Dodit Mulyanto

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Dodit Mulyanto
Dodit Mulyanto.JPG
Nama lahir Dodit Wahyudi Mulyanto
Lahir 30 Juni 1985 (umur 32)
Bendera Indonesia Blitar, Jawa Timur, Indonesia
Pekerjaan Komedian
Pelawak tunggal
Guru musik
Aktor
Tahun aktif 2014 - sekarang
Alma mater Universitas Sebelas Maret

SMAK Diponegoro Blitar
SLTPN 3 Blitar

Dodit Wahyudi Mulyanto atau cukup Dodit Mulyanto (lahir di Blitar, Jawa Timur, 30 Juni 1985; umur 32 tahun) adalah pelawak tunggal berkebangsaan Indonesia. Namanya mulai dikenal secara luas setelah dia mengikuti kompetisi stand up comedy Indonesia (SUCI) di Kompas TV[1][2]. Ciri khas yang paling mudah diingat dalam penampilan Dodit saat di panggung adalah pembawaannya yang kalem dan membawa biola, meski kadang tidak dimainkan.

Kehidupan pribadi[sunting | sunting sumber]

Sebelum menjadi komedian, Dodit berprofesi sebagai guru musik di SD Katolik Santa Clara Surabaya dan SMP Katolik Santa Clara Surabaya. Lulusan jurusan Pendidikan Geografi Universitas Sebelas Maret, Surakarta, ini kali pertama tampil dalam show stand-up comedy di sebuah kafe di Surabaya pada tahun 2012. Saat itu ia maju ke panggung tanpa persiapan apapun, dikarenakan teman-temannya yang memaksanya untuk mencoba.[3]

Setelah itu ia mengikuti Stand-up Comedy Indonesia season 4 di Kompas TV bersama komika (stand-up comedian) lainnya seperti Abdurrahim Arsyad, Yudha Keling, dan lainnya. Namun tersisih di show ke-13[4][5][6].

Ciri khas[sunting | sunting sumber]

Sebagai komedian ia selalu membawa karakter khas nya sebagai apa yang disebut "Pria Jawa yang memegang erat budaya Eropa". Selain itu dalam banyak penampilannya ia selalu membawa biola sebagai penunjang penampilannya.Ia juga memiliki ciri khas lain seperti membuka penampilannya dengankata kata “Hai guys… Selamat malam penggemar, masyarakat, penduduk, khalayakramai” dan melontarkan gombalan (rayuan) kepada salah satu penonton perempuan seperti" Ini panah cinta buat kamu, iya kamu…". Dodit selalu menggambarkan dirinya sebagai seseorang yang memiliki masa kecil yang senang bermain di sawah dan hal ini terkadang dimasukkannya ke dalam materi komedinya. Selain itu, ia memiliki kebiasaan unik sebelum tampil dalam shownya: sepuluh menit sebelum tampil ia menarik napas panjang, melakukan gerakan ala tai chi, lantas berteriak-teriak, lima menit kemudian ia minum air putih banyak-banyak lalu duduk diam tanpa mau diganggu. Sejak SUCI 4 Show 8, Raditya Dika menjadi sasaran Dodit ketika ia sedang bercanda.

Trivia[sunting | sunting sumber]

  • Dodit menggambarkan masa kecilnya sebagai anak yang hitam, kusam, dan suka bermain di sawah.
  • Dodit sangat menyukai pecel dan ayam bakar
  • Dodit memiliki lima biola, beberapa di antaranya diberi nama. Sebuah biola elektrik berwarna merah diberi nama Jet, sedangkan biola yang paling sering dibawanya ke mana-mana bernama Si Dia. Selain itu ia memiliki sebuah selo bernama Syrus, tiga gitar dan satu mandolin.
  • Dodit menyukai hiking (mendaki gunung), namun karena hiking membutuhkan persiapan fisik yang cukup lama, ia lebih memilih apa yang disebutnya kamping cantik yang berupa bersantai dengan teman-teman di pinggir pantai, bermain gitar, bakar-bakar makanan, dan berfoto ria. Dodit sendiri memiliki tempat favorit yakni Pantai Pudak di Blitar Selatan.
  • Dodit menganggap semua komika adalah idola dan inspirasinya.
  • Jika jadwal show stand-up mulai longgar, ia memilih untuk kembali mengajar musik.

Riwayat Pendidikan[sunting | sunting sumber]

  • SLTPN 3 Blitar
  • SMAK Diponegoro Blitar
  • Universitas Sebelas Maret

Bintang Tamu[sunting | sunting sumber]

Filmografi[sunting | sunting sumber]

Film[sunting | sunting sumber]

Tahun Judul Peran Keterangan
2015 Komedi Moderen Gokil Dodit
2016 Talak 3 Basuki
Cek Toko Sebelah Kuncoro
2017 The Underdogs Editor video klip

Televisi[sunting | sunting sumber]

Tahun Judul Peran Keterangan
2014 Comic Story Pemain biola Episode 16 (Ceritanya Horor) dan Episode 19 (Babe Jadi Mak Comblang)
2017 OK-JEK Mulyadi 1 musim

Iklan[sunting | sunting sumber]

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]