Arafah Rianti

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Arafah Rianti
Arafah Rianti.jpg
Nama lahir Arafah Rianti
Lahir 2 September 1997 (umur 20)
Bendera Indonesia Depok, Jawa Barat, Indonesia
Pekerjaan Pelawak tunggal, Mahasiswa
Tahun aktif 2016—sekarang
Dipengaruhi Indra Frimawan

Arafah Rianti (lahir di Depok, Jawa Barat, Indonesia, 2 September 1997; umur 20 tahun) adalah seorang pelawak tunggal berkebangsaan Indonesia. Arafah adalah satu dari segelintir pelawak tunggal atau komika perempuan yang saat ini mulai menunjukkan kualitasnya dan diperhitungkan. Arafah, begitu biasa ia disapa, adalah salah satu finalis Stand Up Comedy Academy season kedua (SUCA 2) yang diadakan oleh Indosiar[1]. Bersama dengan Aulia Istiqomah dan Aci Resti, hanya mereka bertiga lah kontestan wanita yang mengikuti SUCA 2. Arafah dikenal dengan wajahnya yang cantik, berhijab, bersuara unik, dan materinya yang absurd ketika ber stand up comedy. Materinya sulit untuk dicerna secara logis karena imajinasinya yang liar dan tinggi namun tetap mengundang tawa dari para penonton yang menyaksikannya. Ini membuatnya dikenal sebagai komika perempuan pertama yang absurd di Indonesia. Meskipun baru memulai ber stand up comedy di awal 2016, Arafah tampil konsisten dan mengejutkan sepanjang kompetisi SUCA 2 hingga berhasil mencapai babak grand final dan meraih posisi runner up.

karier[sunting | sunting sumber]

Arafah merupakan anak kedua dari tiga bersaudara, mempunyai seorang kakak laki-laki dan seorang adik perempuan. Arafah saat ini tercatat sebagai mahasiswa Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, jurusan Manajemen Pendidikan. Awalnya ia mulai ber stand up comedy karena sering menyaksikan acara stand up comedy terutama dari Raditya Dika dan Indra Frimawan yang menjadi inspiratornya. Arafah yang pada dasarnya polos dan pemalu ini pun penasaran karena ia yang jarang berbicara dengan orang banyak ingin mencoba mengungkapkan apa yang ia rasakan kepada orang-orang sekitarnya, jadi ia memilih stand up comedy. Ia memulai open mic pertama di kampusnya yang juga memiliki komunitas karena penasaran, namun hasilnya tidak terlalu lucu. Selanjutnya ia pun mulai terus mencoba dan ikut pula bergabung dengan Stand Up Indo Depok, komunitas yang terkenal dengan komika-komika nya yang absurd[2]. Dari sinilah kemudian Arafah mengikuti kompetisi-kompetisi kecil stand up comedy, bahkan sempat memenangkan beberapa diantaranya. Puncaknya, Arafah mengikuti audisi Stand Up Comedy Academy season kedua (SUCA 2) di Jakarta dan berhasil lolos sebagai salah satu dari 42 finalis SUCA 2.

Di kompetisi SUCA 2, Arafah dikenal sebagai kontestan wanita dengan wajahnya yang cantik, berhijab, bersuara unik, dan materinya yang absurd ketika ber stand up comedy. Pada awalnya Arafah hanya dikenal dengan suaranya yang unik yang dapat mengundang tawa, sementara materi komedinya tidak seimbang dengan hal tersebut. Namun Arafah mematahkan anggapan tersebut dengan terus tampil konsisten. Dengan dimentori oleh Mo Sidik, Arafah belajar, berlatih, hingga mampu bersaing dengan kontestan lain yang unggul pengalaman lebih jauh darinya. Arafah banyak menceritakan sisi lain kehidupannya ketika ber stand up comedy, mulai dari sebagai penjaga rental PS, hingga kegiatan sehari-harinya dengan gaya yang absurd. Ke absurd annya ini juga menjadi salah satu catatan tersendiri karena di setiap show, ada saja keunikan dan kekocakan lain yang ia timbulkan. Seperti ia dan beberapa teman kuliahnya membuat sebuah geng yang diberi nama Smart Girl, lalu ia yang diam-diam menyukai Raditya Dika yang juga menjadi juri, dan pertemuannya dengan sang idola, Indra Frimawan ketika di panggung dan membuat seisi studio tertawa karena cara pemikiran mereka berdua yang mirip[3][4]. Meskipun konsisten, Arafah beberapa kali pernah menurun penampilannya[5], namun segera ia bayar dengan penampilan yang lebih baik setelahnya hingga akhirnya ia mencapai babak grand final bersama Aci Resti dan Hernawan Yoga hingga akhirnya ia menjadi runner up SUCA 2. Prestasi ini termasuk fenomenal karena di usianya yang masih terbilang muda dan belum benyak pengalaman, Arafah telah menunjukkan bahwa ia bisa meraih prestasi dengan level tertinggi di stand up comedy.

Karakter[sunting | sunting sumber]

Sama seperti komika asal Depok kebanyakan dan gaya komedi sang idola, Indra Frimawan, Arafah membawakan gaya komedi yang absurd. Imajinasinya yang liar dan tinggi mampu ia rangkai menjadi sebuah hingga beberapa jokes yang mungkin tidak semua bisa dimengerti namun tetap membuat orang tertawa. Didukung dengan suaranya yang unik dan logatnya yang terdengar polos, materinya ini pun sampai kepada para penonton dengan sukses mengundang tawa yang pecah. Beberapa juri SUCA 2 seperti Ernest Prakasa hingga Raditya Dika menyatakan bahwa tingkat ke absurd an materi Arafah mampu melebihi komika-komika dengan tipe yang sama sebelumnya. Ditambahkan pula oleh sang mentor Mo Sidik, plus dengan umurnya yang masih muda bukan tidak mungkin bahwa Arafah akan menjadi salah satu komika idola yang sukses ke depannya.

Contoh lawakan yang dibawakan Arafah:

Contoh lain lawakan Arafah:

Acara Televisi[sunting | sunting sumber]

Filmografi[sunting | sunting sumber]

  • Cek Toko Sebelah (2016) sebagai Tini
  • Generasi Kocak : 90an Vs Komika (2017) sebagai Susi

Nominasi dan penghargaan[sunting | sunting sumber]

Tahun Penghargaan Kategori Hasil
2017 Infotainment Awards 2017 Selebriti Pendatang Baru Paling Memikat Nominasi

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]