Universitas Jenderal Soedirman

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Universitas Jenderal Soedirman
bahasa Jawa:
ꦈꦤꦶꦮ꦳ꦼꦂꦱꦶꦠꦱ꧀ꦗꦺꦤ꧀ꦢꦼꦫꦭ꧀​ꦱꦸꦢꦶꦂꦩꦤ꧀
, translit. Universitas Jènderal ​Sudirman
Logo Unsoed.svg
Lambang Universitas Jenderal Soedirman
bahasa Latin: Universitas Dux Soedirmanensis
MotoMaju Terus, Pantang Mundur, Tak Kenal Menyerah
JenisPerguruan Tinggi Negeri
Didirikan23 September 1963
Lembaga induk
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
AfiliasiABEST21, SEAMEO BIOTROP, University of Göttingen, University of Bremen
RektorProf. Dr. Ir. Akhmad Sodiq, M.Sc.Agr.
Staf akademik
1.055[1]
S1 - 181 - 17,16%[1]
S2 - 732 - 69,38%[1]
S3 - 142 - 13,46%[1]
Jumlah mahasiswa23.898[2] (2018)
Sarjana23.443[2] (2018)
Magister409[2] (2018)
Doktor46[2] (2018)
Alamat
Jalan Prof. Dr. HR. Boenyamin 708, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah,  Indonesia
,
Purwokerto

7°24′13″S 109°14′47″E / 7.40361°S 109.24639°E / -7.40361; 109.24639
KampusUrban: Kampus Grendeng, Karangwangkal, Purwokerto Kidul, Mersi (Purwokerto)
Rural: Kampus Blater (Purbalingga)
Total: 850.000 m2/85 hektare
TaglineCreating a Better Future
(de jure)
"Merdeka, Maju, Mendunia"
(de facto)
Warna  Kuning
Nama julukanUnsoed • Kampus Jenderal • Kampus Pengembangan Sumber Daya Perdesaan dan Kearifan Lokal
MaskotJenderal Soedirman
Situs webwww.unsoed.ac.id

Universitas Jenderal Soedirman (disingkat sebagai Unsoed, bahasa Jawa: ꦈꦤꦶꦮ꦳ꦼꦂꦱꦶꦠꦱ꧀ꦗꦺꦤ꧀ꦢꦼꦫꦭ꧀​ꦱꦸꦢꦶꦂꦩꦤ꧀) adalah sebuah perguruan tinggi negeri di Indonesia yang terletak di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Universitas ini berdiri pada tanggal 23 September 1963. Nama Jenderal Soedirman diambil dari Panglima Besar Jenderal Soedirman yang merupakan pahlawan nasional kelahiran Eks-Keresidenan Banyumas, untuk mengenang jasa-jasanya pada nusa, bangsa, dan negara.

Kampus yang memiliki luas lebih dari 850 ribu meter persegi ini memiliki udara yang relatif sejuk, karena secara geografis letaknya berada di ketinggian 210 - 245 m dpl dan berada di kaki Gunung Slamet, sebelah utara Purwokerto. Selain sejuk, kampus ini letaknya tidak berada persis di tengah keramaian kota sehingga bisa dikategorikan kondusif dan nyaman untuk kegiatan belajar mengajar dengan biaya hidup yang terjangkau.[3]

Universitas Jenderal Soedirman saat ini memiliki dua belas fakultas yang menyelenggarakan program pendidikan dalam jenjang vokasi, sarjana, magister, dan doktor.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Kampus Grendeng Universitas Jenderal Soedirman (2007)

Sesuai dengan amanat yang tersurat dalam Pembukaan UUD 1945 dan desakan masyarakat Banyumas akan kebutuhan pendidikan tinggi, para pemimpin formal dan informal Banyumas menggagas perlunya didirikan perguruan tinggi di wilayah Banyumas. Sebagai tindak lanjut gagasan ini, dibentuklah Yayasan Pembina Universitas Jenderal Soedirman dengan Akta Notaris No. 32 tanggal 20 September 1961. Selanjutnya, atas desakan masyarakat, dinas instansi, dan TNI, Yayasan Pembina Universitas Jenderal Soedirman berusaha mewujudkan berdirinya sebuah universitas. Dengan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 195 tertanggal 23 September 1963, secara resmi didirikan Universitas Jenderal Soedirman dan diresmikan oleh Menteri Perguruan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan (kini Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi) Prof. Dr. Tojib Hadiwidjaja yang bertempat di Rumah Dinas Residen Banyumas.

Pada awal berdiri, Unsoed hanya memiliki tiga fakultas, yaitu Fakultas Pertanian, Fakultas Biologi, dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Dalam perkembangannya, Unsoed membuka beberapa fakultas lagi, di antaranya adalah Fakultas Peternakan (1966), Fakultas Hukum (1982), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (1993), Program Pascasarjana (1994), Fakultas Kedokteran (2001), Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (2007), Fakultas Teknik (2009), Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan (2014), Fakultas Ilmu Budaya (2014), dan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (2014).

Universitas Jenderal Soedirman juga tercatat menjadi salah satu dari 10 besar PTN terfavorit di Indonesia. Hal tersebut ditunjukan dari tingkat kompetisi seleksi masuk Unsoed berada di peringkat sembilan nasional.[4][5] Pada tahun 2016, Unsoed meraih peringkat sebagai universitas terbaik nomor 16 oleh Pemeringkatan Dikti.[6] Pada tahun 2020, Unsoed meraih peringkat 14 sebagai universitas negeri terfavorit dalam SBMPTN yang diselenggerakan LTMPT.[7] Pada tahun 2021, Unsoed memperoleh peringkat ke-17 sebagai universitas terbaik versi SCImago Institutions Ranking (SIR) 2021 dan berada di jajaran 20 besar perguruan tinggi terbaik se-Indonesia.[8] Ke depannya, Universitas Jenderal Soedirman, berusaha melakukan pengembangan-pengembangan di berbagai sektor guna meraih cita-cita Universitas Jenderal Soedirman sebagai "World Class Civic University".[9]

Identitas[sunting | sunting sumber]

Nama[sunting | sunting sumber]

Nama Jenderal Soedirman dalam Universitas Jenderal Soedirman merupakan bentuk penghormatan kepada Panglima Besar Jenderal Soedirman sebagai pahlawan nasional Indonesia yang lahir di wilayah Eks-Keresidenan Banyumas.[10]

Lambang[sunting | sunting sumber]

Lambang Unsoed merupakan mahkota bunga teratai yang berkelopak lima helai berwarna kuning dan dibatasi oleh garis tepi berwarna hitam yang bermakna Unsoed sebagai perguruan tinggi yang berlandaskan Pancasila.

Mahkota teratai tersebut memiliki potret siluet Panglima Besar Jenderal Soedirman setengah badan yang berwarna hitam dan mengenakan penutup kepala khas Banyumas yang bernama iket. Jenderal Soedirman diharapkan dapat menjadi jiwa, aspirasi, dan semangat bagi seluruh sivitas akademika Unsoed.

Di atas kepala Jenderal Soedirman terdapat sebuah bintang bersudut lima yang berwarna kuning keemasan yang bermakna takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Di bawah Jenderal Soedirman terdapat gambar bunga cempaka putih yang memiliki tiga mahkota bunga, melambangkan Tridharma Perguruan Tinggi, dan dua buah kelopak daun di sebelah kiri dan kanan. Semuanya menyimbolkan jiwa membela kejujuran, kebenaran, keadilan, ksatria, bertanggung jawab, dan tidak kenal menyerah.[11]

Jas Almamater[sunting | sunting sumber]

Warna jas almamater Unsoed adalah kuning keemasan yang menyimbolkan warna resmi dari Universitas Jenderal Soedirman. Di bagian kantung jas almamater terdapat lambang Unsoed. Jas almamater ini dikenakan saat penerimaan mahasiswa baru, acara kemahasiswaan, acara universitas, dan agenda penting/formal lainnya.

Lagu[sunting | sunting sumber]

Lagu wajib Universitas Jenderal Soedirman adalah Himne Universitas Jenderal Soedirman dan Mars Unsoed. Himne Universitas Jenderal Soedirman berjudul "Harumkan Wiyata Tinggi" yang diciptakan oleh R.A.J. Soedjasmin dan biasa dinyanyikan pada acara resmi yang khidmat.

Mars Unsoed yang berjudul "Tinggikan Martabat Bangsa", diciptakan oleh R.A.J. Soedjasmin, adalah musik mars yang biasa dinyanyikan sebagai lagu penggerak semangat dan seruan sivitas akademika dalam berbagai kegiatan.[12]

Lirik lagu Himne dan Mars Unsoed
Harumkan Wiyata Tinggi Tinggikan Martabat Bangsa
Karyamu cendekia didambakan negara

Darmamu sepenuhnya sumbangkan membangun nusa

Membina sarana karya raksasa

Menuju bangsa sejahtera

Budaya pribadi yang asli murni

Harumkan wiyata tinggi

Kami mahasiswa Unsoed, bertekun dalam wiyata

Jiwa panglima besar kita cerminkan hasrat membaja

Memupuk rasa persatuan berdasarkan Pancasila

Memimpin rakyat ke sejahtera serta pribadi bangsa

Universitas Negeri Jenderal Soedirman maju terus, pantang mundur

Universitas Negeri Jenderal Soedirman bercita-cita yang luhur


Kami Mahasiswa Unsoed siap mengabdikan karya

Masa hari-hari datang kita hadapi bersama

Seluruh rakyat Indonesia rasakan darma sarjana

Mencapai cita mengabdi bangsa Indonesia yang jaya

Universitas Negeri Jenderal Soedirman insyaf akan tugas mulia

Universitas Negeri Jenderal Soedirman tinggikan martabat bangsa

Bendera[sunting | sunting sumber]

Bendera Universitas dan Bendera Fakultas merupakan bendera resmi yang merupakan simbol dari universitas dan fakultas dan biasa ditampilkan saat acara penerimaan mahasiswa baru dan pertemuan di Graha Widyatama. Warna bendera Universitas Jenderal Soedirman adalah kuning. Warna bendera tiap fakultas di Unsoed, di antaranya:

Warna-Warna Bendera Fakultas di Universitas Jenderal Soedirman[13]
No. Fakultas Warna
Universitas Jenderal Soedirman   Kuning
1. Fakultas Pertanian   Hijau gelap
2. Fakultas Ekonomi dan Bisnis   Kelabu
3. Fakultas Biologi   Biru
4. Fakultas Peternakan   Cokelat
5. Fakultas Hukum   Merah
6. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik   Jingga
7. Fakultas Kedokteran   Hijau muda
8. Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan   Biru langit
9. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam     Marun-kuning
10. Fakultas Teknik   Biru dongker
11. Fakultas Ilmu Budaya   Putih
12. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan     Biru dongker-biru langit
13. Program Pascasarjana   Marun

Fakultas dan program studi[sunting | sunting sumber]

Program Sarjana (S-1), Vokasi (D-3), dan Profesi[sunting | sunting sumber]

Rumpun Ilmu Sains dan Teknologi (Saintek)

  • Fakultas Kedokteran (FK)
  1. S-1 Pendidikan Dokter
  2. S-1 Kedokteran Gigi
  3. Program Profesi Kedokteran Umum
  4. Program Profesi Kedokteran Gigi
  5. Program Pendidikan Dokter Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif
  • Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan (Fikes)
  1. S-1 Kesehatan Masyarakat
  2. S-1 Keperawatan
  3. S-1 Farmasi
  4. S-1 Ilmu Gizi
  5. S-1 Pendidikan Jasmani
  6. Program Profesi Apoteker
  7. Program Profesi Ners
  • Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA)
  1. S-1 Kimia
  2. S-1 Matematika
  3. S-1 Fisika
  • Fakultas Teknik (FT)
  1. S-1 Teknik Sipil
  2. S-1 Teknik Elektro
  3. S-1 Teknik Geologi
  4. S-1 Teknik Informatika
  5. S-1 Teknik Industri
  • Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK)
  1. S-1 Manajemen Sumber Daya Perairan
  2. S-1 Akuakultur
  3. S-1 Ilmu Kelautan
  • Fakultas Biologi (Fabio)
  1. S-1 Biologi
  2. D-3 Pengelolaan Sumber Daya Perikanan
  • Fakultas Peternakan (Fapet)
  1. S-1 Peternakan
  2. D-3 Budidaya Ternak
  • Fakultas Pertanian (Faperta)
  1. S-1 Agroteknologi
  2. S-1 Agribisnis
  3. S-1 Teknik Pertanian
  4. S-1 Teknologi Pangan
  5. D-3 Agrobisnis
  6. D-3 Perencanaan Sumber Daya Lahan

Rumpun Ilmu Sosial dan Humaniora (Soshum)

  • Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB)
  1. S-1 Akuntansi
  2. S-1 Manajemen
  3. S-1 Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan
  4. S-1 Pendidikan Ekonomi
  5. D-3 Akuntansi
  6. D-3 Administrasi Perkantoran
  7. D-3 Administrasi Bisnis
  8. D-3 Bisnis Internasional
  • Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP)
  1. S-1 Sosiologi
  2. S-1 Administrasi Publik
  3. S-1 Ilmu Komunikasi
  4. S-1 Ilmu Politik
  5. S-1 Hubungan Internasional
  • Fakultas Hukum (FH)
  1. S-1 Ilmu Hukum
  • Fakultas Ilmu Budaya (FIB)
  1. S-1 Sastra Indonesia
  2. S-1 Sastra Inggris
  3. S-1 Sastra Jepang
  4. S-1 Pendidikan Bahasa Indonesia
  5. S-1 Pendidikan Bahasa Inggris
  6. D-3 Bahasa Inggris
  7. D-3 Bahasa Mandarin

Program Sarjana Kelas Internasional - International Undergraduate Program (IUP)[sunting | sunting sumber]

  • Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB)
    1. S-1 Manajemen (Kelas Internasional)
    2. S-1 Ekonomi Pembangunan (Kelas Internasional)
    3. S-1 Akuntansi (Kelas Internasional)
  • Fakultas Hukum (FH)
    1. S-1 Hukum (Kelas Internasional)
  • Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP)
    1. S-1 Hubungan Internasional (Kelas Internasional)
  • Fakultas Biologi (Fabio)
    1. S-1 Biologi (Kelas Internasional)
  • Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan (Fikes)
    1. S-1 Keperawatan (Kelas Internasional)

Program Pascasarjana[14][sunting | sunting sumber]

Program Magister Monodisiplin (S-2)[sunting | sunting sumber]

  • Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB)
    1. S-2 Akuntansi
    2. S-2 Manajemen
    3. S-2 Ekonomi Pembangunan
  • Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP)
    1. S-2 Sosiologi
    2. S-2 Administrasi Publik
    3. S-2 Ilmu Komunikasi
    4. S-2 Ilmu Politik
  • Fakultas Hukum (FH)
    1. S-2 Hukum
    2. S-2 Kenotariatan
  • Fakultas Kedokteran (FK)
    1. S-2 Biomedis
  • Fakultas Biologi (Fabio)
    1. S-2 Biologi
  • Fakultas Pertanian (Faperta)
    1. S-2 Agronomi
    2. S-2 Agribisnis
    3. S-2 Ilmu Pangan
  • Fakultas Peternakan (Fapet)
    1. S-2 Ilmu Peternakan
  • Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK)
    1. S-2 Sumber Daya Akuatik
    2. S-2 Ilmu Kelautan
  • Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan (Fikes)
    1. S-2 Kesehatan Masyarakat
    2. S-2 Keperawatan
  • Fakultas Teknik (FT)
    1. S-2 Teknik Sipil

Program Magister Multidisiplin (S-2)[sunting | sunting sumber]

  1. S-2 Ilmu Lingkungan
  2. S-2 Penyuluhan Pertanian
  3. S-2 Bioteknologi Pertanian
  4. S-2 Agribisnis

Program Doktor (S-3)[sunting | sunting sumber]

  1. S-3 Manajemen
  2. S-3 Ilmu Ekonomi
  3. S-3 Akuntansi
  4. S-3 Ilmu Hukum
  5. S-3 Peternakan
  6. S-3 Pertanian
  7. S-3 Biologi

Kampus[sunting | sunting sumber]

Rektorat (depan) dan Pusat Administrasi (kiri), Kampus Grendeng.

Grendeng[sunting | sunting sumber]

Kampus Grendeng berada di di Jalan Prof. Dr. HR. Boenyamin dan Jalan Kampus, Grendeng, Purwokerto Utara. Kampus Grendeng adalah kampus utama yang merupakan lokasi untuk kantor-kantor lembaga Unsoed, seperti Rektorat, Pusat Administrasi, UPT Perpustakaan, UPT Penerbitan dan Percetakan (Unsoed Press), Lembaga Pengembangan Teknologi dan Sistem Informasi (LPTSI), UPT Pusat Bahasa, Sekretariat SPMB, International Relation Office (IRO) Unsoed, dan Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu (LP3M).

Kemudian, Rumpun Ilmu Sosial dan Humaniora Unsoed juga berada di kampus ini, yakni Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Hukum, dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.

Selain itu, di sini terdapat beberapa fasilitas utama seperti Graha Widyatama Prof. Rubijanto Misman (Unsoed Convention Center), Gedung Pertemuan Soemardjito, Gelanggang Olahraga Soemardjito, Perumahan Dosen (Perumdos), Unsoed Campus Cafe, Bank Jateng Kantor Cabang Unsoed, Masjid Nurul Ulum Unsoed, Pusat Anjungan Tunai Mandiri (ATM Hub), dan Koperasi Kampus Unsoed (Kopkun).

Laboratorium Terpadu Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Kampus Grendeng.

Karangwangkal[sunting | sunting sumber]

Kampus Karawangkal berada di kawasan Jalan Dr. Soeparno, Karangwangkal, Purwokerto Utara, menampung Rumpun Ilmu Sains dan Teknologi Unsoed, dan terbagi menjadi dua sayap, yakni sayap timur dan sayap barat.

Pada Kampus Karangwangkal sayap timur terdapat Fakultas Biologi, Fakultas Pertanian, Fakultas Peternakan, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, dan Fakultas Ilmu Budaya. Terdapat pula fasilitas, yakni Integrated Academic Building (IAB) Unsoed, Experimental Farm Fapet Unsoed, dan Laboratorium Riset.

Sementara itu, di Kampus Karangwangkal sayap barat terdapat Program Pascasarjana, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Jurusan Kedokteran Gigi Fakultas Kedokteran, dan Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan. Selain itu, terdapat pula fasilitas dan kantor lembaga, yakni Gelanggang Olahraga (GOR) Soesilo Soedarman, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unsoed, Sentra HKI Unsoed, Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM), Pusat Mahasiswa Wirausaha (PMW), Taman Agrowisata Unsoed, Kantin Halal Soedirman, Wisma Soedirman (asrama mahasiswa), Asrama Putri, dan Rumah Sakit Gigi dan Mulut Pendidikan (RSGMP) Universitas Jenderal Soedirman.

Gedung Jurusan Keperawatan, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Kampus Karangwangkal.

Purwokerto Kidul[sunting | sunting sumber]

Kampus Purwokerto Kidul berada di Jalan Jenderal Soedirman Timur, Purwokerto Kidul, Purwokerto Selatan, yang merupakan lokasi untuk Klinik Pratama Soedirman (Unsoed Health Center) dan gedung kuliah Jurusan Kedokteran Gigi (gedung Skill Labs dan praktikum).

Mersi[sunting | sunting sumber]

Kampus Mersi berada di Jalan Dr. Gumbreg No. 1, Kompleks Rumah Sakit Prof. Dr. Margono Soekarjo, Mersi, Purwokerto Timur. Kampus ini merupakan lokasi utama untuk Fakultas Kedokteran. Kampus ini terdiri dari tiga kompleks gedung, yakni:

  1. Gedung A, berisi ruang kuliah untuk semester 5 dan 7, perpustakaan, dan laboratorium komputer yang biasanya digunakan untuk ujian CBT (computer-based test).
  2. Gedung B, berisi ruang kuliah semester 1 dan 3, sekretariat Magister Ilmu Biomedis, sekretariat PPDTP.
  3. Gedung C, berisi Dekanat Fakultas Kedokteran Unsoed, Gedung Aula, Ruang Bapendik Fakultas Kedokteran Unsoed, Medical Educational Unit, Laboratorium, Ruang Dosen, Ruang Tutorial (PBL) dan SOCA, Skill Labs, dan ruang OSCE.

Blater[sunting | sunting sumber]

Kampus Blater berada di Jalan Mayjen Sungkono, Blater, Kalimanah, Kabupaten Purbalingga. Kampus ini merupakan lokasi untuk Fakultas Teknik. Kampus ini merupakan yang terjauh dari seluruh kampus pusat di Purwokerto. Kampus FT di Blater ini dikenal dengan istilah "Unsoed 21" yang berarti "Kampus Unsoed yang berjarak 21 km dari kampus pusat di Purwokerto". Proses penempatan kampus ini oleh FT Unsoed diawali dengan kesepakatan antara Rektor Unsoed (Prof. Drs. Rubijanto Misman) dengan Bupati Purbalingga (Drs. Triyono Budi Sasongko, M.Si.) pada tahun 2004 untuk mengembangkan program pendidikan teknik di wilayah Purbalingga.

Kesepakatan tersebut dituangkan dalam bentuk nota kesepahaman (MoU). Dalam nota tersebut, dinyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Purbalingga akan menyediakan lahan guna mewujudkan maksud tersebut. Pada tahun 2008, DPRD Kabupaten Purbalingga menguatkan hibah lahan yang ditempati oleh Jurusan Teknik Fakultas Sains dan Teknik (kemudian memisahkan diri menjadi Fakultas Teknik) di Kampus Blater dalam Surat Keterangan Pimpinan DPRD Kabupaten Purbalingga No. 170-02 Tahun 2008, tertanggal 26 Mei 2008.[15]

Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU)[sunting | sunting sumber]

Universitas Jenderal Soedirman akan membangun Program Studi di Luar Kampus Utama Unsoed yang berlokasi di Kabupaten Cilacap dan Kabupaten Pangandaran. PSDKU Unsoed Cilacap akan menjadi lokasi berdirinya Fakultas Kedokteran dan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan dengan proyeksi lahan kampus seluas 10 hektare.[16] Sementara itu, PSDKU Unsoed Pangandaran akan menjadi lokasi berdirinya Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Fakultas Kedokteran, dan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan dengan proyeksi luas kampus sebesar 4 hektare.[17] Pembangunan PSDKU Unsoed merupakan rencana pengembangan pendidikan tinggi di daerah dan perluasan jangkauan Unsoed di luar Purwokerto.

Fasilitas[sunting | sunting sumber]

Stadion Unsoed, GOR Soesilo Soedarman, Kampus Karangwangkal, dengan panorama Gunung Slamet di belakang.
  • Perpustakaan Pusat
  • Perpustakaan Fakultas
  • Perpustakaan Program Studi
  • Wisma Soedirman (asrama mahasiswa)
  • Asrama Putri Unsoed
  • Gelanggang Olahraga Soesilo Soedarman
  • Masjid Nurul Ulum Unsoed
  • Lapangan sepak bola
  • Lapangan bulu tangkis
  • Lapangan voli
  • Lapangan tenis
  • Lapangan basket
  • Papan panjat dinding
  • Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM)
  • Pusat Mahasiswa Wirausaha (PMW)
  • Unsoed Campus Cafe
  • Bank Jateng Kantor Cabang Unsoed
  • Rumah Kaca
  • UPT Bahasa
  • Graha Widyatama Prof. Rubijanto Misman (Unsoed Convention Center)
  • Gedung Pertemuan Soemardjito
  • Klinik Pratama Soedirman
  • Rumah Sakit Gigi dan Mulut Pendidikan Unsoed
  • Integrated Academic Building
  • Peternakan Ayam Closed-House
  • Laboratorium Pertanian
  • UPT Penerbitan dan Percetakan (Unsoed Press)
  • Wisma Pereng dan Wisma Jatisari (guest house)
  • Kantin
  • Pusat Anjungan Tunai Mandiri (ATM Hub)
  • Parkir Terpadu

Pusat penelitian[sunting | sunting sumber]

Penelitian Universitas Jenderal Soedirman dikelola oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unsoed dan membawahkan beberapa pusat penelitian, yakni:[18]

  1. Pusat Inkubasi Bisnis (PIB)
  2. Pusat Penelitian Gender Anak dan Pelayanan Masyarakat (PPGAPM)
  3. Pusat Mitigasi Bencana (PMB)
  4. Pusat Kekayaan Intelektual dan Sertifikasi Produk (PKISP)
  5. Pusat Pengembangan Pedesaan dan Pemberdayaan Masyarakat (P4M)
  6. Pusat Pengembangan Kuliah Kerja Nyata (Pusbang KKN)
  7. Pusat Penelitan Budaya, Daerah, dan Pariwisata (Pusbudpar)
  8. Pusat Penelitian Pangan, Gizi, dan Kesehatan (Puslit PGK)
  9. Pusat Penelitian Lingkungan Hidup (PPLH)
  10. Pusat Penerapan dan Pengembangan Teknologi (P3T)
  11. Pusat Penelitian dan Pengembangan Energi Baru dan Terbarukan (P3EBT)
  12. Pusat Studi Biosains Maritim (PSBM)
  13. Pusat Penelitian Kependudukan dan Kajian Lansia (PPKKL)
  14. Pusat Koordinasi Publikasi Ilmiah
  15. Pusat Koordinasi Kerja Sama
  16. Pusat Koordinasi Pengabdian
  17. Pusat Koordinasi Penelitian
  18. Halal Center Unsoed

Kemahasiswaan[sunting | sunting sumber]

Ekspedisi Soedirman III oleh UPL MPA Unsoed di Gunung Elbrus, Rusia.

Universitas Jenderal Soedirman menyelenggarakan dan memfasilitasi kegiatan nonakademik yang bertujuan untuk mengembangkan minat dan bakat mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman. Kegiatan organisasi dan unit kegiatan mahasiswa Unsoed berpusat pada Kompleks Pusat Kegiatan Mahasiwa (PKM) Unsoed yang berada di Kampus Karangwangkal.

Unit kegiatan mahasiswa yang ada di lingkungan Universitas Jenderal Soedirman antara lain:[19]

Jenis disiplin Nama organisasi dan unit kegiatan mahasiswa
Akademik, Literatur, Jurnalistik Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unsoed, Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Sketsa, UKM Penalaran dan Riset, Student English Forum Unsoed, Dewan Legislatif Mahasiswa Unsoed
Kesenian, Kebudayaan Paduan Suara Mahasiswa Gita Buana Soedirman (PSM GBS), Marching Band Bahana Putra Soedirman (MB BPS)
Kerohanian Unit Kegiatan Mahasiswa Seni Islam dan Al-Qur'an (Usman) Unsoed, Unit Kegiatan Mahasiswa Katolik (Umaka) Unsoed, Unit Kegiatan Kerohanian Islam (UKKI) Unsoed, Persekutuan Mahasiswa Kristen Protestan (PMKP) Unsoed
Olahraga, kesehatan, atletik Panjat Tebing, Catur, Korps Sukarela Palang Merah Indonesia (KSR PMI), Bulutangkis, Tenis Meja, Bola Voli, Sepakbola, Tenis Lapangan, Bola Basket, Futsal
Ekspedisi Unit Pandu Lingkungan Mahasiswa Pencinta Alam (UPL MPA) Unsoed
Seni bela diri Merpati Putih, Taekwondo, Kempo, Karate Seigokan, Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Unsoed
Lainnya Soedirman Robotic Team (SRT), Pramuka Racana Soedirman, Resimen Mahasiswa Batalyon 904/Kalayudha

Reputasi[sunting | sunting sumber]

Akreditasi[sunting | sunting sumber]

Universitas Jenderal Soedirman telah memperoleh akreditasi institusi "A" dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) sejak 2018.[20]

Sebanyak 50,0 persen program studi Unsoed telah terakreditasi "A", 34,9 persen terakreditasi "B", dan 2,3 persen terakreditasi "C".[21]

Peringkat Institusi[sunting | sunting sumber]

Lembaga internasional[sunting | sunting sumber]

Pemeringkatan Unsoed dalam beberapa versi lembaga
Sumber Peringkat Nasional Peringkat Global Referensi
SCImago Institution Rankings 17 748 [22]
UniRank 4ICU 18 1896 [23]
Webometrics 34 3188 [24]
Edurank 34 2702 [25]

Pemeringkatan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 2016, Universitas Jenderal Soedirman memperoleh peringkat ke-16 terbaik dari 3.320 perguruan tinggi di Indonesia dan menempati klaster 2 pada urutan pertama.[26]

Penilaian Ristekdikti untuk Unsoed[27]
Tahun Aspek Penelitian dan Inovasi Nilai Pengabdian kepada Masyarakat Klaster
2016 Utama Unggul 2
2017 Utama Unggul 2
2018 Utama Unggul 2
2019 Mandiri Unggul 2
2020 Mandiri Unggul 3

Prestasi[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 2021, Unsoed masuk ke dalam 15 besar perguruan tinggi terbanyak yang meloloskan program kreativitas mahasiswa sebanyak 86 proposal ke kompetisi Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) XXXIV yang diselenggarakan di Universitas Sumatera Utara dan memperoleh tiga medali perunggu.[28][29]

Unsoed memperoleh Juara Terbaik 1 Anugerah Kerjasama Kategori Manajemen Laporan Kerja Sama dan Fasilitasi Kerja Sama, Juara Terbaik 1 Anugerah Humas Kategori Unit Layanan Terpadu, Juara Terbaik 2 Anugerah Humas Kategori Laman/Website, dan Juara Harapan 2 Anugerah Humas Kategori Media Sosial dalam Anugerah Diktiristek 2021 dan mengungguli perguruan tinggi badan layanan umum lainnya.[30]

Rektor[sunting | sunting sumber]

Linimasa Rektor Universitas Jenderal Soedirman[31]
No. Rektor Mulai menjabat Akhir menjabat Asal fakultas
1. R. Soemardjito 1963 1965 *
2. Prof. R. F. Soedardi, S.H. 1965 1974 -
3. Drs. Soedaman Hadisoetjipto 1974 1982 -
4. Prof. drh. R. Djanuar 1982 1986 Fakultas Peternakan
5. Prof. Drs. Roedhiro 1986 1992 Fakultas Ekonomi
6. Prof. Dr. Soebardi 1992 1996 Fakultas Ekonomi
7. Prof. Drs. Rubijanto Misman 1997 2005 Fakultas Biologi
8. Prof. Dr. Ir. Soedjarwo 2005 2009 Fakultas Pertanian
9. Prof. Drs. Edy Yuwono, Ph.D. 2010 2013 Fakultas Biologi
10. Prof. Dr. Ir. Mas Yedi Sumaryadi, M.S. 2013 2014 Fakultas Peternakan
11. Dr. Ir. Achmad Iqbal, M.Si. 2014 2018 Fakultas Pertanian
12. Prof. Dr. Ir. Suwarto, M.S. 2018 2022 Fakultas Pertanian
13. Prof. Dr. Ir. Akhmad Sodiq, M.Sc.Agr. 2022 2026 Fakultas Peternakan

*Jabatan dinamai sebagai Ketua Presidium Universitas

Alumni[sunting | sunting sumber]

Universitas Jenderal Soedirman memiliki ikatan alumni yang tergabung dalam Keluarga Alumni Unsoed (KA Unsoed). Beberapa nama berikut adalah alumni yang kiprahnya telah dikenal di Indonesia, antara lain:

Seni dan Budaya[sunting | sunting sumber]

Politik dan Pemerintahan[sunting | sunting sumber]

Ilmu Pengetahuan dan Teknologi[sunting | sunting sumber]

  • Mulyoto Pangestu, ilmuwan penemu teknik alternatif pembekuan sperma hewan (kriopreservasi);
  • Ernawati Widyastuti, peneliti krustasea, Pusat Penelitian Oseanografi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI);
  • Suwarto, Rektor Universitas Jenderal Soedirman (2018-2022), peneliti varietas Padi Gogo Aromatik Unsoed-1.

Pendidikan[sunting | sunting sumber]

Ekonomi[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c d "Statistik Staf Akademik Universitas Jenderal Soedirman". Situs resmi Universitas Jenderal Soedirman. Diakses tanggal 6 September 2016. 
  2. ^ a b c d "Registrasi dan Statistik Universitas Jenderal Soedirman" (PDF). Situs resmi Universitas Jenderal Soedirman. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 2017-08-22. Diakses tanggal 28 Agustus 2018. 
  3. ^ Anugrah, Arbi (2018-07-09). "Kuliah dengan Biaya Hidup Murah Sambil Ngadem di Purwokerto". detikcom. Diakses tanggal 2021-09-14. 
  4. ^ Tingkat Kompetisi Masuk Unsoed di Peringkat Sembilan
  5. ^ Tingkat Kompetisi Unsoed di SNMPTN
  6. ^ "Unsoed Masuk Peringkat ke-16 Kampus Terbaik di Indonesia". Republika Online. 2016-02-22. Diakses tanggal 2021-07-10. 
  7. ^ Kasih, Ayunda Pininta (2020-08-14). Kasih, Ayunda Pininta, ed. "15 Kampus Terfavorit Peserta SBMPTN 2020, UGM Peringkat Satu". Kompas.com. Diakses tanggal 2021-07-10. 
  8. ^ Ihsan, Dian (2021-04-26). Ihsan, Dian, ed. "Unsoed Masuk 20 Besar Kampus Terbaik Indonesia Versi Scimago". Kompas.com. Diakses tanggal 2021-07-10. 
  9. ^ Nugroho, Fajar Eko (2014-09-01). "Unsoed Purwokerto Persiapan Menuju World Class Civic University". Tribunnews.com. Diakses tanggal 2021-09-14. 
  10. ^ "Identitas | Universitas Jenderal Soedirman". unsoed.ac.id. Diakses tanggal 2021-07-10. 
  11. ^ "Identitas | Universitas Jenderal Soedirman". unsoed.ac.id. Diakses tanggal 2021-07-10. 
  12. ^ "Identitas | Universitas Jenderal Soedirman". unsoed.ac.id. Diakses tanggal 2021-07-10. 
  13. ^ "Identitas | Universitas Jenderal Soedirman". unsoed.ac.id. Diakses tanggal 2021-07-10. 
  14. ^ "» Program Studi pascasarjana universitas jenderal soedirman". Diakses tanggal 2021-07-10. 
  15. ^ "Salinan arsip". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2011-08-16. Diakses tanggal 2011-08-19. 
  16. ^ "Akan Ada Unsoed di Cilacap? Begini Penjelasan Pemkab". SerayuNews. 2021-08-04. Diakses tanggal 2022-06-20. 
  17. ^ Redaksi (2022-04-03). "Unsoed Purwokerto Akan Dirikan Kampus di Pangandaran". Seputar Pangandaran. Diakses tanggal 2022-06-20. 
  18. ^ "Pusat Penelitian | LPPM Universitas Jenderal Soedirman". lppm.unsoed.ac.id. Diakses tanggal 2021-08-10. 
  19. ^ "Unit Kegiatan Mahasiswa | Universitas Jenderal Soedirman". unsoed.ac.id. Diakses tanggal 2021-07-10. 
  20. ^ "Akreditasi UNSOED (Universitas Jenderal Soedirman) 2021/2022". Kampusimpian.com - Platform Pendidikan Indonesia. 2021-01-02. Diakses tanggal 2022-03-03. 
  21. ^ UDA Unsoed (11 Januari 2022). "Status dan Peringkat Akreditasi Nasional (BAN PT/LAM) Program Studi dan Nomor SK Akreditasi". Unsoed Dalam Angka. Diakses tanggal 3 Maret 2022. 
  22. ^ Harbani, Rahma Indina (2021-06-21). "SIR 2021 Rilis Daftar 30 Universitas Terbaik Indonesia, UGM Nomor Berapa?". detikcom. Diakses tanggal 2022-03-03. 
  23. ^ "Universitas Jenderal Soedirman | Ranking & Review". www.4icu.org. Diakses tanggal 2022-03-03. 
  24. ^ "University | Ranking Web of Universities: Webometrics ranks 30000 institutions". www.webometrics.info. Diakses tanggal 2022-03-03. 
  25. ^ "Jenderal Soedirman University [Acceptance Rate + Statistics]". EduRank.org - Discover university rankings by location (dalam bahasa Inggris). 2019-11-21. Diakses tanggal 2022-03-03. 
  26. ^ "Unsoed Masuk Peringkat ke-16 Kampus Terbaik di Indonesia". Republika Online. 2016-02-22. Diakses tanggal 2022-03-04. 
  27. ^ Uda Unsoed (5 Maret 2021). "Pemeringkatan Unsoed Menurut Bidang (Klasterisasi, Penelitian, Pengabdian)". Unsoed Dalam Angka. Diakses tanggal 4 Maret 2022. 
  28. ^ "UNSOED Masuk 15 Besar Perguruan Tinggi Terbanyak Meloloskan PKM | Universitas Jenderal Soedirman". unsoed.ac.id. Diakses tanggal 2022-03-03. 
  29. ^ "UNSOED Raih 3 Medali di PIMNAS ke-34 | Universitas Jenderal Soedirman". unsoed.ac.id. Diakses tanggal 2022-03-03. 
  30. ^ "UNSOED Borong Juara Anugerah Diktiristek 2021 | Universitas Jenderal Soedirman". unsoed.ac.id. Diakses tanggal 2022-03-03. 
  31. ^ "Hikayat Para Rektor". Diakses tanggal 2021-07-23. 
  32. ^ "Mengenal Wira Setianagara, Comic yang Berhasil Tembus Level Nasional". RADAR Banyumas. 2015-07-02. Diakses tanggal 2021-09-14. 
  33. ^ BNN, Oleh Humas. "Duta Pariwisata Purbalingga Dukung BNN". purbalinggakab.bnn.go.id. Diakses tanggal 2021-09-14. 
  34. ^ "Timor Truth: Hernani Coelho da Silva". groups.yahoo.com. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2016-08-22. Diakses tanggal 2021-09-14. 
  35. ^ "Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan | Profil Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan" (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2022-09-24. 
  36. ^ "Dewan Komisaris – SIG". Diakses tanggal 2022-09-24. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]