Musi Rawas

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Musi Rawas)
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Kabupaten Musi Rawas
Lokasi Sumatra Selatan Kabupaten Musi Rawas.svg
Peta lokasi Kabupaten Musi Rawas di Sumatra Selatan
Koordinat: 102°07'00" - 103°40'00" BT
2°20'00" - 3°38'00" LS
Provinsi Sumatra Selatan
Dasar hukum UU Republik Indonesia No. 28 Tahun 1959
Tanggal peresmian 20 April 1943[1]
Ibu kota Lubuklinggau (1945 - 2005)
Muara Beliti (2005 - sekarang)
Pemerintahan
-Bupati Hendra Gunawan
-Wakil Bupati Suwarti
APBD
-DAU Rp. 635.200.715.000.-(2013)[2]
Luas 6.357,17 km2
Populasi
-Total 384.333 jiwa (2015)[3]
-Kepadatan 60,46 jiwa/km2
Demografi
-Kode area telepon 0733
Pembagian administratif
-Kecamatan 14
-Kelurahan 13
-Desa 186
Simbol khas daerah
Situs web http://www.musirawaskab.go.id

Kabupaten Musi Rawas atau Musirawas adalah salah satu kabupaten di Provinsi Sumatra Selatan, Indonesia.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Awalnya Kabupaten Musi Rawas termasuk dalam wilayah keresidenan Palembang (1825-1966). Hal ini diawali oleh jatuhnya Kesultanan Palembang dan perlawanan Benteng Jati serta Enam Pasirah dari Pasemah Lebar ke tangan pemerintah Belanda. Sejak Saat itu Belanda mengadakan ekspansi da penyusunan pemerintahan terhadap daerah ulu Palembang yang berhasil dikuasainya. Sistim yang dipakai adalah Dekonsentrasi. Kemudian Keresidenan Palembang dibagi atas wilaya binaan (Afdeling), yaitu:

  1. Afdeling Banyu Asin en Kubustreken, ibu kotanya Palembang.
  2. Afdeling Palembangsche Beneden Landen, ibu kotanya Baturaja.
  3. Afdeling Palembangsche Boven Landen, ibu kotanya Lahat.

Afdeling Palembangsche Boven Landen dibagi dalam beberapa Onder Afdeling (Oafd):

  1. Oafd Lematang Ulu, ibu kotanya Lahat.
  2. Oafd Tanah Pasemah, ibu kotanya Bandar.
  3. Oafd Lematang Ilir, ibu kotanya Muara Enim.
  4. Oafd Tebing Tinggi Empat Lawang, ibu kotanya Tebing Tinggi.
  5. Oafd Musi Ulu, ibu kotanya Muara Beliti.
  6. Oafd Rawas ibu kotanya Surulangun Rawas.

Setiap Afdeling dikepalai oleh Asistent Residen yang membawahai Onder Afdeling yang dikepalai Controleur (Kontrolir). Setiap Onder Afdeling juga membawahi Onder Distric dengan Demang sebagai pimpinannya. Musi Rawas berada pada Afdeling Palembangsche Boven Landen.

Pada Tahun 1907, Onder Distric Muara Beliti dan Muara Kelingi diintegrasikan kedalam satu Onder Afdeling yakni Onder Afdeling Musi Ulu. Tahun 1933, jaringan kereta api Palembang-Lahat-Lubuk Linggau (dibuat antara tahun 1928-1933) dibuka pemerintah Belanda. Hal ini menyebabkan dipindahkan Ibu Kota Oafd Musi Ulu, Muara Beliti ke Lubuk Linggau, yang menjadi cikal bakal ibu kota Kabupaten Musi Rawas.

Pada tanggal 17 Februari 1942, kota Lubuk Linggau diduduki Jepang dan Kepala Oafd Musi Ulu Controleur De Mey serta Aspirant Controleur Ten Kate menyerahkan jabatannya kepada Jepang pada tanggal 20 April 1943. Jepang mengadakan perubahan instansi dan jabatan ke dalam bahasa Jepang. Perubahan inilah yang menjadi titik tolak Hari Jadi Kabupaten Musi Rawas. Perubahan Nama tersebut antara lain Onder Afdeling Musi Ulu diganti dengan Nama Musi Kami Gun dipimpin Gunce (Guntuyo). Sedangkan Oafd Rawas diganti menjadi Rawas Gun.

Keadaan Alam[sunting | sunting sumber]

Secara umum, wilayah Kabupaten Musi Rawas memiliki topografi yang beragam, mulai dari dataran rendah hingga dataran tinggi. Ketinggian wilayah kabupaten ini berkisar antara 25- 1000 meter di atas permukaan laut. Keadaan tanah di Kabupaten Musi Rawas secara umum cocok untuk perkebunan, khususnya perkebunan karet. Hal ini sangat mendukung perekonomian masyarakatnya yang banyak menggantungkan penghidupan pada perkebunan. Keadaan tanah di Kabupaten Musi Rawas terbagi atas beberapa jenis, antara lain jenis aluvial, litosol, asosiasi latisol, regosol, podsolik, dan asosiasi podsolik.

Pemerintahan[sunting | sunting sumber]

Daftar Bupati[sunting | sunting sumber]

No Foto Nama Mulai Jabatan Akhir Jabatan Keterangan
1
R. Ahmad Abusamah
1945
1947
2
Amaludin
1946
1947
3
A. Ajis
1947
1952
Muhammad Hasan
1947
Pejabat
4
Mohammad Arip
1952
1958
5
Bachtiar Amin
1958
1961
6
Zainal Abidin Ning
1961
1964
7
Abdul Ro’I
1964
1966
8
Abdoes Somad Mantap
1966
1967
9
Masdan
1967
1968
10
Muhammad Yoenoes
1968
1968
11
Mochtar Aman
1968
1979
12
Cholil Azis
1979
1980
13
M. Syueb Tamat
1980
1990
14
Nang Ali Solichin
1990
1995
15
Radjab Semendawai
1995
2000
16
Suprijono Joesoep
2000
2004
17
Ibnu Amin
2004
2005
Iskandar Zulkarnain
2005
Pejabat
18
Ridwan Mukti
5 September 2005
5 September 2015
Riki Junaidi
5 September 2015
17 Februari 2016
Pejabat
19
Hendra Gunawan
17 Februari 2016
Sekarang

Dewan Perwakilan[sunting | sunting sumber]

Kecamatan[sunting | sunting sumber]

Kabupaten ini dibagi kepada 14 kecamatan (pasca pemekaran Kabupaten Musi Rawas Utara). Ibu kotanya saat ini berada di Muara Beliti setelah Kota Lubuklinggau naik statusnya menjadi kota otonom.

  1. Suku Tengah Lakitan Ulu Terawas
  2. Bulang Tengah Suku Ulu
  3. Jayaloka
  4. Megang Sakti
  5. Muara Beliti
  6. Muara Kelingi
  7. Muara Lakitan
  8. Purwodadi
  9. Selangit
  10. Sukakarya
  11. Sumber Harta
  12. Tugumulyo
  13. Tiang Pumpung Kepungut
  14. Tuah Negeri

Galeri[sunting | sunting sumber]


Arca Makara, kemungkinan bagian tangga dari candi Hindu atau Buddha, di daerah Rawas (1877-1879)



Seorang gadis di desa Muara Mengkulam pada tahun 1870-an

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]