Institut Teknologi Sumatera

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Institut Teknologi Sumatera
Logo-itera.png
Lambang Itera[1]
Didirikan 9 Oktober 2014
Jenis Perguruan Tinggi Negeri
Rektor Prof. Ir. Ofyar Z. Tamin, M.Sc., Ph.D.
Lokasi Jalan Terusan Ryacudu, Desa Way Hui, Kecamatan Jatiagung, Lampung Selatan 35365, Lampung, Indonesia
Kampus 285 hektar
Situs web www.itera.ac.id
Lambang Institut Teknologi Sumatera

Institut Teknologi Sumatera (ITERA) adalah sebuah perguruan tinggi negeri yang berkedudukan di Kota Bandar Lampung. ITERA didirikan berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 124 Tahun 2014 tentang Pendirian Institut Teknologi Sumatera (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 253) yang ditetapkan Presiden Republik Indonesia Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono pada tanggal 6 Oktober 2014 dan diundangkan tanggal 9 Oktober 2014. Walaupun peresmiannya dilaksanakan pada tahun 2014, namun ITERA sudah memulai kegiatan akademik dengan menerima mahasiswa baru sejak tahun 2012-2013. Selain ITB dan ITS, dengan dibukanya ITERA dan Institut Teknologi Kalimantan, kini pemerintah Indonesia memiliki empat institut teknologi.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Latar belakang[sunting | sunting sumber]

Upaya percepatan pembangunan nasional, khususnya dalam bidang sains, teknologi dan budaya, memerlukan kesiapan penyediaan sumberdaya manusia yang unggul. Untuk itu, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memiliki program pendirian institut teknologi negeri di Sumatera.

Gerbang Utama Itera

Penyusunan proposal pendirian telah dilakukan pada tahun 2011. Institut Teknologi di Sumatera tersebut telah ditetapkan akan berlokasi di Kota Baru, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung (SK Mendikbud No.060/P/2012). Status penyelenggaraan perguruan tinggi tersebut akan ditetapkan melalui Keputusan Presiden. Berkenaan dengan rencana tersebut, berdasarkan penugasan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan maka pada tahap awal (sambil menunggu selesainya pembangunan infrastruktur kampus), pengembangan dan penyelenggaraan akan dilaksanakan oleh Institut Teknologi Bandung (ITB) yang bekerjasama dengan beberapa Pemerintah Daerah di Sumatera.

Program studi yang pertama (2012)[sunting | sunting sumber]

Sebagai langkah awal penyelenggaraan, ITB dan Pemerintah Daerah Provinsi Lampung melaksanakan Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru Program Sarjana ITERA untuk Tahun Akademik 2012/2013 melalui program mandiri (selanjutnya disebut SPM-ITERA 2012). Mengingat pembangunan Kampus ITERA masih pada tahap pembangunan, calon mahasiswa yang dinyatakan diterima melalui SPM-ITERA 2012 dan 2013 mengikuti perkuliahan di Kampus ITB Jatinangor, Jawa Barat.

Karena keterbatasan daya tampung, maka pada saat pembukaan jumlah yang diterima sementara dibatasi 100 mahasiswa pada 5 program studi. Penerimaan mahasiswa semakin ditingkatkan pada tahun-tahun berikutnya baik prodi maupun jumlah mahasiswa. Setelah izin pendirian dari Presiden Republik Indonesia terbit, maka kampus ITERA yang terletak di daerah perbatasan Kota Bandar Lampung dengan Kabupaten Lampung Selatan ini sudah siap dioperasikan secara penuh untuk kegiatan akademik [2]. Program studi yang dibuka pada tahun 2012 sebagai tahap awal dengan kapasitas masing-masing 20 orang, yaitu:

  1. Fisika
  2. Teknik Geodesi dan Geomatika
  3. Teknik Elektro
  4. Teknik Geofisika
  5. Perencanaan Wilayah dan Kota

Angkatan I (2012-2013) berjumlah 57 mahasiswa; angkatan II (2013-2014) berjumlah 42 mahasiswa; angkatan III (2014-2015) berjumlah 67 mahasiswa[3]; angkatan IV (2015-2016) peserta yang lulus SBMNPTN berjumlah 500 mahasiswa.[4]

Mahasiswa yang masuk pada tahun ajaran 2014-2015 menjalani perkuliahan di Kampus Itera Lampung[3]. Para mahasiswa ITERA secara bertahap akan dipindahkan dan mengikuti perkuliahan di Kampus ITERA Sukarame, Kabupaten Lampung Selatan. Bangunan kampus Itera tahap pertama telah diresmikan pada tanggal 21 Mei 2014 oleh Gubernur Lampung Sjachroedin ZP dan Rektor ITB Profesor Ahmaloka[5][6].

Time line[sunting | sunting sumber]

  • TA 2012:
    • ITERA menerima mahasiswa baru untuk pertama kali diselenggarakan oleh ITB dan Pemerintah Daerah Provinsi Lampung
    • Pendirian prodi Fisika; Teknik Geodesi dan Geomatika; Teknik Elektro; Teknik Geofisika; Perencanaan Wilayah dan Kota
  • TA 2013:
    • 20 Maret 2013: Peletakan batu pertama pembangunan Kampus ITERA oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Prof. Dr. Ir. Mohammad Nuh, DEA
    • Pendirian prodi Teknik Sipil; Teknik Informatika
  • TA 2014:
    • 21 Mei 2014: Peresmian Kampus Itera tahap pertama
    • 6 Oktober 2014: Peraturan Presiden Nomor 124 Tahun 2014 tentang Pendirian Institut Teknologi Sumatera (diundangkan 9 Oktober 2014)
  • TA 2015:
    • 16 Mei 2015: KM ITERA dibentuk di kampus ITB
    • ITERA menerima mahasiswa baru melalui SBMPTN untuk pertama kali

Program Studi[sunting | sunting sumber]

Fisika (2012)[sunting | sunting sumber]

Ilmu fisika merupakan salah satu pilar utama ilmu pengetahuan dan teknologi yang memberikan pemahaman mengenai fenomena alam serta kemungkinan aplikasinya dalam meningkatkan kesejahteraan hidup umat manusia. Di dalam Prodi ini mahasiswa akan mempelajari berbagai hal ditinjau dari aspek fisisnya.

Teknik Geodesi dan Geomatika (2012)[sunting | sunting sumber]

Dalam Program Sarjana Teknik Geodesi dan Geomatika, mahasiswa dididik melalui kegiatan perkuliahan, praktikum (di laboratorium dan lapangan), kemah kerja dan penelitian tugas akhir. Mata kuliah wajib dalam kurikulum mencakup mata kuliah ilmu dasar (geodesi, survey dan pemetaan) serta teknologi informasi spasial (satelit penginderaan jauh dan sistem informasi geografi) dan mata kuliah pilihan yang merupakan pendalaman dan aplikasi dari ilmu geodesi yaitu antara lain: sistem informasi geospasial, kadaster, survei rekayasa pantai, survei satelit untuk penentuan posisi, dan survei deformasi & geodinamika.

Teknik Elektro (2012)[sunting | sunting sumber]

Teknik Elektro adalah salah satu bidang ilmu teknik mengenai aplikasi listrik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Teknik elektro melibatkan konsep, perancangan, pengembangan, dan produksi perangkat listrik dan elektronik yang dibutuhkan oleh masyarakat. Insinyur Teknik Elektro adalah kaum profesional yang memegang peranan penting dalam mengembangkan dan memajukan teknologi tinggi dalam dunia komputer, laser, penjelajahan angkasa, telekomunikasi, energi, dan aplikasi lainnya dari perangkat dan sistem elektronik. Teknik elektro dibutuhkan hampir di semua bidang, antara lain insinyur dari teknik kimia, teknik mesin, dan teknik sipil untuk merancang, mengembangkan, dan membantu produksi berbagai macam produk dan jasa seperti sistem distribusi energi, komputer pribadi, sistem satelit, radio genggam, sistem radar, mobil listrik, jantung buatan, dan lain-lain yang melibatkan komponen listrik dan elektronik. Kontribusi Teknik Elektro diperkirakan akan terus berkembang pada masa yang akan datang.

Teknik Geofisika (2012)[sunting | sunting sumber]

Teknik Geofisika mempelajari aspek-aspek fisik dan dinamis bumi, yang mencakup kegiatan pengukuran dengan menggunakan peralatan geofisika (gravity, seismic, geomagnetic, geoelectric, elasticity, radiometric dating, serta melakukan kuantifikasi proses alam dalam bentuk nyata), melakukan pemrosesan data mengenai gejala-gejala alam, serta melakukan interpretasi data yang secara keseluruhan dapat dimanfaatkan oleh komunitas ilmu kebumian.

Perencanaan Wilayah dan Kota (2012)[sunting | sunting sumber]

Prodi Perencanaan Wilayah dan Kota adalah prodi yang mempelajari tentang perencanaan, baik pada aspek keruangan (spasial) atau yang dikenal dengan perencanaan tata ruang dan pembangunan atau perencanaan pembangunan. Pemahaman tentang aspek keteknikan, ekonomi, sosial, kemasyarakatan menjadi bahan kajian untuk menghasilkan lulusan yang dapat membuat perencanaan pada skala lokal (site plan atau detailed plan), perencanaan kabupaten/kota, propinsi dan nasional. Adapun bidang kajiannya antara lain dapat juga, namun tidak terbatas, pada pariwisata, transportasi, industri, pedesaan, partisipasi masyarakat, kebencanaan, perubahan iklim dan sejenisnya.

Teknik Sipil (2013)[sunting | sunting sumber]

Program Studi Teknik Sipil mulai didirikan pada tahun 2013 dengan jumlah mahasiswa perdananya 6 (enam) orang. Untuk saat ini, Program Studi Teknik Sipil ITERA membuka kesempatan bagi 70 orang calon mahasiswa Program Sarjana Strata 1 (S1). Sementara fasilitas yang mendukung perkuliahan berupa gedung perkuliahan yang memadai dengan staf dosen pengajar yang sebagian besar diterbangkan langsung dari ITB.

Prodi ini mencakup juga keilmuan di bidang Teknik Kelautan, Sumberdaya air, dan Transportasi. Teknik Sipil merupakan ilmu terapan yang mencakup teknologi merancang, membangun, dan memelihara serta memperbaiki bangunan. Bangunan yang dimaksud sangat beragam, mulai dari bangunan rumah sederhana dan gedung-gedung bertingkat, jembatan, bendungan, pengairan, prasarana produksi, hingga bangunan-bangunan lepas pantai.

Teknik Informatika (2013)[sunting | sunting sumber]

Program Studi Teknik Informatika terdiri atas bidang Ilmu Komputer dan Rekayasa Perangkat Lunak. Ilmu Komputer mencakup kajian teoritis dan algoritmik untuk perkembangan mutakhir dalam robotika, visi komputer, sistem cerdas, bio-informatika, dan hal menarik lainnya. Rekayasa Perangkat Lunak adalah disiplin pengembangan dan pemeliharaan sistem perangkat lunak yang berperilaku andal dan efisien, terjangkau untuk dikembangkan dan dipelihara, dan memenuhi semua persyaratan yang diinginkan.

Organisasi Kemahasiswaan[sunting | sunting sumber]

Organisasi kemahasiswaan tertinggi di ITERA diwadahi dalam Keluarga Mahasiswa (KM) ITERA. Pada tanggal 16 Mei 2015 Badan Pendiri Keluarga Mahasiswa (BPKM) ITERA telah menyelenggarakan forum mahasiswa yang menghasilkan pengesahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Keluarga Mahasiswa (KM) ITERA dan dilantiknya senator KM ITERA yaitu Najib Darmawan (HMEI), Oriestha Dwitrika (HMP Mandalanata), M. Adie Brilian (IMGG), Rani Fitriana (Himafi), Tunggul Sutrisno (HMTG Mayapada), Yogi Abdul Aziz (HMS).

KM ITERA terdiri dari himpunan mahasiswa dan unit kegiatan mahasiswa.

Himpunan Mahasiswa[sunting | sunting sumber]

  1. HMP Mandalanata ITERA (Himpunan Mahasiswa Planologi Mandalanata)
  2. HMTG Mayapada ITERA (Himpunan Mahasiswa Teknik Geofisika Mayapada)
  3. HME ITERA (Himpunan Mahasiswa Elektro)
  4. IMGG ITERA (Ikatan Mahasiswa Geodesi dan Geomatika)
  5. HIMAFI ITERA (Himpunan Mahasiswa Fisika)
  6. HMS ITERA (Himpunan Mahasiswa Sipil)

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala Luar[sunting | sunting sumber]

Koordinat: 5°21′28″LU 105°18′53″BT / 5,35778°LS 105,31472°BT / -5.35778; 105.31472