Rio Steven Dumatubun

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Rio Steven Dumatubun
LahirRio Steven Dumatubun
17 April 1984 (umur 38)
Indonesia Semuli Raya, Lampung, Indonesia
Nama lainRio Satpam
PekerjaanSatpam, Pelawak tunggal
Tahun aktif2005—sekarang (Satpam)
2015—sekarang (Pelawak tunggal)
Suami/istri
Sari Sumartini
(m. 2011)
AnakBob Wellson Dumatubun (2013)
Dia Carissa Putri Dumatubun (2019)
Orang tuaCarolus Dumatubun (Ayah)
Eni Martin (Ibu)

Rio Steven Dumatubun (lahir 17 April 1984) adalah seorang Satpam dan pelawak tunggal berkebangsaan Indonesia. Berprofesi sebagai seorang satpam, nama Rio justru lebih dikenal sebagai seorang pelawak tunggal atau komika. Pria yang juga merupakan bagian komunitas Stand Up Indo Jakarta Barat ini mulai dikenal setelah mengikuti kompetisi Stand Up Comedy Indonesia Kompas TV musim ke-9 (SUCI IX) tahun 2021 dan berhasil menjadi juara kompetisi, sekaligus mencatatkan dirinya sebagai satpam pertama yang berhasil menjadi finalis di kompetisi tersebut.[1] Rio juga tergabung dalam grup Sohibul Diksi, grup yang terdiri dari sekumpulan pelawak tunggal atau komika yang dikenal dengan pembawaan diksi unik ketika melakukan stand up comedy.

Kehidupan pribadi[sunting | sunting sumber]

Lahir di Semuli Raya yang merupakan sebuah desa di Lampung Utara, Rio terlahir dalam berbagai ragam perbedaan dalam keluarganya. Ayahnya, Carolus Dumatubun merupakan seorang pensiunan TNI-AU berdarah Maluku dan memeluk agama Katolik. Sementara sang ibu, Eni Martin yang merupakan seorang ibu rumah tangga berdarah Jawa dan memeluk agama Islam. Meskipun begitu hubungan mereka diketahui harmonis satu sama lain hingga sekarang. Awal tahun 2000an, Rio memutuskan untuk merantau ke Jakarta untuk mengikuti pelatihan pendidikan satpam dan pada 2005 resmi lulus dan memperoleh pekerjaan pertamanya di salah satu bank swasta di sana. Beberapa kali ia pindah tugas dan hingga saat ini masih aktif sebagai satpam di salah satu bank di daerah Jakarta Barat.

Pada 19 Februari 2011, Rio menikah dengan Sari Sumartini, yang ia temui ketika sama-sama bekerja di satu bank yang sama di mana saat itu Sari berprofesi sebagai manajer keuangan. Dari pernikahan tersebut, hingga saat ini mereka telah dikaruniai dua orang anak. Anak pertama mereka adalah laki-laki dan diberi nama Bob Wellson Dumatubun yang lahir pada tahun 2013, sementara anak kedua mereka adalah perempuan dan diberi nama Dia Carissa Putri Dumatubun yang lahir pada tahun 2019.

Karier[sunting | sunting sumber]

Rio mulai tertarik dengan stand up comedy tahun 2015, di mana saat itu di bank tempat ia bekerja sedang menyelenggarakan lomba stand up comedy. Karena ia dianggap lucu di antara teman-teman sesama dinasnya, ia didaftarkan untuk mengikuti lomba tersebut meskipun akhirnya tidak memenangkan lomba tersebut. Penasaran dengan hasil tersebut, Rio mulai mencari tempat untuk bisa berlatih stand up comedy dan hasilnya ia bergabung dengan komunitas Stand Up Indo Jakarta Barat yang kebetulan tidak jauh dari bank tempat ia bekerja. Di sana ia berlatih hingga mengikuti berbagai lomba mulai dari kompetisi internal hingga event stand up comedy yang diadakan secara komersial.

Rio pertama kali mengikuti kompetisi stand up comedy berskala besar di Jicomfest tahun 2018, di mana saat itu ia belum meraih juara. Kemudian di tahun 2020, Rio bersama beberapa komika Jabodetabek seperti Putra Pattinama, Falah Akbar, Kang Kicuy, Kang Ripay, Levi Ofsanusi, dan Apep Dodo sepakat membentuk grup komedi bernama Sohibul Diksi yang kemudian langsung mengadakan "special show" seminggu setelah pembentukan grup tersebut, dan masih bertahan hingga saat ini.

Bersamaan dengan munculnya COVID-19 pada awal tahun 2020, Rio beberapa kali tetap mengisi acara stand up comedy bersama rekan-rekan Sohibul Diksi.[2] Kemudian pada akhir tahun 2020, Rio mencoba peruntungannya dengan mengikuti audisi Stand Up Comedy Indonesia Musim Kesembilan tajuk SUCI IX. Sesuai identitas terdaftar, Rio masuk ke dalam kelompok audisi Indonesia Barat. Hasilnya, Rio berhak atas satu golden ticket untuk lolos ke babak Preliminary Show dan akhirnya juga berhasil lolos sebagai salah satu dari 15 finalis SUCI IX. Rio lolos bersama Levi yang merupakan rekannya di Sohibul Diksi. Pada tiga penampilan awalnya, performa Rio selalu berada di bawah standar karena masih bermasalah dengan delivery dan pemilihan kata yang sebenarnya justru menjadi ciri khasnya ketika bersama Sohibul Diksi. Namun perlahan penampilan Rio mulai menanjak di Show 4 dan secara konsisten dengan persona satpam nya berhasil menyingkirkan peserta lain yang jadi calon kuat juara seperti Alif Rivelino dan Nopek Novian. Sepanjang penampilannya, Rio dikenal dengan penyampaian diksi yang diawali dengan kata "satpam" seperti misalnya "satpam bugar", "satpam pengen liburan", "satpam siap juara", dan masih banyak lagi. Rio pun akhirnya berhasil mencapai babak Grand Final untuk menghadapi Ali Akbar yang juga merupakan calon kuat juara. Berkat penampilannya yang maksimal di dalam tiga babak yang diberikan, Rio akhirnya keluar sebagai juara SUCI IX.[3][4]

Acara Televisi[sunting | sunting sumber]

Seri web[sunting | sunting sumber]

Film[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]