Ernest Prakasa

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Ernest Prakasa
Merem Melek Mgmt- Ernest P.JPG
Lahir 29 Januari 1982 (umur 36)
Bendera Indonesia Jakarta, Indonesia
Pekerjaan Pelawak tunggal, aktor, penulis, presenter, produser
Tahun aktif 2011 - sekarang
Pasangan Meira Anastasia (m. 2007)
Anak Sky Tierra Solana
Snow Auror Arashi
Orang tua Wahyudi Hidayat
Jenny Lim

Ernest Prakasa (lahir di Jakarta, 29 Januari 1982; umur 36 tahun) adalah seorang pelawak tunggal berkebangsaan Indonesia. Ia mulai dikenal sejak meraih peringkat ketiga dalam acara Stand-Up Comedy Indonesia (SUCI) pada 2011, dimana ia menjadikan pengalamannya didiskriminasi sebagai keturunan Tiongkok di Indonesia sebagai materi komedi tunggal.[1] Dari panggung stand-up comedy, Ernest merambah industri film. Mengawali kiprahnya sebagai aktor, kini ia lebih dikenal sebagai penulis dan sutradara, setelah menghasilkan tiga film yakni Ngenest (2015), Cek Toko Sebelah (2016), dan Susah Sinyal (2017).

Karier[sunting | sunting sumber]

Setelah menyambi sebagai penyiar radio ketika berkuliah di jurusan Hubungan Internasional Universitas Padjadjaran, Ernest memulai karier profesionalnya di industri musik, yakni dengan bergabung bersama Universal Music lalu Sony Music, dan berlanjut di dr.m Digital. Nyaris enam tahun berkutat di industri musik, Ernest mendaftarkan diri ke program Kompas TV, yakni Stand-Up Comedy Indonesia. Ia berhasil lolos audisi dan terpilih menjadi satu dari 13 finalis dari seluruh Indonesia, dan meraih peringkat ketiga dalam kompetisi tersebut. Ernest akhirnya memutuskan menekuni profesi pelawak tunggal secara penuh. Bersama Raditya Dika, Pandji Pragiwaksono, Isman H. Suryaman dan Ryan Adriandhy, Ernest mendirikan Stand-Up Indo, sebuah komunitas pelawak tunggal pertama di Indonesia, yang hingga kini telah memiliki sub-komunitas di puluhan provinsi, dan dianggap sebagai salah satu perintis budaya komedi tunggal di Indonesia.[2] Ernest pun diangkat sebagai Ketua pertama dari Stand-Up Indo hingga Juni 2013.

Ernest telah melakukan sebuah tur komedi tunggal pada 2012, dan ia merupakan komedian pertama Indonesia yang melakukan hal itu. Tur tersebut dinamai Merem Melek, menjelajah 11 kota di Indonesia dan ditutup di Gedung Kesenian Jakarta pada 10 Juli 2012.[3][4] Ia juga pernah menggelar sebuah pertunjukan komedi tunggal khusus bersama para komedian dari etnis Tionghoa-Indonesia, berjudul Ernest Prakasa & The Oriental Bandits yang digelar di Gedung Kesenian Jakarta pada 9 Februari 2013, sehari sebelum perayaan Imlek.[5]

Pada bulan November 2013, ia melakukan tur keduanya yang diberi judul Illucinati, menyambangi 17 kota dan ditutup kembali di Gedung Kesenian Jakarta pada tanggal 25 Januari 2014. Acara puncak ini menorehkan rekor sebagai komedi tunggal spesial pertama di Indonesia yang digelar sebanyak tiga kali pertunjukan dalam satu hari. Dua tur stand-up comedy berikutnya yang ia lakoni adalah Happinest (2015) dan Setengah Jalan (2017), masing-masing di belasan kota dari Sumatera hingga Sulawesi.

Setelah terlibat di beberapa film sebagai aktor, di bulan Desember 2015 Ernest melakukan debutnya sebagai penulis dan sutradara di film Ngenest, yang berhasil meraih hampir 800,000 penonton dan mendapatkan satu nominasi Piala Citra untuk kategori Skenario Adaptasi Terbaik. Ngenest juga berhasil menggondol dua penghargaan Piala Maya (Skenario Adaptasi Terpilih & Sutradara Muda Berbakat), satu penghargaan Festival Film Bandung (Skenario Terpuji), dan tiga penghargaan di Indonesia Box Office Movie Awards, termasuk diantaranya untuk kategori Skenario Terbaik.

Desember 2016, Ernest merilis film keduanya sebagai penulis-sutradara, yakni Cek Toko Sebelah. Film ini meraih lebih dari 2,6 juta penonton, serta menyabet banyak perhargaan diantaranya untuk kategori Film Terbaik di Indonesia Box Office Movie Awards, Festival Film Bandung, dan Indonesia Movie Actors Awards; serta kategori Skenario Asli Terbaik di Festival Film Indonesia, Piala Maya, Festival Film Bandung, dan Indonesia Box Office Movie Awards. Film ini juga mengantarkan Ernest ke penghargaan internasional pertamanya, yakni Best Director di Jogja-NETPAC Asian Film Festival 2017.

Di bulan Desember 2017, Ernest merilis film ketiganya sebagai penulis-sutradara, yakni Susah Sinyal, yang kali ini ditulis berdua dengan sang istri, Meira Anastasia. Film ini meraih lebih dari 2,1 juta penonton, dan menyabet tiga piala Indonesia Box Office Movie Awards termasuk untuk Skenario Terbaik. Dengan perolehan ini, Ernest berhasil mencatat rekor sapu bersih kategori Skenario Terbaik di Indonesia Box Office Movie Awards selama tiga tahun berturut-turut.

Saat ini, Ernest sedang mempersiapkan film keempatnya, Milly & Mamet, yang merupakan spin-off dari karya legendaris perfilman Indonesia, Ada Apa Dengan Cinta & Ada Apa Dengan Cinta 2.

Filmografi[sunting | sunting sumber]

Tahun Judul Peran Keterangan
2014 Comic 8 Anggota Comic 8
Kukejar Cinta ke Negeri Cina Billy
2015 CJR The Movie Joshua
Comic 8: Casino Kings part 1 Anggota Comic 8
Ngenest Ernest Sebagai aktor, sutradara, cerita dan penata skrip
2016 Comic 8: Casino Kings part 2 Anggota Comic 8
Sundul Gan: the Story of Kaskus
Koala Kumal Ronny
Rudy Habibie Liem Keng Kie
Sabtu Bersama Bapak Firman
Cek Toko Sebelah Erwin Sebagai aktor, sutradara, dan penata skrip
2017 Stip & Pensil Toni Sebagai aktor dan penata skrip
Filosofi Kopi 2: Ben & Jody Keenan
The Underdogs Sandro Sebagai aktor dan co-producer
Mau Jadi Apa? Ernest
Susah Sinyal Iwan Sebagai aktor, sutradara, dan penata skrip

Karya[sunting | sunting sumber]

Penghargaan[sunting | sunting sumber]

Tahun Karya yang dinominasikan Penghargaan Kategori Hasil
2016 Ngenest Indonesia Box Office Movie Awards Pemeran Utama Pria Terbaik Nominasi
Sutradara Terbaik Nominasi
Penulis Skenario Terbaik Menang
Piala Maya Penulis Skenario Adaptasi Terpilih Menang
Sutradara Muda Berbakat Menang
Festival Film Bandung Penulis Skenario Terpuji Menang
2017 Cek Toko Sebelah Festival Film Bandung Penulis Skenario Terpuji Film Bioskop Menang
Sutradara Terpuji Film Bioskop Nominasi
Festival Film Indonesia Penulis Skenario Asli Terbaik Menang
Pemeran Utama Pria Terbaik Nominasi
Sutradara Film Terbaik Nominasi
Indonesian Box Office Movie Awards Penulis Skenario Terbaik Menang
Sutradara Terbaik Nominasi
Pemeran Utama Pria Terbaik Nominasi
Piala Maya Penulis Skenario Asli Terpilih Menang
Sutradara Terpilih Nominasi
2018 Susah Sinyal Indonesian Box Office Movie Awards Penulis Skenario Terbaik Menang
Sutradara Terbaik Nominasi
Pemeran Utama Pria Terbaik Nominasi

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]