Lompat ke isi

La Nyalla Mattalitti

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
La Nyalla Mattalitti
Potret resmi sebagai Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia periode 2019–2024
Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia ke-5
Masa jabatan
2 Oktober 2019 – 30 September 2024
PresidenJoko Widodo
WakilNono Sampono
Mahyudin
Sultan Bachtiar Najamudin
ProvinsiJawa Timur
PendahuluOesman Sapta Odang
PenggantiSultan Bachtiar Najamudin
Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia ke-15
Masa jabatan
18 April 2015 – 10 November 2016
PresidenJoko Widodo
WakilErwin Dwi Budiawan
Hinca Panjaitan
PendahuluDjohar Arifin Husin
PenggantiEdy Rahmayadi
Wakil Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia ke-20
Masa jabatan
17 Maret 2013 – 18 April 2015
PendahuluFarid Rahman
Pengganti
Daftar
Ketua Umum Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia ke-2
Masa jabatan
18 Maret 2012 – 17 Maret 2013
PendahuluTony Apriliani
PenggantiKomite dibubarkan
Informasi pribadi
Lahir10 Mei 1959 (umur 67)
Jakarta, Indonesia
HubunganHatta Ali (paman)
AlmamaterUniversitas Brawijaya
ProfesiPengusaha

AA La Nyalla Mahmud Mattalitti (lahir 10 Mei 1959) adalah pengusaha dan politikus Indonesia.[1] Ia pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Umum PSSI pada tahun 2013 hingga 2015, Ketua Umum PSSI pada tahun 2015 hingga 2016,[2] dan Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia pada tahun 2019 hingga 2024.[3]

La Nyalla menghabiskan sebagian besar hidupnya di Surabaya. Ia mengenyam pendidikan di SD Bhineka Bhakti, kemudian ia melanjutkan ke SMP Negeri 1 Surabaya dan SMA Negeri 3 Surabaya.[1]

Pengusaha

[sunting | sunting sumber]

La Nyalla membuat pameran dagang dengan nama Kreatifitas Anak Muda Indonesia (KAMI) pada 1989 di Surabaya. Pameran yang disponsori PT Maspion ternyata membuat La Nyalla bangkrut dan terlilit hutang. La Nyalla kembali meminta sponsor dari PT Maspion untuk mengadakan pameran dengan nama Surabaya Expo pada 1990. Kegiatan Surabaya Expo berlangsung sejak 1990 dan menjadi agenda tahunan sampai 2001.[4]

Ketua DPD RI

[sunting | sunting sumber]

Pada tanggal 2 Oktober 2019, La Nyalla dilantik sebagai ketua DPD oleh Mahkamah Agung yang saat itu dijabat Muhammad Hatta Ali.[5]

Kontroversi

[sunting | sunting sumber]

Ketika La Nyalla menjabat sebagai ketua umum Kadin Jawa Timur, ia terjerat kasus hukum penyimpangan dana hibah pemerintah provinsi Jawa Timur pada tahun 2011 hingga 2014.[2] La Nyalla ditetapkan sebagai tersangka pidana korupsi dan dituntut 6 tahun penjara oleh jaksa.[6]

Selama proses persidangan kasus Korupsi, ia dipenjara selama 7 bulan.[6] Pada tanggal 27 Desember 2016, La Nyalla divonis bebas oleh Pengadilan Tipikor.[5][7]

Sejarah elektoral

[sunting | sunting sumber]
Pemilu Lembaga legislatif Daerah pemilihan Perolehan suara Hasil
2019 Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia Jawa Timur Tidak diketahui checkY Terpilih
2024 Tidak diketahui checkY Terpilih

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. 1 2 Nugroho Guma, Akbar (16 Juni 2019). "La Nyalla Mattalitti". VIVA.co.id. Diakses tanggal 15Juni 2021. {{cite news}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date=
  2. 1 2 "Jejak Ketua DPD La Nyalla: PSSI, Kasus Korupsi, Hoaks Jokowi". CNN Indonesia. 2 Oktober 2019. Diakses tanggal 2021-08-26.
  3. ↑ Farisa, Fitria Chusna (1 Oktober 2019). "La Nyalla Mattalitti Terpilih Jadi Ketua DPD 2019-2024". Kompas.com. Diakses tanggal 13Juni 2021. {{cite news}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date=
  4. ↑ Permana, Nandang (8 Mei 2021). "Pernah Bangkrut dan Terlilit Hutang, Ini Kisah Ir.H AA LaNyalla Mahmud Mattalitti Jadi Pengusaha Sukses". Pikiran-Rakyat.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2021-05-08. Diakses tanggal 15 Juni 2021.
  5. 1 2 Bramasta, Dandy Bayu (2 Oktober 2019). "Jadi Ketua DPD, Ini Profil dan Harta Kekayaan La Nyalla Mattalitti". Kompas.com. Diakses tanggal 15 Juni 2021.
  6. 1 2 Movanita, Ambaranie Nadia Kemala (2019-10-02). "Kontroversi La Nyalla Mattalitti, Ketua DPD yang Pernah Jadi Tersangka Korupsi". Kompas.com. Diakses tanggal 2021-08-26.
  7. ↑ Majid, Abdul (4 Oktober 2019). Bramantoro, Toni (ed.). "La Nyalla Tidak Terbukti Melakukan Pidana kata Ketua Komite Pemilihan PSSI". Tribunnews.com. Diakses tanggal 16 Juni 2021.

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]