Universitas Ahmad Dahlan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Universitas Ahmad Dahlan
UAD logo.jpg
Lambang Universitas Ahmad Dahlan
Nama lain
UAD
JenisSwasta
Didirikan19 Desember 1994
AfiliasiIslam, Muhammadiyah
AkreditasiA[1]
RektorDr. Muchlas, M.T.
Alamat
Situs webwww.uad.ac.id

Universitas Ahmad Dahlan (disingkat sebagai UAD) adalah sebuah perguruan tinggi swasta yang berdiri di Yogyakarta, Indonesia. Universitas Ahmad Dahlan beralamat di Jl. Kapas No.9, Semaki, Kec. Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta yang didirikan pada tanggal 19 Desember 1994.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) merupakan pengembangan dari Institut Keguruan dan llmu Pendidikan (IKIP) Muhammadiyah Yogyakarta. Institut Keguruan dan llmu Pendidikan Muhammadiyah Yogyakarta sebagai lembaga pendidikan tinggi merupakan pengembangan FKIP Muhammadiyah Cabang Jakarta di Yogyakarta yang didirikan pada tanggal 18 November 1960. FKIP Muhammadiyah merupakan kelanjutan kursus BI Muhammadiyah di Yogyakarta yang didirikan tahun 1957. Pada waktu itu kursus BI memiliki jurusan Ilmu Mendidik, Civic Hukum dan Ekonomi.[2]

Pada tanggal 19 Desember 1994 dengan Surat Keputusan (SK) Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor: 102/D/0/1994 ditetapkan bahwa IKIP Muhammadiyah Yogyakarta beralih fungsi menjadi Universitas Ahmad Dahlan.

FKIP Muhammadiyah[sunting | sunting sumber]

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Muhammadiyah jurusan Ilmu Mendidik yang mahasiswanya sebagian terdiri atas guru tidak ada masalah dengan raw input dan terus mengalami perkembangan. Setelah melalui pembinaan dan perjuangan, maka tantangan-tantangan yang dihadapi dapat diatasi. Pemerintah pada tahun 1963 dengan Surat Keputusan Menteri Perguruan Tinggi dan llmu Pengetahuan Nomor: l06/A.63 tanggal 15 September 1963 memberikan kepada FKIP Muhammadiyah status ”diakui” untuk program Sarjana Muda.

Selanjutnya dengan pengelolaan yang intensif, pada tahun 1966 lembaga ini mendapatkan status tertinggi bagi perguruan tinggi swasta yaitu status ”disamakan” untuk jurusan Ilmu Mendidik dengan Surat Keputusan Deputi Menteri Perguruan Tinggi Nomor: 50 tahun 1966. Dengan diterimanya status ”disamakan” tersebut maka terhitung mulai tahun 1966 FKIP Muhammadiyah membuka progam pendidikan Doktoral. Permohonan status diajukan dan pemeriksaan berlangsung. Namun status tidak kunjung datang, sehingga Pendidikan Doktoral tersebut mengalami hambatan dan kemacetan.

Baru pada tahun 1979 program pendidikan Doktoral dibuka dan mendapat status ”terdaftar” dengan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor: 029/0/1981. Mulai tahun 1986 program Pendidikan Sarjana Muda Ilmu Mendidik dan Pendidikan Doktoral Ilmu Mendidik diintegrasikan menjadi program pendidikan Strata Satu (S-1) dengan status diakui menjadi program studi 'Kurikulum dan Teknologi Pendidikan' dengan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor: 0361/0/1986 tanggal 14 Mei 1986.

IKIP Muhammadiyah[sunting | sunting sumber]

Untuk menyesuaikan perkembangan masyarakat, khususnya kehidupan Perguruan Tinggi, pada tahun 1972 FKIP Muhammadiyah diganti namanya menjadi IKIP Muhammadiyah Yogyakarta. Pembinaan dan pengelolaan untuk mengembangkan IKIP Muhammadiyah Yogyakarta selalu diusahakan semakin meningkat. Pada tahun 1976 dibuat Rencana Induk Pengembangan (RIP) IKIP Muhammadiyah Yogyakarta untuk jangka waktu 1976-1983. Mulai tahun 1978 dibuka jurusan-jurusan baru. Pembukaan dan pengembangan jurusan dan fakultas-fakultas baru berlangsung sebagai berikut.

  1. Mulai tahun akademik 1978/1979 dibuka Fakultas Keguruan Sastra dan Seni (FKSS) jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia. Oleh karena pembinaan yang intensif maka segera mendapatkan status terdaftar dengan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor: 307/1981 tanggal 24 Oktober 1981. Pada tahun 1984 telah melaksanakan ujian negara untuk pertama kali dengan hasil memuaskan. Dari 31 peserta lulus 26 orang (83%). Selanjutnya pada tahun 1981/1982 dibuka jurusan Bahasa Inggris dengan program D-3 dan S-1. Status terdaftar dengan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor: 0139/0/1984 diperoleh pada tanggal 4 Maret 1984. Pada tahun 1986 telah ditetapkan penyesuaian jalur, jenjang dan program pendidikan, sehingga jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia berhak menggunakan status terdaftar sesuai dengan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor : 0361/0/1986 tanggal 14 Mei
  2. Pada tahun akademik 1980/1981 dibuka Fakultas Keguruan dan Ilmu Eksakta (FKIE) dengan jurusan Ilmu Matematika. Dengan pengelolaan yang intensif segera mendapat status terdaftar dengan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor : 032/0/1982 tanggal 30 Januari 1982, untuk jurusan Ilmu Matematika diperbarui dengan jurusan Pendidikan Matematika Program Studi Pendidikan Matematika, status terdaftar diperoleh melalui Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor: 0361/0/1986 tanggal 14 Mei 1986. Selanjutnya sesuai dengan RIP tahun 1984-1989 pada tahun akademik 1985/1986 dibuka jurusan Pendidikan Fisika dan telah mendapatkan izin operasional dengan surat Kopertis Wilayah V Nomor: 0438/kop.V/D.2/XI/1987 tanggal 3 November 1987. Untuk selanjutnya fakultas ini berganti nama menjadi Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FPMIPA).
  3. Dalam rangka pengembangan fakultas-fakultas yang sudah ada pada tahun akademik 1981/1982 dibuka jurusan-jurusan baru sebagai berikut.
  • Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris dalam lingkup Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni dengan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor: 0139/0/1984 tanggal 9 Maret 1984 berhak menggunakan status terdaftar dengan menyelenggarakan S-1 dan D-3. Pada tahun 1986 telah ditetapkan penyesuaian jalur, jenjang dan program pendidikan, sehingga Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor: 0139/0/1984 tanggal 9 Maret 1984 diperbarui dengan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia dengan status Terdaftar Nomor: 0361/0/1986 tanggal 24 Mei
  • Jurusan Psikologi Pendidikan dan Bimbingan Program Studi Bimbingan Konseling dalam lingkup Fakultas Ilmu Pendidikan. Dengan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor: 0139/0/1984 tanggal 9 Maret 1984 jurusan ini mendapatkan status terdaftar untuk program S-1 dan D-3.

Dalam rangka memenuhi tenaga guru Pendidikan Moral Pancasila di kalangan sekolah-sekolah Muhammadiyah dan sekolah umum, maka pada tahun akademik 1984/1985 dibuka Fakultas Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS) dengan jurusan Pendidikan Moral Pancasila dan Kewarganegaraan (PMP-KN). Dengan proses pendidikan dan administrasi yang mantap, maka pada tahun 1986 telah mendapatkan rekomendasi dari Kopertis Wilayah V Nomor: 0535/Kop.V/D.2/XI/86 untuk diusulkan memperoleh status “terdaftar” dan pada tahun 1987 jurusan PMP-KN mendapat status terdaftar dengan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor: 099/0/1987 tanggal 23 Februari.

Universitas Ahmad Dahlan[sunting | sunting sumber]

Perintisan Universitas Ahmad Dahlan secara kronologis dimulai dari pelontaran ide pengembangan menjadi universitas secara informal oleh Rektor pada akhir 1990. Melalui pidato Milad IKIP Muhammadiyah Yogyakarta pada tanggal 18 November 1991 ide pengembangan mendapat tanggapan positif. Dasar utama pengembangan adalah hasil survei animo siswa-siswa untuk memilih jalur non-kependidikan lebih tinggi (63,7%) dibanding jalur kependidikan (36,3%). Selain itu, daya tampung Perguruan Tinggi Negeri (PTN) untuk lulusan SLTA pada Tahun Akademik 1992/1993 untuk program S-0 dan Politeknik kurang dari 16%, dan program S-1 diperkirakan hanya 35%. Dengan demikian, dapat disimpulkan adanya keterbatasan daya tampung di perguruan tinggi. Keadaan-keadaan ini yang menuntut peran lembaga pendidikan tinggi Muhammadiyah untuk berperan serta.

Selanjutnya dibentuk panitia persiapan Universitas Muhammadiyah K.H. Ahmad Dahlan (UMMIKA) oleh Yayasan Badan Pembina melalui SK Badan Pembina IKIP Muhammadiyah Yogyakarta dengan Nomor: 05/SK/1992 terjadi pada tanggal 13 Februari 1992. Pada tanggal 22 Februari 1992 telah dilakukan konsultasi ke Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) Wilayah V oleh Yayasan Badan Pembina dan Rektor. Tim penyusun studi kelayakan telah berhasil membuat laporan hasil studi kelayakan pada tanggal 14 Mei 1992, didahului dengan lokakarya persiapan tiga fakultas yaitu Fakultas Teknologi Komputer, Fakultas Teknologi Industri dan Fakultas Ekonomi yang dilaksanakan pada tanggal 22 Februari 1992. Tahap berikutnya mengadakan pertemuan dengan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi di Jakarta pada tanggal 5 sampai dengan 7 Maret 1992, dan dilanjutkan dengan Rapat Kerja yang dilaksanakan pada 14 sampai dengan 15 April 1992 di Kaliurang Yogyakarta.

Dari Laporan Studi Kelayakan yang diajukan ke Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Tinggi nama Muhammadiyah diusulkan untuk diganti, karena menurut Dirjen, dalam satu kota hanya dimungkinkan memiliki satu universitas yang mempunyai nama sama dan bahkan menyarankan untuk merjer dengan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Melalui berbagai lobi dan negosiasi oleh dan kepada berbagai pihak akhirnya pada tanggal 19 Desember 1994 dengan SK Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor: 102/D/0/1994 ditetapkan bahwa IKIP Muhammadiyah Yogyakarta menjadi Universitas Ahmad Dahlan.

Kepemimpinan[sunting | sunting sumber]

Sampai saat ini telah terjadi pergantian pimpinan sebagai berikut:[3]

  • Prof. Faried Ma’roef 1960 -1972 (IKIP Muhammadiyah)
  • H. Muhammad Wazil Azi, S.H. 1972 - 1982 (IKIP Muhammadiyah)
  • Rektorium dengan ketua Drs. H. Ali Warsito 1982 -1984 (IKIP Muhammadiyah)
  • Prof. Drs.R.H.Sukirin 1982 - 1990 (IKIP Muhammadiyah)
  • Prof. Dr. H. Noeng Muhadjir 1990 - 1995 (IKIP Muhammadiyah). Di bawah kepemimpinan Prof. Dr. H. Noeng Muhajir dirintis pengembangan IKIP Muhamadiyah untuk menjadi Universitas Ahmad Dahlan. Pada tanggal 19 Desember 1994 secara resmi IKIP Muhammadiyah Yogyakarta menjadi Universitas Ahmad Dahlan.
  • Prof. Dr.H. Noeng Muhadjir 1995 - 1999 (Universitas Ahmad Dahlan)
  • Prof. Dr. H. Sugiyanto, S.U. 1999 - 2007
  • Dr. H. Kasiyarno, M.Hum. 2007 - 2019
  • Dr. Muchlas, M.T. 2019 - sekarang

Saat ini[sunting | sunting sumber]

1. Rektor: Dr. Muchlas, M.T.

2. Wakil Rektor Bidang Al-Islam dan Kemuhammadiyahan: Drs. Parjiman, M.Ag.

3. Wakil Rektor Bidang Akademik: Rusydi Umar, ST., M.T., Ph.D.

4. Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia: Dr. Norma Sari, S.H., M. Hum.

5. Wakil Rektor Bidang Keuangan, Kehartabendaan, dan Administrasi Umum: Utik Bidayati, S.E., M.M.

6. Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni: Dr. Gatot Sugiharto, S.H., M.H.

Fakultas dan Program Studi[sunting | sunting sumber]

Universitas Ahmad Dahlan memiliki sebelas fakultas, terdiri dari program sarjana, program magister, program profesi serta program vokasi. Setiap fakultas terdiri dari beberapa program studi yang spesifik mempelajari bidang ilmu masing-masing. Berikut adalah daftar fakultas dan program-program yang terdapat di dalamnya:[4]

Fakultas[sunting | sunting sumber]

  1. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan [5]
  2. Fakultas Agama Islam [6]
  3. Fakultas Sains dan Teknologi Terapan [7]
  4. Fakultas Psikologi [8]
  5. Fakultas Hukum [9]
  6. Fakultas Farmasi [10]
  7. Fakultas Teknologi Industri [11]
  8. Fakultas Sastra, Budaya dan Komunikasi [12]
  9. Fakultas Kesehatan Masyarakat [13]
  10. Fakultas Ekonomi dan BIsnis[14]
  11. Fakultas Kedokteran[15]

Program Sarjana[sunting | sunting sumber]

  • Akuntansi
  • Bahasa dan Sastra Arab
  • Bimbingan dan Konseling
  • Biologi
  • Ekonomi Pembangunan
  • Farmasi
  • Fisika
  • Gizi
  • Ilmu Hadis
  • Ilmu Hukum
  • Ilmu Komunikasi
  • Kedokteran
  • Kesehatan Masyarakat
  • Manajemen
  • Matematika
  • Pendidikan Agama Islam
  • Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
  • Pendidikan Bahasa Inggris
  • Pendidikan Biologi
  • Pendidikan Fisika
  • Pendidikan Guru PAUD
  • Pendidikan Guru Sekolah Dasar
  • Pendidikan Matematika
  • Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
  • Pendidikan Vokasional Teknik Elektronika
  • Pendidikan Vokasional Teknologi Otomotif
  • Perbankan Syariah
  • Psikologi
  • Sastra Indonesia
  • Sastra Inggris
  • SIstem Informasi
  • Teknik Elektro
  • Teknik Industri
  • Teknik Informatika
  • Teknik Kimia
  • Teknologi Pangan

Program Magister[sunting | sunting sumber]

  • Magister Farmasi
  • Magister Kesehatan Masyarakat
  • Magister Manajemen
  • Magister Manajemen Pendidikan
  • Magister Pendidikan Agama Islam
  • Magister Pendidikan Bahasa Inggris
  • Magister Pendidikan Fisika
  • Magister Pendidikan Guru Vokasi
  • Magister Pendidikan Matematika
  • Magister Psikologi Profesi
  • Magister Psikologi
  • Magister Teknik Informatika

Kampus[sunting | sunting sumber]

Universitas Ahmad Dahlan memiliki enam kampus, yakni:

  • Kampus I terletak di Jl. Kapas 9, Semaki, Umbulharjo, Yogyakarta 55166 [16]
  • Kampus II terletak di Jl. Pramuka 42, Sidikan, Umbulharjo, Yogyakarta 55161 [17]
  • Kampus III terletak di Jl. Prof. Dr. Soepomo, S.H., Warungboto, Umbulharjo, Yogyakarta 55164 [18]
  • Kampus IV terletak di Jl. Jend. Ahmad Yani, Tamanan, Banguntapan, Bantul 55191 [19]
  • Kampus V terletak di Jl. Ki Ageng Pemanahan 19, Sorosutan, Umbulharjo, Yogyakarta 55162 [20]
  • Kampus VI terletak di Jl. Ahmad Dahlan, Dalangan, Triharjo, Wates, Kulon Progo 55651 [21]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "University Accrediation - Moral and Intellectual Integrity". Universitas Ahmad Dahlan. Diakses tanggal 22 Maret 2021. 
  2. ^ "Sejarah Universitas Ahmad Dahlan". uad.ac.id. Diakses tanggal 2021-03-29. 
  3. ^ "Pimpinan". uad.ac.id. Diakses tanggal 2021-03-29. 
  4. ^ "Fakultas dan Program Studi". www.uad.ac.id. Diakses tanggal 2021-03-29. 
  5. ^ "Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan". fkip.uad.ac.id. Diakses tanggal 29-3-2021. 
  6. ^ "Fakultas Agama ISlam". fai.uad.ac.id. Diakses tanggal 29-3-2021. 
  7. ^ "Fakultas Sains dan Teknologi Terapan". fast.uad.ac.id. Diakses tanggal 29-3-2021. 
  8. ^ "Fakultas Psikologi". fpsikologi.uad.ac.id. Diakses tanggal 29-3-2021. 
  9. ^ "Fakultas Hukum". law.uad.ac.id. Diakses tanggal 29-3-2021. 
  10. ^ "Fakultas Farmasi". ffarmasi.uad.ac.id. Diakses tanggal 29-3-2021. 
  11. ^ "Fakultas Teknologi Industri". fti.uad.ac.id. Diakses tanggal 29-3-2021. 
  12. ^ "Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi". fsbk.uad.ac.id. Diakses tanggal 29-3-2021. 
  13. ^ "Fakultas Kesehatan Masyarakat". fkm.uad.ac.id. Diakses tanggal 29-3-2021. 
  14. ^ "Fakultas Ekonomi dan Bisnis". feb.uad.ac.id. Diakses tanggal 29-3-2021. 
  15. ^ "Fakultas Kedokteran". fk.uad.ac.id. Diakses tanggal 29-3-2021. 
  16. ^ "Universitas Ahmad Dahlan". www.uad.ac.id. Diakses tanggal 2021-03-29. 
  17. ^ "Universitas Ahmad Dahlan". www.uad.ac.id. Diakses tanggal 2021-03-29. 
  18. ^ "Universitas Ahmad Dahlan". www.uad.ac.id. Diakses tanggal 2021-03-29. 
  19. ^ "Universitas Ahmad Dahlan". www.uad.ac.id. Diakses tanggal 2021-03-29. 
  20. ^ "Universitas Ahmad Dahlan". www.uad.ac.id. Diakses tanggal 2021-03-29. 
  21. ^ "PEMKAB - UAD Resmikan Kampus VI Dan MBC Di Kulon Progo, Tingkatkan Kualitas Pendidikan Dan Ekonomi". kulonprogokab.go.id (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2021-03-27. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]