Kabupaten Lampung Tengah

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Lampung Tengah)
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Kabupaten Lampung Tengah
Sumatra Nuvola single chevron right.svg Lampung
Tugu Di Gunung Sugih, Kabupaten Lampung Tengah
Tugu Di Gunung Sugih, Kabupaten Lampung Tengah
Lambang Kabupaten Lampung Tengah.png
Lambang
Motto: 
Beguwai Jejamo Wawai
(Bahasa Lampung: Bekerjasama Menuju Kebaikan)
Lokasi Lampung Kabupaten Lampung Tengah.svg
Kabupaten Lampung Tengah berlokasi di Sumatra
Kabupaten Lampung Tengah
Kabupaten Lampung Tengah
Kabupaten Lampung Tengah berlokasi di Indonesia
Kabupaten Lampung Tengah
Kabupaten Lampung Tengah
Koordinat: 4°52′00″S 105°16′00″E / 4.86667°S 105.26667°E / -4.86667; 105.26667
Negara Indonesia
ProvinsiLampung
Tanggal peresmian21 Juni 1945
Dasar hukumUU No. 6 Tahun 1945
Ibu kotaMetro (1957-1999)
Gunung Sugih (1999-Sekarang).
Pemerintahan
 • BupatiMusa Ahmad
 • [[]]Ardito Wijaya
Luas
 • Total4.789,82 km2 (184,936 sq mi)
Populasi
 ((2020)[1])
 • Total1.290.407 jiwa
Demografi
 • AgamaIslam 93,26%
Hindu 3,33%
Kristen 3,16%
Protestan 1,49%
Katolik 1,67%
Buddha 0,25%
Lainnya 0,001% [2]
Zona waktuWIB (UTC+07:00)
Kode telepon0725
Kode Kemendagri18.02 Edit the value on Wikidata
Jumlah kecamatan28
Jumlah kelurahan10
Jumlah desa314
DAURp1.053.232.762.000,00(2017)[3]
IPM69,73 (2018)[4]
Situs webhttp://www.lampungtengahkab.go.id
Lambang Kabupaten Lampung Tengah yang lama
Berkas:Peta Kabupaten Lampung Tengah.jpg
Lokasi Kabupaten Lampung Tengah

Kabupaten Lampung Tengah (Aksara Lampung: Lamteng.png) adalah kabupaten di Provinsi Lampung dengan ibu kota terletak di Gunung Sugih. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 4.789,82 km² dan berpenduduk sebanyak 1.239.096 jiwa (tahun 2015). Lampung Tengah merupakan salah satu kabupaten yang terkurung daratan (land lock) di Provinsi Lampung. Kabupaten ini terletak sekitar 57,85 kilometer dari Kota Bandar Lampung.

Kabupaten ini dulunya merupakan kabupaten terluas kedua di Lampung sampai dengan diundangkannya Undang-undang Nomor 12 tahun 1999 yang memecah kabupaten ini menjadi beberapa daerah lain sehingga luasnya menjadi lebih kecil. Kabupaten Lampung Tengah dulunya meliputi Kabupaten Lampung Tengah, Kabupaten Lampung Timur, dan Kota Metro.[5]

Sebelum tahun 1999, ibu kota Lampung Tengah terletak di Metro yang dimekarkan menjadi kota otonom sendiri. Setelah tahun 1999 pusat pemerintahan Lampung Tengah dipindahkan ke Gunung Sugih.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Selama dalam tahun 1952 sampai dengan 1970 pada objek-objek transmigrasi daerah Lampung telah ditempatkan sebanyak 53.607 KK, dengan jumlah sebanyak 222.181 jiwa, tersebar pada 24 objek dan terdiri dari 13 jenis/kategori transmigrasi. Untuk Kabupaten Lampung Tengah saja antara tahun itu terdiri dari 4 objek, dengan jatah penempatan sebanyak 6.189 KK atau sebanyak 26.538 jiwa.

Kabupaten Lampung Tengah dihuni oleh masyarakat Suku Lampung. Agama yang dianut mayoritas Islam dan sebagian lagi agama Kristen Katolik, Kristen Protestan, Budha dan Hindu. Selain suku Lampung, di Kabupaten Lampung Tengah terdapat masyarakat suku Jawa dan suku Sunda dan suku - suku lainnya, dengan jumlah yang beragam. Mayoritas penduduknya memeluk agama Islam. Beberapa dari mereka juga awalnya adalah transmigran yang ditempatkan di beberapa kecamatan dalam wilayah Kabupaten Lampung Tengah.

Masyarakat dominan lain yang bermukim di Lampung Tengah adalah penduduk suku Bali. Sebagian besar mendiami di beberapa kecamatan di wilayah timur dan sisanya berada di kecamatan lain di Lampung Tengah. Agama yang di anut mayoritas memeluk agama Hindu-Bali. Kampung-kampung Bali akan terasa bila saat berada di lingkungan setempat. Sama halnya dengan masyarakat suku Jawa dan Sunda, masyarakat suku Bali bermula dari transmigran yang ditempatkan di daerah ini. Penempatan itu terdiri dari beberapa tahapan. Sehari-harinya, penduduk setempat menuturkan bahasa Bali.

Pembagian administratif[sunting | sunting sumber]

Pada masa Orde Baru, pada mulanya daerah asli Kabupaten Lampung Tengah meliputi 1 (satu) kota administratif, 2 (dua) lembaga pembantu bupati, 24 kecamatan, dan 504 desa/kelurahan. Lalu berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 46 Tahun 1999 dibentuklah kecamatan Terusan Nunyai yang sebelumnya merupakan wilayah kecamatan Terbanggi Besar.

Sebulan kemudian, berdasarkan UU RI Nomor 12 Tahun 1999, pada wilayah kabupaten Lampung Tengah diadakan pemekaran, sehingga wilayah yang semula memiliki luas 9.189,50 km² dan sekarang luasnya tinggal sekitar 4.789,82 km².

Pemekaran pertama adalah Kabupaten Lampung Timur, sehingga kabupaten ini berkurang 10 kecamatan yakni, Sukadana, Metro Kibang, Pekalongan, Way Jepara, Labuhan Meringgai, Batanghari, Sekampung, Jabung, Purbolinggo, dan Raman Utara.

Pemekaran kedua dengan terbentuknya Kota Madya Metro yang dulunya dikenal sebaga ibu kota Kabupaten Lampung Tengah yang memiliki status sebagai Kota Administratif dan pada tahun 1999 statusnya ditingkatkan sebagai Kotamadya. Sehingga wilayah Lampung Tengah kembali mengalami pengurangan 2 kecamatan yaitu Metro Raya dan Bantul.

Setelah dikurangi 2 kecamatan, Lampung Tengah dalam kurun waktu 1999-2001 hanya memiliki 13 kecamatan, yaitu:

  1. Gunung Sugih (sebagai ibu kota baru kabupaten)
  2. Terbanggi Besar
  3. Seputih Mataram
  4. Punggur
  5. Seputih Raman
  6. Seputih Banyak
  7. Rumbia
  8. Seputih Surabaya
  9. Trimurjo
  10. Padang Ratu
  11. Bangun Rejo
  12. Kali Rejo
  13. Terusan Nunyai

Pada tahun 2001 berdasarkan Perda Kabupaten Lampung Tengah No. 10 Tahun 2001, diadakan pemekaran kecamatan sehingga bertambah 13 kecamatan baru sebagai berikut:

  1. Bumi Ratu Nuban
  2. Bekri
  3. Seputih Agung
  4. Way Pengubuan
  5. Bandar Mataram
  6. Pubian
  7. Selagai Lingga
  8. Anak Tuha
  9. Sendang Agung
  10. Kota Gajah
  11. Bumi Nabung
  12. Way Seputih
  13. Bandar Surabaya

Selanjutnya berturut-turut berdasarkan Perda Kabupaten Lampung Tengah No. 6 Tahun 2005 dibentuk kecamatan Anak Ratu Aji[6] dan pemekaran kecamatan terakhir yaitu kecamatan Putra Rumbia[7] berdasarkan Perda Kabupaten Lampung Tengah No. 15 Tahun 2006. Sekarang, total kecamatan di Lampung Tengah sebanyak 28 kecamatan.

Pemerintahan[sunting | sunting sumber]

Daftar bupati[sunting | sunting sumber]

No Bupati Mulai Jabatan Akhir Jabatan Prd. Ket. Wakil Bupati
1 No image available.svg Burhanuddin Amin 1945 1948 1
2 No image available.svg Zainabun Djajanegara 1948 1952 2
3 No image available.svg R.
Syahri Djajoyoabdinegoro
1952 1957 3
4 No image available.svg Syamsudin V. Djajamarga 1958 1959 4
5 No image available.svg Mohpian Caropeboka 1959 1960 5
6 No image available.svg Hasan Basri Darmawijaya 1961 1967 6
7 No image available.svg R. A.
Oemar Kadir
1967 1972 7
8 No image available.svg Zainal Arifin Waluyo 1972 1973 8
9 No image available.svg S. Prawinegara 1973 1978 9
10 No image available.svg R.
Soekirno
1978 1985 10
- No image available.svg Subekti Jayanegara 1985 1985 - [Ket. 1]
11 No image available.svg Drs. H.
Suwardi Ramli
1985 1990 11
1990 1995 12
12 No image available.svg Herman Sanusi 1995 2000 13
13 No image available.svg Andy Achmad Sampurna Jaya 2000 2005 14
2005 2010 15 Musa Ahmad
14 Ahmad Pairin Official.jpg Ahmad Pairin 2010 2015 16 Mustafa
15 MUSTAFA WAKIL BUPATI LAMPUNG TENGAH.jpg Mustafa 2015 2015 [Ket. 2]
- No image available.svg Dr.
Edarwan
S.E., M.Si.
15 November 2015 17 Februari 2016 - [Ket. 3][8]
(15) MUSTAFA WAKIL BUPATI LAMPUNG TENGAH.jpg Mustafa 17 Februari 2016 12 Februari 2018 17 Loekman Djoyosoemarto
16 No image available.svg H.
Loekman Djoyosoemarto
12 Februari 2018 20 September 2018 [Ket. 4]
20 September 2018 26 September 2020
- No image available.svg Adi Erlansyah
S.E., M.M.
26 September 2020 5 Desember 2020 [Ket. 5][9]
(16) No image available.svg H.
Loekman Djoyosoemarto
5 Desember 2020 Petahana
Catatan
  1. ^ Pelaksana Harian Bupati Lampung Tengah
  2. ^ Pelaksana Tugas Bupati Lampung Tengah
  3. ^ Penjabat Bupati Lampung Tengah
  4. ^ Pelaksana Tugas Bupati Lampung Tengah
  5. ^ Penjabat Sementara Bupati Lampung Tengah
  Partai Golongan Karya
  Partai NasDem
  Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P)

Dewan Perwakilan[sunting | sunting sumber]

Berikut ini adalah komposisi anggota DPRD Kabupaten Lampung Tengah dalam dua periode terakhir.[10][11]

Partai Politik Jumlah Kursi dalam Periode
2014-2019 2019-2024
Logo PKB.svg PKB 5 Increase 6
Logo Gerindra.svg Gerindra 9 6
LOGO- PDIP.svg PDI Perjuangan 9 Increase 11
GOLKAR logo.png Golkar 9 Steady 9
Partai NasDem.svg NasDem 0 Increase 6
PKS logo 2020.png PKS 6 5
PartaiPerindo.png Perindo (baru) 1
Logo PPP.svg PPP 1 0
Logo Partai Amanat Nasional.png PAN 3 1
Logo Hanura.svg Hanura 1 0
Democratic Party (Indonesia).svg Demokrat 5 Steady 5
Lambang PKPI PKPI 2 0
Jumlah Anggota 50 Steady 50
Jumlah Partai 10 9

Kecamatan[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Lampung Tengah terdiri dari 28 kecamatan, 10 kelurahan, dan 301 desa. Pada tahun 2017, jumlah penduduknya mencapai 1.468.875 jiwa dengan luas wilayah 3.802,68 km² dan sebaran penduduk 386 jiwa/km².[12][13]

Daftar kecamatan dan kelurahan di Kabupaten Lampung Tengah, adalah sebagai berikut:

Kode
Kemendagri
Kecamatan Jumlah
Kelurahan
Jumlah
Desa
Status Daftar
Desa/Kelurahan
18.02.27 Anak Ratu Aji 6 Kampung
18.02.21 Anak Tuha 12 Kampung
18.02.18 Bandar Mataram 9 Kampung
18.02.26 Bandar Surabaya 10 Kampung
18.02.02 Bangunrejo 17 Kampung
18.02.15 Bekri 8 Kampung
18.02.24 Bumi Nabung 7 Kampung
18.02.14 Bumi Ratu Nuban 10 Kampung
18.02.04 Gunung Sugih 4 11 Kampung
18.02.01 Kalirejo 17 Kampung
18.02.23 Kota Gajah 7 Kampung
18.02.03 Padang Ratu 15 Kampung
18.02.19 Pubian 20 Kampung
18.02.06 Punggur 9 Kampung
18.02.28 Putra Rumbia 10 Kampung
18.02.09 Rumbia 9 Kampung
18.02.20 Selagai Lingga 14 Kampung
18.02.22 Sendang Agung 9 Kampung
18.02.16 Seputih Agung 10 Kampung
18.02.10 Seputih Banyak 13 Kampung
18.02.11 Seputih Mataram 12 Kampung
18.02.08 Seputih Raman 14 Kampung
18.02.12 Seputih Surabaya 13 Kampung
18.02.07 Terbanggi Besar 3 7 Kampung
18.02.13 Terusan Nunyai 7 Kampung
18.02.05 Trimurjo 3 11 Kampung
18.02.17 Way Pengubuan 8 Kampung
18.02.25 Way Seputih 6 Kampung
TOTAL 10 301

Transportasi[sunting | sunting sumber]

Letak Kabupaten Lampung Tengah cukup strategis dalam konteks pengembangan wilayah. Sebab selain dilintasi jalur lintas regional, baik yang menghubungkan antar provinsi maupun antar kabupaten/kota di Provinsi Lampung, juga persimpangan antara jalur Sumatra Selatan via Menggala dan jalur Sumatra Selatan serta Bengkulu via Kotabumi. Bagian selatan jalur menuju ke Kota Bandar Lampung, bagian timur menuju jalan ASEAN, Kabupaten Lampung Timur dan Kotamadya Metro. Sementara bagian barat jalur menuju Kabupaten Lampung Utara dan Kabupaten Tanggamus serta jalur lintas kereta api jurusan Bandar Lampung-Kertapati, Palembang.

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]