Universitas Katolik Parahyangan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Universitas Katolik Parahyangan
Lambang Universitas Katolik Parahyangan
MotoBakuning Hyang Mrih Guna Santyaya Bhakti
Moto dalam bahasa IndonesiaBerdasarkan Ketuhanan Menuntut Ilmu untuk Dibaktikan Kepada Masyarakat
Didirikan17 Januari 1955 (umur 64)[1]
JenisPerguruan Tinggi Swasta, Perguruan Tinggi Katolik Indonesia
RektorMangadar Situmorang, Ph.D.[2]
LokasiBandung, Jawa Barat, Indonesia
KampusCiumbuleuit, Merdeka, Nias
Situs webunpar.ac.id

Universitas Katolik Parahyangan atau dikenal dengan singkatan Unpar adalah salah satu perguruan tinggi swasta tertua dan paling prestisius di Indonesia yang terletak di kota Bandung. Kampus utamanya terletak di Jalan Ciumbuleuit, dan kampus lainnya terletak di Jalan Merdeka dan Jalan Nias. Sebelum memiliki gedung sendiri di Jalan Merdeka, juga pernah menggunakan gedung "Panti Budaya", (sekarang menjadi Gedung Bank Indonesia yang baru) untuk kegiatan kuliahnya.

Unpar memiliki semboyan Bakuning Hyang Mrih Guna Santyaya Bhakti yang berarti "Berdasarkan Ke Tuhanan Menuntut Ilmu untuk Dibaktikan kepada Masyarakat".

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Universitas Katolik Parahyangan didirikan pada tanggal 17 Januari 1955, dengan nama Akademi Perniagaan, sebagai buah kerjasama antara Uskup Bandung, Pierre Marin Arntz, O.S.C. dengan Uskup Bogor Prof. Dr. Paternus Nicholas Joannes Cornelius Geise, O.F.M.. Status akademi ditingkatkan menjadi Perguruan Tinggi Sosio-Ekonomi Parahyangan, yang kelak menjadi Fakultas Ekonomi. Pada 15 September 1958, Fakultas Hukum mulai dibuka dan sekaligus mengubah nama institusi menjadi Perguruan Tinggi Katolik Parahyangan. Yayayasan badan penyelenggara Perguruan Tinggi Katolik Parahyangan didirikan pada 31 Oktober.

Fakultas Teknik menjadi fakultas ketiga yang didirikan, setelah dibuka pada tahun 1960 dengan jurusan teknik sipil dan teknik arsitektur. Setahun kemudian, Fakultas Sosial Politik dibuka. Sesuai dengan Undang-undang Nomor 22 tahun 1961 tentang Perguruan Tinggi, nama institusi kembali mengalami perubahan dan menjadi Universitas Katolik Parahyangan.

  • 1962

19 April, dengan Surat Keputusan Menteri Perguruan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan Nomor 50 tahun 1962, Universitas Katolik Parahyangan ditetapkan sebagai Perguruan Tinggi yang berstatus disamakan dengan Perguruan Tinggi Negeri.

  • 1963

Perkembangan Universitas diutamakan bukan pada bertambahnya fakultas, melainkan pada peningkatan sarana dan prasarana ilmiah. Maka didirikan Lembaga Penyelidikan Ilmiah, untuk menunjang pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi pada umumnya.

  • 1981

Dengan berlakunya peraturan baru tentang akreditasi dan umur akreditasi di lingkungan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, maka dengan Surat keputusan Menteri Nomor 027/0/1981, Universitas Katolik Parahyangan dikukuhkan kembali sebagai Perguruan Tinggi Swasta yang disamakan, untuk jangka waktu tiga tahun.

  • 1983

1 Januari, penggabungan Sekolah Tinggi Filsafat dan Teologi Suryagung Bumi ke dalam Universitas Katolik Parahyangan dengan nama FAKULTAS FILSAFAT dikukuhkan dengan Surat Keputusan KOPERTIS Wilayah IV nomor 515/KOP/IV/Q/82 tanggal 20 November 1982.

19 Oktober, Fakultas Filsafat disahkan oleh Departemen Pendidikan dan Kebudayaan dengan Surat Keputusan Menteri Nomor 0446/0/1983 dengan nama Fakultas Filsafat, jurusan Agama dengan status terdaftar sampai tingkat sarjana.

  • 1985

20 Januari, Universitas Katolik Parahyangan dikukuhkan kembali sebagai Perguruan Tinggi Swasta yang disamakan untuk jangka waktu lima tahun, dengan Surat Keputusan Menteri Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Nomor : 040/0/1985. Selaras dengan isi surat keputusan tersebut, Fakultas Sosial Politik disesuaikan namanya menjadi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Demikian pula nama Lembaga Penyelidikan Ilmiah diubah menjadi Lembaga Penelitian, agar selaras dengan istilah dalam Peraturan Pemerintah Nomor 5 tahun 1980.

  • 1986

19 Mei, dalam rangka perubahan sistem penyelenggaraan pendidikan secara nasional, diterbitkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 380/0/1986 yang menetapkan status disamakan untuk jangka waktu tiga tahun.

  • 1989

1 September, status disamakan ditetapkan kembali untuk jangka waktu tiga tahun, dengan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 0527/0/1989. 6 September, dengan Surat Keputusan Mendikbud Republik Indonesia Nomor 0560/0/1989, status Fakultas Filsafat ditingkatkan menjadi diakui untuk jangka waktu 4 tahun.

  • 1990

23 November, diresmikan Proyek NTA-58, yaitu proyek kerjasama antara Pemerintah Republik Indonesia dengan Kerajaan Belgia, dengan pelaksananya tiga pihak (Universitas Indonesia - Katholieke Universiteit Leuven dan Universitas Katolik Parahyangan) untuk menyelenggarakan pendidikan Pasca Sarjana S-2 (Magister) dalam bidang studi Ilmu Administrasi dan Ekonomi Perencanaan.

  • 1993

Pembukaan dua Fakultas baru mulai tahun akademik 1993/1994 yaitu Fakultas Teknologi Industri dengan dua jurusan (jurusan Teknik Industri dan jurusan Teknik Kimia) dan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam dengan dua jurusan (jurusan Matematika dan jurusan Fisika). Status terdaftar untuk kedua fakultas baru ini diperoleh melalui Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 34/D/O/1993 tanggal 20 April 1993.

  • 1994

3 Februari, dengan berlakunya peraturan baru bahwa Fakultas Hukum tidak lagi mengenal jurusan, tetapi lebih pada program kekhususan, maka dengan Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 62/DIKTI/Kep/1994 ditetapkan kembali status disamakan untuk program studi Ilmu Hukum pada Fakultas Hukum UNPAR, yang berlaku untuk jangka waktu 3 tahun.

  • 1995

12 Mei, dibuka program Diploma III dengan status terdaftar diperoleh melalui Surat Keputusan Depdikbud No. 120/DIKTI/Kep/1995.

23 Juni, melalui Surat Keputusan Depdikbud No. 312/DIKTI/Kep/1995 dibuka program Magister pada Program Pasca Sarjana di lingkungan Universitas Katolik Parahyangan.

  • 1996

8 Agustus, berdasarkan Surat Keputusan Direktur Jendral Pendidikan Tinggi No. 420/DIKTI/Kep/1996, dibuka Jurusan/program Studi Ilmu Komputer untuk jenjang S1 di lingkungan Universitas Katolik Parahyangan dengan status terdaftar.

  • 1997

17 November, berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 78/D/O/1997, tentang Hasil Akreditasi Program Studi untuk Program Sarjana di Perguruan Tinggi, maka Program Studi Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan, Akuntansi, Manajemen, Ilmu Hukum, Ilmu Administrasi Niaga, Ilmu Hubungan Internasional, Ilmu Administrasi Negara, Teknik Arsitektur dan Teknik Sipil mendapat status Terakreditasi.

Makna Lambang Unpar[sunting | sunting sumber]

Tujuan penyelenggaraaan Universitas Katolik Parahyangan diungkapkan dalam bentuk lambang, yang bersemboyan "Bakuning Hyang Mrih Guna Santyaya Bhakti", yang berati berdasarkan Ketuhanan menuntut ilmu untuk dibaktikan kepada masyarakat.[3]

Lambang terdiri atas :

  • Salib merah putih di atas dasar hitam

Merupakan ungkapan bahwa pembina Universitas ini adalah keuskupan Bandung dan bahwa sejak saat pendiriaannya, universitas ini didukung oleh Ordo Salib Suci Bandung.

  • Lingkaran dengan 45 sayap hijau, 8 jari-jari putih dan 17 gerigi putih

Melambangkan tahun, bulan dan tanggal kemerdekaan Indonesia

  • Segitiga Kuning melingkar

Melambangkan Tritunggal, yang merupakan ungkapan titik pusat iman Kristen pada Tuhan

  • Dasar Padma Kuning

Melambangkan semangat ketuhanan

  • 5 helai daun bunga kuning

Lambang filsafat Negara Indonesia, yaitu Pancasila

  • Warna dasar Kuning

Warna lambang Gereja Katolik

Oleh karenanya, misi Universitas Katolik Parahyangan adalah pembentukan manusia seutuhnya melalui pendidikan tinggi dengan bidang keahlian khusus sesuai jurusan dan fakultasnya, agar dapat berperan serta dalam pembangunan bangsa dan negara Indonesia

Lagu[sunting | sunting sumber]

Hymne[sunting | sunting sumber]

Hymne Universitas Katolik Parahyangan digubah dalam hal lirik oleh A. P. Sugiharto dan dalam hal lagu dan aransemen oleh Frans Haryadi.

Terpujilah Kau Mahamulya serta bijaksana,
Hadirlah di antara kami, Civitas Unika Parahyangan.
Trimalah karya kami, akal budi, tangan dan hati.
Persembahan pada Nusa Pertiwi, ba' amal Pancasila Sakti.
Bakuning Hyang Mrih Guna Santyaya Bhakti.
Sesanti Alma mater kami.
Dirgahayu Unika Parahyangan,
Dirgahayu, dirgahayu.

Mars Unpar[sunting | sunting sumber]

Lirik Mars Unpar ditulis oleh Bambang Sugiharto, sementara lagu dibuat oleh Avip Priatna.

Menggali pengetahuan Mencari Kebenaran
Meningkatkan peradaban itulah yang kita dambakan
Dalam kuasa Tuhanlah Kita meniliti dan mengabdi
Bakuning Hyang Mrih Guna Santyaya Bhakti
Satukan budi dan hati
bersama mengkaji diri
demi kemuliaan manusia dan s'luruh semesta

Diploma dan sarjana[sunting | sunting sumber]

Tujuh fakultas dalam Universitas Katolik Parahyangan membuka program studi untuk tingkat sarjana. Terdapat satu buah program studi diploma dalam Fakultas Ekonomi.[4][5]

Program Magister dan doktor[sunting | sunting sumber]

[12][13]

Program Magister[sunting | sunting sumber]

Manajemen[sunting | sunting sumber]

Program Studi Magister Manajemen mempunyai 4 konsentrasi, yaitu:

  1. Manajemen Operasi
  2. Manajemen Keuangan
  3. Manajemen Pemasaran
  4. Manajemen Sumber Daya Manusia

Ilmu Hukum[sunting | sunting sumber]

Program Studi Magister Ilmu Hukum mempunyai 1 konsentrasi, yaitu:

  1. Hukum Bisnis

Teknik Sipil[sunting | sunting sumber]

Program Studi Magister Teknik Sipil mempunyai 7 konsentrasi, yaitu:

  1. Geoteknik
  2. Manajemen Konstruksi
  3. Pengelolaan Jaringan Jalan
  4. Teknik Pengelolaan Prasarana Umum
  5. Teknik Struktur
  6. Teknik Sumber Daya Air
  7. Teknik Transportasi

Arsitektur[sunting | sunting sumber]

Program Studi Magister Arsitektur mempunyai 2 alur, yaitu:

  1. Alur riset: didasarkan pada kajian-kajian ilmiah dan pendalaman bidang kajian tertentu (a.l. sejarah dan teori arsitektur, keteknikan arsitektur, perumahan/real estat, arsitektur kota), diakhiri dengan tesis riset.
  2. Alur desain: didasarkan pada kajian dan penerapan desain arsitektur (meliputi bangunan dan lingkungan), yang diperlukan untuk membentuk keahlian yang memenuhi persyaratan kualifikasi arsitek profesional, diakhiri dengan tesis desain/proyek.

Ilmu Sosial[sunting | sunting sumber]

Program Studi Magister Ilmu Sosial mempunyai 3 konsentrasi, yaitu:

  1. Hubungan Internasional
  2. Administrasi Negara/Administrasi Publik
  3. Administrasi Niaga/Administrasi Bisnis

Ilmu Teologi[sunting | sunting sumber]

Program Studi Magister Ilmu Teologi mempunyai 1 konsentrasi yaitu:

  1. Teologi Transformatif

Program Doktor[sunting | sunting sumber]

Ilmu Ekonomi[sunting | sunting sumber]

Program Studi Doktor Ilmu Ekonomi mempunyai 3 konsentrasi, yaitu:

  1. Akuntansi
  2. Ekonomi
  3. Manajemen

Ilmu Teknik Sipil[sunting | sunting sumber]

Program Studi Doktor Teknik Sipil mempunyai 6 konsentrasi, yaitu:

  1. Geoteknik
  2. Teknik Sumber Daya Air
  3. Teknik Struktur
  4. Teknik Transportasi
  5. Manajemen dan Rekayasa Konstruksi
  6. Teknik dan Manajemen Prasarana Umum

Anggota organisasi[sunting | sunting sumber]

Universitas Katolik Parahyangan merupakan anggota dari organisasi nasional dan internasional:

Pendiri dan Anggota:

Penandatangan dan Anggota :

Rektor[sunting | sunting sumber]

No Nama Masa Jabatan
1 Pius Suratman Kartasasmita, Ph.D 2002-2006
2 Dr. Cecilia Lauw Giok Swan, Ir.,M.Sc. 2006-2011
3 Prof.Ir. Robertus Wahyudi Triweko, M.Eng., Ph.D. 2011-2015
4 Mangadar Situmorang, Ph.D 2015-Petahana

Alumnus (alfabetis)[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]