Sule

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Sule
Nama lahir Entis Sutisna
Nama lain Sunda Bule, Sule
Lahir 15 November 1976 (umur 42)
Bendera Indonesia Cimahi, Jawa Barat, Indonesia
Kebangsaan Indonesia
Suku Sunda
Kota sekarang Cimahi
Jakarta
Bekasi
Negara Indonesia
Bahasa Bahasa Indonesia
Bahasa Sunda
Pekerjaan Pelawak, Presenter, Penyanyi, Aktor
Tahun aktif 2005 - sekarang
Pasangan Lina (m. 1997; c. 2018)[1]
Anak Rizky Febrian Adriansyach
Putri Delina Andriyani
Rizwan Adriansyach
Ferdinan Ardiansyach
Orang tua Dodo Mulyadi (Alm)
Engkom Komara
Alma mater STSI Bandung
SMKI Negeri Bandung

Entis Sutisna (lahir di Cimahi, 15 November 1976; umur 42 tahun),[2] adalah pelawak, pembawa acara, penyanyi, dan aktor berkebangsaan Indonesia. Ia dikenal karena kemampuan membuat lelucon spontan yang responsif dan kreatif.

Ia mulai dikenal setelah memenangi API 1 (bersama Oni Suwarman dan Obin Wahyudin Ogi SOS dalam grup lawak SOS) pada tahun 2005 dan Superstar Show bersama Jaja. Kariernya semakin meningkat setelah perannya dalam acara Opera Van Java di Trans7 dengan para pemain awal yaitu Andre Taulany, Parto Patrio, Nunung, Azis Gagap. Dan sinetron Awas Ada Sule di Global TV. Anak pertamanya yang bernama Rizky Febian, kini mulai aktif mengikuti jejaknya dilayar kaca.

Ia juga menjadi host di salah satu acara televisi NET., Ini Talkshow bersama Andre Taulany sebagai Co-Host.

Kehidupan pribadi[sunting | sunting sumber]

Sule semakin hari semakin cemerlang. Dia menjadi salah satu pelawak termahal dengan penghasilan Rp 1 miliar setiap bulannya. Padahal beberapa tahun lalu, ayah empat anak ini hanya sebagai penjual jagung rebus keliling kampung, pedagang ayam goreng dan kebaya. Karier pria kelahiran Cimahi ini mulai bersinar setelah sukses memenangi lomba Audisi Pelawak TPI (API) bersama grup Lawak SOS. Hanya setahun setelah itu, nama Sule mulai diperhitungkan. Namanya terus melambung ke jajaran pelawak papan atas yang penghasilannya melebihi pelawak papan atas lain seperti Komeng dan sebagainya. Penghasilannya lebih dari Rp 1 miliar sebulan didapat dari beberapa stasiun TV antara lain hasil dari acara Opera Van Java di Trans7, Awas Ada Sule di Global TV, juga melalui berbagai macam iklan yang dimainkan oleh Sule.

Sule yang pernah dibimbing pelawak senior Kang Ibing ini sudah memiliki bakat melawak sejak kelas 3 SD. Kala itu Sule kecil sering tampil di acara Agustus-an. Ayah dari Rizki, Putri, Rizwan, dan Ferdinan ini selain melawak juga dikenal pintar menyanyi dan pandai membanyol atau melucu. Alumni STSI Bandung ini juga memiliki kekhasan dalam penampilan yakni rambutnya yang panjang warna pirang sehingga bisa melengkapi karakternya, namun sejak pindah ke NET. ia sudah mengubah penampilannya dengan memotong rambut dan memakai kacamata transparan.

Kini Sule sudah menjadi miliarder dengan hartanya berupa lima rumah di Bandung dan Jakarta, dua mobil serta dua sepeda motor. Sule pun tidak lupa untuk selalu bersyukur karena Tuhan telah memberi jalan. Siapa sangka, kata dia, dulu saat baru menikahi Lina pada tahun 1997, dia tinggal di rumah kontrakan petak. Penghasilannya dari melawak hanya Rp 20 ribu sehari, sehingga agar dapurnya bisa tetap ngebul, Sule nyambi berdagang ayam goreng dan berjualan kebaya. Masa-masa sulit bagi Sule tinggal kenangan. Kini pelawak yang serba bisa ini sudah menjadi miliarder.

Opera Van Java adalah salah satu acara yang menghasilkan banyak uang bagi Sule. Dari acara ini sekali tampil Sule memperoleh penghasilan Rp 50 juta atau naik dibanding sebelumnya yang Rp 20 juta – Rp 40 juta. Pemilik rambut gondrong dan pirang ini terkenal dengan gaya khasnya yakni kalau mendengar musik jaipongan langsung reflek joget sehingga sering mengundang orang tertawa. Rupanya gaya khasnya itu lalu menjadi tambahan karakter Sule.

Nekat ke Jakarta beberapa waktu lalu, Sule mengaku bercita-cita menjadi pembawa acara berita televisi sehingga nekat pindah dari Jawa Barat ke Jakarta. Berbekal keahlian menari dia mencoba mengadu nasib di Ibu Kota. Alumnus STSI Bandung ini kemudian berkelana dari satu tempat ke tempat lainnya di Jakarta. Kesempatan mengikuti API (Audisi Pelawak Indonesia) di TPI bersama Ogi Suwarna dan Obin Wahyudin adalah jalan pintas menuju sukses Sule. Tidak sampai setahun setelah menjuarai Superstar Show, sebuah acara duet selebriti di Indosiar karier Sule pun terus menanjak. Namanya pun masuk dalam jajaran pelawak papan atas. Tahun 2009 dan 2010 adalah tahun-tahun keemasan bagi Sule.

Kini Sule sudah layak disejajarkan dengan Tukul Arwana, Komeng, Eko Patrio, Parto, maupun Olga Syahputra yang sempat dinobatkan sebagai 5 pelawak termahal Indonesia. Seperti Komeng, Sule punya kemampuan spontanitas lelucon yang tergolong sangat responsif, cepat, kreatif dan bagus.

Dalam tampilan di panggung juga punya kemampuan blocking yang lumayan. Sule termasuk salah satu pelawak yang punya karakter melucu yang kuat dan unik. Bakat melawak Sule ini berasal dari ayahnya yang penjual bakso keliling. Ayahnya selalu membanyol dan membuat para pembeli baksonya tertawa. Akan tetapi Sule mengawali naik panggung bukan dengan lawakan, melainkan sebagai pemain musik. Meski sudah sangat terkenal, Sule masih memendam cita-cita yaitu go international walau tak pandai bahasa Inggris. Kendati telah bergelimang harta, Sule tidak mau hidup bermewah-mewah dan mengaku ingin tetap hidup sederhana. Kini Sule pun sudah memiliki bisnis di Bandung berupa salon, warnet, toko baju, ponsel dan studio musik.

Pria pencetus ucapan "prikitiw" itu tetap betah menempati tempat tinggalnya terdahulu, sebuah kamar kos di kawasan Jakarta Selatan. Sebagai seorang pelawak, Sule memang tak ada matinya. la selalu bercanda dan tertawa lepas saat berada di lokasi shooting dan sering mengagetkan banyak orang dengan ulahnya yang konyol untuk menghibur. Sule tetap ingat saudaranya dan membagi-bagi rejeki juga untuk adik-adiknya. Sule merupakan anak kedua dari empat bersaudara.[3]

Setelah 5 tahun di Opera Van Java, pada 28 April 2014, Sule resmi mengundurkan diri dari acara yang telah membesarkan namanya. Sule pergi bukan tanpa alasan melainkan dia tidak lagi memperpanjang kontraknya dengan alasan padatnya jadwal yang harus dijalaninya dan tentu itu sangat menguras waktu dan tenaga. Sule kebanyakan berangkat pagi dan pulang hingga dini hari, kondisi ini sangat membutuhkan kebugaran juga kesehatan yang prima serta pengertian dari pihak keluarga. Waktu untuk bersama keluarga hampir bisa dikatakan hanya 2 jam per hari, sementara dia juga ingin merasakan kebahagiaan bersama keluarganya.[4]

Acara TV[sunting | sunting sumber]

Diskografi[sunting | sunting sumber]

  • Sinyal Cinta - 2009
  • Susis (Suami Sieun Istri) – 2010
  • Prikitiew Bye Bye – 2010
  • Bola Salju – 2010
  • Be Happy – 2010
  • Putus Cinta – 2010
  • Salingkuh – 2010
  • Bibirmu Dower (bersama SM#SH)2011
  • Andeca Andeci (bersama 7 Ikans) – 2011
  • Cicilalang – 2011
  • Dadang Dudung (Variasi Cicilalang) – 2011
  • Senyumlah Ibu2012
  • Mimin I love you – 2012
  • Smile U don't Cry (bersama Andre Taulany) – 2011
  • Potong Bebek Angsa (bersama Super Senior) – 2012
  • Saranghaeyo , Sule Feat Eru (Aku Cinta Padamu)2013
  • Smile U don't Cry (remix) (bersama 3 Djanggo) – 2013
  • Atitnya Tuh Disini (bersama Cita Citaku)2014
  • Wanita Luar Biasa2015
  • Revormasi Cinta – 2015
  • Follow Me – 2015
  • Cinta Suci - 2015
  • Aku Cinta Indonesia – 2015
  • Lagu Baruku – 2015
  • Susis Juga Manusia - 2017
  • Gara Gara Dia - 2018

Filmografi[sunting | sunting sumber]

Film[sunting | sunting sumber]

Tahun Judul Peran Catatan
2009 Janda Kembang
2011 Arwah Kuntilanak Duyung Tukang ojek
2012 Sule, Ay Need You Sule
2013 Sule Detektif Tokek Sule
2018 Hongkong Kasarung Uyek

Film televisi[sunting | sunting sumber]

  • Dadang Dudung
  • Dadang Dudung 2
  • Sule Love Mimin
  • When Sule meet Sulis
  • Steven Cau I Love You
  • Steven Cau I Love You 2

Sinetron komedi[sunting | sunting sumber]

Penghargaan[sunting | sunting sumber]

Tahun Penghargaan Kategori Hasil
2010 Indonesian Television Awards Komedian Favorit Menang
Presenter Favorit Menang
Panasonic Gobel Awards Komedian Terfavorit Nominasi
2011 Menang
Nickelodeon Indonesia Kids' Choice Awards Komedian Favorit Menang
2012 Menang
Panasonic Gobel Awards Komedian Terfavorit Menang
2013 Nominasi
Nickelodeon Indonesia Kids' Choice Awards Komedian Favorit Menang
2014 Nominasi
Panasonic Gobel Awards Komedian Terfavorit Nominasi
2015 Nominasi
Nickelodeon Indonesia Kids' Choice Awards Presenter Favorit Nominasi
2016 Panasonic Gobel Awards Presenter Talkshow Terfavorit Nominasi
Komedian Terfavorit Nominasi
2017 Nominasi
Presenter Talkshow Variety & Entertainment Terfavorit Nominasi

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Resmi Bercerai, Lina Tidak Mendapat Harta dari Sule". Tribunnews.com. 
  2. ^ Eko Hendrawan Sofyan (26 Juli 2010). "Sule, Tukang Jagung yang Jadi Miliarder". Kompas.com. Diakses tanggal 9 January 2012. 
  3. ^ "Sule, Tukang Jagung yang Jadi Miliarder". sriwijayapost.com. 2010-07-26. Diakses tanggal 2013-12-12. 
  4. ^ "Sule Keluar Dari OVJ". 2014-05-02. Diakses tanggal 2014-05-26. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]