Sri Rahayu (pelawak tunggal)

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Sri Rahayu
Srikk.jpg
Nama lahir Sri Rahayu
Lahir 24 Desember 1992 (umur 25)
Bendera Indonesia Makassar, Indonesia
Pekerjaan Pelawak tunggal
Tahun aktif 2013 - sekarang

Sri Rahayu (lahir di Makassar, Indonesia, 24 Desember 1992; umur 25 tahun) adalah seorang pelawak tunggal berkebangsaan Indonesia. Sri, begitu ia disapa, mulai dikenal setelah menjadi finalis Stand Up Comedy Indonesia season 4 (SUCI4) di Kompas TV pada tahun 2014. Sri bersama Gita Bhebhita menjadi dua kontestan wanita yang tampil di kompetisi tersebut waktu itu. Sri dikenal dengan tubuh mungilnya dan berhijab serta sering melantunkan gombalan pada salah satu juri yaitu Raditya Dika saat tampil di SUCI 4. Lepas dari kompetisi tersebut, Sri menjadi salah satu komika wanita berpengaruh di Makassar, kota asalnya.[1].

Karier[sunting | sunting sumber]

Berawal dari menonton acara stand up comedy di televisi, Sri yang asli dari Soppeng ini merasa telah menemukan passionnya di bidang komedi. Menurutnya SUC adalah komedi yang kreatif dan cerdas. Lalu ia mencari tahu bagaimana bisa bergabung. Akhirnya Sri bergabung di komunitas Stand Up Indo Makassar di akhir tahun 2012. Tanpa kenalan, tanpa referensi, modal nekat, Sri mempelajari sendiri dan ketagihan ikut open mic sampai Sri menjadi rajin mengikuti open mic[2].

Bagi teman-teman dekatnya termasuk teman komunitasnya, Sri adalah orang yang lucu dan sedikit gila. Mungkin bagi orang yang baru kenal, Sri tidak lucu. Langkah pertama Sri meniti karier di stand up comedy adalah dengan mengikuti kompetisi Street Comedy III dan berhasil menjadi finalis, namun belum berhasil menjadi juara[3]. Setelah mencapai final , ada perubahan dalam keseharian Sri, follower twitter nya bertambah dan ada banyak panggilan job di Makassar.

Tahun 2014, Sri mengikuti audisi Stand Up Comedy Indonesia season 4 (SUCI4) yang diadakan Kompas TV. Awalnya Sri ikut audisi di Yogyakarta, namun tidak lolos. Tidak putus asa, Sri kembali mengikuti audisi dan kali ini di Bandung, yang akhirnya berbuah golden ticket ke SUCI 4 dan berhasil menjadi finalis. Keunikan dari Sri pada kompetisi itu adalah di setiap penampilannya, Sri mencoba menggombali Raditya Dika yang kala itu menjadi juri. Di SUCI 4, Sri berhasil mencapai 10 besar dan harus tereleminasi justru ketika ia tidak menggunakan gombalannya di awal penampilannya. Setelah kompetisi SUCI 4, Sri makin banyak tawaran untuk ber stand up comedy baik di Makassar maupun di luar kota. Sri juga menginspirasi bagi komika perempuan di Indonesia, khususnya Makassar. Salah satunya adalah Musdalifah Basri, junior di komunitasnya yang menjadi suksesornya dengan menjadi juara favorit Street Comedy V dan juara 3 di kompetisi Stand Up Comedy Academy.

Acara Televisi[sunting | sunting sumber]

Filmografi[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]