Kabupaten Pesisir Barat

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Kabupaten Pesisir Barat
Lambang Kabupaten Pesisir Barat.png
Motto: 
Helauni Kik bakhong
(Indahnya kebersamaan)
Lokasi Lampung Kabupaten Pesisir Barat.svg
Peta
Pes. Bar. di Lampung
Pes. Bar.
Pes. Bar.
Peta
Pes. Bar. di Sumatra
Pes. Bar.
Pes. Bar.
Pes. Bar. (Sumatra)
Pes. Bar. di Indonesia
Pes. Bar.
Pes. Bar.
Pes. Bar. (Indonesia)
Koordinat: 5°11′20″S 103°56′09″E / 5.1888355°S 103.9358518°E / -5.1888355; 103.9358518
Negara Indonesia
ProvinsiLampung
Tanggal berdiri16 November 2012; 10 tahun lalu (2012-11-16)
Dasar hukumUU No.22 tahun 2012
Ibu kotaKrui
Jumlah satuan pemerintahan
Daftar
Pemerintahan
 • BupatiDr. Agus Istiqlal, S.H., M.H.
 • Wakil BupatiA.Zulqoini Syarif, S.H
Luas
 • Total2.953,48 km2 (1,140,35 sq mi)
Populasi
 • Total164.453
 • Kepadatan56/km2 (150/sq mi)
Demografi
 • AgamaIslam 98,80%
Hindu 0,94%
Kristen 0,25%
- Katolik 0,20%
- Protestan 0,05%
Lainnya 0,01%
 • IPMKenaikan 64,30 (2021)
Sedang[3]
Zona waktuUTC+07:00 (WIB)
Kode area telepon+62 728
Pelat kendaraanBE xxxx X**
Kode Kemendagri18.13 Edit the value on Wikidata
APBDRp 314.747.719.667,-(2018)[4]
PADRp 3.572.200.724,-(2018)[4]
DAURp 452.361.665.000,- (2020)[5]
Situs webpesisirbaratkab.go.id

Kabupaten Pesisir Barat adalah sebuah wilayah kabupaten yang terletak di Provinsi Lampung, Indonesia. Ibu kotanya adalah Krui. Kabupaten Pesisir Barat merupakan hasil pemekaran dari wilayah Kabupaten Lampung Barat, yang disahkan berdasarkan Undang-undang Nomor 22 Tahun 2012 tentang Pembentukan Kabupaten Pesisir Barat provinsi Lampung pada tanggal 25 Oktober 2012[6] kemudian diresmikan pada tanggal 22 April 2013.[7] Sehingga, kabupaten ini merupakan kabupaten termuda di Provinsi Lampung. Pada tahun 2020, jumlah penduduk Kabupaten Pesisir Barat dihuni sedikitnya oleh 164.453 jiwa.[2]

Geografi[sunting | sunting sumber]

Kondisi Iklim Kabupaten Pesisir Barat dipengaruhi oleh keadaan alamnya yangdilewati oleh jalur Pegunungan Bukit Barisan dan Keberadaan Samudera Hindia disebelah Barat. Menurut Oldeman dan Las Davis (1970), Kabupaten Pesisir Barat memiliki dua tipe iklim, yakni:

  • Tipe iklim A, yang memiliki 8 bulan basah, di mana meliputi bagian Barat Taman Nasional Bukit Barisan Selatan.
  • Tipe iklim B, dengan jumlah 7-9 bulan basah yang terdapat di bagian Timur Taman Nasional Bukit Barisan Selatan. Secara umum curah hujan di daerah ini berkisar antara 2500–3000 mm/tahun. Tingkat kelembaban berkisar antara 50-80%, yang dikendalikan oleh regim sirhu dari panas (isohypothermic) pada dataran pantai di bagian Barat sampai dingin (iosthermic) diwilayah perbukitan.

Kabupaten Pesisir Barat secara topografi dapat dibagi kedalam topografi dari permukaan laut, dimana mencakup seluruh Kecamatan wilayah Pesisir (Kecamatan Pesisir Utara, Kecamatan Pesisir Tengah dan Kecamatan Pesisir Selatan) pada sepanjang pantai Barat wilayah ini. Topologi perbukitan, yang memiliki ketinggian antara 600-1000 meter di atas permukaan laut, yang meliputi TNBBS dan lain-lainnya termasuk ke dalam wilayah ini. Kabupaten Pesisir Barat terletak di ujung paling barat wilayah Provinsi Lampung yang berdekatan dengan Samudera Hindia, serta berbatasan langsung dengan Provinsi Bengkulu dan Provinsi Sumatera Selatan.

Titik ekstrem Kabupaten Pesisir Barat
Barat 4°56′15″S 103°38′30″E / 4.9375145°S 103.6417670°E / -4.9375145; 103.6417670 Tanjung Jati, Lemong, Pesisir Barat
Selatan 5°47′33″S 104°28′58″E / 5.7923845°S 104.4827351°E / -5.7923845; 104.4827351 Way Haru, Bangkunat, Pesisir Barat
Timur 5°44′01″S 104°30′43″E / 5.7336685°S 104.5119400°E / -5.7336685; 104.5119400 Way Haru, Bangkunat, Pesisir Barat
Utara 4°52′31″S 103°49′03″E / 4.8753356°S 103.8176123°E / -4.8753356; 103.8176123 Penengahan, Lemong, Pesisir Barat



Sejarah[sunting | sunting sumber]

Sebelum pembentukan Propinsi Lampung di tahun 1964, Kabupaten Pesisir Barat masih termasuk bagian daripada Bengkulu.

Atlas tahun 1909 yang menunjukkan Kabupaten Pesisir Barat sebagai bagian dari Bengkulu.
Peta Residensi Lampung di tahun 1916 dengan Pesisir Barat yang masih diberi tanda sebagai Bengkulu.

Adapun secara adat, Kabupaten Pesisir Barat terbagi ke dalam dua wilayah: Kepaksian Pernong dan Kepaksian Belungoh.

Peta Wilayah Adat di Lampung

Pemerintahan[sunting | sunting sumber]

Daftar Bupati[sunting | sunting sumber]

Berikut adalah Daftar Bupati Pesisir Barat dari masa ke masa.

No Bupati Mulai menjabat Akhir menjabat Ket. Wakil Bupati Ref.
Foto Resmi Kherlani.jpg H.
Kherlani,
S.E., M.M.
22 April 2013 22 April 2018 Penjabat Bupati
Qudratul Ikhwan Official.jpg Drs.
Qodratul Ikhwan.
M.M.
22 April 2015 17 Februari 2016 Penjabat Bupati [8]
1. Foto Resmi Agus Istiqlal Pesisir Barat.jpg Dr. Drs.
Agus Istiqlal,
S.H., M,H.
17 Februari 2016 17 Februari 2021 Periode Pertama Erlina
Ir. N. Lingga Kusuma, M.P. 18 Februari 2021 29 Maret 2021
Bambang Sumbogo S.E., M.M. 30 Maret 2021 25 April 2021 Penjabat bupati [9]
2. Foto Resmi Agus Istiqlal Pesisir Barat.jpg Dr. Drs.
Agus Istiqlal,
S.H., M,H.
26 April 2021 masih menjabat Periode Kedua A Zulqoini Syarif [10]

Kabupaten Pesisir Barat memilih Bupati dan Wakil Bupati definitif pertamanya secara langsung melalui Pemilihan Kepala Daerah yang dilaksanakan pada tanggal 9 Desember 2015 dimenangkan oleh pasangan Dr. Drs. H. Agus Istiqlal, S.H., M.H. dan Erlina, S.P., M.H. Sebelumnya kabupaten ini dipimpin oleh Penjabat Bupati Besisir Barat H. Kherlani, S.E. dan dilanjutkan oleh Penjabat Bupati Besisir Barat Drs. Qodratul Ikhwan, M.M.

Dewan Perwakilan[sunting | sunting sumber]

Berikut ini adalah komposisi anggota DPRD Kabupaten Pesisir Barat dalam dua periode terakhir.[11][12]

Partai Politik Jumlah Kursi dalam Periode
2014-2019 2019-2024
  PKB 2 Kenaikan 3
  Gerindra 2 Penurunan 1
  PDI-P 5 Steady 5
  Golkar 2 Steady 2
  NasDem 2 Kenaikan 7
  PKS 2 Penurunan 0
  Perindo (baru) 1
  PPP 2 Penurunan 0
  PAN 2 Steady 2
  Demokrat 3 Steady 3
  PBB 1 Steady 1
  PKPI 2 Penurunan 0
Jumlah Anggota 25 Steady 25
Jumlah Partai 11 Penurunan 9

Kecamatan[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Pesisir Barat terdiri dari 11 kecamatan, 2 kelurahan, dan 116 Pekon. Pada tahun 2017, jumlah penduduknya mencapai 155.964 jiwa dengan luas wilayah 2.907,23 km² dan sebaran penduduk 53 jiwa/km².[13][14]

Daftar kecamatan dan kelurahan di Kabupaten Pesisir Barat, adalah sebagai berikut:

Kode
Kemendagri
Kecamatan Jumlah
Kelurahan
Jumlah
Pekon
Status Daftar
Pekon/Kelurahan
18.13.11 Bangkunat 14 Pekon
18.13.05 Karya Penggawa 12 Pekon
18.13.08 Krui Selatan 10 Pekon
18.13.03 Lemong 13 Pekon
18.13.09 Ngambur 9 Pekon
18.13.10 Ngaras 9 Pekon
18.13.02 Pesisir Selatan 15 Pekon
18.13.01 Pesisir Tengah 2 6 Pekon
Kelurahan
18.13.04 Pesisir Utara 12 Pekon
18.13.06 Pulaupisang 6 Pekon
18.13.07 Way Krui 10 Pekon
TOTAL 2 116

Ekonomi[sunting | sunting sumber]

Sektor Pariwisata merupakan potensi andalan Kabupaten Pesisir Barat, setiap tahun ratusan bahkan ribuan turis datang ke Krui, untuk berlibur, berselancar dan menikmati keindahan pantainya. Selain pantai krui memiliki dua pulau eksotis yaitu pulau pisang dan pulau Betuah, yang alami dan keindahannya tidak kalah dengan pulau-pulau destinasi wisata di dunia, Hanya memang potensi itu belum tereksplorasi.[7][15]

Akses perhubungan dari dan menuju Krui, bisa dilakukan melalui darat, laut, dan Udara. Di Krui terdapat Bandar Udara M. Taufik Kiemas, Pelabuhan Kuala Stabas, dan Jalan nasional lintas Barat yang melewati seluruh wilayah krui yang berada digaris pantai sepanjang 200 Kilometer lebih. Potensi hasil bumi dan hutan, juga bagus dan memiliki nilai jual tinggi, seperti damar mata kucing yang merupakan getah damar kualitas terbaik didunia dan telah diakui internasional yang berasal dari krui. Belum lagi hasil bumi lainnya seperti cengkih, kopi, lada, kakao. krui juga merupakan wilayah pertanian khususnya di Kecamatan Pesisir Selatan yang memiliki ribuan hektar sawah dengan sistem pengairan irigasi.[7][15]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ https://pesisirbaratkab.bps.go.id/publication/2018/08/16/520281f8bbf494f23557156f/kabupaten-pesisir-barat-dalam-angka-2018.html
  2. ^ a b "Visualisasi Data Kependudukan - Kementerian Dalam Negeri 2021" (visual). www.dukcapil.kemendagri.go.id. Diakses tanggal 30 Juli 2021. 
  3. ^ "Metode Baru Indeks Pembangunan 2020-2021" (pdf). www.bps.go.id. Diakses tanggal 6 Maret 2022. 
  4. ^ a b "APBD 2018 ringkasan update 20 Agustus 2018". 2018-08-20. Diakses tanggal 2018-10-20. 
  5. ^ "Rincian Alokasi Dana Alokasi Umum Provinsi/Kabupaten Kota Dalam APBN T.A 2020" (pdf). www.djpk.kemenkeu.go.id. (2020). Diakses tanggal 30 Juli 2021. 
  6. ^ http://www.lampungprov.go.id/
  7. ^ a b c "KABUPATEN PESISIR BARAT » Menuju Kota Modern Berbasis Lingkungan". www.pesisirbaratkab.go.id. Diakses tanggal 2016-07-29. 
  8. ^ Sukarta, Agus Wira (22 April 2015). "Qodratul Ikhwan Dilantik sebagai Pj Bupati Pesisir Barat". Antara News Lampung. Diakses tanggal 2021-11-06. 
  9. ^ "Wakil Gubernur Lampung Lantik Penjabat Bupati Pesisir Barat". lampungprov.go.id. 30 Maret 2021. Diakses tanggal 1 April 2021. 
  10. ^ Andala, Salda (2021-04-26). "Agus-Zulqoini Resmi Jadi Bupati dan Wakil Bupati Pesisir Barat". lampost.co. Diakses tanggal 2021-11-06. 
  11. ^ Perolehan Kursi DPRD Pesisir Barat 2014-2019
  12. ^ Perolehan Kursi DPRD Pesisir Barat 2019-2024
  13. ^ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari versi asli tanggal 29 Desember 2018. Diakses tanggal 3 Oktober 2019. 
  14. ^ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 72 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Permendagri nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 25 Oktober 2019. Diakses tanggal 15 Januari 2020. 
  15. ^ a b "Karya Ali Imron". karyaaliimron.blogspot.co.id. Diakses tanggal 2016-07-29. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]