Rizky Teguh

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Rizky Teguh
220px
Nama lahir Rizky Teguh
Nama lain Riztegh
Lahir 24 Februari 1995 (umur 24)
Bendera Indonesia Medan, Sumatra Utara, Indonesia
Pekerjaan Pelawak tunggal
Tahun aktif 2014 - sekarang

Rizky Teguh (lahir di Medan, Sumatra Utara, Indonesia, 24 Februari 1995; umur 24 tahun) adalah seorang pelawak tunggal berkebangsaan Indonesia. Teguh, begitu ia kerap disapa, adalah salah satu pelawak tunggal atau komika yang merupakan jebolan komunitas Stand Up Indo Medan yang aktif sejak 2014. Pria yang kemudian dikenal dengan nama panggung Riztegh ini pertama kali dikenal secara nasional setelah mengikuti kompetisi di Stand Up Comedy Academy musim kedua (SUCA 2) yang diadakan Indosiar pada tahun 2016[1].

Karier[sunting | sunting sumber]

Teguh yang diketahui merupakan orang Karo ini adalah lulusan sebuah pesantren di Medan dan hobi mendaki gunung. Teguh sendiri mengenal stand up comedy setelah ia lulus pesantren tepatnya pada tahun 2013 untuk kemudian bergabung dengan komunitas Stand Up Indo Medan setahun kemudian. Sama seperti komika Medan pada umumnya, Teguh menonjolkan watak keras dan tegas ketika ber stand up comedy. Di akhir tahun 2014, Teguh bersama tiga rekan sekomunitasnya yaitu Ilham Abay, Anza Harahap, dan Wanda Situmorang mendapat kesempatan tapping untuk pertama kali di salah satu stasiun TV swasta dengan membawa nama komunitas. Lalu pada tahun 2016, Teguh mengikuti audisi untuk Stand Up Comedy Academy musim kedua (SUCA 2) yang diadakan Indosiar di Medan. Hasilnya Teguh berhasil lolos ke babak 42 besar kembali bersama Ilham dan Wanda, namun kali ini minus Anza. Selain Teguh, Ilham, dan Wanda, beberapa komika komunitas Stand Up Indo Medan juga berhasil mencapai 42 besar SUCA 2 diantaranya adalah Iman Batax, Pak Baho, dan Ridho Brado yang merupakan salah satu komika senior serta alumni Stand Up Comedy Indonesia season 5 (SUCI 5) Kompas TV. Di SUCA 2, Teguh dimentori oleh Mo Sidik tetapi langkahnya harus terhenti di babak 35 besar karena masih terlihat kurang percaya diri saat tampil[2].

Pasca SUCA 2, Teguh bersama Ilham, Anza, dan Wanda kemudian menggelar special show bertajuk "PEMALAS 2" pada tahun 2017[3]. PEMALAS 2 merupakan lanjutan dari special show PEMALAS yang merupakan pertunjukan yang menampilkan komika jebolan komunitas Stand Up Indo Medan yang telah sukses berkarier hingga level nasional[4][5]. Acara ini digelar di beberapa kota di Sumatra Utara dan berakhir di Medan dengan kembali mengajak para komika dari PEMALAS 1 yaitu Lolox, Ridho Brado, Indra Jegel, dan Cacink plus Babe Cabiita. Setelah itu Teguh sempat menjadi penyiar radio selama satu tahun di salah satu stasiun radio hits di Medan. Tahun 2018, Teguh mengikuti audisi Stand Up Comedy Indonesia season 8 (SUCI 8) yang diadakan oleh Kompas TV. Melalui audisi di Jakarta, Teguh meraih golden ticket dan berhasil lolos menjadi finalis. Teguh lolos sebagai finalis bersama dengan rekan sekomunitasnya di Medan yaitu Oki Rengga Winata, komika yang awalnya adalah seorang pemain sepak bola profesional serta juga merupakan alumni SUCA tepatnya SUCA 3 dan juga lolos audisi SUCI 8 di Jakarta. Ia pun juga kembali bertemu dan bersaing dengan Arif Brata yang juga merupakan alumni SUCA 2 bersamanya. Pada format baru yang diperkenalkan SUCI 8, Teguh yang kemudian dikenal dengan nama panggung Riztegh (diambil dari singkatan nama panjangnya serta nama beberapa akun sosial media miliknya) tergabung dalam tim Indro Warkop bersama finalis lainnya yaitu Bakriyadi, Agungprov, Joshua Bertus, dan Popon Kerok[6][7]. Di awal Teguh kurang menunjukkan penampilan yang positif karena masih belum bisa menguasai diri saat tampil. Meskipun begitu langkahnya terus berlanjut melalui mission show tim nya di Mabes Polri hingga show terakhir yang melibatkan tim sehingga ia berhasil masuk ke 9 besar. Meskipun menunjukkan perkembangan yang mulai positif di setiap show nya, langkah Teguh akhirnya terhenti di 7 besar SUCI 8 karena akumulasi penilaian juri terhadapnya menjadi yang terendah dari para finalis yang tersisa, sehingga atas keputusan para juri, Teguh harus close mic dari panggung SUCI 8.

Acara televisi[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]