Pemilihan umum Konstituante Republik Indonesia 1955

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Pemilihan umum Konstituante Republik Indonesia 1955
Indonesia
15 Desember 1955

  Partai pertama Partai kedua Partai ketiga
  Sidik Djojosukarto.jpg Soekiman Wirjosandjojo - Aankomst Nieuw Guinea delegatie van de Verenigde Staten van Indonesië op Schipho, Bestanddeelnr 904-2694.jpg Abdul Wahab Hasbullah.jpg
Ketua Sidik Djojosukarto Soekiman Wirjosandjojo Abdul Wahab Hasbullah
Partai PNI Masyumi NU
Kursi yang dimenangkan 119 112 91
Suara rakyat 9,070,218 7,789,619 6,989,333
Persentase 23.97% 20.59% 18.47%

  Partai keempat Partai kelima Partai keenam
  Alimin.jpg Anwar Tjokroaminoto, Kepartaian dan Parlementaria Indonesia (1954), p336.jpg Johannes Leimena.jpg
Ketua Alimin Anwar Tjokroaminoto Johannes Leimena
Partai PKI PSII Parkindo
Kursi yang dimenangkan 80 16 16
Suara rakyat 6,232,512 1,059,922 988,810
Persentase 16.47% 2.80% 2.61%

  Partai ketujuh Partai kedelapan
  Ignatius Joseph Kasimo Hendrowahyono, Hasil Rakjat Memilih Tokoh-tokoh Parlemen (Hasil Pemilihan Umum Pertama - 1955) di Republik Indonesia, p354.jpg SoetanSjahrir.jpg
Ketua I. J. Kasimo Sutan Syahrir
Partai Katolik PSI
Kursi yang dimenangkan 10 10
Suara rakyat 748,591 695,932
Persentase 1.99% 1.84%

Pemilihan umum Konstituante Republik Indonesia 1955 dilaksanakan pada 17 Desember 1955 untuk memilih anggota Konstituante Republik Indonesia. Pemilihan umum ini merupakan salah satu dari dua pemilihan umum yang diselenggarakan pada tahun 1955 setelah pemilihan umum untuk memilih anggota Dewan Perwakilan Rakyat yang berlangsung pada bulan September 1955.

Hasil[sunting | sunting sumber]

No. Partai Jumlah Suara Persentase Jumlah Kursi
1. Partai Nasional Indonesia (PNI) 9.070.218 23,97 119
2. Partai Masyumi 7.789.619 20,59 112
3. Nahdlatul Ulama (NU) 6.989.333 18,47 91
4. Partai Komunis Indonesia (PKI) 6.232.512 16,47 80
5. Partai Syarikat Islam Indonesia (PSII) 1.059.922 2,80 16
6. Partai Kristen Indonesia (Parkindo) 988.810 2,61 16
7. Partai Katolik 748.591 1,99 10
8. Partai Sosialis Indonesia (PSI) 695.932 1,84 10
9. Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia (IPKI) 544.803 1,44 8
10. Persatuan Tarbiyah Islamiyah (Perti) 465.359 1,23 7
11. Partai Buruh 332.047 0,88 5
12. Musyawarah Rakyat Banyak (Murba) 248.633 0,66 4
13. Partai Rakyat Nasional (PRN) 220.652 0,58 3
14. Persatuan Pegawai Polisi Republik Indonesia (P3RI) 179.346 0,47 3
15. Partai Persatuan Dayak (PD) 169.222 0,45 3
16. Persatuan Rakyat Marhaen Indonesia (Permai) 164.386 0,43 2
17. Persatuan Indonesia Raya (PIR) Wongsonegoro 162.420 0,43 2
18. Baperki 160.456 0,42 2
19. Grinda 157.976 0,42 2
20. Gerakan Pembela Panca Sila (GPPS) 152.892 0,40 2
21. Partai Republik Indonesia Merdeka (PRIM) 143.907 0,38 2
22. Partai Rakyat Indonesia (PRI) 134.011 0,35 2
23. Persatuan Indonesia Raya Hazairin 101.509 0,27 2
24. AKUI 84.862 0,22 1
25. Partai Politik Tarikat Islam (PPTI) 74.913 0,20 1
26. Angkatan Comunis Muda (Acoma) 55.844 0,15 1
27. Gerakan Banteng Republik Indonesia (GBRI) 39.874 0,11 1
28. Persatuan Rakyat Desa (PRD) 39.278 0,10 1
29. R. Soedjono Prawirosoedarso (perseorangan) 38.356 0,10 1
30. Gerakan Pilihan Sunda 35.035 0,09 1
31. Persatuan Indonesia Raya (NTB) 33.823 0,09 1
32. Radja Keprabonan 33.660 0,09 1
33. L.M.Idrus Effendi (perseorangan) 31.988 0,08 1
34. Partai Tani Indonesia 30.060 0,08 1
35. Lain-lain 426.856 1,13
Jumlah 37.837.105 100.00 514

Rujukan[sunting | sunting sumber]