Lompat ke isi

Seputih Surabaya, Lampung Tengah

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Seputih Surabaya adalah sebuah kecamatan ujung timur kedua di Kabupaten Lampung Tengah, Lampung, Indonesia.[1] Info seputar Kecamatan Seputih Surabaya.

Seputih Surabaya
Negara Indonesia
ProvinsiLampung
KabupatenLampung Tengah
Pemerintahan
 • CamatRayendra Firasyad, S.E., M.M.
Populasi
 (2021)
 • Total54.237 jiwa
Kode Kemendagri18.02.12 Edit nilai pada Wikidata
Kode BPS1805130 Edit nilai pada Wikidata
Luas141,55 km²
Desa/kelurahan13 desa[2]


Sejarah[sunting | sunting sumber]

Bermula pada ± tahun 1930 sudah terdapat 5 (lima) kampung asli yang meliputi 4 (empat) kampung berada dipinggiran Way seputih, yaitu kampung Surabaya Ilir, Mataram Ilir, Bumi Nabung Ilir, dan Kampung Teluk Dalam Ilir, sedangkan yang satu berada di pinggiran Way Penggadungan yaitu Kampung Rantau Jaya Ilir.

Pada Tahun 1964 – 1965 masuk transmingran dari Pulau Jawa di bawah binaan jawatan transmingrasi sebagai obyek transmingrasi umum. Pada waktu itu masih merupakan wilayah Kenegerian Sukadana dan administrasi pemerintahannya berupa perwakilan kecamatan dengan Jumlah kampung 12 (dua belas) terdiri dari 8 (delapan) kampung transmigrasi dan 4 (empat) kampung asli.

Pada tahun 1970 di syahkan menjadi Kecamatan Seputih Surabaya dengan jumlah kampung 12 (dua belas) namun ada pertukaran kampung, yaitu kampung Bumi Nabung Ilir dan Teluk Dalem Ilir masuk ke wilayah Kecamatan Rumbia ditukar dengan Kampung Sumber Katon dan Srikaton dari Kecamatan Rumbia masuk kekecamatan Seputih Surabaya sedangkan kampung Rantau Jaya Ilir menjadi Susukan Kampung Gaya Baru VI. Tetapi karena sulitnya pembinaan pemerintahannya maka pada Tahun 1982 Kampung Rantau Jaya Ilir diserahkan ke Kecamatan Rumbia.

Pada Tahun 1984 diadakan pemekaran kampung yaitu dari kampung Mataram Ilir adalah Kampung Srimulya Jaya dan dari Kampung Surabaya Ilir adalah Kampung Kenanga Sari, Rawa Betik, Subang Jaya, Beringin Jaya, Sidodadi, Cempaka Putih, Sumber Agung, dan Cabang sehingga jumlah kampung menjadi 22 kampung.

Pada Tahun 1990 Kecamatan Seputih Surabaya dimekarkan menjadi dua yaitu Kecamatan Seputih Surabaya meliputi 13.

Wilayah[sunting | sunting sumber]

Berikut wilayah Kampung yang ada di Kecamatan Seputih Surabaya :

  1. Kampung Gaya Baru Satu
  2. Kampung Gaya Baru Dua
  3. Kampung Gaya Baru Tiga
  4. Kampung Gaya Baru Empat
  5. Kampung Gaya Baru Enam
  6. Kampung Gaya Baru Tujuh
  7. Kampung Gaya Baru Delapan
  8. Kampung Sri Mulya Jaya
  9. Kampung Kenanga Sari
  10. Kampung Mataram Ilir
  11. Kampung Sumber Katon
  12. Kampung Sri Katon
  13. Kampung Rawa Betik

Administratif[sunting | sunting sumber]

Secara administratif kecamatan Seputih Surabaya memiliki 13 kampung dengan ibu kota di Kampung Gaya Baru Satu luas penggunaan tanah/lahan untuk Kecamatan Seputih Surabaya meliputi:

  • Perkampungan = 1.435 ha
  • Sawah = 3.446 ha
  • Tegalan = 11.630 ha
  • Kebun Campuran = 415 ha

Pendidikan[sunting | sunting sumber]

Kondisi pendidikan di Kecamatan Seputih Surabaya meliputi:

a. Sekolah Dasar Negeri

- Jumlah Sekolah = 30 unit

- Jumlah Murid = 5.989 Murid

- Guru = 199 orang

b. SMP Negeri

- Jumlah Sekolah = 2 unit

- Jumlah Murid = 1.109 murid

- Guru = 118 orang

c. SMA Negeri

- Jumlah Sekolah = 1 unit

- Jumlah Murid = 589 murid

- Guru = 55 orang

d. SMK Negeri

- Jumlah Sekolah = 1 unit

- Jumlah Murid = 226 murid

- Guru = 37 orang

e. SMP/Mts Swasta

- Jumlah Sekolah = 6 Unit

- Jumlah Murid = 556 murid

- Guru = 50 orang

f. SMA/SMK/MA Swasta

- Jumlah Sekolah = 6 Unit

- Jumlah murid = 878 murid

- Guru = 60 orang

Fasilitas Kesehatan[sunting | sunting sumber]

Fasilitas kesehatan yang ada di Kecamatan Seputih Surabaya:

- Rumah Sakit = -

- Puskesmas = 1

- Puskesmas Pembantu = 5

- Pondok Bersalin Desa = -

- Rumah Bersalin = 1

- Poliklinik = -

Tempat ibadah dan Potensi Wilayah[sunting | sunting sumber]

Tempat peribadatan yang ada di Kecamatan Seputih Surabaya meliputi:

  • Masjid = 52 unit
  • Mushola = 46 unit
  • Gereja Khatolik = 2 unit
  • Gereja Protestan = 7 unit
  • Pura = 2 unit
  • Vihara = 4 unit

Kondisi pertanian tanaman pangan Kecamatan Seputih Surabaya meliputi:

  • Padi Ladang mempunyai luas panen 850 ha dengan produksi 3.256 Ton
  • Padi Sawah mempunyai luas 4.924 ha dengan produksi 19.564 Ton
  • Jagung luas panen 1.934 ha dengan produksi 5.173 Ton
  • Ubi kayu 7.980 ha dengan produksi 290.266 Ton

Perkembangan potensi perkebunan di Kecamatan Seputih Surabaya:

  • Kelapa dalam luas areal 289 ha dengan produksi 170,20 Ton
  • Coklat luas areal 187 ha dengan produksi 41,20 Ton
  • Karet luas areal 442 ha dengan produksi 64,20 Ton
  • Kelapa sawit luas areal 563,50 ha dengan produksi 262,70 ton

Peternakan yang dikembangkan di Kecamatan Seputih Surabaya meliputi:

  • Sapi = 2.123 ekor
  • Kerbau = 85 ekor
  • Kambing = 4.918 ekor
  • Babi = 411 ekor
  • Ayam Buras = 20.193 ekor
  • Ayam Ras Negeri = 0 ekor
  • Ayam Ras Petelur = 0 ekor
  • Itik = 2.542 ekor

Budidaya Perikanan di Kecamatan Seputih Surabaya menghasilkan komoditas perikanan yang bersal dari:

  • Sungai = 115 Ton
  • Rawa = 33,10 Ton
  • Kolam = 1.851 Ton
  • Mina Padi = 79 Ton

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Kecamatan Seputih Surabaya". seputihsurabaya.kec.lampungtengahkab.go.id. Diakses tanggal 2024-01-27. 
  2. ^ "Badan Pusat Statistik Kabupaten Lampung Tengah". lampungtengahkab.bps.go.id. hlm. 23. Diakses tanggal 2024-01-26. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]