Konferensi Tingkat Tinggi G20 Bali 2022

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Konferensi Tingkat Tinggi G20 Bali 2022
G20 Indonesia 2022 logo.svg
Tuan rumahIndonesia Indonesia
Tanggal15-16 November 2022[1]
Sloganbahasa Inggris: Recover Together, Recover Stronger
(bahasa Indonesia: Pulih Bersama, Bangkit Perkasa)
KotaNusa Dua, Bali (tuan rumah)
PesertaAnggota G20
SebelumnyaKonferensi Tingkat Tinggi G20 Roma 2021
SelanjutnyaKonferensi Tingkat Tinggi G20 Delhi 2023
Situs webg20.org

Konferensi Tingkat Tinggi G20 Bali adalah pertemuan ketujuh belas Kelompok Duapuluh (G20) mendatang. KTT tersebut dijadwalkan akan berlangsung di Bali, Indonesia, pada tahun 2022.[2][3][4] Presidensi Indonesia akan mulai berlangsung dari 1 Desember 2021 hingga KTT pada kuartal keempat tahun 2022. Upacara serah terima jabatan telah dilakukan oleh Perdana Menteri Italia Mario Draghi kepada Presiden Republik Indonesia Joko Widodo pada penutupan KTT G20 Roma 2021.

Prioritas Indonesia[sunting | sunting sumber]

Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Johnny G. Plate menyatakan bahwa ada tiga prioritas dalam presidensi Indonesia pada KTT G20 2022. Prioritasnya antara lain:[5]

  1. Pemulihan pascapandemi Covid-19 dan konektivitas antar pemerintah global;
  2. Meningkatkan literasi dan kecakapan digital menuju interkoneksi global untuk masyarakat; dan
  3. Arus data lintas negara.

Pemimpin yang akan hadir[sunting | sunting sumber]

Tamu undangan[sunting | sunting sumber]

Masalah lain[sunting | sunting sumber]

Pergantian presidensi[sunting | sunting sumber]

Presidensi Indonesia sebenarnya akan diadakan pada tahun 2023. Namun, karena kepemimpinan Indonesia atas ASEAN, sebuah organisasi regional yang signifikan, Indonesia kemudian meminta kepada Pemerintah India untuk bertukar presidensi untuk tahun 2022. India telah sepakat untuk memegang presidensi pada tahun 2023, sehingga Indonesia dapat menjadi tuan rumah presidensi 2022.[8]

Hubungan Rusia dan Ukraina[sunting | sunting sumber]

Setelah invasi Rusia ke Ukraina, beberapa negara meminta agar Presiden Rusia Vladimir Putin dikeluarkan dari G20. Menteri Pembangunan Ekonomi Polandia Piotr Nowak mengatakan bahwa ia telah mengajukan sebuah proposal untuk mengeluarkan Rusia saat pertemuannya dengan Amerika Serikat,[9] yang kemudian didukung oleh Presiden Amerika Serikat Joe Biden.[10] Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Wang Wenbin menolak permintaan ini, dan mengatakan tidak ada anggota yang berhak untuk mengeluarkan suatu negara dari keanggotaan.[11] Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau mengatakan bahwa kelompok ini harus mengevaluasi ulang partisipasi Rusia.[12]

Pemerintah Indonesia sedang mencoba untuk menjauhkan topik invasi Rusia ke Ukraina dari agenda pertemuan. Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Retno Marsudi mengatakan bahwa pemerintah akan mempertimbangkan pandangan dan usulan dari negara anggota lain tetapi pertemuan ini bertujuan untuk fokus terhadap pandemi dan pemulihan ekonomi,[13] namun akhirnya, Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy akan diundang oleh Presiden Joko Widodo setelah mengadakan perbincangan melalui sambungan telepon. Presiden Rusia Vladimir Putin juga dipastikan tetap diundang oleh Presiden Jokowi setelah dikonfirmasi melalui sambungan telepon.[14]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ KOMINFO, PDSI (2021-11-01). "Indonesia Terima Presidensi G20, Presiden Undang Pemimpin Dunia ke Bali Tahun Depan". Website Resmi Kementerian Komunikasi dan Informatika RI. Diakses tanggal 2021-11-02. 
  2. ^ "Indonesia to Host G20 Summit in 2022". Sekretariat Kabinet Republik Indonesia. 2020-11-23. Diakses tanggal 2021-06-02. 
  3. ^ "Indonesia Leading 2022 G20 Summit". indonesiaexpat-id.cdn.ampproject.org. Diakses tanggal 2021-06-02. 
  4. ^ "Indonesia Jadi Tuan Rumah, Jokowi Bentuk Panitia Penyelenggara KTT G20 2022". Liputan6. Diakses tanggal 2021-06-09. 
  5. ^ KOMINFO, PDSI. "Siaran Pers No. 270/HM/KOMINFO/08/2021 tentang Sambut Presidensi G20 Tahun 2022, Menkominfo: Indonesia Agendakan Tiga Prioritas". Website Resmi Kementerian Komunikasi dan Informatika RI. Diakses tanggal 2021-09-24. 
  6. ^ a b "Indonesia to invite CARICOM, PIF to represent island countries at G20". Antara News. 24 February 2022. Diakses tanggal 29 April 2022. 
  7. ^ Auto, Hermes (25 January 2022). "Singapore honoured to be invited to this year's G-20 summit in Bali: PM Lee". Straits Times (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 29 April 2022. 
  8. ^ "India, Indonesia swap G20 presidency term; New Delhi to chair grouping in 2023". Hindustan Times (dalam bahasa Inggris). 2020-11-23. Diakses tanggal 2022-06-28. 
  9. ^ "Poland pushes call for Russia to be excluded from G20". euReporter. Diakses tanggal 24 Maret 2022. 
  10. ^ Shear, Michael D.; Stevis-Gridneff, Matina. "Biden Says Russia Should Be Ejected From G20". New York Times. Diakses tanggal 24 Maret 2022. 
  11. ^ Oshin, Olafimihan. "China pushes back on suggestions Russia should be barred from G20". The Hill. Diakses tanggal 24 Maret 2022. 
  12. ^ Boisvert, Nick (31 Maret 2022). "Trudeau calls on G20 to reconsider Russia's seat at the table". CBC News. Diakses tanggal 31 Maret 2022. 
  13. ^ Yuniar, Resty Woro (30 Maret 2022). "Russia at G20: Debate on Indonesia's guest list hits crescendo with US, China, Australia remarks". South China Morning Post. Diakses tanggal 31 Maret 2022. 
  14. ^ "Zelenskyy, Putin invited to G20 summit: Jokowi". CNA (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2022-05-17.