Sweet 20

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Sweet 20
Sutradara Ody C. Harahap
Produser
Skenario Upi
Cerita
  • Shin Dong-Ick
  • Hoon Young
  • Jeong Dong Hee
  • Sun Hwang Dong-Hyuk
  • Upi
Berdasarkan adaptasi film terlaris Korea, Miss Granny
Pemeran
Musik Aghi Narottama
Sinematografi Padri Nadeak
Penyunting Aline Jusria
Perusahaan
produksi
Distributor Starvision Plus
Tanggal rilis
  • - Juli 2017 (2017-7--) (Indonesia)
Durasi
129 menit
Negara  Indonesia
Bahasa Indonesia

Sweet 20th (Miss Granny Indonesia) merupakan film Indonesia bergenre drama komedi romantis musikal produksi bersama antara Starvision Plus, CJ Entertainment dan Upi Production yang akan dirilis pada 2017. Film yang diadaptasi dari film terlaris asal Korea berjudul Miss Granny, merupakan produksi dari CJ Entertainment, dan telah diadaptasi oleh berbagai negara asia seperti, Jepang, Tiongkok, Taiwan dan Vietnam. Faktanya, film yang dirilis versi negara mereka masing-masing, sukses besar dan telah mengikuti jejak film aslinya yang box office, telah ditonton lebih dari 8,6 juta jiwa di Korea.

Kini giliran Indonesia, menghadirkan versi negara mereka masing-masing. Indonesia mendapat kesempatan mendaur ulang film tersebut lewat arahan sutradara Ody C. Harahap, sukses lewat film Alexandria (2005) dan Me vs Mami (2015). Lalu film ini melalui proses adaptasi berdasarkan skenario karya Upi. Dengan mengambil judul 'Sweet 20th' sebagai versi Indonesianya, Film yang merupakan produksi kerjasama antara 2 negara yakni Korea dan Indonesia, diharapkan film ini bisa sesukses rilisan sebelumnya.

Film ini tidak hanya mengandalkan unsur drama nan komedi, juga turut menghadirkan unsur musikal, yang tak kalah kece dibandingkan film produksi terdahulu. Mulai dari penampilan band, unsur musik scoringnya, hingga hadir penampilan spesial, "Minsitry of Idol sebagai Cameo di Sweet 20". ,turut memeriahkan kehadiran film ini. Sweet 20 menjadi persembahan yang amat menarik bagi anda penonton film Indonesia.

Berceritera tentang Fatmawati, seorang nenek berusia 70-an, secara ajaib ia mendapati tubuhnya berusia 20 tahunan setelah melakukan foto di studio foto misterius.

Sinopsis[sunting | sunting sumber]

Fatmawati (Niniek L. Karim), nenek 70 tahun cerewet yang tinggal bersama putranya seorang dosen, Aditya (Lukman Sardi), menantu (Cut Mini), dan 2 orang cucu (Kevin Julio dan Alexa Key). Fatmawati selalu membanggakan Aditya, sampai suatu hari ia mengetahui akan dikirim ke panti jompo. Hal yang membuatnya sangat terpukul dan pergi dari rumah. Di perjalanan ia melihat studio foto “Forever Young”, dan berniat mengambil foto untuk di pemakamannya kelak. Namun setelah berfoto Fatmawati berubah menjadi 50 tahun lebih muda, dan kembali berusia 20 tahun. Fatmawati pun memulai kehidupan yang baru dan mengganti namanya menjadi Mieke, seperti nama artis idolanya - Mieke Wijaya. Seiring berjalannya waktu, Mieke mendapat kesempatan untuk meraih mimpinya menjadi penyanyi, sesuatu yang tidak bisa dilakukannya pada saat muda dulu. Keunikan Mieke muda dengan gaya bicara dan seleranya yang masih seperti nenek 70 tahun, justru membuat 3 pria jatuh hati padanya, seorang produser musik (Morgan Oey), cucu laki-lakinya, dan Hamzah (Slamet Rahardjo) yang mencintainya sejak sama-sama muda dulu.

Hingga suatu peristiwa terjadi, yang membuat Mieke harus memilih untuk melanjutkan kehidupan barunya, atau kembali menjadi Fatmawati.

Trivia[sunting | sunting sumber]

  • 1. Sweet 20 adalah film daur ulang pertama produksi Starvision Plus, diadaptasi dari film korea yang telah sukses dipangsa asia. Indonesia akan menjadi bagian dari kesuksesan film ini.



  • 3. Film Miss Granny yang telah didaur ulang di negara asia lainnya, memiliki judul yang berbeda-beda. Di Indonesia menggunakan judul Sweet 20th. Judulnya sama dengan negara Vietnam, dan Tiongkok yang telah sukses dinegara masing-masing.


  • 4. Film asli yang telah dirilis di Korea pada 2014 silam, saat ini melibatkan para artis senior Indonesia yang memeriahkan film Sweet 20th. Diantaranya Niniek L. Karim, penerima kategori spesial, yakni Lifetime Achievement Festival Film Bandung 2016, Slamet Rahardjo, Widyawati Sophiaan, dan Barry Prima. Bahkan demi totalitas, mereka rela diapain aja. Mulai dari adegan berantem (sesama wanita), adegan menari, hingga adegan romansa baik usia muda dan dewasa yang pastinya sayang jika dilewatkan.


  • 5. Sweet 20 atau Miss Granny Indonesia, bisa dikatakan film lintas generasi, selain pemain muda dan tuanya saling berkaitan satu sama lain, kostum Tatjana Saphira jadul tapi tetap kece, hingga chemistry yang dihadirkan membuat kita merasa bahwa film ini patut disaksikan.


  • 6. CJ Entertainment, sebuah Production House (PH) atau rumah produksi di Korea, yang kini telah terjun ke asia. Termasuk Indonesia, anda masih ingat film A Copy of My Mind atau Catatan Dodol Calon Dokter (CaDo CaDo) pada 2016 lalu ? Ini merupakan produksi bersama CJ Entertainnment. Kali ini mereka bekerjasama dengan Starvision Plus, sebuah PH besar yang dikenal lewat film atau serial TV, dengan genre dominan mereka, yakni drama dan komedi bila dibandingkan horrornya, yang telah hadir selama 22 tahun. Merupakan kebanggaan, bisa berkerjasama menghadirkan karya recycle miliknya, versi Indonesia.


  • 7. Jika anda mengikuti jejak karya Ody C. Harahap, ini adalah film pertamanya di Starvision Plus dan Upi Avianto. Lalu, banyak bintang hadir untuk memeriahkan film ini. Termasuk komika dan YouTubers.


  • 8. Film yang dikerjakan di Jakarta dan Bandung, memakan waktu hampir 1 bulan oleh Tim produksi. Pengerjaan promosi poster dikerjakan oleh Endone Thuff & Graphz. Lalu tahap post produksi, editing dikerjakan oleh Wawan I. Wibowo, sound designer oleh Khikmawan Santosa dan Mohamad Ikhsan Sungkar, videographic oleh Capluk, hingga post pro dikerjakan di Imagine Sea Malaysia. Post pro merupakan tahapan akhir, mulai grading color, efek visual, sound checking, preview test dan hingga akhirnya film dapat disaksikan di Bioskop.


  • 9. Kevin Julio, Ardit Erwandha, Tommy Limmm, akan hadir dalam tampilan rocker. Karena dalam film ini, mereka adalah band rock. Jadi mereka belajar penyesuaian, belajar memegang gitar, bermain drummer, hingga menjadi vokalis. Tajtjana Saphirapun mengisi soundtrack untuk film ini.

Media Sosial[sunting | sunting sumber]


Referensi[sunting | sunting sumber]