Kaesang Pangarep

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Kaesang Pangarep
Kaesang Madhang.png
Informasi pribadi
Lahir 25 Desember 1994 (umur 24)
Bendera Indonesia Surakarta, Indonesia
Berkebangsaan  Indonesia
Pekerjaan YouTuber, penyanyi, aktor, narablog
Agama Islam [1]
Informasi YouTube
Tahun aktif 2013–sekarang
Genre vlog
Total penonton 23,7 juta (Agustus 2017)

Orang tua

Kaesang Pangarep (lahir di Surakarta, Jawa Tengah, 25 Desember 1994; umur 24 tahun) adalah pemeran film, vlogger, narablog, dan pengusaha makanan. Ia merupakan putra bungsu Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, dan Ibu Negara Iriana. Ia menjadi terkenal karena tulisan dan videonya sering menjadi kontroversi di media sosial.

Pendidikan[sunting | sunting sumber]

Ia memulai pendidikan dasar di SD Negeri 16 Mangkubumen Kidul, Laweyan, Solo, seperti juga kakaknya[2]. Kemudian ia melanjutkan SMA di Singapura, Anglo-Chinese School International dengan program studi International Baccalaureat. Setelahnya ia berkuliah di Singapore Institute of Management University.[3]

Karier di dunia hiburan[sunting | sunting sumber]

Ia memulai karier sebagai narablog yang kemudian mendapat sorotan karena merupakan seorang anak calon presiden. Blognya menuai kontroversi karena menuliskan pengalaman tak sengaja makan babi di Singapura, yang kemudian mendapat perhatian karena panasnya keadaan Pemilihan Presiden 2014 dan menyatakan rasa daging babi lebih enak dari kambing.[4] Kontroversi selanjutnya adalah saat ia menertawakan orangtuanya sendiri yang senang memelihara kodok, sehingga memunculkan panggilan kecebong untuk simpatisan Jokowi.[5]

Penampilannya dalam bentuk video dimulai dengan adu panco dengan Jokowi[6] Videonya banyak disukai dan akhirnya menciptakan kontroversi baru saat mengomentari akhir Pilkada DKI 2017 yang berakibat banyaknya demonstrasi dan pawai obor untuk mendesak dipenjarakannya Ahok. Ia memanggil mereka dengan sebutan "ndeso", yang berbuah tuntutan dari netizen lain.[7]

Ia kemudian ikut memainkan peran supir taksi dalam Film "Cek Toko Sebelah" yang dibintangi Ernest Prakasa.[8]

Bisnis[sunting | sunting sumber]

Ia dua kali terlihat memulai usaha, yaitu kaos kecebong[9] dan kuliner pisang bernama Sang Pisang[10].

Filmografi[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]