Oesman Sapta Odang

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Oesman Sapta Odang
Foto resmi sebagai Wakil Ketua MPR
Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia
Petahana
Mulai menjabat
8 Oktober 2014
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
Joko Widodo
Ketua MPR Zulkifli Hasan
Masa jabatan
11 Agustus 2002 – 1 Oktober 2004
Presiden Megawati Soekarnoputri
Ketua MPR Amien Rais
Ketua Umum Partai Hanura ke-2
Petahana
Mulai menjabat
21 Desember 2016
Didahului oleh Wiranto
Informasi pribadi
Lahir 18 Agustus 1950 (umur 66)
Bendera Indonesia Sukadana, Kalimantan Barat
Kebangsaan Bendera Indonesia Indonesia
Partai politik PPD (2002–10)
PPN (2011–16)
Hanura (2016–)
Anak Raja Sapta Oktohari
Orangtua Odang (ayah)
Asnah Hamid (ibu)
Pekerjaan Politisi
pengusaha
Agama Islam

Oesman Sapta Odang (lahir di Sukadana, Kalimantan Barat, 18 Agustus 1950; umur 66 tahun) adalah seorang pengusaha dan politisi Indonesia. Ia pernah menjabat sebagai wakil ketua MPR RI periode 1999-2004 dan terpilih kembali sebagai wakil ketua lembaga tinggi negara tersebut dari kelompok DPD-RI untuk periode 2014-2019.[1]

Latar belakang[sunting | sunting sumber]

Oesman lahir dari pasangan Odang (ayah) asal Palopo, Sulawesi Selatan dan Asnah Hamid (ibu) asal Sulit Air, Solok, Sumatera Barat. Pada tahun 2003, ia dikukuhkan sebagai pemangku adat Minangkabau dengan gelar Datuk Bandaro Sutan Nan Kayo. Untuk menunjang pariwisata di kampung halamannya Sulit Air, ia membangun rumah gadang sebagai objek wisata dan tempat informasi.

Meski menyelesaikan jenjang pendidikan SMA dengan mengambil ijazah Paket C, ia memperoleh gelar Doktor Honoris Causa dari Senior University International di Amerika Serikat pada tahun 1999. Gelar ini ia peroleh, sebelum menamatkan jenjang SLTA-nya di tahun 2006.[2]

Bisnis[sunting | sunting sumber]

Oesman Sapta merupakan pemilik konglomerasi OSO Group yang bergerak di bidang percetakan, pertambangan, air mineral, properti, perkebunan, perikanan, transportasi, komunikasi, keuangan, dan perhotelan. Menurut majalah Globe Asia, pada tahun 2016 kekayaannya diperkirakan mencapai USD 350 juta dan telah menempatkannya ke dalam salah satu dari 150 orang terkaya di Indonesia.

Selain menjabat sebagai CEO OSO Group, Oesman juga duduk sebagai Komisaris maskapai Lion Air. Pada awal tahun 2012, ia menunjuk Tanri Abeng sebagai CEO OSO Group menggantikan dirinya. Ia juga mengumumkan George Toisutta sebagai komisaris utama dan anaknya Raja Sapta Oktohari sebagai direktur utama [3].

Organisasi dan Politik[sunting | sunting sumber]

Selain aktif berbisnis, Oesman juga merupakan pendiri Partai Persatuan Daerah. Karena dalam beberapa kali pemilihan umum partai tersebut tidak lolos electoral threshold, ia kemudian bergabung dengan Partai Hanura dan menjabat sebagai Ketua Umum sejak tahun 2016.[4] Selain aktif di partai politik, ia juga terlibat dalam berbagai organisasi. Disamping menjadi Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) sejak tahun 2010.[5], ia juga menjabat sebagai Ketua Umum Gebu Minang.[6]

Jabatan[sunting | sunting sumber]

  • Wakil Ketua MPR RI (2014-2019)
  • Ketua Umum DPP Partai Hanura (2016-Sekarang)
  • Ketua Umum Gebu Minang (2016-2021)
  • Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) (2010-Sekarang)
  • Ketua Umum Asosiasi Koperasi Kelapa Indonesia (2002-Sekarang)
  • Ketua Umum Pengurus Pusat KKI (2002-2011)
  • Ketua Umum DPP Partai Persatuan Daerah (2002-2004)
  • Wakil Ketua MPR RI (1999-2004)
  • Ketua Kadin Daerah Provinsi Kalimantan Barat (1998-2004)
  • Komisaris Lion Air

Rujukan[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]