La Nyalla Mattalitti

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
La Nyalla Mattalitti
Ketua DPD RI AA La Nyalla Mahmud Mattalitti.jpg
Ketua Dewan Perwakilan Daerah Indonesia ke-5
Mulai menjabat
2 Oktober 2019
PresidenJoko Widodo
PendahuluOesman Sapta Odang
Ketua Umum PSSI ke-15
Masa jabatan
18 April 2015 – 10 November 2016
PresidenJoko Widodo
WakilErwin Dwi Budiawan
Hinca Panjaitan
PendahuluDjohar Arifin Husin
PenggantiEdy Rahmayadi
Wakil Ketua Umum PSSI ke-20
Masa jabatan
17 Maret 2013 – 18 April 2015
PendahuluFarid Rahman
PenggantiErwin Dwi Budiawan
Hinca Panjaitan
Ketua Umum KPSI ke-2
Masa jabatan
18 Maret 2012 – 18 Maret 2013
PendahuluTony Apriliani
Informasi pribadi
LahirLa Nyalla Mahmud Mattalitti
10 Mei 1959 (umur 62)
Bendera Indonesia Jakarta, Indonesia
KebangsaanIndonesia
HubunganHatta Ali (paman)
Tempat tinggalJakarta
Alma materUniversitas Brawijaya

La Nyalla Mahmud Mattalitti (lahir 10 Mei 1959) adalah pengusaha dan saat ini menjabat sebagai ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia.[1] Ia pernah menjabat sebagai wakil ketua umum PSSI pada tahun 2013 hingga 2015, serta menjadi ketua umum PSSI pada tahun 2015 hingga 2016.[2]

Biografi[sunting | sunting sumber]

La Nyalla menghabiskan sebagian besar hidupnya di Surabaya. La Nyalla mengenyam pendidikan di SD Bhineka Bhakti, kemudian ia melanjutkan ke SMP Negeri 1 Surabaya dan SMA Negeri 3 Surabaya.[3]

Pengusaha[sunting | sunting sumber]

La Nyalla membuat pameran dagang dengan nama Kreatifitas Anak Muda Indonesia (KAMI) pada 1989 di Surabaya. Pameran yang disponsori PT Maspion ternyata membuat La Nyalla bangkrut dan terlilit hutang. La Nyalla kembali meminta sponsor dari PT Maspion untuk mengadakan pameran dengan nama Surabaya Expo pada 1990. Kegiatan Surabaya Expo berlangsung sejak 1990 dan menjadi agenda tahunan sampai 2001.[4]

Ketua DPD RI[sunting | sunting sumber]

Pada tanggal 2 Oktober 2019, La Nyalla dilantik sebagai ketua DPD oleh Mahkamah Agung yang saat itu dijabat Muhammad Hatta Ali yaitu paman kandung La Nyalla.[5]

Kontroversi[sunting | sunting sumber]

Ketika La Nyalla menjabat sebagai ketua umum Kadin Jawa Timur, ia terjerat kasus hukum penyimpangan dana hibah pemerintah provinsi Jawa Timur pada tahun 2011 hingga 2014.[2] La Nyalla ditetapkan sebagai tersangka dan dituntut 6 tahun penjara oleh jaksa.[6] Selama proses persidangan, ia sempat dipenjara selama 7 bulan.[6]

Pada tanggal 27 Desember 2016, La Nyalla divonis bebas oleh Pengadilan Tipikor.[7][8]

Riwayat pekerjaan[sunting | sunting sumber]

  • Manajer PT. Airlanggatama Nusantara Sakti.
  • Komisioner PT. Airlangga Media Cakra Nusantara.
  • Komisioner PT. Pelabuhan Jatim Satu.[3]

Riwayat organisasi[sunting | sunting sumber]

  • Ketua MPW Pemuda Pancasila Jawa Timur, 1993 – sekarang
  • Bendahara GM KOSGORO Jawa Timur, 1990 – 1994
  • Bendahara DPD KNPI Jawa Timur, 1993 – 1996
  • Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jawa Timur, 1995 – 1998
  • Wakil Bendahara DPD Golkar Jawa Timur, 1995 – 1997
  • Ketua DPW Partai Patriot Pancasila Jawa Timur, 2003 – 2008
  • Ketua DPW Partai Patriot Jawa Timur, 2008 – 2013
  • Ketua DPD Asosiasi Konsultan Indonesia (ASKONI) Jawa Timur, 2005 – 2019
  • Ketua DPD Gabungan Pengusaha Konstruksi Nasional (Gapeknas) Jawa Timur, 2001 – 2019
  • Ketua DPD Asosiasi Tenaga Ahli Konstruksi Indonesia (ATAKI) Jawa Timur, 2002 – 2019
  • Ketua Umum Kadin Jawa Timur, 2009 – 2019
  • Wakil Ketua KONI Provinsi Jawa Timur, 2010 - 2019
  • Ketua Pengurus Provinsi PSSI Jawa Timur, 2011 – 2012
  • Komite Eksekutif PSSI, 2011 – 2013
  • Wakil Ketua Umum PSSI, 2013 – 2015
  • Ketua Badan Tim Nasional Sepakbola - PSSI, 2013 – 2015
  • Ketua Umum PSSI, 2015-2016
  • Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia, 2019 - 2024[3]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Chusna Farisa, Fitria (1 Oktober 2019). "La Nyalla Mattalitti Terpilih Jadi Ketua DPD 2019-2024". Kompas. Diakses tanggal 13Juni 2021. 
  2. ^ a b "Jejak Ketua DPD La Nyalla: PSSI, Kasus Korupsi, Hoaks Jokowi". CNN Indonesia. 2 Oktober 2019. Diakses tanggal 2021-08-26. 
  3. ^ a b c Nugroho Guma, Akbar (16 Juni 2019). "La Nyalla Mattalitti". Viva. Diakses tanggal 15Juni 2021. 
  4. ^ Permana, Nandang (8 Mei 2021). "Pernah Bangkrut dan Terlilit Hutang, Ini Kisah Ir.H AA LaNyalla Mahmud Mattalitti Jadi Pengusaha Sukses". Pikiran Rakyat. Diakses tanggal 15 Juni 2021. 
  5. ^ Bayu Bramasta, Dandy (2 Oktober 2019). "Jadi Ketua DPD, Ini Profil dan Harta Kekayaan La Nyalla Mattalitti". Kompas. Diakses tanggal 15 Juni 2021. 
  6. ^ a b "Kontroversi La Nyalla Mattalitti, Ketua DPD yang Pernah Jadi Tersangka Korupsi". KOMPAS.com. 2019-10-02. Diakses tanggal 2021-08-26. 
  7. ^ Bayu Bramasta, Dandy (2 Oktober 2019). "Jadi Ketua DPD, Ini Profil dan Harta Kekayaan La Nyalla Mattalitti". Kompas. Diakses tanggal 15 Juni 2021. 
  8. ^ Majid, Abdul (4 Oktober 2019). "La Nyalla Tidak Terbukti Melakukan Pidana kata Ketua Komite Pemilihan PSSI". Tribunenews. Diakses tanggal 16 Juni 2021. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]