Haris Teguh

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Haris Teguh
220px
Nama lahir Haris Teguh Kurniawati
Nama lain Haris Teguh, Mama Heheh
Lahir 11 Oktober 1973 (umur 45)
Bendera Indonesia Surabaya, Indonesia
Pekerjaan Pelawak tunggal
Ibu rumah tangga
Tahun aktif 2012 - sekarang
Pasangan Setyo Darminto (suami)

Haris Teguh Kurniawati (lahir di Surabaya, Indonesia, 11 Oktober 1973; umur 45 tahun) adalah seorang pelawak berkebangsaan Indonesia. Haris dikenal sebagai salah satu pelawak dalam grup duo Hot Mom bersama Ning Marning pada kompetisi Sekolah Menjadi Komedian (SeMeDi atau SMK) yang diadakan di stasiun TV Trans7 pada tahun 2014[1], serta menjadi salah satu finalis Stand Up Comedy Indonesia yang diadakan Kompas TV di musim ke-8 (SUCI 8) tahun 2018[2] sebagai seorang pelawak tunggal.

Karier[sunting | sunting sumber]

Sebelum dikenal sebagai pelawak, Haris yang berdomisili di Sidoarjo ini berprofesi sebagai guru honorer di salah satu SD di Larangan, Candi, Sidoarjo. Bidang studi yang ia ajar adalah bahasa Inggris, serta ia juga mengajar ekstrakurikuler karate di sekolah tersebut mengingat ia aktif di karate sejak 2001 dan juga merupakan salah satu pemegang sabuk hitam dalam olahraga beladiri tersebut sejak 2010. Pada tahun 2012, Haris akhirnya mengakhiri pengabdiannya di sekolah tersebut setelah mengajar sejak tahun 1996 dalam status masih sebagai seorang guru honorer. Pasca menjadi guru, Haris menjadi seorang ibu rumah tangga sebagai seorang ibu dari dua anak.

Haris kemudian mulai menekuni dunia lawak karena semasa mengajar juga dikenal senang bercanda dengan para siswanya. Pada tahun 2014, Haris bersama dengan Maryam Aristina atau yang kemudian dikenal dengan nama Ning Marning membentuk grup lawak duo yang diberi nama "Hot Mom" yang berasal dari Sidoarjo. Mereka kemudian mengikuti kompetisi lawak yang diadakan oleh stasiun TV Trans7 bertajuk Sekolah Menjadi Komedian yang kemudian disingkat sebagai SeMeDi atau SMK Trans7. Namun mereka hanya bertahan selama dua minggu atau hanya dalam dua kali penampilan saja. Pasca SeMeDi, grup ini kemudian berganti nama menjadi "Koppers" yang merupakan singkatan dari Komika Perempuan Sidoarjo, karena masing-masing kemudian mencoba peruntungan sebagai seorang pelawak tunggal atau komika sehingga grup lawak ini mulai jarang muncul.


Sebagai seorang komika, Haris diketahui sudah sering mengikuti audisi di beberapa ajang pencarian bakat stand up comedy. Salah satunya adalah Stand Up Comedy Indonesia yang diadakan oleh Kompas TV yang ia ikuti sejak tahun 2013. Sempat absen mengikuti audisi di dua kali penyelenggaraan tepatnya tahun 2015 dan 2016, nama Haris muncul kembali ketika meraih golden ticket untuk audisi SUCI 7 pada tahun 2017 dengan persona sebagai seorang ibu rumah tangga tetapi ia belum beruntung untuk melangkah lebih jauh. Barulah di musim berikutnya tepatnya di SUCI 8, wanita yang juga ikut berlatih di komunitas Stand Up Indo Sidoarjo ini akhirnya kembali meraih golden ticket dengan membawa persona sebagai seorang mantan guru honorer dan berhasil lolos sebagai finalis[3][4]. Di SUCI 8, Haris tercatat sebagai finalis tertua karena berusia 44 tahun saat mengikuti kompetisi dan menjadi satu dari dua kontestan wanita di mana kontestan wanita lainnya adalah Fianita yang berasal dari Ponorogo. Haris juga mewakili komunitas Stand Up Indo Sidoarjo bersama komika Wahyu Togog. Pada format baru yang diperkenalkan SUCI 8, Haris tergabung dalam tim Cak Lontong bersama finalis lainnya yaitu Oki Rengga Winata, Yudha Ilham, Ipin, dan Bintang Bete. Namun langkah Haris harus terhenti di penampilan pertamanya karena akumulasi penilaiannya menjadi yang terendah dari empat pesaingnya saat tampil. Karena tim Cak Lontong menjadi tim pertama yang tampil di SUCI 8 tepatnya untuk Show 1, Haris menjadi komika pertama yang close mic dari tim Cak Lontong sekaligus finalis pertama SUCI 8 yang harus close mic[5].

Acara Televisi[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]