Kabupaten Flores Timur

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Kabupaten Flores Timur
Lambang resmi Kabupaten Flores Timur
Julukan: 
Kota Reinha
Peta
Peta
Kabupaten Flores Timur di Kepulauan Sunda Kecil
Kabupaten Flores Timur
Kabupaten Flores Timur
Peta
Kabupaten Flores Timur di Indonesia
Kabupaten Flores Timur
Kabupaten Flores Timur
Kabupaten Flores Timur (Indonesia)
Koordinat: 8°20′28″S 122°59′17″E / 8.3412083°S 122.98811518°E / -8.3412083; 122.98811518
Negara Indonesia
ProvinsiNusa Tenggara Timur
Tanggal berdiri20 Desember 1958; 63 tahun lalu (1958-12-20)[1]
Dasar hukumUndang-undang Nomor 69 Tahun 1958
Ibu kotaLarantuka
Jumlah satuan pemerintahan
Daftar
  • Kecamatan: 19
  • Kelurahan: 21
  • Desa: 229
Pemerintahan
 • BupatiDoris Alexander Rihi
 • Wakil Bupati-
 • Sekretaris DaerahPaulus Igo Geroda
 • Ketua DPRDRobertus Rebon Kereta
Luas
 • Total1.812,58 km2 (699,84 sq mi)
Populasi
 • Total283.626
 • Kepadatan156,48/km2 (405,3/sq mi)
Demografi
 • AgamaKristen 79,53%
- Katolik 78,14%
- Protestan 1,39%
Islam 20,44%
Hindu 0,03%[3]
 • BahasaIndonesia, Lamaholot
 • IPMPenurunan 64,22 Sedang (2020)
Kenaikan 64,34 Sedang (2019)[4]
Zona waktuUTC+08:00 (WITA)
Kode pos
86211 - 86273
Kode area telepon(+62) 383
Pelat kendaraanEB xxxx D*
Kode Kemendagri53.06 Edit the value on Wikidata
APBDRp 1.114.932.491.500,- [5]
PADRp 59.346.536.200,-
DAURp 663.793.435.000,00- (2020)[6]
Situs webwww.florestimurkab.go.id

Kabupaten Flores Timur adalah sebuah Kabupaten di Nusa Tenggara Timur, Indonesia, dibentuk berdasarkan UU Nomor 69 Tahun 1958 tanggal 9 Agustus 1958 tentang Pembentukan Daerah-daerah Tingkat II dalam Wilayah Daerah-daerah Tingkat I Bali, NTB dan NTT. Jumlah penduduk Flores Timur pada tahun 2021 berdasarkan data registrasi Badan Pusat Statistik (BPS) berjumlah 283.626 jiwa, dengan kepadatan 156,48 jiwa/km2.[2]

Geografi[sunting | sunting sumber]

Luas wilayah Kabupaten Flores Timur mencapai 5.983,38 km² yang terdiri dari luas daratan sebesar 1.812,85 km² dan luas perairan sekitar 4.170,53 km². Wilayah kabupaten ini meliputi ujung timur Pulau Flores, Pulau Adonara, dan Pulau Solor, serta beberapa pulau kecil.[7][8]

Titik ekstrem Kecamatan Adonara
Barat 8°37′39″S 122°38′54″E / 8.627638399313472°S 122.64845580106679°E / -8.627638399313472; 122.64845580106679 Ojan Detun, Wulanggitang, Flores Timur
Selatan 8°38′03″S 122°43′24″E / 8.634070207038535°S 122.72338767206422°E / -8.634070207038535; 122.72338767206422 Pantai Oa, Wulanggitang, Flores Timur
Timur 8°15′09″S 123°20′21″E / 8.252638648313°S 123.33928159675291°E / -8.252638648313; 123.33928159675291 Pledo, Witihama, Flores Timur
Utara 8°03′49″S 122°51′59″E / 8.063486796081197°S 122.86625352359027°E / -8.063486796081197; 122.86625352359027 Patisirawalang, Tanjung Bunga, Flores Timur

Topografi[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Flores Timur terdiri atas wilayah daratan, wilayah pesisir dan laut, memiliki topografi mulai dari datar (kemiringan 0–8%), landai (kemiringan 9–15%), agak curam (kemiringan 16–25%), curam (kemiringan 26–40%), sampai sangat curam (kemiringan ≥40%). Keadaan topografi tersebut dapat digambarkan melalui kelerengan beberapa wilayah.

  1. Wilayah Flores Timur (Larantuka) mempunyai tingkat kemiringan lahan sebagai berikut 3 Ha lahan datar, 16 Ha lahan landai, 5 Ha lahan agak curam, 20 Ha lahan curam, dan 62 Ha lahan sangat curam.
  2. Wilayah Solor memiliki tingkat kemiringan lahan sebagai berikut 621 Ha lahan datar, 1 Ha lahan landai, 5 Ha lahan agak curam, 3 Ha lahan curam, dan 14 Ha lahan sangat curam.
  3. Wilayah Adonara punya tingkat kemiringan lahan sebagai berikut 4 Ha lahan datar, 3 Ha lahan landai, 718 Ha lahan agak curam, 4 Ha lahan curam, dan 40 Ha lahan sangat curam.

Dengan demikian, total luas lahan datar di wilayah Kabupaten Flores Timur adalah 629 Ha, total luas lahan landai adalah ±19,8 Ha, total luas lahan agak curam sebesar 728 Ha, total luas lahan curam 27 Ha, dan total luas lahan sangat curam sebesar 115 Ha.[9]

Vulkanologi[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Flores Timur berada dalam jalur Gunung Api yang masih aktif sebanyak 4 (empat) buah, yaitu:

  1. Gunung Lewotobi Laki – Laki dengan tinggi 1.584 meter dari permukaan laut di Pulau Flores.
  2. Gunung Lewotobi Perempuan dengan tinggi 1.703 meter dari permukaan laut di Pulau Flores.
  3. Gunung Leraboleng dengan tinggi 1.117 meter dari permukaan laut di Pulau Flores.
  4. Gunung Ileboleng dengan tinggi 1.659 meter dari permukaan laut di Pulau Adonara.[9]

Iklim[sunting | sunting sumber]

Letak geografis Flores Timur memiliki dampak pada iklim di wilayah ini yaitu iklim sabana tropis (Aw) yang mempunyai 2 musim, yaitu musim kemarau dan musim penghujan. Pada periode bulan Juni-September angin muson bertiup dari Australia dan tidak banyak mengandung uap air sehingga mengakibatkan musim kemarau. Sebaliknya, pada bulan Desember-Maret angin banyak mengandung uap air yang berasal dari Asia dan Samudera Pasifik & Hindia, sehingga terjadi musim hujan. Keadaan ini berganti setiap enam bulan setelah melewati masa peralihan pada bulan April-Mei dan Oktober-November. Oleh karena itu, wilayah Flores Timur menjadi wilayah yang tergolong kering dan selalu terancam bencana kekeringan setiap tahun, karena hanya 4 bulan (Januari-Maret dan Desember) yang keadaannya relatif basah, sedangkan 8 bulan sisanya relatif kering.[7][8]

Data iklim Larantuka, Nusa Tenggara Timur, Indonesia
Bulan Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agt Sep Okt Nov Des Tahun
Rata-rata tertinggi °C (°F) 31.1
(88)
31.4
(88.5)
31.8
(89.2)
32.5
(90.5)
33
(91)
32.4
(90.3)
31.7
(89.1)
31.8
(89.2)
32.4
(90.3)
33
(91)
33.8
(92.8)
32.6
(90.7)
32.29
(90.05)
Rata-rata harian °C (°F) 28.1
(82.6)
28.1
(82.6)
28.2
(82.8)
28.5
(83.3)
28.7
(83.7)
28.1
(82.6)
27.3
(81.1)
27
(81)
27.5
(81.5)
28.5
(83.3)
29.5
(85.1)
28.9
(84)
28.2
(82.8)
Rata-rata terendah °C (°F) 25
(77)
24.7
(76.5)
24.7
(76.5)
24.6
(76.3)
24.4
(75.9)
23.7
(74.7)
22.8
(73)
22.2
(72)
22.7
(72.9)
24
(75)
25.3
(77.5)
25.2
(77.4)
24.11
(75.39)
Curah hujan mm (inci) 344
(13.54)
320
(12.6)
258
(10.16)
120
(4.72)
71
(2.8)
35
(1.38)
28
(1.1)
13
(0.51)
21
(0.83)
51
(2.01)
138
(5.43)
293
(11.54)
1.692
(66,62)
Rata-rata hari hujan 19 18 16 10 6 3 2 1 2 5 11 17 110
% kelembapan 83 84 82 79 75 72 68 66 67 70 76 80 75.2
Rata-rata sinar matahari harian 4.9 4.1 6.0 6.8 6.9 7.0 7.2 7.8 8.0 7.7 6.9 5.0 6.53
Sumber #1: BMKG[10] & Weatheronline[11]
Sumber #2: BPS.go.id[12]
Adonara sebagai bagian dari Kabupaten Flores Timur di tahun 1911.

Pemerintahan[sunting | sunting sumber]

Daftar Bupati[sunting | sunting sumber]

No. Foto Bupati Mulai Menjabat Selesai Menjabat Wakil Bupati Keterangan Ref.
- Stephanus Ndoen.jpg Stephanus Ndoen 19 Desember 1958 29 Februari 1960 - Pejabat Sementara KDH Tk. II
(TMT: 1 November 1958 - 31 Januari 1960)
1. Joakim BL. de Rosary.png Joakim BL. de Rosary 29 Februari 1960 19 Juli 1967 -
2. Cyprianus Josep Monteiro.png Cyprianus Josep Monteiro 19 Juli 1967 1973 -
3. Anton Buga Langoday 1973 1978 -
4. Markus Weking.png Markus Weking 1978 1983 -
5. Simon Petrus Soliwoa 1983 1989 -
6. Hamonangan Iskandar Munthe.png Hamonangan Iskandar Munthe 1989 1994 - [13][14][15]
7. Hendrikus Henky Mukin 1994 1999 - [16]
- Gubernur-NTT-Piet-A-Tallo.jpg Piet Alexander Tallo 1999 2000 Penjabat Bupati
8. Felix Fernandez 2000 12 April 2005 John Payong Beda[17] [18][19][20]
- Husein Pancratius R 12 April 2005 27 Agustus 2005 - Penjabat Bupati
9. Simon Hayon.png Simon Hayon 27 Agustus 2005 27 Agustus 2010 Yoseph Lagadoni Herin [21][22][23]
- Muhammad S. Wongso 27 Agustus 2010 26 Juli 2011 - Penjabat Bupati [24]
10. YOSEPH LAGADONI HERIN.jpg Yoseph Lagadoni Herin 26 Juli 2011 26 Juli 2016 Valentinus Sama Tukan [25][26]
- Emanuel Kara 26 Juli 2016 22 Mei 2017 - Penjabat Bupati [27]
11. Antonius Hubertus Gege Hadjon.png Antonius Hubertus Gege Hadjon 22 Mei 2017 22 Mei 2022 Agustinus Payong Boli [28][29][30][31][32]
- Doris Alexander Rihi - Pjs Bupati Flores Timur 2022.png Doris Alexander Rihi 22 Mei 2022 Sekarang - Penjabat Bupati [33]


Daftar Sekretaris Daerah[sunting | sunting sumber]

No. Foto Sekretaris Daerah Mulai Menjabat Akhir Jabatan Keterangan Bupati
- Joakim BL. de Rosary.png Joakim Bl. de Rosary 19 Desember 1958 22 Juli 1959 Pejabat Sementara Stephanus Ndoen
(Pejabat Sementara Kepala Daerah)
1. Simon Nama Samon Lamanepa 22 Juli 1959 19 Juli 1963[note 1] Pejabat Sementara
19 Juli 1963 7 Desember 1970 [note 2] Joakim BL. de Rosary
Cyprianus Josep Monteiro
2. Hendrikus Antonius Labina.png Hendrikus Antonius Labina[34] 7 Desember 1970[note 3] 1971 Pejabat Sementara
1971 1976 Drs. Anton Buga Langoday
3. Drs. Frans da Costa 1976 1978
4. Drs. Fransiskus Kunrardus Matutina 1978 1980
Letkol. Markus Weking
5. Drs. Jacob Keda 1980 1982
6. Drs. Petrus Ndoen[note 4] 1982 23 Oktober 1984
Letkol. Simon Petrus Soliwoa
7. Petrus Beluta Letor.jpg Drs. Petrus Beluta Letor 23 Oktober 1984 10 Juni 1993
Letkol Inf. Hamonangan Iskandar Munthe
8. Drs. Viktus Luru 10 Juni 1993 1998
Letkol (SUS) AU Drs. Hendrikus Henky Mukin, SH
9. Drs. Landoaldus Mekeng 1998 2006
Piet Alexander Tallo
(Penjabat Bupati)
Felix Fernandez, SH., CN
Husein Pancratius R
(Penjabat Bupati)
Drs. Simon Hayon
10. Drs. Fransiskus Diaz Alfi 2006 2010
11. Anton Tonce Matutina, BA., SH[35][36] 2010 9 Januari 2011 Pelaksana Tugas Drs. Muhammad S. Wongso
(Penjabat Bupati)
9 Januari 2011 31 Oktober 2018
Yoseph Lagadoni Herin[37]
Emanuel Kara
(Penjabat Bupati)
Antonius Hubertus Gege Hadjon
12. Paulus Igo Geroda, S.Sos, M.AP[38][39] 31 Oktober 2018 Sekarang

Dewan Perwakilan[sunting | sunting sumber]

Berikut ini adalah komposisi anggota DPRD Kabupaten Flores Timur dalam empat periode terakhir.

Partai Politik Jumlah Kursi dalam Periode
2004-2009 2009-2014 [40] 2014-2019 [41] 2019-2024 [42]
  PKB 0 Steady 0 Kenaikan 3 Kenaikan 4
  Gerindra (baru) 2 Kenaikan 5 Penurunan 4
  PDI-P 5 Penurunan 3 Kenaikan 4 Kenaikan 7
  Golkar 7 Penurunan 5 Steady 5 Penurunan 4
  NasDem (baru) 4 Steady 4
  PKS 1 Steady 1 Penurunan 0 Steady 0
  Perindo (baru) 1
  PPP 1 Penurunan 0 Kenaikan 1 Penurunan 0
  PAN 1 Steady 1 Steady 1 Kenaikan 4
  Hanura (baru) 2 Steady 2 Steady 2
  Demokrat 1 Kenaikan 3 Steady 3 Penurunan 0
  PBB 1 Steady 1 Penurunan 0 Steady 0
  PKPI 0 Kenaikan 1 Kenaikan 2 Penurunan 0
  Pelopor 3 Penurunan 0
  PPDI 3 Penurunan 1
  PDS 2 Penurunan 1
  Patriot 2 Penurunan 0
  PNBK 1 Steady 1
  PDK 1 Penurunan 0
  Buruh 1 Penurunan 0
  PKPB 0 Kenaikan 2
  PKDI (baru) 1
  PPRN (baru) 1
  PBR 0 Kenaikan 1
  PPI (baru) 1
  PDP (baru) 1
  PMB (baru) 1
Jumlah Anggota 30 Steady 30 Steady 30 Steady 30
Jumlah Partai 14 Kenaikan 19 Penurunan 10 Penurunan 8


Kecamatan[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Flores Timur terdiri dari 19 Kecamatan, 21 Kelurahan, dan 229 Desa. Pada tahun 2017, jumlah penduduknya mencapai 280.178 jiwa dengan luas wilayah 1.813,20 km² dan sebaran penduduk 154 jiwa/km².[43][44]

Daftar kecamatan dan kelurahan di Kabupaten Flores Timur, adalah sebagai berikut:

Kode
Kemendagri
Kecamatan Jumlah
Kelurahan
Jumlah
Desa
Status Daftar
Desa/Kelurahan
53.06.17 Adonara 8 Desa
53.06.08 Adonara Barat 18 Desa
53.06.18 Adonara Tengah 13 Desa
53.06.10 Adonara Timur 2 19 Desa
Kelurahan
53.06.14 Demon Pagong 7 Desa
53.06.13 Ile Boleng 21 Desa
53.06.16 Ile Bura 7 Desa
53.06.04 Ile Mandiri 8 Desa
53.06.11 Kelubagolit 12 Desa
53.06.03 Larantuka 18 2 Desa
Kelurahan
53.06.15 Lewolema 7 Desa
53.06.06 Solor Barat 1 14 Desa
Kelurahan
53.06.07 Solor Timur 17 Desa
53.06.19 Solor Selatan 7 Desa
53.06.05 Tanjung Bunga 16 Desa
53.06.02 Titihena 14 Desa
53.06.12 Witihama 16 Desa
53.06.09 Wotan Ulu Mado 12 Desa
53.06.01 Wulanggitang 11 Desa
TOTAL 21 229

Demografi[sunting | sunting sumber]

Suku bangsa[sunting | sunting sumber]

Para penduduk pribumi adalah suku Lamaholot berbahasa Lamaholot sebagai basantara serta bahasa dan dialek setempat seperti bahasa Adonara. Dalam kabupaten ini mereka hidup berdampingan dengan kelompok-kelompok pendatang Bugis, Makassar, Buton, serta keturunan Tionghoa-Indonesia.[45]

Tradisi[sunting | sunting sumber]

Masyarakat Flores Timur terikat dengan adat-istiadat serta tata cara yang telah menjadi tradisi dari generasi ke generasi yang menjadikannya sebagai masyarakat yang sangat menghargai etnis, budaya, agama dan ras yang lain di dalam tatanan kehidupan dan bermasyarakat.

Agama[sunting | sunting sumber]

Agama di Kabupaten Flores Timur[3]
Agama persen
Katolik
  
78.14%
Islam
  
20.44%
Protestan
  
1.39%
Hindu
  
0.03%

Sebagian besar penduduk beragama Kristen sebesar 79,53% dimana mayoritas adalah Katolik 78,14% dan Protestan 1,39%. Kemudian yang menganut agama Islam juga cukup banyak yakni 20,44%, dan sebagian kecil memeluk agama Hindu 0,03%, dan umumnya adalah warga yang berasal dari Bali.[3]

Mata Pencaharian[sunting | sunting sumber]

Pariwisata[sunting | sunting sumber]

Objek Wisata[sunting | sunting sumber]

  • Upacara Keagamaan Paskah-"Semana Santa", dimana penduduk kota biasa melakukan perarakan membawa Patung Yesus dan Bunda Maria sebagai Pelindung dan Penyelamat umat manusia umumnya dan masyarakat Larantuka khususnya untuk diarak mengelilingi kota Larantuka.
  • Pembuatan Tenun Ikat atau semacam kain yang proses pembuatan sampai menjadi kain yang siap dipakai menggunakan cara tradisional.
  • Wisata Bahari, yaitu menikmati pantai dan pulau yang indah atau juga melakukan kegiatan seperti scuba, snorkeling atau renang karena pantai dan laut yang terhampar semuanya masih perawan dan belum dirusak oleh tangan ataupun limbah, baik industri ataupun rumah tangga.
  • Pertapaan Trappist Lamanabi di Desa Lamanabi, Tanjung Bunga, dikenal sebagai tempat wisata rohani bagi mereka yang mencari kesunyian untuk retret.[46]
  • Danau Waibelen, Batu Payung, Batu Bertulis, Pantai Painghaka yang di sebut Situs Sejarah semuanya ini terletak di Desa Waibao - Riangpuho.

Peristiwa[sunting | sunting sumber]

Bencana alam 4 April 2021[sunting | sunting sumber]

Pada tanggal 4 April 2021 dini hari, yang bertepatan dengan hari Minggu Paskah, telah terjadi bencana longsor dan banjir bandang di pulau Adonara, kabupaten Flores Timur, yang menimpa 3 kecamatan.[47] Ketiga kecamatan tersebut ialah kecamatan Ile Boleng dengan titik bencana di desa Lamanele, kemudian kecamatan Adonara Timur dengan titik bencana di kelurahan Waiwerang Kota dan desa Waiburak, dan kecamatan Wotan Ulumado dengan titik bencana terdampak ialah desa Oyang Barang.[47]

Tanggal 5 April 2021 sekitar pukul 19.00 WIB, kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Doni Monardo, kepada media menyampaikan bahwa korban yang telah ditemukan berjumlah 84 orang, dan masih dalam proses pencarian sebanyak 71 orang. Sementara itu, ada 15 orang mengalami luka-luka dan 938 kepala keluarga atau 2.655 jiwa mengungsi.[48]

Catatan[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Melalui Sidang ke-II rapat ke II DPRD-GR Daerah Flores Timur Tanggal 17 Juni 1963, dimajukan 2 calon Sekretaris Daerah, yaitu Simon Nama Sabon Lamanepa & S. A. T. Lengari. Dari kedua calon tersebut disepakati Simon Nama Sabon Lamanepa sebagai Sekretaris Daerah dan diangkat dengan Surat Keputusan Bupati Kepala Daerah Kabupaten Flores Timur, Joakim Bl. de Rosary, Nomor:75/UP/Pem/SK Tanggal 19 Juli 1963.
  2. ^ E. A. A. Fernandez sempat ditunjuk sementara waktu sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Sekretaris Daerah Kabupaten Flores Timur dengan SK Bupati Kepala Daerah Kabupaten Flores Timur Tanggal 16 Juni 1964, berhubung Simon Nama Sabon Lamanepa mengajukan ijin berobat keluar daerah karena sakit.
  3. ^ Telegram Bupati Kepala Daerah Kabupaten Flores Timur Tanggal 7 Desember 1970 No.Des.1/5303 Tentang Penunjukan Sdr. H. A. Labina sebagai Penjabat Sementara Sekretaris Daerah Kabupaten Flotim.
  4. ^ Meninggal dunia tahun 1990 di Kupang dalam jabatan Kepala Biro Keuangan Setwilda Tk. I Provinsi NTT.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ https://florestimurkab.go.id/beranda/profil/sejarah-kabupaten-flores-timur/
  2. ^ a b "Kabupaten Flores Timur Dalam Angka 2021" (pdf). www.florestimurkab.bps.go.id. BPS Kabupaten Flores Timur. hlm. 8, 42. Diakses tanggal 6 April 2021. 
  3. ^ a b c "Jumlah Pemeluk Agama di NTT 2019" (PDF). www.ntt.kemenag.go.id. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 2021-05-11. Diakses tanggal 22 September 2020. 
  4. ^ "Metode Baru Indeks Pembangunan Manusia 2019-2 020". www.bps.go.id. Diakses tanggal 6 April 2021. 
  5. ^ "APBD 2018 ringkasan update 04 Mei 2018". 2018-05-04. Diakses tanggal 2018-10-27. 
  6. ^ "Rincian Alokasi Dana Alokasi Umum Provinsi/Kabupaten Kota Dalam APBN T.A 2020" (PDF). www.djpk.kemenkeu.go.id. (2020). Diakses tanggal 6 April 2021. 
  7. ^ a b "Flores Timur". 
  8. ^ a b "Kab. Flores Timur" (PDF). 
  9. ^ a b "Profil Flores Timur" (PDF). 
  10. ^ "Buletin Prakiraan Musim Hujan 2022-2023 Provinsi NTT – Normal Curah Hujan Kabupaten Flores Timur Zona Musim 481 & 484 periode 1991-2020". BMKG – Stasiun Klimatologi Lasiana Kupang. September 2022. hlm. 22. Diakses tanggal 30 September 2022. 
  11. ^ "Larantuka, Indonesia". Weatheronline. Diakses tanggal 31 Desember 2020. 
  12. ^ "Iklim Flores Timur". BPS.go.id. Diakses tanggal 31 Agustus 2020. 
  13. ^ "Di Balik Nama Tosiba" Diarsipkan 2018-10-28 di Wayback Machine.. forumtbm.or.id. Diakses terakhir tanggal 20 Oktober 2018, jam 18:57 WITA.
  14. ^ "Iskandar Munthe Sesalkan Pemkab Flotim". kupang.tribunnews.com. Diakses terakhir tanggal 20 Oktober 2018, jam 19:00 WITA.
  15. ^ "Mantan Bupati Flotim Dimakamkan di Taman Makam Pahlawan di Bali – Asisten III Wakili Bupati Flotim". balinewsnetwork.com. Di akses terakhir tanggal 20 Oktober 2018, jam 19:02 WITA.
  16. ^ "Akhirnya sampai juga Pengembaraan Laki-laki Seribu Gunung" Diarsipkan 2021-04-30 di Wayback Machine.. larantuka.com. Diakses terakhir tanggal 20 Oktober 2018, jam 19:41 WITA.
  17. ^ "Tak akur sepanjang jabatan". arsip.gatra.com. Diakses terakhir tanggal 25 Oktober 19:46 WITA.
  18. ^ "Felix Fernandez, Mantan Bupati Flores Timur Tutup Usia". floresa.co. Diakses terakhir tanggal 20 Oktober 2018, jam 19:43 WITA.
  19. ^ "Gubernur Leburaya Berikan Penghormatan Terakhir Kepada Almarhum Felix Fernandez". kupang.tribunnews.com. Diakses terakhir tanggal 20 Oktober 2018, jam 19:46 WITA.
  20. ^ "Catatan Perjalanan Felix Fernandez, Bupati Flores Timur Periode 2000-2005" Diarsipkan 2015-10-09 di Wayback Machine.. onvsoff.com. Diakses terakhir tanggal 20 Oktober 2018, jam 19:47 WITA.
  21. ^ "Simon-Yosni ‘Retak’". tungguwaktu.wordpress.com. Diakses terakhir tanggal 20 Oktober 2018, jam 19:49 WITA.
  22. ^ "Bupati Flores Timur, Drs. Simon Hayon"[pranala nonaktif permanen]. jurnalis-ntt.blogspot.com. Diakses terakhir tanggal 20 Oktober 2018, jam 19:51 WITA.
  23. ^ "Kader Golkar Flores Timur Tolak Pencalonan Bupati Simon - Diaz". nasional.tempo.co. Diakses terakhir tanggal 20 Oktober 2018, jam 19:53 WITA.
  24. ^ "Drs. Muhammad S Wongso, Pelaksana Tugas Bupati Flores Timur" Diarsipkan 2018-08-05 di Wayback Machine.. larantuka.com. Diakses terakhir tanggal 20 Oktober 2018, jam 20:16 WITA.
  25. ^ "Yoseph Lagadoni Herin Bupati Terpilih Flores Timur"[pranala nonaktif permanen]. kemendagri.go.id. Diakses terakhir tanggal 20 Oktober 20:19 WITA.
  26. ^ "Mantan Wartawan Jadi Bupati Flores Timur". lampung.antaranews.com. 
  27. ^ mediaindonesia.com. "Gubernur NTT Lantik Penjabat Bupati Flores Timur". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2017-12-02. Diakses tanggal 2017-12-02. 
  28. ^ ""Breun" Calon Terpilih di Flores Timur - ANTARA News Nusa Tenggara Timur". kupang.antaranews.com. 
  29. ^ "Tiba Kembali di Larantuka, Anton Hadjon-Agus Boli Disambut Ribuan Simpatisan"[pranala nonaktif permanen]. jurnaltimur.com. Diakses terakhir tanggal 20 Oktober 20:46 WITA.
  30. ^ "Simon Hayon, Anton Hadjon dan Flotim Butuh Pemimpin Politik" Diarsipkan 2018-08-05 di Wayback Machine.. jurnaltimur.com. Diakses terakhir tanggal 20 Oktober 20:48 WITA.
  31. ^ "Anton Hadjon Ditetapkan sebagai Bupati Flores Timur". kupang.antaranews.com. 
  32. ^ kompas.id. "Dilantik, Bupati-Wakil Bupati Flores Timur dan Lembata – Kompas.Id". 
  33. ^ "Gubernur NTT Lantik Penjabat Bupati Lembata dan Flotim Besok". detik.com. Diakses tanggal 22 Mei 2022, jam 12:24 WITA.
  34. ^ "Flores Timur Kehilangan Putra Terbaik, HA Labina". kupang.tribunnews.com. Diakses terakhir tanggal 26 Oktober 2018, jam 13:23 WITA.
  35. ^ "Sekda Flotim: Yosni Itu Siapa?". kupang.tribunnews.com. Diakses terakhir tanggal 26 Oktober 2018, jam 17:42 WITA.
  36. ^ "Purna Tugas Sekda Tonce Matutina di Usia 60 Tahun". florespost.co. Diakses terakhir tanggal 26 Oktober 2018, jam 13:27 WITA.
  37. ^ "Ijazah Palsu; Bupati Yosni Minta Menpan dan Mendagri Copot Sekda Flotim" Diarsipkan 2018-10-26 di Wayback Machine.. aksiterkini.com. Diakses terakhir tanggal 26 Oktober 2018, jam 17:38 WITA.
  38. ^ "Paulus Igo Geroda Sekda Flotim yang Baru Gantikan Tonce Matutina". kupang.tribunnews.com. Diakses terakhir tanggal 26 Oktober 2018, jam 13:36 WITA.
  39. ^ "Bupati Anton Lantik Paulus Igo Geroda Sebagai Sekda Flores Timur". kupang.tribunnews.com. Diakses tanggal 1 November 2018, jam 09:13 WITA.
  40. ^ Perolehan Kursi DPRD Flores Timur 2009-2014
  41. ^ Perolehan Kursi DPRD Flores Timur 2014-2019
  42. ^ Perolehan Kursi DPRD Flores Timur 2019-2024[pranala nonaktif permanen]
  43. ^ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari versi asli tanggal 29 Desember 2018. Diakses tanggal 3 Oktober 2019. 
  44. ^ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 72 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Permendagri nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 25 Oktober 2019. Diakses tanggal 15 Januari 2020. 
  45. ^ Melalatoa, M. Junus (1995). Ensiklopedia Suku Bangsa di Indonesia. Jilid L-Z (pdf). Jakarta: Depdikbud RI. 
  46. ^ Lukas Narek (December 16, 2013), Eidi Krina Jason Sembiring, ed., "Pertapaan Lamanabi, Wisata Rohani di Ujung Flores Timur", nasional.sindonews.com 
  47. ^ a b Prastiwi, Devira; Liputan6.com. Rinaldo; Prastiwi, Devira, ed. "8 Perkembangan Terkini Banjir Bandang di Flores Timur NTT". Liputan6.com. Diakses tanggal 6 April 2021. 
  48. ^ Iswinarno, Chandra (6 April 2021). "Dua Hercules Dikerahkan TNI AU Pasok Bantuan ke Korban Bencana Flores Timur". Suara.com. Diakses tanggal 6 April 2021. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]