Sweet 20

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Sweet 20
Sweet 20.jpg
Sutradara Ody C. Harahap
Produser Chand Parwez Servia
Skenario Upi
Berdasarkan Miss Granny 
oleh Shin Dong-ick
Hoon Young-jeong
Dong Hee-sun
Hwang Dong-hyuk
Pemeran
Musik Aghi Narottama
Sinematografi Padri Nadeak
Penyunting Aline Jusria
Perusahaan
produksi
Distributor Starvision Plus
Tanggal rilis
  • 25 Juni 2017 (2017-6-25) (Indonesia)
Durasi
109 menit
Negara  Indonesia
Bahasa Indonesia

Sweet 20 merupakan film Indonesia beraliran drama komedi romantis musikal yang diadaptasi dari film Korea Selatan berjudul Miss Granny, hasil kerja sama antara dua negara yakni Starvision Plus (Indonesia) dan CJ Entertainment (Korea Selatan). [1] Film ini mengisahkan tentang Fatmawati, seorang nenek berusia 70 tahun yang secara ajaib mendapati tubuhnya kembali ke usia 20-an setelah melakukan foto di sebuah studio foto yang misterius. Sweet 20 dirilis tepat pada hari raya Idul Fitri pada 25 Juni 2017.

Alur

Fatmawati (Niniek L. Karim), nenek 70 tahun cerewet yang tinggal bersama putranya seorang dosen, Aditya (Lukman Sardi), menantu (Cut Mini), dan 2 orang cucu (Kevin Julio dan Alexa Key). Fatmawati selalu membanggakan Aditya, sampai suatu hari ia mengetahui akan dikirim ke panti jompo. Hal yang membuatnya sangat terpukul dan pergi dari rumah. Di perjalanan ia melihat studio foto “Forever Young”, dan berniat mengambil foto untuk di pemakamannya kelak. Namun setelah berfoto Fatmawati berubah menjadi 50 tahun lebih muda, dan kembali berusia 20 tahun. Fatmawati pun memulai kehidupan yang baru dan mengganti namanya menjadi Mieke, seperti nama artis idolanya - Mieke Wijaya. Seiring berjalannya waktu, Mieke mendapat kesempatan untuk meraih mimpinya menjadi penyanyi, sesuatu yang tidak bisa dilakukannya pada saat muda dulu. Keunikan Mieke muda dengan gaya bicara dan seleranya yang masih seperti nenek 70 tahun, justru membuat 3 pria jatuh hati padanya, seorang produser musik (Morgan Oey), cucu laki-lakinya, dan Hamzah (Slamet Rahardjo) yang mencintainya sejak sama-sama muda dulu.

Hingga suatu peristiwa terjadi, yang membuat Mieke harus memilih untuk melanjutkan kehidupan barunya, atau kembali menjadi Fatmawati.

Pemeran

Produksi

Sweet 20 disutradarai oleh Ody C. Harahap, yang telah menyutradarai film komedi romantis seperti Kapan Kawin? dan Cinta/Mati.[3] Naskahnya ditulis oleh Upi.[3] Pengambilan gambar dilakukan di Bandung, termasuk Jalan Braga, Jalan Asia Afrika dan Balai Kota Bandung.[7] Sweet 20 adalah sebuah adaptasi dari film Miss Granny, dengan perbedaan berupa unsur-unsur Indonesia ditambahkan ke dalam film ini, termasuk dangdut dan suasana lebaran.[8] Miss Granny telah diadaptasi menjadi versi Tiongkok, Jepang, Thailand, dan Vietnam.[3] Tatjana Saphira menyanyikan empat dari lima lagu dalam film ini, termasuk "Bing" yang dikarang oleh Titiek Puspa, "Payung Fantasi" yang dikarang oleh Ismail Marzuki, "Layu Sebelum Berkembang" yang dikarang oleh A. Riyanto, dan "Meraih Asa", lagu tema film ini, ditulis oleh Upi dan Tony dengan aransemen oleh Bemby Gusti. Selain empat lagu tersebut, film ini juga berisi lagu "Selayang Pandang" yang dinyanyikan oleh Gugun Blues Shelter dan dikarang oleh Lili Suhairi.[9]

Rilis

Sweet 20 dirilis pada 25 Juni 2017 pada hari raya Idul Fitri, bersama dengan Jailangkung, Surat Kecil untuk Tuhan, dan Insya Allah Sah.[10]

Penerimaan

Pada 15 Juli 2017, Sweet 20 telah ditonton oleh 1,001,935 orang.[11]

Menurut pengamat film Shandy Gasella, "Versi buat ulang ini sebenarnya terkesan tak begitu se-sitkom film asli besutan Hwang Dong-Hyuk. Tone film ini lembut dan lebih riang, saya suka grading-nya. Ada banyak penambahan variasi adegan pengundang tawa, membuat film ini jadi terasa 'sama namun berbeda'." Namun, film ini tidak banyak berimprovisasi dari film aslinya, dan meskipun Fatma mengagumi Mieke Wijaya, dandanan Fatma muda tidak seperti dandanan Mieke Wijaya.[3] Menurut Jodhi Yudono dari Kompas, Sweet 20 berhasil menjadi sebuah film drama keluarga dan juga romantis komedi yang kental dengan warna Indonesia, baik secara seting, seperti memasukkan suasana lebaran dan konfilk antara menantu dan mertua, dan joke di sepanjang film. Selain itu, film ini juga mempertemukan bintang film senior den bintang masa kini, membuat nuansa nostalgia.[12]

Referensi

  1. ^ "Sweet 20 remake film sukses asal Korea (Miss Granny)". Sidomi.com. 
  2. ^ "Jadi Rocker, Kevin Julio Bersanding dengan Tatjana Saphira". Bintang.com. 
  3. ^ a b c d e f g Gasella, Shandy (26 June 2017). "Sweet 20: Versi Buat Ulang Miss Granny yang Layak Dirayakan!". detikHOT (dalam Indonesian). Diakses tanggal 12 August 2017. 
  4. ^ Morgan "Oey Syuting film Sweet 20 - Miss Granny Indonesia". Avatara88. 
  5. ^ "Jadi Rocker, Kevin Julio Bersanding dengan Tatjana Saphira". Bintang.com. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2016-11-18. 
  6. ^ a b c d e f g h i j k l m n o p q r s t u v "Kredit lengkap Sweet 20 (2017)". filmindonesia.or.id (dalam Indonesian). Konfiden Foundation. Diarsipkan dari versi asli tanggal 3 September 2017. Diakses tanggal 3 September 2017. 
  7. ^ a b Pramudya, Windy Eka (21 June 2017). "Sinopsis Film Sweet 20, Nenek Bawel ala Tatjana Saphira". Pikiran Rakyat (dalam Indonesian). Diakses tanggal 12 August 2017. 
  8. ^ Setiawan, Tri Susanto (14 June 2017). "Perbedaan Film "Sweet 20" dengan "Miss Granny"". Kompas (dalam Indonesian). Diarsipkan dari versi asli tanggal 14 June 2017. Diakses tanggal 12 August 2017. 
  9. ^ Setiawan, Tri Susanto (13 June 2017). "Tatjana Saphira Bernyanyi untuk Film "Sweet 20"". Kompas (dalam Indonesian). Diarsipkan dari versi asli tanggal 13 June 2017. Diakses tanggal 13 August 2017. 
  10. ^ Afrisia, Rizky Sekar (25 June 2017). "Film Indonesia Kuasai Bioskop saat Lebaran". CNN Indonesia. Diarsipkan dari versi asli tanggal 25 June 2017. Diakses tanggal 12 August 2017. 
  11. ^ Arifiani, Septina (17 July 2017). "FILM TERBARU: Sweet 20 Tembus 1 Juta Penonton". Solopos (dalam Indonesian). Diakses tanggal 12 August 2017. 
  12. ^ Yudono, Jodhi (5 July 2017). "Sweet 20, Tak Sekadar Daur-Ulang". Kompas (dalam Indonesian). Diakses tanggal 12 August 2017. 

Pranala luar