Nopek Novian

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Nopek Novian
LahirArif Novianto
27 November 1995 (umur 25)
Bendera Indonesia Madiun, Jawa Timur, Indonesia
Nama lainNopek, Nopek Novian
AlmamaterUniversitas Trunojoyo Madura
PekerjaanPelawak tunggal, Mahasiswa, Musisi
Tahun aktif2015—sekarang

Arif Novianto atau yang dikenal dengan nama panggung Nopek Novian atau cukup Nopek (lahir 27 November 1995) adalah seorang pelawak tunggal berkebangsaan Indonesia. Berasal dari keluarga petani di Madiun, Nopek adalah salah satu pelawak tunggal atau komika muda potensial yang diperhitungkan karena pembawaan materi komedinya yang membahas latar belakangnya sebagai anak petani berikut penyampaiannya yang tegas dan terkesan emosional ketika tampil. Tergabung dengan komunitas Stand Up Indo Surabaya, nama Nopek mulai dikenal setelah menjadi salah satu finalis Stand Up Comedy Academy Musim 3 di tahun 2017 dan merupakan salah satu calon kuat untuk menjuarai kompetisi tersebut.[1]

Karier[sunting | sunting sumber]

Nopek yang merupakan anak bungsu dari 2 bersaudara ini mengenal stand up comedy di tahun 2015. Kuliah di Universitas Trunojoyo Madura jurusan S1 Ekonomi Syariah, Nopek bergabung dengan Stand Up Indo Surabaya dan rela harus bolak-balik Madura-Surabaya untuk berlatih open mic. Sering mengisi acara komunitas dan menemukan potensinya di komedi, Nopek mulai rutin mengikuti berbagai lomba dan audisi stand up comedy di beberapa stasiun televisi. Diantaranya Nopek mengikuti audisi Stand Up Comedy Indonesia di Kompas TV untuk penyelanggaraan musim keenam (SUCI 6) di akhir tahun 2015 dan musim ketujuh di akhir tahun 2016 (SUCI 7) yang semuanya ia ikuti di Surabaya, di mana Nopek belum beruntung untuk lolos ke kompetisi tersebut. Nama Nopek mulai mencuri perhatian setelah lolos audisi Stand Up Comedy Academy Musim 3 (SUCA 3) yang diadakan Indosiar di tahun 2017.

Di SUCA 3, Nopek menjadi salah satu calon terkuat untuk menjuarai kompetisi ini. Sejak audisi, materi Nopek yang kental mengulas latar belakang dirinya sebagai seeorang anak petani serta kehidupan sehari-harinya sebagai anak petani ini paling ditunggu para penonton. Jargon "Lek Jo" yang ia ungkapkan sebagai salah seorang pamannya dalam keluarga di setiap penyampaian materinya merupakan salah satu ciri khas darinya. Karena pembawaannya yang tegas dan emosi yang tebal setiap tampil membuat yang menyaksikannya terus menantikan penampilan selanjutnya darinya, karena grafik penampilan Nopek termasuk konsisten setiap kali tampil. Namun begitu memasuki babak 14 besar, Nopek secara mengejutkan tampil di bawah performa terbaiknya sehingga Nopek harus tereliminasi dari kompetisi SUCA 3. Publik kemudian mempertanyakan bahwa terdapat indikasi bahwa Nopek sengaja tampil buruk pada saat itu sehingga ia bisa cepat keluar dari kompetisi. Ada juga pihak yang berasumsi bahwa Nopek mendapat banyak tekanan dari berbagai pihak untuk terus memberikan yang terbaik di setiap penampilan sehingga Nopek merasa memikul beban ketika tampil. Melalui mentornya di kompetisi saat itu, Awwe memberikan klarifikasi bahwa pasca keluarga besar Nopek datang ke panggung SUCA satu minggu sebelumnya, ada anggota keluarganya yang jatuh sakit pasca pulang dari studio termasuk ibunya yang harus dirawat sehingga Nopek memilih untuk fokus merawat sang ibu setelah itu.[2][3] Pasca SUCA 3 ini, Nopek sempat vakum untuk rehat sementara dari stand up comedy.

Nopek akhirnya muncul kembali menjelang akhir 2019.[4] Di samping kembali aktif di Instagram dan membuat akun Youtube pribadi untuk menyaluran bakat lainnya sebagai content creator untuk vlog komedi dan musik, Nopek juga kembali mengikuti beberapa lomba stand up comedy. Diantaranya merupakan lomba stand up comedy secara daring karena di awal 2020 pandemi COVID-19 mulai muncul dan masuk ke Indonesia. Ingin kembali menghibur para penonton melalui stand up comedy, Nopek kemudian kembali mengikuti audisi Stand Up Comedy Indonesia yang sempat vakum dua tahun dan memasuki musim kesembilan bertajuk SUCI IX. Sesuai identitas terdaftar, Nopek masuk ke dalam kelompok audisi Indonesia Timur. Secara mengejutkan Nopek akhirnya lolos sebagai finalis SUCI IX dengan memperoleh "ultimate ticket", di mana ia langsung lolos ke babak show tanpa mengikuti babak preliminary show, dan menjadi yang pertama memperoleh tiket tersebut. Nopek merupakan finalis pemegang ultimate ticket di SUCI IX bersama dengan Ali Akbar dan Alif Rivelino. Selain kembali bertemu dengan Ali Akbar, Nopek juga kembali bertemu dan bersaing dengan Ate yang bersamanya merupakan alumni SUCA 3. Sama seperti ketika di SUCA 3, Nopek selalu memberikan penampilan di atas rata-rata di setiap minggunya bahkan memperoleh poin tertinggi di beberapa show. Bahkan, Nopek beberapa kali diketahui mampu memberikan penampilan bagus meskipun ia mengaku susah menemukan bahan untuk menulis materi dan tampil pecah di luar dugaan. Namun Nopek akhirnya close mic di 5 besar SUCI IX meskipun tampil bagus seperti biasanya, karena akumulasi penilaian juri kepadanya menjadi yang paling rendah dibandingkan finalis lain yang masih bertahan.

Acara Televisi[sunting | sunting sumber]

Filmografi[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]