Afif Syafi'i

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Afif Syafi'i
Afifx.jpg
Nama lahir Afif Syafi'i
Lahir 3 Agustus 1995 (umur 23)
Bendera Indonesia Jakarta, Indonesia
Pekerjaan Pelawak tunggal, Mahasiswa
Tahun aktif 2013—sekarang
Hubungan Rika Nadia Putri
Orang tua Sudirman (Ayah)
Siti Zaidah (Ibu)

Afif Syafi'i (lahir di Jakarta, Indonesia, 3 Agustus 1995; umur 23 tahun) adalah seorang pelawak tunggal berkebangsaan Indonesia. Afif adalah salah satu finalis Stand Up Comedy Indonesia Kompas TV musim ke-5 (SUCI 5) tahun 2015 di mana ia lolos melalui audisi di Surabaya[1], dan menjadi satu dari 16 finalis yang berhasil lolos ke putaran final SUCI 5[2]. Di SUCI 5, Afif merupakan perwakilan Stand Up Indo Jakarta Barat bersama tiga temannya, Rigen, Indra, dan Dicky. Putra asli Betawi yang berasal dari Tanah Abang ini menjadi penerus David Nurbianto dalam memperkenalkan budaya Betawi melalui media stand up comedy, khususnya di SUCI 5.

Karier[sunting | sunting sumber]

Afif yang dikenal sebagai anak Tanah Abang yang jago silat Betawi ini baru mulai ber stand up comedy di akhir tahun 2013. Afif kemudian bergabung dengan komunitas Stand Up Indo Jakarta Barat pada tahun yang sama, yang menjadikannya anggota termuda di komunitas tersebut. Afif mengikuti stand up comedy karena keinginannya untuk menggali potensi diri, mengembangkan seni hobi di bidang humoris dan cita-cita menjadi komika.

Bagi Afif, stand up comedy adalah seni yang punya banyak suka dan duka. Suka ketika karyanya dihargai orang lain dan duka ketika ia tampil tidak lucu di hadapan penonton. Walaupun begitu, Afif tetap semangat dalam menjalani hobinya ini. Sering tampil mengisi acara open mic yang diadakan komunitasnya membuatnya beberapa kali tampil di salah satu stasiun TV swasta untuk open mic. Puncaknya pada tahun 2014, Afif menjadi salah satu finalis Street Comedy IV yang diadakan komunitas Stand Up Indo di Senayan Jakarta. Pada ajang tersebut, Afif berhasil memperoleh juara kedua[3].

Ciri khas materi Afif adalah story teling nya mengenai budaya Betawi, sama seperti David Nurbianto. Bedanya adalah pembahasan materi yang dibawakan Afif lebih spesifik dan lebih dalam. Pembawaan materi dengan logat Betawi nya yang khas disertai sudut pandang yang unik mampu membuat penonton ikut merasakan apa yang disampaikan oleh Afif. Maka tak heran bahwa Afif menjadi salah satu komika muda yang akan terus berkembang lebih baik ke depan[4].

Mengikuti kesuksesan komunitas Stand Up Indo Jakarta Barat yang menjadi grand finalis Liga Komunitas Stand Up yang diadakan Kompas TV, pada tahun 2015 Afif mengikuti audisi Stand Up Comedy Indonesia season 5 (SUCI 5) yang juga diadakan Kompas TV. Sebelumnya Afif pernah mengikuti audisi untuk Stand Up Comedy Indonesia season 4 (SUCI 4) di Jakarta, namun belum berhasil lolos. Untuk audisi SUCI 5, Afif justru jauh-jauh dari Jakarta pergi untuk audisi ke Surabaya. Ditemani dua teman sekomunitasnya, Rigen dan Erwin, mereka mengikuti audisi. Hasilnya ia berhasil lolos bersama dengan Rigen, menyisakan Erwin yang belum berhasil lolos. Langkah Afif terus berlanjut hingga menjadi salah satu dari 16 finalis SUCI 5. Di SUCI 5, Afif tidak hanya bersaing dengan teman-teman sekomunitasnya yaitu Rigen, Indra, dan Dicky Difie, ia juga kembali bersaing dengan Wira dan Kalis yang juga bersamanya merupakan alumni Street Comedy IV.

Penampilan Afif bisa dibilang kurang memuaskan di awal kompetisi karena masih sedikit bermasalah dengan tempo berbicaranya yang cepat sehingga kurang mampu menarik perhatian penonton. Tetapi seiring jalannya kompetisi, perkembangan Afif bisa dibilang amat baik. Unggul melalui ciri khas keBetawian nya, Afif berhasil terus melaju di kompetisi. Hingga akhirnya Afif harus close mic di babak 6 besar SUCI 5 (Show 13) karena sempat kembali bermasalah dengan tempo berbicaranya saat tampil ber stand up comedy.

Tahun 2016, Afif lolos sebagai salah satu finalis Stand Up Comedy Academy yang diadakan oleh Indosiar yang merupakan musim kedua bagi kompetisi tersebut. Afif menjadi kontestan yang juga diperhitungkan di ajang tersebut. Tidak hanya itu, sang Ibu yang bernama Siti Zaidah pun kerap diundang menyaksikan penampilannya karena menjadi salah satu inspirator bagi Afif untuk membuat materi komedi, plus ibunya yang juga dikenal dengan Mama Apip ini ikut tampil ber stand up comedy di salah satu show. Namun ketika memasuki babak 13 besar, Afif jatuh sakit dan sempat tidak tampil di satu putaran. Hingga akhirnya Afif pun harus mengakhiri langkahnya di kompetisi tersebut walaupun penampilan terakhirnya dianggap yang terbaik sepanjang kompetisi.

Prestasi[sunting | sunting sumber]

Acara TV[sunting | sunting sumber]

Filmografi[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]