Ardit Erwandha

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Ardit Erwandha
Erwandha.jpg
Nama lahir Arditya Taqwa Erwandha
Lahir 9 Oktober 1991 (umur 27)
Bendera Indonesia Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia
Pekerjaan Pelawak tunggal, pemeran
Tahun aktif 2014—sekarang

Arditya Taqwa Erwandha (lahir di Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia, 9 Oktober 1991; umur 27 tahun) adalah seorang pelawak tunggal berkebangsaan Indonesia. Pria yang lebih dikenal cukup dengan nama Ardit Erwandha dan akrab disapa Ardit ini dikenal sebagai pelawak tunggal atau komika setelah membawa komunitasnya, Stand Up Indo Samarinda tampil di Liga Komunitas Stand Up yang diadakan oleh Kompas TV pada tahun 2014[1]. Lalu dua tahun setelahnya, Ardit menjadi salah satu finalis Stand Up Comedy Indonesia season 6 (SUCI 6) yang diadakan Kompas TV dan berhasil menjadi runner up.

Karier[sunting | sunting sumber]

Ardit memulai karier sebagai seorang komika di akhir tahun 2013. Ardit juga menjadi salah satu finalis Street Comedy IV pada tahun berikutnya[2] dan mulai dikenal di akhir tahun 2014 saat membawa komunitas Stand Up Indo Samarinda tampil di kompetisi Liga Komunitas Stand Up Kompas TV. Meski harus tereliminasi di awal kompetisi, rupanya bakat Ardit sendiri diamati oleh Ernest Prakasa yang saat itu menjadi juri kompetisi. Setelah kompetisi selesai, Ardit diajak oleh Ernest bergabung bersama manajemennya dan sering terlibat dalam proyek yang digarap oleh Ernest baik stand up comedy tour hingga film.

Tour stand up comedy pertama yang diikuti oleh Ardit bersama dengan Ernest adalah MAJELIS TIDAK ALIM di Jakarta yang merupakan tour dari Soleh Solihun[3]. Lalu Ardit juga mengikuti tour bertajuk HAPPINEST yang merupakan tour nasional Ernest yang ketiga setelah Merem Melek Tour dan Illucinati di beberapa kota[4]. Karena itu, Ardit meninggalkan Samarinda yang merupakan kota kelahirannya menuju Jakarta untuk lebih mengembangkan kariernya sebagai seorang komika. Di Jakarta, Ardit bergabung dengan komunitas Stand Up Indo Jakarta Barat dengan berstatus komika magang meski tidak tertutup kemungkinan akan menjadi anggota tetap komunitas.

Selain tour stand up comedy, Ardit juga ikut terlibat dalam proyek film yang digarap oleh Ernest. Pertama ikut berperan dalam sebuah miniseri berjudul 2econd Chance dalam sebuah episode di mana ia berperan sebagai seorang polisi. Saat ini Ardit kembali terlibat dalam proyek film layar lebar berjudul Ngenest The Movie yang merupakan film dari buku trilogi Ngenest: Ngetawain Hidup Ala Ernest yang juga merupakan karangan Ernest Prakasa[5]. Pada tahun 2016, lewat audisi di kota Surabaya Ardit lolos sebagai salah satu kontestan Stand Up Comedy Indonesia season 6 (SUCI 6) yang diadakan oleh Kompas TV. Penampilannya dinilai biasa saja pada awal kompetisi karena Ardit belum memiliki karakter khusus saat tampil. Namun seiring jalannya kompetisi, Ardit perlahan menemukan karakternya dan berhasil bertahan hingga menembus babak grand final. Namun Ardit akhirnya hanya meraih posisi runner up dan harus mengakui keunggulan Indra Jegel, lawannya di grand final yang unggul pengalaman darinya.

Kehidupan Pribadi[sunting | sunting sumber]

Ardit merupakan anak sulung dari empat bersaudara, di mana ia memiliki dua orang adik perempuan dan seorang adik laki-laki. Adik perempuannya bernama Alfifha Zhafira Erwandha dan Alzahra Zharifa Erwandha. Sementara adik laki-lakinya bernama Alditya Fakkar Erwandha, yang akrab disapa Aldi. Aldi sendiri merupakan salah satu personil band ZerosiX Park, band asal Samarinda yang menjadi salah satu finalis Rising Star Indonesia yang ditayangkan RCTI.

Acara Televisi[sunting | sunting sumber]

Filmografi[sunting | sunting sumber]

Tahun Judul Peran Keterangan
2015 Ngenest Fariz
2017 Stip & Pensil Aghi
2017 Sweet 20 Edwan
2017 Insya Allah Sah Ojek online
2017 Susah Sinyal Roy
2018 Partikelir Detektif Geri
2018 R: Raja, Ratu & Rahasia Leon
2018 Love Reborn: Komik, Musik & Kisah Masa Lalu Bagus
2018 Gila Lu Ndro! Radha

FTV[sunting | sunting sumber]

  • Jomblo Kejebak Cinta (2017)

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]