Djaduk Ferianto

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Djaduk Ferianto
Djaduk.jpg
Lahir 19 Juli 1964 (umur 51)
Bendera Indonesia Jogjakarta, Indonesia
Pekerjaan aktor, pemusik
Pasangan Petra
Anak Gusti Arirang
Ratu Hening
Presiden Dewa Gana
Kandida Rani Nyaribunyi
Rajane Tetabuhan
Orang tua Bagong Kussudiardja
Agama Katolik

Gregorius Djaduk Ferianto (lahir di Jogjakarta, 19 Juli 1964; umur 51 tahun) atau yang lebih dikenal dengan nama Djaduk Ferianto adalah seorang aktor, sutradara dan musikus berkebangsaan Indonesia.[1] Ia adalah putra bungsu dari Bagong Kussudiardja, koreografer dan pelukis senior Indonesia. Dalam bermusik, dia lebih berkonsentrasi pada penggalian musik-musik tradisi. Djaduk adalah salah satu anggota dari kelompok musik Kua Etnika, musik humor Sinten Remen, dan Teater Gandrik. Selain bermusik, dia juga menyutradarai beberapa pertunjukan teater dan menggarap ilustrasi musik untuk sinetron di televisi.[2][3]

Kehidupan pribadi[sunting | sunting sumber]

Djaduk lahir di Yogyakarta dari pasangan mastro tari Bagong Kussudiardja dan ibunya, Soetiana. Sejak tahun 1972, Djaduk sering menggarap illustrasi musik sinetron, jingle iklan, penata musik pementasan teater, hingga tampil bersama kelompoknya dalam pentas musik di berbagai negara. Ia bersama kelompoknya terkenal dengan eksplorasi berbagai alat dan benda sebagai instrumen musiknya.

Terlahir dengan nama Guritno, pemberian pamannya. Ayahnya, Bagong Kussudiardjo mengganti namanya dengan Djaduk yang artinya unggul. Ia selalu ditemani radio yang sering menyiarkan pertunjukan wayang. Tidak lupa juga buku cerita wayang yang selalu ada di sampingnya. Kemudian ia bercita-cita menjadi dalang, bahkan pernah belajar mendalang. Lingkungan masa kecilnya di Tedjakusuman, Yogyakarta yang dekat dengan kesenian sangat mendukung kariernya di bidang musik, juga teater.

Kiprah seni[sunting | sunting sumber]

Djaduk pernah mendirikan Kelompok Rheze yang tahun 1978 pernah dinobatkan sebagai Juara I Musik Humor tingkat Nasional, mendirikan Kelompok Musik Kreatif Wathathitha. Pada tahun 1995, bersama dengan Butet Kertaredjasa dan Purwanto mendirikan Kelompok Kesenian Kua Etnika, yang merupakan penggalian atas musik etnik dengan pendekatan modern. Pada tahun 1997, Djaduk mengolah musik keroncong dengan mendirikan Orkes Sinten Remen.[4]

Salah satu hal yang pernah mengganjal Djaduk adalah label lokal dan nasional. Ia mengalami diskriminasi itu sejak 1979. Djaduk baru bisa masuk industri (nasional) tahun 1996, setelah muncul di acara Dua Warna RCTI. Maka ketika Djaduk banyak menerima job tingkat nasional, ia tetap bertahan sebagai orang lokal. Tak akan menetap atau berdomisili Jakarta, meski frekuensi tampil di ibukota sangat tinggi. Djaduk dan kelompoknya tetap berada di Yogya.[5]

Filmografi[sunting | sunting sumber]

Diskografi[sunting | sunting sumber]

  • Orkes Sumpeg Nang Ning Nong (bersama Kua Etnika,1997)
  • Ritus Swara (bersama Kua Etnika, 2000)
  • Parodi Iklan (bersama Orkes Sinten Remen, 2000)
  • Komedi Putar (bersama Orkes Sinten Remen, 2002)
  • Janji Palsu (bersama Orkes Sinten Remen, 2003)
  • Maling Budiman (bersama Orkes Sinten Remen, 2006)
  • Dia Sumber Gembiraku (Lagu Rohani, 2006)
  • Pata Java (bersama Kua Etnika dan Pata Master Jerman)

Penghargaan[sunting | sunting sumber]

  • Pemusik Kreatif 1996 (PWI Yogyakarta)
  • Piala Vidia sebagai Penata Musik Terbaik 1995 (Festival Sinetron Indonesia)
  • Grand Prize 2000 (Unesco)

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]