Institut Seni Budaya Indonesia Bandung

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Institut Seni Budaya Indonesia Bandung
JenisPerguruan Tinggi Negeri
Didirikan1968
RektorDr. Hj. Een Herdiani, S.Sn., M. Hum.
Alamat
Jalan Buah Batu No. 212, 40265
, , ,
Warna    
Situs webisbi.ac.id
Isbi bandung.jpg
Bendera ISBI Bandung

Institut Seni Budaya Indonesia Bandung atau yang disingkat ISBI Bandung adalah sebuah perguruan tinggi negeri di Kota Bandung yang menyelenggarakan pendidikan program Diploma Vokasi, Sarjana, dan Pascasarjana dalam bidang seni dan budaya.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Berawal dari aspirasi masyarakat Jawa Barat yang menghendaki adanya lembaga pendidikan tinggi seni tari di Bandung, dengan melalui Surat Keputusan Wali kota-madya Bandung nomor 5539/68, tanggal 31 Maret 1968 di Bandung didirikan Konservatori Tari (KORI) yang pengelolaannya berada bawah Pemerintah Daerah Tingkat II Kotamadya Bandung.

Atas meningkatnya animo masyarakat dan besarnya perhatian pemerintah, maka KORI berupaya agar keberadaannya dapat diakui sebagai lembaga formal. Dengan adanya kesepakatan antara Dirjen Kebudayaan Kantor Daerah Kodya Bandung, Pemerintah Kodya Bandung, Inspektorat Pendidikan Kesenian Jawa Barat, dan Direktur Akademi Seni Tari Indonesia di Yogyakarta, terbitlah Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia nomor 016/A.I/1970 tentang Akademi Seni Tari Indonesia (ASTI) Bandung yang merupakan kelas jauh ASTI Yogyakarta. Dengan demikian, sejak tanggal 27 Februari 1971, Konservatori Tari berubah menjadi Akademi Seni Tari Indonesia Jurusan Sunda di Bandung.

Sebagai bagian dari ASTI Yogyakarta, kegiatan pendidikan di ASTI Jurusan Sunda di Bandung menginduk kepada peraturan dan ketentuan-ketentuan ASTI Yogyakarta. Dalam hal kurikulum, ASTI Jurusan Sunda di Bandung menginduk kepada Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Ken nomor: 088/0/1973 tentang Kurikulum ASTI Yogyakarta. Pada salah satu bagian dari Surat Keputusan tersebut tersurat teknis penggunaan kurikulum untuk ASTI bidang tari Sunda.

Pada tahun 1976 ASTI Jurusan Sunda di Bandung berada dalam pembinaan Direktorat Jenderal Kebudayaan Depdikbud bersama dengan perguruan tinggi lainnya, yaitu Akademi Seni Rupa Indonesia (ASRI) Yogyakarta, Akademi Seni Tari Indonesia (ASTI) Yogyakarta, Akademi Seni Karawitan Indonesia (ASKI) Padangpanjang, dan Akademi Seni Tari Indonesia (ASTI) Denpasar. Semuanya dihimpun dalam satu proyek, yaitu Proyek Pengembangan Institut Kesenian Indonesia (IKI) Jakarta. Di antara perguruan tinggi tersebut, yaitu ASTI Yogyakarta, ASKI Surakarta, dan ASTI Denpasar, statusnya telah ditingkatkan. ASTI dan akademi-akademi lainnya yang ada di Yogyakarta dilebur dan kemudian ditingkatkan statusnya menjadi Institut Seni Indonesia (ISI), ASKI Surakarta menjadi Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI), ASTI Denpasar menjadi Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI), dan ASTI Bandung mendapat giliran menjadi Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI) melalui Surat Keputusan Presiden RI No. 59 Tahun 1995. STSI Bandung terdiri dari jurusan Tari, Karawitan, Teater, dan Seni Rupa Pertunjukan. Melalui SK Menteri Pendidikan Nasional No. 66/E/0/2011 STSI Bandung Mendirikan Program Pascasarjana Penciptaan dan Pengkajian Seni, Pada 13 Januari 2011 terbentuklah Program Studi Senirupa Murni jenjang Diploma III (D-3), Kemudian menyusul Prodi Rias dan Busana jenjang Diploma IV (D-4) berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor: 141/E/O/2012 tanggal 4 April 2012 tentang penyelenggaraan program Studi Televisi dan Film jenjang Diploma IV (D-4) pada STSI Bandung, serta Program Studi Angklung dan Musik Bambu Jenjang Diploma IV (D-4), berdasarkan Kemendikbud Republik Indonesia, Nomor: 149/E/O/2012, tanggal 27 April 2012. Selanjutnya pada tahun Akademik 2012/2013 secara resmi menerima mahasiswa baru angkatan pertama.

Beralihnya status STSI menjadi ISBI adalah bagian dari Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan (MP3EI) untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap pendidikan tinggi, sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan khususnya Seni Budaya. Perubahan Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI) Bandung menjadi Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung sesuai dengan Perpres No. 86 Tahun 2014 tanggal 25 Agustus 2014, ditandatangan dan diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tanggal 6 Oktober 2014 pukul 14.32 WIB bertempat di Gedung Nala, Markas Komando Armada RI Kawasan Timur (MAKO ARMATIM), Surabaya. Tak hanya ISBI Bandung yang diresmikan tetapi juga Institut Seni dan Budaya Indonesia Tanah Papua dan Institut Seni dan Budaya Indonesia Aceh.

Nama lembaga[sunting | sunting sumber]

  • 1968: Konservatori Tari (KORI)
  • 1971: Akademi Seni Tari Indonesia (ASTI) Bandung
  • 1995: Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI) Bandung
  • 2014: Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung

Fakultas dan program studi[sunting | sunting sumber]

Fakultas Seni Pertunjukan[sunting | sunting sumber]

  • Program Studi Seni Tari
  • Program Studi Seni Tari Sunda
  • Program Studi Seni Karawitan
  • Program Studi Seni Teater
  • Program Studi Musik Bambu

Fakultas Seni Rupa dan Desain[sunting | sunting sumber]

  • Program Studi Seni Rupa Kriya
  • Program Studi Seni Rupa Murni
  • Program Studi Tata Rias dan Busana

Fakultas Budaya dan Media[sunting | sunting sumber]

  • Program Studi Film dan Televisi
  • Program Studi Antropologi Budaya
  • Program Studi Fotografi
  • Program Studi Tata Kelola Seni

Program Pascasarjana[sunting | sunting sumber]

  • Program Magister Penciptaan Seni
  • Program Magister Pengkajian Seni

Alumni[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Liputan6.com. "Mengenal Mawang, Sosok di Balik Viral Lagu 'Kasih Sayang kepada Orangtua'". liputan6.com. Diakses tanggal 2020-07-04. 
  2. ^ Liputan6.com. "Rina Nose Sempat Ingin Putus Kuliah". liputan6.com. Diakses tanggal 2020-07-04. 
  3. ^ "Kilas Balik Perjalanan Karier Entis Sutisna Alias Sule". kumparan. Diakses tanggal 2020-07-04.