Nur Arifin Ipin

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Ipin
Nurarifinipin.JPG
Nama lahir Nur Arifin
Nama lain Ipin
Lahir 31 Oktober 1994 (umur 24)
Bendera Indonesia Bekasi, Indonesia
Pekerjaan Pelawak tunggal
Tahun aktif 2015—sekarang

Nur Arifin (lahir di Bekasi, Indonesia, 31 Oktober 1994; umur 24 tahun) adalah seorang pelawak tunggal berkebangsaan Indonesia. Pria yang lebih dikenal dengan nama panggilan Ipin ini mulai dikenal setelah mengikuti kompetisi Stand Up Comedy Indonesia season 8 (SUCI 8) yang diadakan Kompas TV pada tahun 2018.[1] Ipin merupakan pelawak tunggal atau komika yang bernaung di komunitas Stand Up Indo Bekasi sejak 2015. Ipin yang berasal dari Tambun, Bekasi ini berasal dari keluarga sederhana yang mana kedua orang tuanya sehari-hari bekerja sebagai pedagang sayur. Latar belakang inilah yang diangkat oleh Ipin sebagai keresahannya dalam ber stand up comedy. Walaupun berlatar belakang demikian, Ipin yang merupakan alumni salah satu STM di Bekasi ini telah menyelesaikan pendidikannya dengan meraih gelar Sarjana Teknik di Universitas Gunadarma Bekasi di akhir tahun 2017. Karir stand up comedy nya dimulai pada tahun 2015 saat masih berkuliah dengan ikut bersama komunitas di kampusnya yaitu Stand Up Gunadarma Bekasi, plus ia juga bergabung dengan komunitas Stand Up Indo Bekasi yang juga salah satu komunitas yang melahirkan komika-komika ternama di Indonesia. Kiprah Ipin sendiri di stand up comedy awalnya tidak banyak sorotan, diketahui ia pernah mengisi beberapa acara off air seperti acara untuk kampus serta untuk satu program dari sebuah media online layaknya komika pada umumnya saat di awal karir. Perlahan nama Ipin mulai dikenal setelah menjadi salah satu komika pembuka pertunjukan spesial (special show) dari Bintang Bete yaitu "Tentang Bintang" di pertengahan tahun 2017 di Bekasi. Ipin tampil bersama dua komika Bekasi lainnya yaitu Agustinus Samosir dan Rommy Hakim, serta Popon Kerok sebagai komika tamu. Barulah pada tahun 2018, Ipin akhirnya dikenal setelah lolos sebagai finalis SUCI 8 Kompas TV melalui audisi di Jakarta. Ipin juga lolos kembali bersama Bintang Bete, sang senior di komunitas yang juga sudah dikenal secara nasional lebih dulu. Pada format baru yang diperkenalkan SUCI 8, Ipin awalnya tergabung dalam tim Cak Lontong bersama finalis lainnya yaitu Oki Rengga Winata, Bu Haris, Yudha Ilham, dan lagi-lagi bersama rekan seniornya Bintang Bete.[2][3][4] Selama di SUCI 8, Ipin menjadi salah satu finalis yang perkembangannya paling terlihat selama kompetisi berlangsung. Terbukti dengan keberlanjutan langkahnya untuk mission show tim nya di Mabes TNI AU hingga show terakhir yang melibatkan tim sehingga ia berhasil masuk ke 9 besar. Terus menunjukkan tren positif, langkah Ipin akhirnya terhenti di babak 6 besar, karena kemampuan act out dan call back yang ia bawakan sebagai salah satu syarat penilaian di show tersebut menjadi yang paling kurang dibandingkan finalis tersisa, plus durasi penampilannya juga melewati batas yang telah ditentukan. Atas keputusan juri, Ipin akhirnya close mic di babak 6 besar SUCI 8.

Acara TV[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]