Politeknik Manufaktur Bandung

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Politeknik Manufaktur Bandung
Berkas:Lambang Polman Bandung.svg
Lambang Politeknik Manufaktur Bandung
Nama sebelumnya
Politeknik Mekanik Swiss - Institut Teknologi Bandung (PMS-ITB)
JenisPerguruan Tinggi Negeri, Politeknik
Didirikan24 Maret 1977 [1]
DirekturMohammad Nurdin, S.T., M.B.A.
Lokasi
6°52′39″S 107°37′12″E / 6.8775°S 107.62°E / -6.8775; 107.62Koordinat: 6°52′39″S 107°37′12″E / 6.8775°S 107.62°E / -6.8775; 107.62
WarnaBiru gelap  
Situs webpolman-bandung.ac.id
Logo polman bandung.png

Politeknik Manufaktur Bandung (disingkat POLMAN Bandung atau POLMAN) adalah sebuah perguruan negeri tinggi politeknik di Bandung, Indonesia. Kampus POLMAN Bandung terletak di Jalan Kanayakan 21, Dago, Coblong, Bandung 40135. Politeknik Manufaktur Bandung sebagai salah satu bentuk pendidikan tinggi di Indonesia diselenggarakan berdasarkan perjanjian kerjasama antara Pemerintah Republik Indonesia dengan Pemerintah Konfederasi Swiss yang ditandatangani pada tanggal 6 Desember 1973 oleh Menteri Luar Negeri R.I. Bpk. Adam Malik dan Duta Besar Swiss Mr. Dr. Max Feller. Salah satu hasil dari perjanjian kerjasama ini adalah pendirian Politeknik Mekanik Swiss – Institut Teknologi Bandung.

Tujuan dari pendirian Politeknik Mekanik Swiss adalah untuk mendukung perkembangan teknologi industri di Indonesia melalui pendidikan teknik. Program pendidikan politeknik yang dilaksanakan pada saat itu menekankan pada peningkatan kemampuan dan penerapan teknologi industri dibidang-bidang pembuatan perkakas presisi, perawatan mesin produksi, dan perancangan mekanik. Untuk pelaksanaan program pendidikan, pihak Swiss mengadakan bahan pengajaran dan peralatan praktik, membangun bengkel dan membayar tenaga ahli. Sedangkan pihak Indonesia membangun gedung kuliah, administrasi, dan fasilitas penunjang lain, serta menyediakan biaya operasional pendidikan. Untuk itu pemerintah konfederasi Swiss menunjuk Swisscontact ( Yayasan Bantuan Teknik Swiss ) sebagai pelaksana proyek dari pihak Swiss, dan pemerintah Indonesia mempercayakan Institut Teknologi Bandung sebagai pelaksana dari pihak Indonesia.

Pada tahun 1975 pembangunan kampus Politeknik Mekanik Swiss dimulai, bertempat di Komplek Kanayakan ( Jl. Ir. H. Juanda ). Sebagai politeknik pertama di Indonesia, dan satu-satunya pada saat itu, Politeknik Mekanik Swiss kemudian menjadi pilot project bagi pendirian politeknik lain di seluruh Indonesia.

Politeknik Mekanik Swiss memulai program pendidikannya pada bulan Januari 1976 dan peresmiannya secara formal dilaksanakan pada tanggal 24 Maret 1977 oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan R.I. pada saat itu, Bpk. Sjarif Thajeb. Karena hasil dan prestasi yang dicapai sesuai dengan tujuan pendidikan profesional yang diharapkan untuk menghasilkan tenaga-tenaga ahli yang terampil dan berkualitas, proyek politeknik ini kemudian dilanjutkan dengan pendirian 6 ( enam ) politeknik baru di seluruh Indonesia dan sebuah Pusat Pengembangan Pendidikan Politeknik ( Polytechnic Education Development Center/ PEDC ) melalui bantuan Bank Dunia ( World Bank ).

Mengikuti ketentuan pemerintah dan mengingat tujuan pendidikan politeknik untuk menunjang industri manufaktur, pada tanggal 6 Juni 1991 Politeknik Mekanik Swiss mengubah nama menjadi Politeknik Manufaktur Bandung yang memiliki visi untuk menjadi ujung tombak pendidikan dan penerapan teknologi manufaktur di Indonesia. Pada masa awal pendiriannya, Politeknik Manufaktur Bandung ( Politeknik Mekanik Swiss ) menyelenggarakan Program Studi Teknik Mekanik dengan spesialisasi Teknik Pembuatan Perkakas Presisi dan Teknik Perawatan Mesin.

Jumlah penerimaan mahasiswa pada saat itu adalah 52 orang per angkatan. Dengan tuntutan dan kemajuan teknologi industri yang semakin pesat, Politeknik Manufaktur Bandung memperluas penyelenggaraan pendidikan dengan membuka beberapa program studi baru seperti :

  • Teknik Gambar dan Perancangan Mekanik ( 1980 ),
  • Teknik Pola Pengecoran Logam ( 1987 ),
  • Teknik Pengecoran Logam ( 1988 ),
  • Teknik Otomasi Manufaktur dan Mekatronika ( 1995 ).

Sejak september 2002 POLMAN Bandung menambah penerimaan jumlah siswa sebanyak 24 orang di jurusan teknik manufaktur dan 24 orang di jurusan teknik otomasi manufaktur dan mekatronika melalui kerjasama dengan P3TKIM di Bandung.

POLITEKNIK MANUFAKTUR BANDUNG (POLMAN-Bandung) adalah politeknik pertama di Indonesia yang dahulu bernama Politeknik Mekanik Swiss (PMS-ITB).

Pendirian POLMAN Bandung merupakan hasil kerja sama bilateral antara pemerintahan Republik Indonesia dan pemerintahan konfederasi Swiss. Perjanjian kerja sama kedua Negara ditandatangani pada tanggal 6 Desember 1973 oleh Menteri Luar Negeri RI Bapak Adam Malik dan Duta Besar Konfederasi Swiss Mr. Dr. Max Feller, yang mana salah satu hasil perjanjian tersebut adalah pendirian politeknik mekanik PMS-ITB. Secara garis besar pihak Swiss penyediakan bahan pengajaran dan peralatan praktik, membangun bengkel dan menyediakan tenaga ahli. Sedangkan pihak Indonesia membangun gedung kuliah, administrasi, fasilitas penunjang lainnya dan menyediakan biaya operasional pendidikan. Kemudian untuk pelaksananya, pemerintah konfederasi Swiss menunjuk Swiss contact (yayasan bantuan teknis Swiss) sebagai pelaksna proyek dari pihak Swiss dan pemerintah Indonesia menunjuk Institut Teknologi Bandung ITB sebagai pelaksanaan dari pihak Indonesia. Pada tahun 1975 pembangunan kampus Politeknik Mekanik Swiss-ITB (disingkat PMS-ITB) dimulai, bertempat di komplek kanayakan, dago Bandung.


Tanggal 24 maret 1977, PMS-ITB secara formal diresmikan oleh Mentri Pendidikan dan Kebudayaan-Kebudayaan RI, Bpk. Sjarif Thajeb. Tanggal tersebut akhirnya di tetapkan sebagai tanggal Dies Natalis PMS-ITB. Selanjutnya pada tahun 1998 merupakan Kemandirian POLMAN-ITB, menjadi lembaga pendidikan politeknik yang mandiri dengan nama Politeknik Manufaktur Bandung disingkat POLMAN-Bandung.Jurusan

POLMAN Bandung memiliki sejumlah program studi baik D3 maupun D4.[2]

Jurusan Program Studi
D3 D4
Teknik Manufaktur (ME)
  • Prodi Teknologi Pembuatan Perkakas Presisi
    (d/h Teknik Pembuatan Perkakas Presisi)
  • Prodi Pemeliharaan Mesin
    (d/h Teknik Pemeliharaan Mesin)
  • Prodi Teknologi Manufaktur
    (d/h Teknik Mekanik Umum)
  • Prodi Teknologi Rekayasa Manufaktur
    (d/h Teknik Mesin dan Manufaktur)
  • Prodi Manajemen Teknologi Rekayasa
Teknik Perancangan Manufakur (DE)
  • Prodi Teknologi Perancangan Perkakas Presisi
    (d/h Teknik Perancangan Perkakas Presisi)
  • Prodi Teknologi Rekayasa Perancangan Mekanik
  • Prodi Teknologi Rekayasa Perancangan Manufaktur
    (d/h Perancangan Manufaktur)
Teknik Pengecoran Logam (FE)
  • Prodi Teknologi Pengecoran Logam
    (d/h Teknik Pengecoran Logam)
  • Prodi Teknologi Material Maju
Teknik Otomasi Manufaktur dan Mekatronika (AE)
  • Prodi Teknologi Rekayasa Otomasi
  • Prodi Teknologi Rekayasa Mekatronika
  • Prodi Teknolog Rekayasa Informatika Industri

Fasilitas[sunting | sunting sumber]

Politeknik Manufaktur mempunyai fasilitas sebagai berikut:

  • Perpustakaan
  • Layanan Internet untuk Mahasiswa (Gratis)
  • UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa)
  • Poliklinik POLMAN
  • Koperasi POLMAN
  • Masjid Ilman Hadid POLMAN
  • Kantin POLMAN
  • Workshop Manufaktur
  • Workshop Foundry
  • Workshop Perancangan
  • Workshop Otomasi
  • Sarana Olah Raga
  • Amphiteather

Referensi[sunting | sunting sumber]