Butet Kertaradjasa

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Butet Kartaredjasa
Butet kertaradjasa01.JPG
LahirBambang Ekoloyo Butet Kartaredjasa
21 November 1961 (umur 60)
Bendera Indonesia Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia
Nama lainButet Kartaredjasa
Pekerjaan
Tahun aktif1998 - sekarang
Suami/istri
Rulyani Isfihana
(m. 1981)
Anak
  • Giras Basuwondo
  • Suci Senanti
  • Galuh Paskamagma
Orang tuaBagong Kussudiardjo (ayah)
Soetiana (ibu)
KerabatDjaduk Ferianto (adik)

Bambang Ekoloyo Butet Kartaredjasa (bahasa Jawa: Buthèt Kartaredjasa; lahir 21 November 1961) adalah seorang aktor dan pembawa acara Indonesia. Ia merupakan kakak dari aktor dan pemusik Indonesia, Djaduk Ferianto sekaligus putra dari koreografer dan pelukis Indonesia, Bagong Kussudiardjo.

Aktivitas[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 1996, Butet mendirikan Galang Communication, sebuah institusi periklanan dan studio grafis, yang kemudian diikuti dengan mendirikan Yayasan Galang yang bergerak dalam pelayanan kampanye publik untuk masalah-masalah kesehatan reproduksi berperspektif gender. Secara rutin, setiap hari Sabtu malam, Butet tampil bersama Slamet Rahardjo dalam program komedi satire Republik Sentilan Sentilun (dahulu bernama Sentilan Sentilun) di stasiun Metro TV. Program ini diangkat dari monolog Butet dengan judul yang sama, berdasarkan naskah yang ditulis oleh Agus Noor.

Karier[sunting | sunting sumber]

Teater[sunting | sunting sumber]

Butet pernah bergabung di Teater Kita-Kita (1977), Teater SSRI (1978-1981), Sanggarbambu (1978-1981), Teater Dinasti (1982-1985), Teater Gandrik (1985-sekarang), Komunitas Pak Kanjeng (1993-1994), Teater Paku (1994), Komunitas seni Kua Etnika (1995-sekarang). Selain itu, Butet merupakan aktor yang biasa memerankan pentas secara Monolog. Aksinya yang sangat terkenal adalah dengan menirukan suara mantan presiden RI, Soeharto dalam setiap pementasannya.

Televisi[sunting | sunting sumber]

Ia pernah memerankan tokoh SBY (Si Butet Yogja) dalam Republik Mimpi di Metro TV dan pindah tayang di TV One yang merupakan pameo dari presiden RI, SBY. Selain itu ia juga memerankan beberapa film layar lebar seperti Maskot dan Banyu Biru. Selain itu ia juga tampil dalam beberapa iklan televisi, dan sinetron. Sejak 2010 bersama aktor Slamet Rahardjo dan komedian Cak Lontong, Butet bermain dalam program mingguan Sentilan-Sentilun di MetroTV.

Karier lainnya[sunting | sunting sumber]

Tahun 2011 bersama Agus Noor dan Djaduk Ferianto, Butet menggagas program INDONESIA KITA, sebuah forum pergelaran seni untuk meyakini kembali proses keindonesiaan melalui jalan kesenian dan kebudayaan. Sekarang Butet tercatat sebagai Ketua Yayasan Bagong Kussudiardja.

Filmografi[sunting | sunting sumber]

Tahun Judul Peran Rumah Produksi Sutradara Catatan
2000 Petualangan Sherina Pak Raden
2005 Banyu Biru Drs. Kelana
2006 Maskot Misran
Koper
2007 Anak-Anak Borobudur
2008 Drupadi Patih Sengkuni Juga sebagai co-produser
3 Doa 3 Cinta Toha
2009 Jagad X Code
Capres (Calo Presiden)
2010 Seleb Kota Jogja (SKJ)
2011 Golden Goal Dames
2012 Soegija Koster Toegimin
2015 Nada Untuk Asa
2017 Jailangkung Eyang Prawiro
Si Juki The Movie Pak Bagas Pengisi suara
2019 Calon Bini Pak Kades
2020 Abracadabra Kepala polisi

Televisi[sunting | sunting sumber]

Acara TV[sunting | sunting sumber]

Iklan[sunting | sunting sumber]

Aktivitas[sunting | sunting sumber]

Pentas Monolog[sunting | sunting sumber]

  • Racun Tembakau (1986)
  • Lidah Pingsan (1997)
  • Lidah (Masih) Pingsan (1998)
  • Benggol Maling (1998)
  • Raja Rimba Jadi Pawang (1999)
  • Iblis Nganggur (1999)
  • Guru Ngambeg (2000)
  • Mayat Terhormat (2003)
  • Matinya Toekang Kritik (2006)
  • Sarimin (2007)
  • Presiden Guyonan (2008)
  • Kucing (2010)

Program Indonesia Kita[sunting | sunting sumber]

Program Indonesia Kita adalah pertunjukan berseri pada 2011 yang digagas oleh Butet Kertaradjasa. Ia mengaku program ini dirancang untuk menjadi sebuah forum di mana isu-isu kreatif seperti status Yogya dan pluralisme Indonesia dapat diperdebatkan melalui karya seni.[1]

Berikut adalah daftar judul pertunjukan dalam serial Indonesia Kita:[2]

  • Laskar Dagelan (Maret 2011)
  • Beta Maluku (Mei 2011)
  • Kartolo Mbalelo (Juli 2011)
  • Mak Jogi (Juli 2011)
  • Kutukan Kudungga (Oktober 2011)

Karya tulis[sunting | sunting sumber]

Buku[sunting | sunting sumber]

  • Presiden Guyonan (2008)

Nominasi dan penghargaan[sunting | sunting sumber]

Tahun Penghargaan Kategori Karya yang dinominasikan Hasil
2005 MTV Indonesia Movie Awards Most Favourite Supporting Actor Banyu Biru Nominasi
2006 Festival Film Jakarta Pemeran Pembantu Pria Terbaik Maskot Nominasi
2012 Festival Film Indonesia Pemeran Pendukung Pria Terbaik Soegija Nominasi
Piala Maya Aktor Pendukung Terpilih Nominasi
2020 Festival Film Indonesia Pemeran Pendukung Pria Terbaik Abracadabra Nominasi
2021 Piala Maya Aktor Pendukung Terpilih Nominasi

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]