Institut Teknologi Kalimantan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Institut Teknologi Kalimantan
Lambang ITK.png
Lambang ITK
MotoSPECTA (Solid, Peduli, Cerdas, Beriman, dan Bertaqwa)
JenisPerguruan Tinggi Negeri
Didirikan6 Oktober 2014; 7 tahun lalu (2014-10-06)
RektorProf. Ir. Budi Santosa Purwokartiko, Ph.D.
Alamat
Jalan Soekarno-Hatta Km.15, Karang Joang, Kec. Balikpapan Utara
, ,
KampusSub Urban, 300 Ha
WarnaBiru Gelap     
AfiliasiInstitut Teknologi Sepuluh Nopember
Situs webwww.itk.ac.id
Logo Institut Teknologi Kalimantan

Institut Teknologi Kalimantan (ITK)[2] adalah perguruan tinggi negeri yang diresmikan pendiriannya pada tanggal 6 Oktober 2014 oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono. Kampus ITK berada di kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Indonesia. ITK didirikan berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 125 Tahun 2014 tentang Pendirian Institut Teknologi Kalimantan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 254) yang ditetapkan Presiden Republik Indonesia Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono pada tanggal 6 Oktober 2014 dan diundangkan tanggal 9 Oktober 2014. Walaupun peresmiannya dilaksanakan pada tahun 2014, tetapi ITK sudah memulai kegiatan akademik dengan menerima mahasiswa baru sejak tahun 2012-2013. Selain ITB dan ITS, dengan dibukanya ITERA dan ITK, kini pemerintah Indonesia memiliki empat institut teknologi.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Latar belakang[sunting | sunting sumber]

Proses pendirian ITK berawal dari keinginan pemerintah untuk memenuhi kebutuhan SDM teknik di luar pulau Jawa. Pada tahun 2011 Dirjen Dikti memanggil perwakilan dari ITS, Surabaya dan ITB untuk memulai studi kelayakan pendirian institut teknologi di Kalimantan dan Sumatra. ITS kemudian membentuk tim untuk melakukan studi kelayakan pembangunan sebuah Institut Teknologi di Kalimantan. Sebelum itu, pemerintah provinsi Kalimantan Timur telah menyanggupi untuk membantu pembangunan Institut Teknologi tersebut dengan menyediakan lahan seluas 300 Ha di Balikpapan, tepatnya di jalan Soekarno Hatta KM 15 (Jl. Sungai Wain), kelurahan Karang Joang. Melalui Forum FGD yang diselenggarakan di Balikpapan dan Samarinda oleh tim Studi Kelayakan dari ITS, tercetuslah nama Institut Teknologi Kalimantan, ITK. Hasil studi kelayakan tersebut, ditindaklanjuti dengan dimulainya pembangunan gedung ITK[3] dan penerimaan mahasiswa ITK pada tahun 2012.[4] Institut Teknologi Kalimantan (ITK) merupakan sebuah Perguruan Tinggi Negeri di Kalimantan Timur tepatnya di kota Balikpapan. Pendirian Institut Teknologi Kalimantan (ITK) berawal dari pemikiran pemerintah untuk mengejar ketertinggalan Indonesia di bidang teknologi khususnya di kawasan Indonesia Timur serta dalam menghadapi tahun 2040. Sejalan dengan hal tersebut yaitu untuk mewujudkan target MP3EI, terkhusus pada pendidikan tinggi teknik di Indonesia yang saat itu hanya berpusat di Pulau Jawa, hal tersebut yang menjadi cikal bakal berdirinya perguruan tinggi teknik di luar pulau jawa. Langkah awal yang dilakukan ialah dengan melakukan penugasan kepada Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dan Institut Teknologi Bandung (ITB) oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan untuk menginisiasi pendirian 2 (dua) institut teknologi baru yang berlokasi di Kalimantan dan Sumatera. ITS mendapat mandat untuk pendirian di pulau Kalimantan dan ITB di pulau Sumatera.

Program studi yang pertama (2012)[sunting | sunting sumber]

Pada penerimaan mahasiswa angkatan pertama tersebut, ITK menyediakan lima jurusan, yaitu Jurusan Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Kimia, Teknik Sipil, dan Teknik Perkapalan, dengan kuota masing-masing jurusan 20 orang. Jalur penerimaan mahasiswa ITK tersebut dilakukan melalui Seleksi Masuk ITK (SMITeK) yang merupakan hasil kerjasama antara ITS dan Pemprov Kaltim. Seluruh mahasiswa berasal dari provinsi Kaltim dan mendapatkan beasiswa Kaltim Cemerlang. Pada tahun 2013, ITK kembali melaksanakan SMITeK, dengan membuka jalur Mandiri Nasional untuk calon mahasiswa yang berasal dari luar Kaltim. Selain itu, juga dibuka lima jurusan baru, yaitu Jurusan Teknik Material dan Metalurgi, Fisika, Matematika, Sistem Informasi, dan Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota.

Tahun 2014 ini, ITK kembali mengadakan seleksi masuk ITK (SMITK) melalui dua jalur, yaitu Seleksi Lokal Berbeasiswa Pemprov Kaltim dan Seleksi Nasional (melalui skor nilai SBMPTN).

Pada hari Senin 15 September 2014 di Bandar Udara Sultan Aji Muhammad Sulaiman dilaksanakan groundbreaking pembangunan kampus ITK.

Pada hari Senin 6 Oktober 2014 ITK diresmikan sebagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) oleh Presiden RI Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono di Lantamal Perak Surabaya.

Pada tanggal 12 Oktober 2014, dilakukan pelantikan Rektor ITK pertama di Jakarta. Terpilih sebagai Rektor I ITK adalah Prof. Sulistijono, DEA, Dosen Jurusan Teknik Material dan Metalurgi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.


Jurusan dan Program Studi[sunting | sunting sumber]

ITK menyelenggarakan 5 jurusan dengan berbagai program studi yang ada dibawahnya. Program studi yang ada di ITK berdasarkan jurusannya masing-masing antara lain:[5]

Jurusan Matematika dan Teknologi Informasi[sunting | sunting sumber]

Jurusan Sains, Teknologi Pangan, dan Kemaritiman[sunting | sunting sumber]

  • Fisika [6]
  • Teknik Perkapalan [7]
  • Teknik Kelautan [8]
  • Teknologi Pangan [9]

Jurusan Teknologi Industri dan Proses[sunting | sunting sumber]

  • Teknik Mesin [10]
  • Teknik Elektro [11]
  • Teknik Kimia [12]
  • Teknik Industri [13]
  • Rekayasa Keselamatan [14]
  • Teknik Logistik

Jurusan Teknik Sipil dan Perencanaan[sunting | sunting sumber]

  • Teknik Sipil [15]
  • Perencanaan Wilayah dan Kota [16]
  • Arsitektur [17]

Jurusan Ilmu Kebumian dan Lingkungan[sunting | sunting sumber]

  • Teknik Lingkungan [18]
  • Teknik Material dan Metalurgi [19]


Selain itu juga ada program studi yang akan segera dibuka antara lain:

  • Desain Komunikasi Visual*

Logo dan atribut[sunting | sunting sumber]

Logo ITK

Logo ITK terdiri dari Burung Enggang, dua tangan, dan buku. Burung Enggang dalam kepercayaan suku Dayak melambangkan simbol penguasa alam. Ketiga unsur kekuatan itu dipadukan dan distilir menjadi Logo yang melambangkan Institut Teknologi Kalimantan sebagai Institusi yang kokoh, maju, serta mengedepankan upaya mencapai kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Logo Institut Teknologi Kalimantan diciptakan oleh Anugrah Dwi Pangestu.

Logo ITK memiliki makna sebagai berikut:

  1. Dua tangan merentang yang menjunjung tinggi buku diatasnya melambangkan sebagai sumber ilmu pengetahuan yang harus dijunjung tinggi.
  2. Dua burung enggang yang melambangkan bumi Kalimantan, dan juga melambangkan keseimbangan dan konstitensi dalam menciptakan generasi unggul yang berstandar internasional dan akan terus tumbuh mengikuti perkembangan zaman. Serta sebagai sumber ilmu pengetahuan, yang akan menghasilkan sarjana-sarjana yang unggul, berbudi luhur, dan berkepribadian, serta mampu berperan aktif dalam pembangunan bangsa.[butuh rujukan]
  3. buku terbuka berwarna kuning dengan tepi berwarna kuning emas melambangkan sumber ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkualitas; dan
  4. mahkota bunga berwarna hijau melambangkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berwawasan lingkungan.

Almamater[sunting | sunting sumber]

Almamater Institut Teknologi Kalimantan memiliki warna dasar biru gelap dengan logo Institut Teknologi Kalimantan berbentuk lingkaran yang terpasang di dada sebelah kanan.

Tentang ITK[sunting | sunting sumber]

Institut Teknologi Kalimantan (ITK) dipimpin oleh seorang Rektor dan 2 orang Wakil Rektor untuk melaksanakan manajemen. Pimpinan ITK merupakan orang-orang luar biasa yang mengemban beban berat untuk menjadikan kampus ITK sebagai kontributor dalam kemajuan bangsa Indonesia. Terletak di Balikpapan-Kalimantan Timur, ITK hadir sebagai satu-satunya Institut Teknologi Negeri di wilayah Tengah dan Timur Indonesia. Kehadiran ITK merupakan upaya Pemerintah Indonesia untuk memfasilitasi warga negara khususnya wilayah tengah dan timur untuk mendapatkan pendidikan tinggi di bidang sains dan teknologi. ITK memiliki 4 fokus Riset yakni Energi, Smart City, Kemaritiman, dan Teknologi Pangan.

Rektor[sunting | sunting sumber]

Periode 2014-2018

Prof. Dr. Ir. Sulistijono, DEA dilantik menjadi Rektor Institut Kalimantan (ITK) pertama. Beliau merupakan Profesor/Guru Besar Teknik Material dan Metalurgi Institut Teknologi Sepuluh Nopember. Beliau terkenal sebagai bapak korosi Indonesia karena berbagai riset dan ketertarikannya terhadap dunia material dan metalurgi. Mengambil S1 di Teknik Mesin ITS, kemudian S2 Genie de Materiaux UTC Compiegne France, dan S3 Genie de Materiaux UTC Compiegne France.

Periode 2018-2020

Prof. Ir. Budi Santosa, M.S., Ph.D dilantik menjadi Rektor Institut Kalimantan (ITK) pada tanggal 19 Desember 2018 masa bakti 2018-2022. Beliau merupakan Profesor/Guru Besar Teknik Industri Institut Teknologi Sepuluh Nopember yang lahir di Klaten, 12 Mei 1969. Bidang keahlian beliau diantaranya Data Mining, Optimasi dan Metaheuristik, Operations Research, Manajemen Proyek. Beliau menempuh Pendidikan Strata-1 di Institut Teknologi Bandung Program Studi Teknik Industri, Kemudian melanjutkan Pendidikan Magister dan Doktor Teknik Industri di University of Oklahoma, Norman, Oklahoma, USA

Kemahasiswaan[sunting | sunting sumber]

Prestasi[sunting | sunting sumber]

  1. Terbaik 2 Manajemen Laporan Kerja Sama dan Fasilitasi Kerja Sama Perguruan Tinggi Negeri Satuan Kerja (Anugerah Kerja Sama Diktiristek 2021)
  2. Terbaik 3 Pengelolaan Data Kerja Sama Perguruan Tinggi Negeri Satuan Kerja (Anugerah Kerja Sama Diktiristek 2021)
  3. Terbaik 2 Medsos Perguruan Tinggi Negeri Satuan Kerja (Anugerah Humas Diktiristek 2021)
  4. Terbaik 3 Laman Perguruan Tinggi Negeri Satuan Kerja (Anugerah Humas Diktiristek 2021)
  5. Insan Humas Terpopuler Perguruan Tinggi Negeri Satuan Kerja (Nabila Khaerunnisa) (Anugerah Humas Diktiristek 2021)

UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa)[sunting | sunting sumber]

  1. Badminton
  2. Tennis
  3. Volleyball
  4. Futsal
  5. Basketball
  6. E-Sport
  7. Tari
  8. Teater
  9. Musik
  10. PSM (Paduan Suara Mahasiswa)
  11. Focus Point
  12. DSC (Developer Student Club)
  13. SAA (Student Automotive Association)
  14. Asmawarman
  15. Enggang EV Team
  16. Robotik
  17. Maps (Mahasiswa Pecinta Shalawat)
  18. Pramuka
  19. Mapala (Mahasiswa Pecinta Alam)
  20. SRE (Society of Renewable Energy)
  21. Kopma (Koperasi Mahsiswa)
  22. Folks (Foreign Languages ITK Society)

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Dikti.go.id – Kampus Institut Teknologi Kalimantan Terbesar di Asia". 2012. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2015-01-28. Diakses tanggal 21 Januari 2014. 
  2. ^ "Institut Teknologi Kalimantan". itk.ac.id (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2018-03-17. 
  3. ^ Institut Teknologi Kalimantan Mulai Dibangun Tahun 2012. www.kopertis12.or.id. Diakses pada 16 Juni 2012
  4. ^ Seleksi Masuk Institut Teknologi Kalimantan Diarsipkan 2012-06-13 di Wayback Machine.. Disdik Kota Balikpapan. Diakses pada 16 Juni 2012
  5. ^ "Jurusan - Institut Teknologi Kalimantan". Institut Teknologi Kalimantan. Diakses tanggal 2021-02-19. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]