Brisia Jodie

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian


Brisia Jodie Maurinne
Latar belakang
Nama lahir Bianca Jodie Maurinne
Nama lain Maria Brisia Jodie Maurinne
Brisia Jodie Maurinne
Lahir 30 Maret 1996 (umur 24)
Bendera Indonesia Yogyakarta, Indonesia
Pekerjaan penyanyi
penulis lagu
model
Tahun aktif 2013–sekarang
Perusahaan rekaman Universal Music Indonesia
Hubungan Michael Juan (kakak)
Sonia Jasmine (kakak)
Reisa Broto Asmoro (bibi)
Orang tua Benedictus Indriartanto (ayah)
Betha Cahyani Hastari Aji (ibu)

Brisia Jodie Maurinne, dengan nama baptis Maria Brisia Jodie Maurinne (sebelumnya bernama Bianca Jodie Maurinne; lahir di Yogyakarta, Indonesia, 30 Maret 1996; umur 24 tahun) merupakan penyanyi asal Indonesia dan finalis dari Indonesian Idol musim kesembilan.

Kehidupan pribadi[sunting | sunting sumber]

Pergantian nama[sunting | sunting sumber]

Saat masih menjadi peserta Indonesian Idol musim kesembilan, namanya masih Bianca Jodie, sekarang nama Brisia Jodie menjadi nama asli, bukan hanya diubah karena nama panggung.

Menurutnya, nama “Bianca” itu membuat "malas", sakit-sakitan, dibuang-buang dan membuat hidupnya menjadi sedih, sehingga ia memutuskan untuk menggantinya. Pergantian nama itu baru saja terjadi saat ia masih duduk di bangku kuliah. Nama “Bianca” yang berganti menjadi “Brisia”, bukan menjadi penyebab utama dirinya sakit-sakitan, melainkan perpaduan antara "Bianca" dan "Jodie". Menurutnya, jika kedua nama tersebut dicampur, ataupun dicampur belakangnya lagi, menjadi terlihat kurang baik. Ketika berumur 10 tahun saja, ia sudah duduk di bangku SMP, yang seharusnya masih berada di tingkat SD.[1]

Perjalanan karier sebelum Indonesian Idol[sunting | sunting sumber]

Sebelum menjadi konsumsi publik lewat penampilannya di Indonesian Idol musim ke-9, ia suka meng-cover berbagai macam lagu di akun media sosialnya.[2]

Di usia 3 tahun, ia sudah bisa bernyanyi. Hebatnya lagi, saat dirinya masih duduk di kelas 6 SD, ia sudah memiliki profesi sebagai penyanyi kafe. Ia benyanyi di kafe seminggu 2 kali dengan bayaran yang terbilang cukup besar diusia mudanya, yaitu: Rp. 100.000,-.

Saat menginjak SMP dan SMA, ia pun memberanikan diri untuk ikut serta dalam lomba menyanyi. Dengan talentanya yang mumpuni, ia sukses mendapatkan predikat juara kedua tingkat Daerah Istimewa Yogyakarta. Di lomba berikutnya, ia juga sukses meraih juara ketiga di ajang kontes band yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Pemuda Dan Olahraga saat dirinya masih duduk di bangku SMA.

Pendidikan[sunting | sunting sumber]

Diskografi[sunting | sunting sumber]

Singel[sunting | sunting sumber]

Judul Tahun Posisi tertinggi Album
IDN
[3]
"Dengan Caraku"
(bersama Arsy Widianto)
2018 17 Single non-album
"Seandainya"
"Kisahku" 2019 13
"Rekah" 9
"Sejauh Dua Benua"
(bersama Arsy Widianto)
16
"Menunggu Jadi Pacarmu (Menjamu)" 12
"Rindu Dalam Hati"
(bersama Arsy Widianto)
2020 6
"Hari Ini Esok Lusa" 54

Iklan[sunting | sunting sumber]

  • Torabika Cappuccino
  • Biore

Filmografi[sunting | sunting sumber]

Tahun Judul Peran Produksi Keterangan
2018 Matchalatte Tasya A Gritte Agatha Production Film Pendek di YouTube
Matchalatte 2
2019 The Way I Love You Dirinya sendiri Rapi Films
HOOQ
Special Appereance
2020 Denting Kematian Tyas RA Pictures
MD Pictures
Debut film layar lebar

Penghargaan dan nominasi[sunting | sunting sumber]

Tahun Penghargaan Nominasi Penerima Hasil
2019 Anugerah Musik Indonesia Karya Produksi Terbaik-Terbaik "Kisahku" Nominasi
Artis Solo Wanita Pop Terbaik Nominasi
Pencipta Lagu Pop Terbaik Brisia Jodie & Michael Juan Bambang Nugraha Nominasi
2020 Billboard Indonesia Music Awards Top New Artist Of The Year Brisia Jodie Nominasi
Top Female Singer Of The Year Nominasi

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]